I Putu Gede Budisanjaya
Prodi Teknik Pertanian, Universitas Udayana

Published : 14 Documents
Articles

Found 14 Documents
Search

Perangkat Lunak Pengolahan Citra Untuk Segmentasi dan Cropping Daun Sawi Hijau Budisanjaya, I Putu Gede; Kumara, I Nyoman Satya
PROSIDING CSGTEIS 2013 CSGTEIS 2013
Publisher : PROSIDING CSGTEIS 2013

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Tanaman sawi merupakan komoditas yang memilikinilai komersial dan digemari masyarakat Indonesia, selainmemiliki masa panen yang singkat, tanaman ini dapatdibudidayakan secara hidroponik maupun nonhidroponik.Seiring perkembangan teknologi dalam bidangpertanian khususnya greenhouse, membuat sistem monitoring,analisis nutrisi tanaman dan fertigasi dapat dilakukan dengansistem terintegrasi komputer. Sistem ini memberikankemudahan dan meminimalkan kesalahan atau error karenadipengaruhi oleh subyektivitas dan tingkat kelelahan visualmanusia. Sistem terintegrasi komputer yang dapat digunakanuntuk monitoring dan analisis nutrisi tanaman sawi dalamgreenhouse adalah machine vision. Dalam aplikasi machinevision pertanian, tahapan segmentasi citra merupakan halpenting sebelum citra dapat diproses lebih lanjut. Untukmemisahkan tanaman dari background seperti tanah danresidu. Hasil segmentasi citra dapat diproses lebih lanjut untukekstraksi fitur baik ekstraksi fitur warna, tekstur maupunbentuk, hasil dari ekstraksi fitur-fitur tersebut nantinya dapatdigunakan untuk identifikasi nutrisi tanaman atau klasifikasitanaman.Penelitian inimenggunakan metode pengembangankelebihan hijau (excesss green), thresholding Otsu, morphologiOpening, labeling RLE, bounding box dan transformasigeometri, sehingga menghasilkan perangkat lunak segmentasicitra yang mampu memisahkan daun tanaman sawi dari latarbelakang (background) dengan akurasi 99,16%.Kata Kunci— Segmentasi citra,daun tanamansawi, excess green, bounding box.
Analisis Iklim Mikro di dalam Sungkup Plastik pada Budidaya Tanaman Selada Keriting (Lactuca sativa var. cripa L). Andika, I Kadek Ari; Setiyo, Yohanes; Budisanjaya, I Putu Gede
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 7 No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.24843/JBETA.2019.v07.i01.p08

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) menganalisis iklim mikro di dalam sungkup plastik dengan tinggi yang berbeda pada budidaya tanaman selada keriting dan (2) menentukan tinggi sungkup plastik yang sesuai dengan produktivitas tanaman selada keriting. Penelitian ini menggunakan rancang acak lengkap, terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu: SP0 perlakuan tanpa sungkup, SP1 perlakuan sungkup plastik tinggi 80 cm dengan tinggi ventilasi 45 cm, SP2 perlakuan sungkup plastik tinggi 100 cm dengan tinggi ventilasi 45 cm, dan SP3 perlakuan sungkup plastik tinggi 120 cm dengan tinggi ventilasi 45 cm. Hasil penelitian pada perlakuan sungkup plastik dengan tinggi 120 cm memperoleh intensitas cahaya tertinggi sebesar 651.1 lux dan mendapatkan suhu udara tertinggi sebesar 24.10C. Sungkup plastik dengan tinggi 80 cm memperoleh kelembaban relatif tertinggi sebesar 76.3%. Perlakuan sungkup plastik tinggi 80 cm memperoleh produktivitas tertinggi sebesar 5,6 g/tanaman. The purpose of this study were to (1) analyze the microclimate within the plastic hood different heights for the cultivation of curly lettuce plants and (2) know the height of the suitable plastic hood on the productivity of the curly lettuce plant. This research using completely randomized design, with four treatments and three replications: SP0 treatment without hood, SP1 treatment of plastic hood height 80 cm with a height of 45 cm ventilation, SP2 treatment of plastic hood height 100 cm with a height of 45 cm ventilation, and SP3 treatment of plastic hood height 120 cm with height ventilation 45 cm. The result of this research on treatment of plastic hood height 120 cm obtain highest light intensity at 651.1 lux, got the highest  temperature at 24.10C and treatment of plastic lid height 80 cm obtain highest relative humidity at 76.3%.  The Treatment hood height plastic  of 80 cm obtained the highest productivity of 5.6 g/plant.
Perancangan Sistem Irigasi Otomatis dengan Sensor Resistif Berbasis Kadar Air Tanah pada Tanaman Rukola (Eruca sativa) Antara, I Putu Agus Sumi; Tika, I Wayan; Budisanjaya, I Putu Gede
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 4 No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Rukola (Eruca sativa) is a horticultural plants originating from the Mediterranean with a high of vitamins such as A, B complex, C, and K. Rukola can be growed well at low ambient temperatures with soil moisture content between 20% - 40%. Therefore, irrigation control system is required to obtain at the appropriate moisture content for rukola plants. The objective of this research was to build an automatic irrigation system with the resistive sensor based on soil moisture, that can perform automatic irrigation accordance optimal water content in rukola cultivation. The control system in this research was created using the multiplexing control system with resistive AC stainless steel sensors. The sensors was read the resistive of soil moisture that calibrated into a percent (%) of water content and displayed on the display per second. The output of the pump is controlled by limits of water content that programmed by the microcontroller AVR AT Mega 8535. Calibration control system conducted at field capacity and permanent wilting point. Automatic irrigation control system was able to work well with the limits defined soil moisture is 20% lower limit and 39% upper limit. The first testing results of control system I have R2 0.8462 with RMSE values 0.02 and control system II have R2 0.8603 with RMSE value 0.02. The second test of control system I have R2 0.8896 with RMSE value 0.01 and control system II have R2 0.9121 with RMSE value 0.02. If R2 that exceeds the value of 0.7 and RMSE (Root Mean Square Error) ? 0.1, then the performance of the automatic irrigation control system is working accurately.
Pengaruh Pemberian Uap Etanol dan Suhu Penyimpanan Terhadap Mutu dan Masa Simpan Buah Jeruk Siam (Citrus nobilis Lour var. Microcarpa) Dewi, Kadek Nindia Krisna; Utama, I Made Supartha; Budisanjaya, I Putu Gede
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 8 No 1 (2020): in press
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh uap etanol dan suhu penyimpanan terhadap kualitas dan umur simpan buah siam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor berbeda. Faktor pertama adalah perlakuan uap etanol dengan 3 level volume; 0 ml, 3 ml, dan 6 ml. Faktor kedua adalah suhu penyimpanan, terdiri dari suhu kamar (28 ± 2 ?) dan suhu rendah (11 ± 1 ?). Parameter yang diukur adalah; penurunan berat badan, intensitas kerusakan, vitamin C, asam total, padatan terlarut total, warna, kekerasan, dan uji organoleptik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varian dan jika efek pengobatan signifikan, kemudian dilanjutkan dengan uji rentang berganda Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume etanol dan perlakuan suhu penyimpanan berpengaruh signifikan terhadap penurunan berat badan, intensitas kerusakan, vitamin C, total padatan terlarut, warna, kekerasan, dan uji organoleptik. Umur siam jeruk dengan perlakuan etanol 3 ml dan 6 ml pada penyimpanan suhu rendah mencapai 30 hari.Kata kunci: Jeruk, Etanol, Temperatur Penyimpanan
Kajian Tentang Perlakuan Jarak Antar Elektroda Tembaga Terhadap Kinerja Sensor Konduktivitas Listrik Tanah Tipe Kapasitif Andri, Gede; Wijaya, I Made Anom S.; Budisanjaya, I Putu Gede
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 3 No 1 (2015): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

The measurement of EC can be conducted in two ways, namely electromagnetic induction and direct contact. This study using capacitive direct contact. The aims of this study were to determine the relationship between distance, shape and electrode materials to the measurements performance, and to determine to treatment that has the best performance. The study was started by designing the electrodes then continued by functional test and performance test. The treatments used was electrodes distances of 3, 6, 9, 12 & 15 mm. The electrode probe was inserting into the soil with the depth of 20 cm to get the frequency and at the same time soil sample was collected for analyzed in the laboratory to get the EC values. Based on those data the relationship of between soil frequency and EC were then analyzed. The results indicated that the best performance electrode with distance 3 mm. The equation of soil frequency and EC was EC = 0.186875 Fsoil - 10.5695 with R2 = 0.861, RMSE = 0.04, stability = 0.04 and respond time = 37.35 second.
Rancang Bangun Pengendali Suhu, Kelembaban Udara dan Cahaya dalam Greenhouse Berbasis Arduino dan Android Budisanjaya, I Putu Gede; Sucipta, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya tanaman dalam greenhouse, menghasilkan tanaman dengan dimensi fisik yang lebih baik daripada tanaman yang dibudidayakan diluar greenhous, karena dengan membudayakan tanaman dalam greenhouse kita dapat mengendalikan kondisi atau variabel yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, adapun kondisi yang perlu dikendalikan dalam greenhouse antara lain adalah suhu, kelembaban udara dan intensitas sinar dalam greenhouse. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat pengendali suhu, kelembaban dan intensitas sinar dalam greenhouse dengan menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai pemroses, sensor DHT22 sebagai sensor suhu dan kelembaban udara, sensor BH1750 sebagai sensor intensitas sinar. Alat pengendali ini yang nantinya akan mengendalikan on/off kipas exhaust, led fotosintesis, dan pompa air. Sensor DHT22 memiliki error pengukuran suhu sebesar 1,28% dan kelembaban 1,64%. Sensor BH1750 memiliki pengukuran intensitas cahaya sebesar 8,21%. Kondisi suhu, kelembaban udara, dan intensitas sinar dapat dipantau dan dikendalikan secara remote dengan menggunakan smartphone bersistem operasi Android
Hubungan Antara Persentase Serangan Hama Tikus dengan Produktivitas Lahan Melalui Pendekatan Foto Udara Widodo, Prihandoni; Wijaya, I Made Anom S.; Budisanjaya, I Putu Gede
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 6 No 2 (2018): September
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.24843/JBETA.2018.v06.i02.p05

Abstract

Hama tikus adalah salah satu hama yang dapat merugikan petani. Serangan hama tikus dapat menurunkan hasil panen bahkan dapat mengakibatkan gagal panen. Serangan hama tikus pada tanaman padi akan mempengaruhi produktivitas lahan. Semakin besar persentase serangan hama tikus maka produktivitas lahan akan semakin rendah. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persentase serangan dengan produktivitas lahan. Tahapan – tahapan yang harus dilalui dalam penelitian ini antara lain, pengambilan data, analisis image processing, analisis regresi, validasi dan diakhiri dengan perhitungan akurasi. Pengambilan data dilapangan meliputi akuisisi foto udara dan pengukuran hasil panen. Analisis image processing menggunakan bantuan software Adobe Photoshop CS6 dan software Matlab 2013. Analisis regresi menggunakan bantuan software Microsoft Excel 2013 dengan menggunakan tiga jenis analisis regresi, antara lain : regresi linier, regresi kuadratik, regresi polinomial pangkat 3. Persamaan regresi polinomial pangkat 3 menghasilkan persamaan terbaik. Persamaan polinomian pangkat 3 yang didapat adalah sebagai berikut y = -1.10-6x3 + 0,0003x2 – 0,0218x + 0,6159 dengan  koefisien determinasi sebesar 0,9645 atau dapat pula diartikan 96,45% variasi dari variabel terikat dapat dijelaskan oleh variabel bebas. Nilai error yang dimiliki persamaan tersebut adalah 8,17%. Rats pest is one of the any pests that can harm the farmers. Pest rodent attacks can decrease yields even affect to crop failures. The percentage of rice fields attack will affect the productivity inversed. The bigger percentage of rodent pests, will make the lower rice fields productivity. Therefore, this study aims to determine the relationship between percentage of pest roddents attacks with rice field productivity. Stages that must be passed in this research, among others, data retrieval, image processing analysis, regression analysis, validation and ending with the calculation of accuracy. Field data taking includes the acquisition of aerial photography and measurement of the harvest. Analysis of image processing using Adobe Photoshop CS6 software support and Matlab 2013 software. Regression analysis using Microsoft Excel 2013 software assistance using three types of regression analysis, among others: linear regression, quadratic regression, rank polynomial regression 3. Polynomial regression equation of rank 3 yields the best equation. The polynomial equation of rank 3 obtained as follows y = -1.10-6x3 + 0.0003x2 - 0,0218x + 0,6159 with a coefficient of determination equal to 0,9645 or can also be interpreted 96,45% variation of dependent variable can be explained by the free variable . The error value of the equation is 8.17% percentage of attack productivity.
Penggunaan Beaglebone Black untuk Monitoring Suhu, Kelembaban, dan Intensitas Cahaya dalam Greenhouse Budisanjaya, I Putu Gede; Sumiyati, Sumiyati
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di negara tropis seperti Indonesia, rumah kaca sangat efektif digunakan untuk memberikan perlindungan yang baik terhadap tanaman dari kondisi lingkungan yang berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan tanaman seperti suhu yang terlalu panas, kecepatan angin yang kencang, hujan, serta gangguan serangga. Dengan dilakukannya budidaya tanaman dalam greenhouse, maka kondisi-kondisi yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman dapat dipantau dan diatur sesuai kebutuhan tanaman. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem monitoring suhu, kelembababan dan intensitas cahaya secara terus menerus dan real-time. Maka dari itu diperlukan penelitian tentang alat untuk monitoring suhu, kelembaban dan intensitas cahaya dengan menggunakan mini komputer Beaglebone Black Rev C yang mudah dalam pengembangan  dan handal, sehingga bisa memonitor kondisi suhu, kelembaban dan intensitas cahaya secara terus menerus dan real time. Dengan sensor suhu dan kelembaban DHT22, BH1750 sebagai sensor cahaya. Data suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya akan dikirim ke email, disimpan dalam file CSV. User juga akan menerima alert jika suhu melebihi 34 oC. Setelah pengujian sensor, DHT22 memiliki error pengukuran suhu sebesar 1,999 ± 0,294 %, dan error sebesar 11,915 ±1,210% untuk pengukuran kelembaban. Sedangkan sensor BH1750 memiliki error yang rendah yaitu 0,577± 0,349 %.
Efek Kombinasi Musik Gamelan Gong Kebyar dan Cahaya LED (Light Emitting Diode) Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Sawi Pakcoy (Brassica rapa L.) Sigmarawan, Gede Teguh; Wijaya, I Made Anom S.; Budisanjaya, I Putu Gede
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 8 No 1 (2020): in press
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

This study aims to (1) determine the effect of the combination of gong kebyar gamelan music and LED light on the growth and productivity of pakcoy mustard and (2) determine the combination of gong kebyar gamelan music and LED light that provides the best growth and productivity in pakcoy mustard plants. This study used pakcoy mustard plants which are given a treatment of the combination of gong kebyar gamelan music and different LED light. The first treatment used a combination of gong kebyar gamelan music and white LED light, treatment 2 used a combination of gong kebyar gamelan music and red blue LED light, and treatment 3 used a combination of gong kebyar gamelan music and blue red and white LED light. The data obtained were analyzed using one way anova test and followed by Duncan test with a confidence level of 95%. The variables observed were plant height, canopy area, leaf greenness, root length, wet weight and dry weight of plant shoots and roots. The results showed that giving a combination of gong kebyar gamelan music and LED light had a significant effect on the growth and productivity of pakcoy mustard. The combination of gong kebyar gamelan music and red blue LED light gave the best growth and productivity, with plant height, canopy area, leaf greenery, root length, shoot wet weight, root wet weight, shoot dry weight and root dry weight, respectively also included 27,176 cm, 1457.59cm2, 160.03, 23.6cm, 91.68g, 4.63g, 5.26g, 4.63g and 0.42g.
Kajian tentang Perlakuan Bentuk Konfigurasi Elektroda terhadap Kinerja Sensor Konduktivitas Listrik Tanah Jenis Kapasitif Octavianus, Wahyu; Wijaya, I Made Anom S.; Budisanjaya, I Putu Gede
Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) Vol 4 No 2 (2016): September
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

The measurement of EC can be conducted in two ways, namely electromagnetic induction and direct contact. This study using capacitive direct contact. The aims of this study were to determine the relationship of configurations shape each other of electrode to the measurements performance, and to determine to treatment that has the best performance. The study was started by designing the electrodes then continued by functional test and performance test. The treatments used was electrodes shape of ring, hair and triangle, and electrodes configuration of each shape was 2, 4, 6 and 8. The electrode probe was inserting into the soil with the depth of 20 cm to get the frequency and at the same time soil sample was collected for analyzed in the laboratory to get the EC values. Based on those data the relationship of between soil frequency and EC were then analyzed. The results indicated that the best performance was hair shapes with 2 configuration. The equation of soil frequency and EC was EC = 0.080590 F(soil) - 4.48289 with R2 = 0.851, RMSE = 0.066, stability = 0.02 and respond time = 7.41 second.