Slamet Budirahardjo
Program Studi Teknik Sipil, Universitas PGRI Semarang. Jl. Lontar no. 1. Sidodadi Timur (dr. Cipto) Semarang

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Data Mining dalam Kajian Kualitas Aspal Beton Menggunakan Forward Selection Berbasis Naïve Bayes

Jurnal Informatika Upgris Vol 3, No 1: Juni (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.33 KB)

Abstract

Pengelolaan jalan guna memenuhi tuntutan masyarakat sebagai pengguna jalan bukanlah pekerjaan yang mudah, terlebih pada saat kondisi anggaran terbatas serta beban kendaraan yang cenderung jauh melampaui batas dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Disamping itu, makin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menyampaikan tuntutannya atas penyediaan prasarana jalan merupakan tantangan yang perlu mendapat perhatian dari pihak-pihak yang terkait dalam pembinaan jalan.Perencanaan yang baik, terkadang meleset dalam pelaksanaannya, yang akibatnya akan berdampak pada masyarakat pengguna jalan. Komposisi gradasi perkerasan lentur yang digunakan sering tidak sesuai dengan desain perencanaan dan peruntukkannya. Banyak upaya yang dilakukan untuk melihat kembali komposisi yang digunakan gradasi yang digunakan.Dari penelitian yang dilakukan adalah bahwa dengan menerapkan ilmu komputer khususnya data mining dalam pengujian kualitas aspal beton sehingga dapat menentukan atribut atau parameter yang berpengaruh dalam uji kualitas aspal beton. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa atribut yang paling berpengaruh adalah volume, vim dan vfa. Dengan hasil akurasi 94,03% dan nilai AUC 0,988.

PEMANFAATAN SEKAM PADI PADA BATAKO

Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batako merupakan bahan bangunan yang digunakan oleh kebanyakan orang sebagai pasangan dinding. Dari fungsinya sebagai penyekat maka dinding dapat dibuat dari berbagai bahan seperti pasangan bata, pasangan batu kali, papan kayu, bilik partisi dan sebagainya. Limbah sekam padi adalah sisa hasil penggilingan panen padi berupa kulit gabah. Pemanfaatan limbah berupa sekam padi dengan jumlah banyak, pemanfaatannya kurang menguntungkan dan proses penghancuran secara alami sangat lambat. Pemanfaatan limbah sekam padi dengan menggunakan proses yang sederhana sebagai campuran isian batako (bata beton) padat layak dicoba untuk meminimalkan masalah lingkungan. Bahan baku campuran berupa semen, pasir dan sekam padi. Umur batako yang dilakukan pengujian adalah minimal 14 hari dengan menetapkan komposisi semen, pasir dan sekam padi. Rasio perbandingan bahan baku berupa pasir dan sekam padi berdasarkan volume divariasikan. Bagian untuk pasir bervariasi dari 4 bagian, 5 bagian, 6 bagian dan 7 bagian. Sedangkan bagian untuk sekam padi bervariasi dari 1 bagian, 2 bagian dan 3 bagian. Selanjutnya campuran dicetak dan dipres dengan rojok, lalu dilakukan uji kelayakan yang meliputi : uji tampak luar, uji penyerapan air dan uji kuat tekan untuk mengetahui kualitas batako. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan didapat hasil kuat tekan campuran mortar dengan variasi sekampadi yang optimal, meningkat dari campuran 1PC : 4 Psr : 1 Sekam sampai campuran 1PC : 6 Psr : 1 Sekam kemudian menurun pada campuran 1 PC : 7 Psr : 1 Sekam Kata kunci : Limbah sekam padi, Pemanfaatan, Isian batako

IbM Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang

E-DIMAS Vol 5, No 02 September (2014): e-dimas
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSiskamling dibentuk berdasarkan kesepakatan dalam musyawarah warga, dengan berasaskan semangat budaya kekeluargaan, gotong royong, dan swakarsaSiskamling diselenggarakan dengan tujuan sebagai berikut: Menciptakan situasi dan kondisi yang aman, tertib, dan tentram di lingkungan masing – masing Terwujudnya kesadaran warga masyarakat di lingkungannya dalam penanggulanan terhadap setiap kemungkinan timbulnya gangguan kamtibmasPermasalahan yang terjadi di lapangan yaitu :Kondisi fisik bangunan poskamling RT 05 / RW XIII Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang sudah tidak nyaman karena atapnya dari seng bekas, dengan konstruksi kayu sebagai penyokong atap seng dan tempat dudukan dari kayu dan papan bekas yang sebagian sudah lapuk.Solusi yang ditawarkan : Merenovasi poskamling tersebut hingga layak pakai Membeli material Mengganti sebagian bahan yang sudah tidak dapat terpakai Membuat tempat duduk berkeramik sehingga nyaman untuk siskamlingSebagai wujud dari kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi dengan bentuk Pengabdian Masyarakat maka tim Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas PGRI Semarang bersama warga RT 05 / RW XIII Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang berhasil membangun POSKAMLING yang layak bagi warga setempat.Tahapan berikutnya adalah pemeliharaan poskamling sebagai fasilitas umum. Untuk mengatasi hal tersebut, kiranya warga sekitar diharapkan memberikan kontribusi baik dalam hal donasi maupun menjaga kebersihan poskamling tersebut. Untuk menunjang kenyamana dan keasrian poskamling, sebaiknya dibuat taman di sekitarnya.Kata kunci : poskamling, pengabdian masyarakat

IbM Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang

E-DIMAS Vol 5, No 2 (2014): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSiskamling dibentuk berdasarkan kesepakatan dalam musyawarah warga, dengan berasaskan semangat budaya kekeluargaan, gotong royong, dan swakarsaSiskamling diselenggarakan dengan tujuan sebagai berikut:?»ÔÇÜ?À Menciptakan situasi dan kondisi yang aman, tertib, dan tentram di lingkungan masing ?óÔé¼ÔÇ£ masing?»ÔÇÜ?À Terwujudnya kesadaran warga masyarakat di lingkungannya dalam penanggulanan terhadap setiap kemungkinan timbulnya gangguan kamtibmasPermasalahan yang terjadi di lapangan yaitu :Kondisi fisik bangunan poskamling RT 05 / RW XIII Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang sudah tidak nyaman karena atapnya dari seng bekas, dengan konstruksi kayu sebagai penyokong atap seng dan tempat dudukan dari kayu dan papan bekas yang sebagian sudah lapuk.Solusi yang ditawarkan :?»ÔÇÜ?À Merenovasi poskamling tersebut hingga layak pakai?»ÔÇÜ?À Membeli material?»ÔÇÜ?À Mengganti sebagian bahan yang sudah tidak dapat terpakai?»ÔÇÜ?À Membuat tempat duduk berkeramik sehingga nyaman untuk siskamlingSebagai wujud dari kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi dengan bentuk Pengabdian Masyarakat maka tim Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas PGRI Semarang bersama warga RT 05 / RW XIII Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang berhasil membangun POSKAMLING yang layak bagi warga setempat.Tahapan berikutnya adalah pemeliharaan poskamling sebagai fasilitas umum. Untuk mengatasi hal tersebut, kiranya warga sekitar diharapkan memberikan kontribusi baik dalam hal donasi maupun menjaga kebersihan poskamling tersebut. Untuk menunjang kenyamana dan keasrian poskamling, sebaiknya dibuat taman di sekitarnya.Kata kunci : poskamling, pengabdian masyarakat

PENENTUAN KADAR AIR BAGI LAPIS PONDASI DAUR ULANG JALAN BERASPAL DENGAN FOAM BINTUMEN TERHADAP KUAT TARIK TAK LANGSUNG DAN KUAT TEAKAN BEBAS

Teknika Vol 12, No 2 (2017): October 2017
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.325 KB)

Abstract

Jalan beraspal merupakan salah satu prasarana transportasi utama di Indonesia yang belum sepenuhnya mencapai kondisi yang aman dan nyaman dimana sering dijumpai kondisi permukaan jalan yang tidak rata, bergelombang dan berlubang yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi penggunanya. Kegiatan perbaikan dan pemeliharaan struktur perkerasan jalan, dalam hal ini jalan beraspal, menjadi sangat penting untuk kelangsungan kegiatan transportasi. Pesatnya perkembangan teknologi di bidang transportasi telah melahirkan satu terobosan baru tentang teknologi penanganan kerusakan jalan yaitu dengan cara daur ulang lapis perkerasan aspal yang sudah ada. Metode daur ulang ini memiliki keuntungan antara lain dapat menghemat biaya, merupakan green technology, memiliki kualitas yang sama dengan material baru, dan menjaga geometris perkerasan karena tebal perkerasan yang sama. Penentuan kadar air terbaik dalam campuran foam bitumen terhadap nilai kuat tarik tak langsung (ITS) serta kuat tekan bebas (UCS) untuk campuran lapis pondasi daur ulang. Dilakukan secara bertahap, dari pengujian untuk bahan penyusun campuran yaitu agregat baru, Reclaimed Asphalt Pavement (RAP), filler, aspal, dan foam bitumen. Kemudian uji terhadap campuran padat meliputi Uji Marshall, Uji Indirect Tensile Strength (ITS) dan Uji Unconfined Compressive Strength (UCS). Kadar air dan kadar foam bitumen sangat berpengaruh terhadap kuat tarik tak langsung (Indirect Tensile Strength/ITS) serta kuat tekan bebas (Unconfined Compressive Strength/UCS) dari campuran dingin daur ulang dengan foam bitumen. Nilai ITS, TSR dan UCS yang dicapai menggunakan kadar foam 2% dan kadar air optimum terbaik yang diketahui dalam penelitian sebesar 100% terhadap Kadar Air Optimum (KAO) yaitu masing- masing 301,04 kPa, 76,36%, dan 723,49 kPa