Sulistyani Budiningsih
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jalan raya dukuh waluh PO BOX 202 Purwokerto 53182

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

POLA KEMITRAAN AGROINDUSTRI GULA KELAPA DI DESA BANTAR KECAMATAN WANAREJA KABUPATEN CILACAP

Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 18, No 1 (2016): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.494 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perkembangan dan teknologi agroindustri gula kelapa, proses pembentukan hubungan kemitraan agroindustri gula kelapa, dan pola kemitraan agroindustri gula kelapa di Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, KabupatenCilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Penelitian dilakukan di Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap selama lima bulan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 25 orangpengrajin gula kelapa. Hasil penelitian menyebutkan bahwa terjadi hubungan pola kemitraan antara pengrajin dengan pemilik pohon kelapa yaitu dengan adanya sistem sewa pohon kelapa yang dilakukan antara kedua belah pihak yang dilakukan dengan sistem kepercayaan dankekeluargaan. Pola kemitraan antar sesama pengrajin gula kelapa kaitannya dalam hal penyediaan bahan baku, informasi harga jual dan beli ditingkat pedagang pengepul dan perkembangan teknologi. Pola kemitraan antara pengrajin dengan pedagang pengepulkaitannya dalam hal jual beli hasil produksi dan peminjaman modal. Pola kemitraan yang terjadi antar sesama pedagang pengepul biasanya hanya sebatas tukar informasi harga beli dan jual produk gula kelapa dan informasi pengrajin gula kelapa.

KAJIAN PERMASALAHAN SOSIAL EKONOMI DAN SOLUSI PENGELOLAAN LIMBAH PADAT TAPIOKA PADA U.D BANGKIT PRIMA DESA NANGKOD KECAMATAN KEJOBONG

Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 12, No 1 (2010): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.337 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengelolaan limbah padat tapioka, permasalahan sosial ekonomi yang dihadapi, solusi yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut pada U.D Bangkit Prima. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik snow ball berdasarkan perhitungan dapat diperoleh sampel sebagai berikut 1 (satu) orang pemilik pabrik, 7 (tujuh) orang tenaga kerja tetap, 5 (lima) orang tokoh masyarakat dilingkungan pabrik sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukan bahwa kajian permasalahan sosial ekonomi dan solusi limbah padat tapioka pada U.D Bangkit Prima yaitu proses pengelolaan limbah padat tapioka pengambilan ampas dari bak penampungan limbah, pengepresan, pengeringan, penggilingan dan pengepakan, permasalahan sosial yang dihadapi U.D BangkitPrima dalam pengelolaan limbah padat tapioka adalah pekerja enggan menggunakan pakaian kerja untuk menjaga keselamatanya seperti baju lengan panjang, sepatu boot, celana panjang masker dan helm pengaman, pekerja enggan menjemur limbah padat pada tempat yang telah disediakan akibatnya jumlah produksi yang dihasilkan banyak yang hilang karena dimanfaatkan oleh pekerja untuk pakan ternak, keterbatasan jumlah tenaga produktif sehingga menurunnya kapasitas penjemuran, menimbulkan pencemaran lingkungan

ANALISIS EFISIENSI ALOKATIF PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI USAHATANI UBIKAYU (Manihot esculenta) DI DESA PUNGGELAN KECAMATAN PUNGGELAN KABUPATEN BANJARNEGARA

Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 10, No 1 (2008): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.52 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi (lahan garapan, tenaga kerja dan pupuk) dan tingkat efisiensi alokatif penggunaannya pada usahatani ubikayu di Desa Punggelan Kecamatan Punggelan Kabupaten Banjarnegara. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling dengan pertimbangan bahwa di desa ini banyak petani yang menanam ubi kayu secara monokultur. Sampel penelitian diambil secara acak sederhana (simple random sampling) sebanyak 31 orang responden dari petani ubikayu sebanyak 53 orang. Data penelitian dari sampel terpilih diambil melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner yang telah disiapkan. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda tipe Cobb Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi ubikayu secara nyata dipengaruhi oleh luas lahan garapan, sedangkan pupuk dan tenaga kerja tidak berpengaruh secara nyata. Luas garapan dan penggunaan tenaga kerja belum mencapai efisiensi alokatif sedangkan penggunaan pupuk tidak efisien secara alokatif.

ANALISIS PROFITABILITAS USAHATANI CABAI MERAH (Capsicum annuum) DI DESA GOMBONG KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG

Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 18, No 2 (2016): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.154 KB)

Abstract

The study aimed to determine the profitability of red chili farming (Capsicum annuum) in Gombong village, Belik District, Pemalang. The study applied purposive sampling method on 60 samples of red chili farmers. The results showed that the cost of farm production of red chili in Gombong village, Belik District, Pemalang regency was divided into two: the fixed costs and variable costs. The average of fixed cost in farming red chili was Rp.2.546.049,325/Ut/Mt, while the average variable cost was Rp.23.916.678/Ut/Mt. Thus, the average total cost of production in the farming red chili was Rp.26.462.727,325/Ut/Mt, then the production costs per kg spent by the farmer in the village of red chili farming Gombong, Belik District, Pemalang regency was Rp.11.132,825/kg. Profitability is the ability of a company to generate (profit) on thelevel of sales, assets, and a specific share capital. In the study, red chili farming in Gombong village, Belik District, Pemalang obtained 14,547 % profits.

ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN SALAK PONDOH (Studi Kasus di Desa Sigaluh Kecamatan Sigaluh Banjarnegara)

Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 9, No 1 (2007): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.615 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi margin pemasaran salak pondoh, mengetahui elastisitas transmisi harga salak pondoh, mengetahui distribusi margin pemasaran dari setiap pola saluran pemasaran, serta farmer share dari setiap pola saluran pemasaran salak pondoh di Desa Sigaluh Kecamatan Sigaluh. Metode dasar penelitian berupa deskriptif analisis dengan pengumpulan data dilakukan secara survei. Lokasi penelitian dipilih secara purposive sampling di Desa Sigaluh dengan pertimbangan bahwa desa ini merupakan salah satu sentra produksi salak pondoh dengan memiliki varietas sama serta terdapat pola saluran pemasaran salak pondoh yang bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 (dua) pola saluran pemasaran salak pondoh di Desa Sigaluh Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara yaitu : Petani Salak Pondoh → Pedagang Pengumpul Desa → Pengecer → Konsumen dan Petani Salak Pondoh → Pengecer→ Konsumen. Faktor-faktor yang mempengaruhi margin pemasaran salak pondoh meliputi : harga jual salak pondoh (X1) dan sistem penjualan salak pondoh (D1). Nilai elastisitas transmisi harga salak pondoh sebesar 0,172. Distribusi margin pemasaran dari kedua pola saluran pemasaran menunjukkan hasil yang tidak merata. Dari kedua pola saluran pemasaran salak pondoh ternyata pola saluran pemasaran 2 (kedua) memiliki margin pemasaran terendah yaitu (Rp.1175,78/kg) dan farmer share tertinggi (67,86%) sehingga pola saluran pemasaran 2 (kedua) merupakan pola saluran pemasaran yang efisien.

STRATEGI PENGEMBANGAN WIRAUSAHA GULA KELAPA DI PERDESAAN

Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 19, No 2 (2017): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.966 KB)

Abstract

The purpose of this research is 1) to identify the economic and non economic problems (technical and managerial) which become the constraint of local coconut sugar producer with local wisdom in Kasegeran Village, Cilongok District, 2) To find the strategy of coconut sugar entrepreneurs development in Kasegeran Village, Cilongok DistrictThe research method is conducted by survey which take sample from population and use questioner as data collecting tool (Singarimbun, 2008). Research activities in the form of descriptive research quantitative and qualitative, that aims to find facts with interviewing techniques, observation and documentation . Research location in the Village District Kasegeran Cilongok Banyumas regulated purposively (Purposive Sampling) based on the potential of local resources and the existence of entrepreneur entrepreneurs processed palm into coconut sugar superior products. the sample of research was deliberately determined by 20 sugarcane craftsmen. The formulation of coconut sugar coconut development strategy was analyzed through SWOT analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats).Results shows that the strategy that needs to be applied in the form of Aggressive Strategy. From the SWOT matric can be known the strategy of coconut sugar entrepreneurs as follows : experience and entrepreneurial spirit of entrepreneur who owned and supported the potential of local resources as a force in realizing coconut sugar production goes continuously. Increased coconut production potential increase tends to increase especially the existence of partnership relationship between coconut business entrepreneur and business opportunity is still wide open and continuous development from government and related institution

ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI AGROINDUSTRI GULA KELAPA DI DESA JALATUNDA KECAMATAN MANDIRAJA

Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 9, No 1 (2007): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.653 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya biaya dan pendapatan yang diperoleh petani pengrajin gula kelapa serta untuk mengetahui kelayakan ekonomi agroindustri gula kelapa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Responden diambil dengan metode Purposive Sampling (sengaja) dan ditentukan berjumlah 20 orang petani pengrajin pemilik, 10 orang petani pengrajin penggaduh dan 10 orang petani pengrajin penyewa. Hasil analisis menunjukan biaya produksi rata-rata petani pengrajin pemilik Rp.466.771,00/bulan, petani pengrajin penggaduh Rp.383.443,40/bulan dan petani pengrajin penyewa Rp.489.165,70/bulan. Produksi rata-rata petani pengrajin pemilik 145,75 kg/bulan, petani pengrajin penggaduh 81,60 kg/bulan dan petani pengrajin penyewa 150,70 kg/bulan. Pendapatan rata-rata petani pengrajin pemilik Rp.1.389,00/bulan, petani pengrajin penggaduh (Rp.122.323,40)/bulan dan petani pengrajin penyewa (Rp.6.925,70)/bulan. Besarnya nilai R/C untuk petani pengrajin pemilik 1,003, petani pengrajin penggaduh nilai 0,679, dan petani pengrajin penyewa 0,986.

ANALISIS PENGARUH FAKTOR PRODUKSI TERHADAP USAHA TANI IKAN LELE DI DESA PLIKEN KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS

Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 11, No 2 (2009): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.147 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari faktor produksi benih, pakan, tenaga kerja dan lahan terhadap produksi usahatani ikan lele dan besarnya sumbangan pendapatan usahatani ikan lele terhadap pendapatan total keluarga petani di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Untuk mengetahui pengaruh faktor produksi terhadap ikan lele digunakan analisis regresi linear berganda, sedangkan untuk mengetahui sumbangan usahatani ikan lele terhadap pendapatan keluarga petani digunakan analisis kontribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari keseluruhan faktor-faktor produksi yang digunakan untuk memprediksi hasil produksi ikan lele, hasil ini didukung dengan uji signifikansi pengaruh dengan menggunakan alat analisis uji F yang diketahui Fhitung > Ftabel. Berdasarkan kontribusi penghasilan usahatani terhadap pendapatan keluarga petani, diketahui memiliki nilai kontribusi yang cukup tinggi yaitu dengan nilai rata-rata sebesar 77,64%, sehingga usahatani ikan lele ini layak untuk terus dijalankan.

KEMISKINAN DI KAWASAN PINGGIRAN HUTAN : Studi Kasus di Kawasan Pinggiran Hutan Pakuncen Banyumas

Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 10, No 1 (2008): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.913 KB)

Abstract

This research was to knowing at poverty rate of farmer’s household in marginal community of forestry region. That was performanced at the marginal forestry in Pekuncen Sub District, Banyumas Regency by descriptive method. Data was taken by simple random sampling amount of 10 percent from population on two villages in marginal forestry. It was continued by Foster – Greer – Thorbecke (FGT). The result showed that poverty rate for Head Count Index of 0.6054, Poverty Gap Index of 0.3011, and Distributionally Sensitive Index of 0.1889.

Diversifikasi Olahan Pangan Lokal Ubikayu Dan Teknologi Pengolahannya Pada Tingkat Rumah Tangga Pedesaan Dalam Rangka Ketahanan Pangan

Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ubikayu merupakan tanaman rakyat yang dapat dikatakan makanan pokok selain nasi oleh masyarakat Indonesia. Bukan hanya bagian umbi saja yang dapat dimanfaatkan atau dikonsumsi, namun daun, kulit dan batangnya pun dapat dimanfaatkan. Potensi dari tanaman singkong ini sangat beraneka ragam dan yang pasti kaya akan manfaat. Bila digunakan sebagai penganan dapat diolah menjadi keripik, kudapan, sayuran, tape, cake, puding, roti atau berbagai hidangan lezat lainnya. Berbagai aspek perlu diperhatikan dalam upaya mengembangkan agroindustri berbasis pangan lokal. Ketersediaan bahan baku yang merupakan sumberdaya lokal merupakan faktor utama. Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah teknologi pengolahan, sumberdaya manusia, pasar, dan kebijakan pemerintah.                 Kata Kunci : Diversifikasi, olahan, ubikayu