Sri Budiastuti
Staf Pengajar Magister Ilmu Lingkungan Universitas Sebelas Maret Surakarta

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Application of Agrobacterium sp. I30 and vermicompost to suppress lead (Pb) uptake by rice in Pb polluted soil

Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Irrigation with textile wastewater and fertilization with an inorganic fertilizer containing lead (Pb) have negative impacts for agricultural sectors, especially lead contamination in a rice field and its uptake by rice plant. The rice grain that contains Pb is dangerous if consumed by humans, so it needs treatment to suppress Pb uptake by rice. Agrobacterium sp. I30 and vermicompost have a role as chelating heavy metals agents. The purpose of this study was to determine the effect of the chelating agents to suppress Pb uptake by rice in Kebakkramat, Karanganyar of Central Java. The method used was the quantitative method through a completely randomized block design with two factors (inorganic fertilizer and chelating agents). The results showed that application of Agrobacterium sp. I30 without inorganic fertilizer decreased Pb content in rice from 5.03 mg/kg to 4.97 mg/kg with a decrease in Pb uptake of 6.28%. Application of vermicompost without inorganic fertilizers decreased Pb content in the rice from 5.03 mg/kg to 1.61 mg/kg, with a decrease in Pb uptake of 72.18%. The use of both chelating agents can be recommended to suppress Pb uptake by rice in polluted soil and increases the safety of rice for consumption.

ESTIMASI EMISI GAS RUMAH KACA YANG DIHASILKAN DARI TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) DI JAWA TENGAH

Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 5, No 1: Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini perhitungan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) pada sektor limbah padat domestik. Tujuan perhitungan ini adalah untuk memprediksi proyeksi emisi tanpa tindakan apa pun untuk mengurangi GRK, dan untuk menentukan target dan rencana aksi untuk menurunkan tingkat emisi pada 2010-2020. Perhitungan limbah padat domestik GRK ini didasarkan pada metode yang dikembangkan oleh IPCC pada tahun 2006. Salah satu faktor limbah padat yang berkontribusi terhadap peningkatan emisi GRK adalah landfill. Provinsi Jawa Tengah terdiri dari 35 kota / wilayah yang memiliki 57 tempat pembuangan sampah dengan kontrol landfill dan tipe open dumping. Komposisi TPA di Jawa Tengah adalah 9 TPA kontrol dan 48 Dumping Terbuka. Jenis limbah manajemen di TPA mendistribusikan perbedaan tingkat emisi. Pada 2010-2020 tingkat emisi yang dihasilkan oleh tipe kontrol TPA adalah 117,99 Gg CO2  e dan dengan pembuangan terbuka adalah 1948,18 Gg CO2  e. Hasil penelitian menyatakan bahwa  mitigasi kemampuan pemerintah kota / daerah untuk menurunkan tingkat emisi pada pengembangan landfill pada tipe landfill kontrol adalah 9,35%, sehingga untuk mengurangi tingkat emisi melalui limbah padat minimal dari sumber dengan3R (Reduce, Reuse, Recycle) tindakan dan teknologi.