Gusti Budjang
Program Studi Pendidikan Sosiologi FKIP Untan , Pontianak

Published : 25 Documents
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB DAN UPAYA MENGATASI PELANGGARAN TATA TERTIB SEKOLAH PADA SMA WISUDA PONTIANAK Julia, Emi; Zakso, Amrazi; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.922 KB)

Abstract

The purpose of this paper to determine violations of school discipline happens to students in class XI High School Graduation Pontianak. Writing is a qualitative research approach to the form of case studies. Source of data used is the primary data source consists of 4 teachers and 4 students who experienced school disciplinary violations. The results of data analysis: first, in general violation of the order that is often violated the violation of school uniforms, feeding on classes, coming late to school, using cell phones in school hours, and often alpha. Factors causing breach of school discipline due to the source of students, external students, and school conditions. efforts made by teachers to address violations of school discipline is evaluating breaches, penalizing the clear and educate, as well as a raid on the students. Abstrak: Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui pelanggaran tata tertib sekolah yang terjadi pada siswa di kelas XI SMA Wisuda Pontianak. Penulisan ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan bentuk studi kasus. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer meliputi 4 guru serta 4 siswa yang mengalami pelanggaran tata tertib sekolah. Hasil analisis data diperoleh: pertama, secara umum pelanggaran tata tertib yang sering dilanggar yaitu pelanggaran seragam sekolah, makan pada jam pelajaran, terlambat datang ke sekolah, menggunakan handphone pada jam pelajaran, dan sering alpha. Faktor penyebab pelanggaran tata tertib sekolah disebabkan oleh sumber dari siswa, luar siswa, dan keadaan sekolah. upaya yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi pelanggaran tata tertib sekolah yaitu mengevaluasi pelanggaran, memberikan sanksi yang jelas dan mendidik, serta melakukan razia pada si siswa. Kata Kunci: Pelanggaran Tata Tertib Sekolah
INTERNALISASI KARAKTER DISIPLIN SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI (Studi di SMA Negeri 5 Pontianak) Puspasari, Eni; Zakso, Amrazi; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.78 KB)

Abstract

this srudy is “internalization of the character of the discipline of students on the subjects of sociology at SMA 5 Pontianak”. This study used a qualitative research approach to study the form of Phenomenology. The results of data analysis to internalize the character description of how the teacher poured into the discipline of sociology lesson and reinforced by the school in order SMA Negeri 5 Pontianak. Teachers and principals work together in fostering optimal student discipline is perceived. Implementation oversight that contributed to student discipline ranging from the principal, student representative, security guard, guard the library board seerta pelajan teachers also participated in developing the discipline of students in school. Teacher gives examples of good role models for students, it can be seen coming to and from school on time, cleanliness, beauty and greeting familiar to students both at the start and after the lesson ends.   Abstrak: penelitian ini adalah “Internalisasi Karakter Disiplin Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi di SMA 5 Pontianak”. Penelitian ini menggunakan pendektan penelitian kualitatif dengan bentuk studi Fenomenologi. Hasil analisis data diperoleh gambaran cara guru menginternalisasikan karakter disiplin yang dituangkan kedalam pelajaran sosiologi dan diperkuat dengan adanya tata tertib sekolah di SMA Negeri 5 Pontianak. Guru dan kepala sekolah bekerja sama dalam membina disiplin siswa sudah dirasakan optimal. Pelaksanaan pengawasan disiplin siswa yang ikut berperan mulai dari kepala sekolah, wakil kesiswaan, satpam, penjaga perpustakaan seerta para dewan guru mata pelajan juga ikut berpartisipasi dalam mengembangkan disiplin siswa disekolah. Guru memberikan contoh tauladan yang baik terhadap siswa, ini dapat dilihat dari datang dan pulang sekolah tepat waktu, kebersihan, keindahan serta membiasakan ucapan salam terhadap peserta didik baik pada saat memulai dan sesudah berakhir pelajaran. Kata kunci: Internalisasi, disiplin siswa dan pelajaran sosiologi.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE DISKUSI PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 2 SUNGAI AMBAWANG Suhandi, Dayang Yuliana; Ibrahim,, M. Yusuf; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.113 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi pada Mata Pelajaran Sosiologi di kelas XI IPS 2 SMA Negeri 2 Sungai Ambawang. Dalam pelaksanaan penelitian ini, penulis menggunakan deskriptif, bentuk penelitian yang digunakan adalah survey, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang guru mata pelajaran sosiologi SMA Negeri 2 Sungai Ambawang. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi langsung, teknik observasi langsung, dan teknik studi dokumenter. Penulis menggunakan panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi sebagai alat dalam penelitian. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data secara umum dapat disimpulkan adalah Penggunaan metode dikusi ini sudah efektif digunakan oleh guru SMA Negeri 2 Sungai Ambawang di kelas XI IPS 2 pada mata pelajaran sosiologi.   Kata kunci: Efektivitas metode diskusi   Abstract : The purpose of this research  is to investigate The effectiveness of Discussion Method on sociology lesson at XI IPS 2 students of SMA N 2 Sungai Ambawang. In conducting this research, the writer has applied descriptive where the form was survey with the qualitative data. The subject of this research was a sociology teacher of SMA N 2 Sungai Ambawang. The technique used in this research was direct communication, direct observation and documenter. The writer used observation escort, interview escort and documentations as the instruction in this research. Based on the tabulation result and data analysis, the use of this method was effective used by a sociology teacher at XI IPS 2 of SMA N 2 Sungai Ambawang. Key Words: The effectiveness of discussion method
ANALISIS POLA ASUH KELUARGA DALAM MENDIDIK SISWA KELAS IX IPS SMA NEGERI 1 SUNGAI AMBAWANG Yunistia, Citra; Rivaie, Wanto; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.196 KB)

Abstract

Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitiatif, karena data yang didapat akan lebih lengkap, lebih mendalam, dan lebih kredibel. Penelitian dilakukan pada anak kelas XI IPS SMA Negeri 1 sungai ambawang dengan melihat pola asuh yang diterapkan keluarga di rumah. Dari hasil penelitian berdasarkan wawancara penulis menyimpulkan pola asuh yang diterapkan oleh keluarga siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 ambawang adalah pola asuh demokratis karena orang tua lebih dominan untuk memeberikan anak kebebasan dalam mernentukan yang terbaik untuknya dengan orang tua tetap membimbing, mengawasi dan mengontrol anak. Dengan adanya pola asuh demokratis diharapakan anak akan menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya. Kata kunci : Pola asuh, Keluarga, Mendidik Abstract : The metheology that was used in this research is qualitative method because the data that was conducted more detail, deeper, and credible. The sample of the research in the students of SMA 1 Ambawang class XI IPS which observed the family’s principle f the students of SMA 1 Ambawang class XI IPS that are applied at home. From the result of the interviewed which si done by the researcher, concluded that the principle that was used is democratic principle because the parents are asked to give the freedom to their children to make a decision for their life by themselves. Here, the parents have roles as a controller, advisor, and guide for their children. The existence of democratic method are expected will make students became wiser and getting better everyday. Keyword :  Principle, family, studied
ADAPTASI SOSIAL SISWA KELAS X PADA BOARDING SCHOOL SMA TARUNA BUMI KHATULISTIWA Sayu, Jane Aristya; Ibrahim,, M. Yusuf; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.14 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adaptasi sosial siswa kelas X pada boarding school SMA Taruna Bumi Khatulistiwa.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi langsung dan studi dokumenter. Sedangkan alat pengumpul data yang digunakan adalah pedoman wawancara, panduan observasi, buku catatan dan arsip-arsip.Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi sosial yang dilakukan siswa kelas X SMA Taruna dinyatakan berhasil. Hal ini dapat dilihat pada jumlah siswa yang keluar hanya 10 orang dari 120 orang. Hal inidisebabkankarenasiswa yang keluar tidak dapat menyesuaikan diri dengan kondisi di sekolah asrama SMA Taruna. Kata Kunci :Penelitian, Adaptasi Sosial, Boarding School   Abstract:This study aims to determine the social adaptation of class X at boarding school SMA Taruna Bumi Khatulistiwa. This study used a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques used were interviews, direct observation and documentary studies. While the data collection tool that’s used as interview guides, observation guides, books and archival records. The results showed that the social adaptation of the student class X SMA Taruna declared successful. This can be seen in the number of students who come out only 10 people of 120 people. This is because students who come out can not adapt to the conditions in SMA Taruna boarding school. Keywords: Research, Social Adaptation, Boarding School
PEMBERDAYAAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 1 SENGAH TEMILA Yokta, Eli; Budjang, Gusti; GS, Bambang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.253 KB)

Abstract

The purpose of research is to find out how to empower the school committee in improving the quality of education at SMAN 1 Sengah Temila. Forms of qualitative research is descriptive. Researchers using data external external primary and secondary. Primary data are: the head of SMAN 1 Sengah Temila, chairman, secretary and treasurer of the school committee in SMAN 1 Sengah Temila. Secondary data in the form of documents or other written sources such as internet, magazines, and books relating to the empowerment of the school committee in improving the quality of education. Techniques of data collection using interviews, observation and documentation. The results showed that the School Committee SMAN 1 Sengah Temila not empowered as they should, because of the lack of awareness of the school to empower them. In addition the School Committee also not been able to carry out its role as a conduit to the fullest consideration, support, control and mediator in improving the quality of education at SMAN 1 Sengah Temila. Keyword: Empowerment of the School Commite, Quality of Education   Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMAN 1 Sengah Temila. Bentuk penelitian adalah kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan data ekstern primer dan data ekstern sekunder. Data primer dalam yaitu: kepala SMAN 1 Sengah Temila, ketua, sekretaris, dan bendahara komite sekolah di SMAN 1 Sengah Temila. Data sekunder berupa dokumen-dokumen atau sumber tertulis lainnya seperti internet, majalah, dan buku-buku yang berkaitan dengan pemberdayaan komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Komite Sekolah  SMAN 1 Sengah Temila belum diberdayakan sebagaimana mestinya, karena kurangnya kepedulian dari pihak sekolah untuk memberdayakannya. Selain itu Komite Sekolah juga belum mampu melaksanakan perannya secara maksimal sebagai pemberi  pertimbangan, pendukung, pengontrol dan mediator dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMAN 1 Sengah Temila. Kata kunci: Pemberdayaan Komite Sekolah, Mutu Pendidikan
FUNGSI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM MENINGKATKAN INTEGRASI SOSIAL SISWA SMA NEGERI 1 SEGEDONG (F55009016), Hamditika; Zakso, Amrazi; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.626 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi kegiatan Ekstrakurikuler dalam meningkatkan integrasi sosial siwa SMA Negeri 1 Segedong. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan  adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler berlangsung di SMA Negri 1 Segedong telah mampu meningkatkan integrasi sosial siswa dengan melalui fungsi pengembangan, fungsi sosial, fungsi rekreatif dan fungsi persiapan karir kegiatan ekstrakurikuler. Kata kunci : Fungsi, Ekstrakurikuler, Integrasi Sosial. Abstract: This research is conducted in order to know the function of extracurricular activity in increasing social integration of students in SMA Negeri 1 Segedong. In conducting this research, the researcher used qualitative approach by using descriptive method. The researcher used observation, interview, and documentation study to collecting data. To complete the process, the researcher used observation check-list, interview guidance, and documentation as tools in collecting data. The finding tells that the students who took extracurricular activity in SMA Negeri 1 Segedong increased their ability in social integration through development function, social function, recreative function, and extracurricular career praparation. Keywords: Function, Extracurricular, Social Integration.
TANGGUNG JAWAB ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK STUDI KASUS KELUARGA NELAYAN KELURAHAN TENGAH (F55209019), Oktaviana; Bahari, Yohanes; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.629 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanggung jawab orang tua dalam pendidikan keimanan, pendidikan akhlak, pendidikan jasmani dan pendidikan akal anak pada keluarga nelayan Kelurahan Tengah Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan bentuk adalah studi kasus dengan informan partisipan adalah keluarga nelayan yang mempunyai anak usia SD dan yang tidak melanjutkan ke pendidikan SMP. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini adalah tanggung jawab orang tua dalam pendidikan anak kurang di pahami oleh orang tua yaitu seperti 1) dalam pendidikan keimanan orang tua tidak pernah mengajarkan sholat, membaca al-quran dan orang tua tidak memasukan anaknya ke TPA, 2) dalam pendidikan akhlak orang tua mengajarkan pada anaknya untuk bersikap baik kepada siapapun, tapi tidak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, 3) dalam pendidikan jasmani orang tua kurang menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, dan 4) pendidikan intelektual kurangnya motivasi kepada anak untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya. Kata Kunci : Tanggung Jawab, Orang Tua, Pendidikan Anak. Abstract: The purposes of this research are to describe the parents’ responsibility in religion education, moral education, physical education and intelligence education to the children of sailor family Kelurahan Tengah Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang. Method of this research is descriptive method by using case study. The participant informant is sailor family who has children in elementary school age that don’t continue the study to the junior high school. The result from this research is parents’ responsibility in children education do not understand by the parents such as 1) in religion education the parents never teach to pray and read read AL-Qur’an, and parents do not transfer their children to TPA, 2) in moral education the parents teach their children to be kind to anyone but they do not apply it in their daily life, 3) in physical education the parents not really care about keeping clean and health, 4) in intellectual education the parents have lack motivation to their children to finish their study in high level. Keywords: Responsibility, Parents, Children education
PERILAKU SISWA KELAS XI IPS SMA KEMALA BHAYANGKARI DALAM PEMBELAJARANSOSIOLOGI M, Imam Munandar; Rivaie, Wanto; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.481 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang berbagai bentuk perilaku siswa, khusus perilaku pada saat berlansungnya pembelajaran sosiologi, respon guru terhadap berbagai macam perilaku siswa dalam proses pembelajaran sosiologi, dan proses penguatan yang dilakukan guru terhadap siswa serta pengaruh yang ditimbulkannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu 1) bentuk perilaku siswa di dalam pembelajaran sosiologi itu beragam 2) perilaku siswa di pengaruhi oleh stimulus yang di dapat dari lingkungan terdekatnya 3) guru merespon baik terhadap perilaku siswa yang demikian kompleks 4) guru memberikan penguatan selama proses pembelajaran sosiologi berlansung. Kata Kunci : Perilaku, Penguatan, Pembelajaran Sosiologi Abstract : This research has purposes to perceive about some kind of student behavior, especially at the time of sociology learning, teacher respons for student behavior that exactly various, the process of reinforcement that teacher show off for students and the effects. The method used in this research is descriptive. The result off the research are : 1) so many kind of the student behavior in sociology learning 2) the nearby environment stimulus has give effect for students behavior 3) a good respons from the teacher againts so many kind of student behavior 4) teacher gave some reinforcement for the students at the time of sociology learning. Keywords :Behavior, Reinforcement, Sociology Learning  
KOMPETENSI SOSIAL GURU MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DALAM BERSIKAP INKLUSIF DI KELAS XI IPS 1 MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PONTIANAK Widyan, Muhammad; ., Sulistyarini; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.313 KB)

Abstract

Abstract The purpose of this research is to find out sociology teacher’s social competency in behaving inclusive with students class XI IPS 1 Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak. The approach of this research is qualitative approach with descriptive method. The research result shows that the sociology teacher’s social competency in behaving open towards students classified as good. Open behavior is showed by teacher through honest attitude, humble and fair towards students when learning activity was take placed in class. The sociology teacher’s ability in communicating dialogic is also classified as good, this is showed by teacher when the discussion with students take places in class, thus after the teacher present the material, students are gave the opportunity first in questioning something connected to the material which is learnt, after that students give the opportunity to students who deserve to answer the question which is presented by friends, and the last, from the question and answer which are presented by students, teacher responses and gives the summary totality. Keywords : social competency, inclusive attitude. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi sosial guru mata pelajaran sosiologi dalam bersikap inklusif di kelas XI IPS 1 Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru mata pelajaran sosiologi dalam bersikap terbuka terhadap siswa sudah tergolong baik. Sikap terbuka ditunjukkan oleh guru melalui sikap jujur, rendah hati, serta adil terhadap siswa pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung di kelas. Kemampuan guru mata pelajaran sosiologi dalam berkomunikasi secara dialogis juga tergolong baik, hal tersebut diperlihatkan guru saat berlangsungnya interaksi tanya jawab dengan siswa di kelas dimana setelah guru menyampaikan materi, siswa diberikan kesempatan terlebih dahulu oleh guru dalam mengajukan pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang sedang dipelajari, setelah itu guru memberikan kesempatan bagi siswa yang ingin menjawab pertanyaan yang dikemukakan oleh temannya, dan selanjutnya dari pertanyaan dan jawaban yang dikemukakan oleh siswanya tersebut guru menanggapinya. Kata kunci : kompetensi sosial, sikap inklusif.