Articles

Found 27 Documents
Search

Strategi Media Relations PT Astra International Tbk dalam Mempublikasikan Program Satu Indonesia Adikresna D, Komang Gde; Hafiar, Hanny; Budiana, Heru Ryanto
KOMUNIKATIF Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.053 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses strategi media relations PT Astra International dalam mempublikasikan Program SATU Indonesia. Penelitian ini diajukan sebagai salah satu persyaratan untuk menempuh ujian sarjana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Konsep yang digunakan adalah konsep strategi media relations dari Frank Jefkins. Sementara itu, untuk mengumpulkan data, penulis melakukan, wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Penelitian dilaksanakan di Kota Jakarta tepatnya di Kantor PT Astra International Tbk. Hasil penelian ini adalah petugas humas PT Astra International memiliki persamaan filosofi mengenai tujuan dari program SATU Indonesia yang memudahkan petugas humas untuk memahami dan melayani PT Tempo Group dalam upaya publikasi, kemudian penggunaan rubrik – rubrik yang independen serta narasumber yang berkredibel menjadi strategi untuk meningkatkan reputasi perusahaa, petugas humas PT Astra International juga menyediakan press release, straight news dan feature news dalam penyediaan naskah informasi, selain itu juga petugas humas PT Astra International menyediakan waktu untuk melakukan meeting mingguan sebagai fasilitas verifikasi bagi awak media PT Tempo untuk memverifikasi setiap informasi yang didapatkan untuk kebutuhan publikasi acara, dan dalam membangun hubungan personal dengan awak media, petugas humas PT Astra International tetap menghargai dan menghormati profesi masing–masing sehingga tidak ada konflik yang terjadi antara petugas humas dengan awak media karena adanya campur tangan dalam melaksanakan profesi masing–masing.
Iklim Komunikasi Organisasi PT Pupuk Kalimantan Timur, Bontang Rochmani, Farhad Fadilla; Rahmat, Agus; Budiana, Heru Ryanto
Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.427 KB)

Abstract

Farhad Fadilla Rochmani, 210110070346. 2012. Field of study : Science of Public Relations, Faculty of Communication Padjadjaran University. Research tittle Organizational Communication Climate of PT Pupuk Kalimantan Timur, Bontang. This research used quantitative descriptive method under supervision and mentored by Dr. Agus Rakhmat, M.pd as prominent mentor and Heru Ryanto Budiana, S. Ag., M.Si as associate mentor. This research is aimed to give description about organizational of communication climate of PT Pupuk Kalimantan Timur consist of trust, honesty, participative decision making, openness upward communication, listening downward communication, and  emphasis on high performance goals. Frame from Peterson and Pace about Inventory Climate Comunication used for this research.  This research choose 247 people as sample, used proportionate stratified random sampling as a technique, and used ordinal scale for variations of answer. To make the explanation easier, the frequency distribution of data analysis is translated to percentages. The data collection method used for this research are questionnaires, observations, interviews, and literature studies. After analyze, result that some aspect of organization climate communication of PT Pupuk Kalimantan Timur, Bontang not ideal. Researcher suggest that manager should be more active to develop better relationship with subordinate, a better relationship too between management and employee, and also advice to learn non verbal communication for effective communication. Keywords: Organizational Communication Climate
Strategi Sponsorship Distro Dloops Yuslia, Ginanjar Akhmad; Novianti, Evie; Budiana, Heru Ryanto
Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.331 KB)

Abstract

Ginanjar Akhmad Yuslia, 210110077003 Department of Public Relations, Faculty of Communication University Padjadjaran, title research "Sponsorship Strategy Loops DDistro Distro in improving the image of DLoops", a docent Evie Novianti, S.Sos., M.Si And Heru Ryanto Budiana, S.Ag., M.Si. The purpose of this study was to determine the strategy of sponsorship distro DLoops in determining the market and find out how the implementation of the sponsorship Distro DLoops and find the image obtained from event sponsorship.The method used in this study is a qualitative descriptive method. Data obtained by conducting interviews, observation and literature study. The theory used is the theory of Transactional Analysis. The data is then on though and tested with source triangulation technique. The results showed that the determination of market sponsorship strategy that made distro DLoops covers all aspects, ranging from environmental, geographical aspects, behavioral aspects and aspects of education. In its implementation of any distributions DLoops using a variety of promotional mix, such as advertising, personal selling, sales promotion. Event sponsorship is considered a success was seen from the many interest of visitors during the event take place as well as increased sales charts.The conclusion of this study that the strategy of sponsorship Distro DLoops in accordance with the planned targets. Key words: sponsorship strategy, image, distro d’loops
KONSTRUKSI KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN MEDIA PADA ANAK USIA DINI DI KEC. KATAPANG KABUPATEN BANDUNG Budiana, Heru Ryanto; Sjafirah, Nuryah Asri
Jurnal Visi Komunikasi Vol 12, No 2 (2013): November 2013
Publisher : Jurnal Visi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jvk.v12i2.408

Abstract

Abstrak. Dewasa ini anak-anak dapat menonton berbagai tayangan di televisi padahal isi televisitidak selamanya baik untuk masyarakat terutama anak-anak. Berbagai muatan kekerasan,hedonisme, konsumerisme, mistik, pornografi dan budaya instan hadir dalam setiap keluargamelalui televisi. Hal ini membuktikan bahwa televisi memiliki dua wajah: wajah baik dan wajahburuk. Sementara banyak orang tua tidak memiliki cukup waktu untuk menjaga anak-anaknyadari terpaan wajah buruk media. Anak belum memiliki kemampuan filtrasi aktif, oleh karena ituorang dewasa dalam hal ini orang tua dituntut untuk memberikan pendidikan media pada anak.Idealnya pendidikan media diberikan di jenjang usia dini. Sejak pertama kali anak dapatberinteraksi dengan media. Namun untuk melakukan pendidikan media pada anak usia dinibukanlah hal yang mudah karena orang tua harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana prinsippembelajaran untuk anak usia dini, mengingat anak usia dini adalah pembelajar yang aktif.Orang tua perlu melakukan pendampingan atau parental mediation merujuk pada upayamemodifikasi atau bahkan mencegah efek yang berhubungan dengan interaksi anak dan televisi.Abstrak. Dewasa ini anak-anak dapat menonton berbagai tayangan di televisi padahal isi televisitidak selamanya baik untuk masyarakat terutama anak-anak. Berbagai muatan kekerasan,hedonisme, konsumerisme, mistik, pornografi dan budaya instan hadir dalam setiap keluargamelalui televisi. Hal ini membuktikan bahwa televisi memiliki dua wajah: wajah baik dan wajahburuk. Sementara banyak orang tua tidak memiliki cukup waktu untuk menjaga anak-anaknyadari terpaan wajah buruk media. Anak belum memiliki kemampuan filtrasi aktif, oleh karena ituorang dewasa dalam hal ini orang tua dituntut untuk memberikan pendidikan media pada anak.Idealnya pendidikan media diberikan di jenjang usia dini. Sejak pertama kali anak dapatberinteraksi dengan media. Namun untuk melakukan pendidikan media pada anak usia dinibukanlah hal yang mudah karena orang tua harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana prinsippembelajaran untuk anak usia dini, mengingat anak usia dini adalah pembelajar yang aktif.Orang tua perlu melakukan pendampingan atau parental mediation merujuk pada upayamemodifikasi atau bahkan mencegah efek yang berhubungan dengan interaksi anak dan televisi.
CORPORATE REBRANDING OF GRAMEDIA STORE (CORPORATE REBRANDING DI GRAMEDIA STORE) Kairupan, Natasha Helena; Dida, Susanne; Budiana, Heru Ryanto
EDUTECH Vol 15, No 3 (2016): ESENSI PEMBELAJARAN MASA KINI
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v15i3.4872

Abstract

Abstract. The purposes of this research are to determine the stages of analysis, planning, and evaluation of corporate rebranding process of Gramedia Book Store to be Gramedia Store to rise stakeholder’s awareness. The method used is descriptive qualitative with positivism paradigm. The technique of collecting data through in-depth interview, observation, and literature study. The result of this research showed the analysis stage by analyzing the market through insights and foresights, brand audit through SWOT analysis, and identifying opportunities. The planning stage is by determine the purpose of the planning process and then determine the target audience, consist of external and internal customer. The planning of external customer by renaming and change of corporate identity, and marketing planning using communication channel (above the line and below the line). The planning of internal customer by Brand Induction, training, inspiration briefing at store, and innovation competition. The evaluation of rebranding process of Gramedia Store is having a focus group discussion with customer, media monitoring, and presentation to BOD.Keywords : Process, Corporate Rebranding, Stakeholder Awareness, Corporate Identity, Gramedia StoreAbstrak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tahapan analisis, perencanaan, dan evaluasi proses corporate rebranding Gramedia Book Store menjadi Gramedia Store untuk meningkatkan stakeholder awareness. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma positivisme dan jenis studi deksriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, tahapan analisis dilakukan dengan menganalisis pasar melalui insights dan foresights, audit merek dengan analisis SWOT, dan mengidentifikasi peluang. Dalam tahapan perencanaan dengan menentukan tujuan kemudian menentukan target audiens, yaitu eksternal dan internal. Perencanaan kepada external customer dilakukan dengan perubahan nama dan identitas perusahaan, melakukan perencanaan publikasi dan pemasaran menggunakan saluran komunikasi baik above the line dan below the line. Perencanaan kepada internal customer dilakukan dengan mengadakan brand induction, training, briefing inspirasi, dan lomba inovasi. Evaluasi dalam proses rebranding Gramedia Store dilakukan dengan focus group discussion dengan customer, media monitoring, dan presentasi ke BOD.Kata kunci : Proses, Corporate Rebranding, Stakeholder Awareness, Identitas Perusahaan, Gramedia Store
Proses Public Relations Kegiatan Open House PT. Dirgantara Indonesia Dalam Membangun Brand Awareness Grania, Firna; Setianti, Yanti; Budiana, Heru Ryanto
PRofesi Humas : Jurnal Ilmiah Ilmu Hubungan Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): PRofesi Humas
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.412 KB) | DOI: 10.24198/prh.v2i2.16196

Abstract

Krisis yang dialami PT. Dirgantara Indonesia (PTDI) memengaruhi keberlangsungan perusahaan. Tidak sedikit masyarakat yang mengira bahwa PTDI sudah tidak beroperasi lagi. Masyarakat masih kurang mengetahui mengenai perkembangan yang terjadi dengan PTDI sekarang ini. Baik mengenai perusahaannya, maupun mengenai produk-produk apa saja yang dihasilkan oleh PTDI sendiri. Masyarakat umum hanya mengetahui PTDI secara general saja yaitu, sebuah industri pesawat terbang di Indonesia yang merupakan Badan Usaha Milik Negara. Pada kenyataannya PTDI masih aktif beroperasi dalam bidang aircraft service, engineering service, dan pembuatan komponen-komponen pesawat walaupun belum kembali aktif dalam pembuatan pesawat. Namun dengan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai keberadaan dan perkembangan PTDI yang sekarang, keadaan tersebut menyulitkan PTDI dalam memperkenalkan produk-produknya sehingga PTDI mengadakan kegiatan open house dalam membangun kembali awareness. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Divisi Humas dan Divisi Protokol PTDI melakukan riset, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi sebagai panitia pelaksana kegiatan open house dalam membangun kembali awareness masyarakat Bandung terhadap PTDI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan jenis data kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Divisi Humas dan Divisi Protokol PTDI melaksanakan kegiatan open house, karena ingin memberikan edukasi mengenai perusahaan Kedirgantaraan sekaligus memperlihatkan keaktifan perusahaan dengan memperkenalkan produk baru N219 kepada masyarakat Bandung. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kegiatan open house tepat dalam membangun kembali brand awareness karena mampu memberikan edukasi baik mengenai industri pembuat pesawat terbang atau PTDI nya sendiri, memperlihatkan bentuk produk secara nyata, dan memperkenalkan aktifitas PTDI kepada masyarakat Bandung. Melalui penelitian ini peneliti menyarankan agar keseluruhan proses mulai dari riset hingga evaluasi dilakukan oleh kedua divisi sebagai panitia pelaksana kegiatan open house atau kedua divisi dapat melakukan konfirmasi terhadap setiap progres perancangan kegiatan.
PERILAKU KOMUNIKASI POLITIK PEMILIH PEMULA DI PILKADA KABUPATEN BANDUNG Nugraha, Aat Ruchiat; Sjarifah, Nuryah Asri; Budiana, Heru Ryanto
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 1, No 2: December 2016 - Jurnal Komunikasi
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.804 KB) | DOI: 10.25008/jkiski.v1i2.56

Abstract

Perebutan kekuasaan melalui kegiatan pemilihan umum menjadi hal yang baru dalam sistem ketatanegaraan Indonesia dengan diterapkannya sistem pemilihan langsung secara serentak di daerah. Pemilihan langsung di daerah memberikan peluang strategis bagi masyarakat sebagai penentu dalam mengarahkan pembangunan daerahnya di masa depan. Masyarakat memiliki daya tawar yang tinggi bagi seorang kandidat yang bertarung di Pilkada, sehingga perilaku masyarakat berpolitik dalam Pilkada menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Pemilih pemula yang merupakan bagian dari masyarakat, memiliki perilaku komunikasi politik tersendiri dalam menentukan pilihannya. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, sebagian besar pemilih pemula sangat terbuka terhadap perubahan secara kultural, pendidikan, maupun teknologi yang disampaikan melalui media massa dan komunikasi antarpesona sehingga memunculkan karakteristik pemilih pemula yang memilih pemimpin berdasarkan pertimbangan rasional, psikologis, dan sosiologis
SOSIALISASI INFORMASI PROGRAM TULANG BAWANG BARAT CERDAS OLEH ORGANISASI TULANG BAWANG BARAT CERDAS Syalina, Syalina; Perbawasari, Susie; Budiana, Heru Ryanto
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulang Bawang Barat Cerdas (Tubaba Cerdas) merupakan sebuah Program yang dicanangkan oleh Bupati Tulang Bawang Barat setelah melihat dampak langsung dari keberadaan Gerakan Indonesia Mengajar (IM) yang secara lima tahun konsisten mengirimkan Pengajar Muda (PM) ke daerah Tulang Bawang Barat. Program Tubaba Cerdas dan Program IM memiliki kesamaan yaitu mengirimkan sarjana-sarjana terbaik di Indonesia untuk mengabdi dan mengajar menjadi guru selama satu tahun di daerah penempatan.Sosialisasi informasi program Tulang Bawang Barat Cerdas dilaksanakan oleh Organisasi Tulang Bawang Barat Cerdas melalui roadshow kepada masyarakat dan kampus-kampus di daerah Lampung. Sosialisasi informasi dipersiapkan secara matang baik waktu, materi maupun komunikator yang terlibat, akan tetapi masyarakat yang mengikuti roadshow kurang tertarik mengikuti program Tubaba Cerdas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses sosialisasi informasi program melalui Tubaba Cerdas melalui kegiatan roadshow mulai dari bagaimana penyampaiann pesan dari komunikator ke komunikan, dan feedback dari komunikan kepada komunikator sesuai dengan konsep sosialisasi milik Anderson, Riddle, dan Martin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi deskripif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam sosialisasi informasi program Tubaba Cerdas penyampaian materi pesan dari komunikator ke komunikan dilakukan melalui presentasi materi secara tatap muka, objek orientasi dalam sosialisasi dilatar belakangi oleh masalah pendidikan di daerah Tulang Bawang Barat, Pesan yan disampiakan dalam sosialisasi mengenai organisasi dan program Tubaba Cerdas, Komunikator dalam sosialisati Tubaba Cerdas terdiri dari pengelola Tubaba Cerdas dan PM IM angkatan IX, komunikan dalam sosialisasi ini adalah mahasiswa di Universitas Lampung, feedback yang diberikan komunikan terbagi menjadi dua yakni feedback langsung berupa pertanyaan dan feedback tidak langsung berupa pendaftaran komunikan menjadi peserta program.
PENGEMBANGAN POLA KOMUNIKASI PARIWISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DEVELOPMENT OF TOURISM COMMUNICATION-BASED ON LOCAL WISDOM PATTERNS Prastowo, FX. Ari Agung; Budiana, Heru Ryanto
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya pengembangan potensi pariwisata bagi daerah Kabupaten Pangandaran sesuaidengan visi daerah untuk menjadikan Pangandaran sebagai daerah wisata dunia adalah latar belakangpenelitian ini berjudul “Pengembangan Pola Komunikasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal. Studi KasusDinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran Sebagai Upaya Meningkatkan Kunjungan Wisatawan” dilakukan.Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1). Memperoleh gambaran tentang pemahaman komunikasipariwisata menurut staff Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran 2). Mengetahui bagaimana implementasikomunikasi pariwisata oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran. 3) Memperoleh gambarantentang bagaimana Pola Komunikasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal oleh Dinas Pariwisata KabupatenPangandaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Kualitatif dipilih dikarenakan penelitianakan menggambarkan secara holistic setiap peristiwa yang ada dalam pengembangan pola komunikasipariwisata berbasis kearifan lokal. Penelitian pengembangan pola komunikasi pariwisata berbasis kearifanlokal menggunakan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus menurut Creswell adalah suatueksplorasi dari sebuah sistem yang terikat atau sebuah kasus (berbagai macam kasus) yang detil. Adapunluaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah: 1. Dokumen penting dari laporan pelaksanaan kegiatanstudi tentang “Pengembangan Pola Komunikasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal oleh Dinas PariwisataKabupaten Pangandaran 2. Model Pola Komunikasi Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal oleh Dinas PariwisataKabupaten Pangandaran. 3. Artikel ilmiah di jurnal nasional tentang Pola Komunikasi Pariwisata BerbasisKearifan Lokal..
Proses Strategi Pull Marketing Public Relations Planter Craft Hardisty, Reinatya Ghaida; Zubair, Feliza; Budiana, Heru Ryanto
J-IKA Vol 5, No 1 (2018): JURNAL J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.944 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Proses Strategi Pull Marketing Public Relations Planter Craft”. Topik yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengenai proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi strategi pull marketing public relations Planter Craft dalam upaya mengenalkan Boneka Lumut yang telah dilakukan selama dua tahun namun belum memberikan hasil yang diinginkan. Penentuan sumber data yang dilakukan oleh penulis yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis data kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, studi kepustakaan, dan penelusuran data online. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan (planning) strategi pull dilakukan Planter Craft dengan menentukan tujuan, publik kunci, dan pesan mengenai produk. Pada tahap pelaksanaan (executing), Planter Craft mengimplementasikan strategi pull dengan aspek komunikasi berupa penggunaan media sosial, bazaar, dan workshop pembuatan Boneka Lumut. Evaluasi strategi pull yang dilakukan Planter Craft dilihat dari dua hal yaitu pengetahuan konsumen yang mengunjungi gerai pada bazar dan jumlah like dan komentar di Instagram. Kata Kunci: Marketing Public relations, pull strategy, planning, executing, evaluation ABSTRACT The title of this research is “The Process of Pull Strategy Marketing Public relations by Planter Craft”. The topic raised in this research is about the planning, implementation, and evaluation process of pull marketing public relations strategy by Planter Craft in an effort to introduce Boneka Lumut that has been done for two years but has not given the desired result. The data source in this research is obtained by using purposive sampling technique. The method used for this research is descriptive study with qualitative data type. The data collection was held through interviews, observation, literature study, and online data searching The results showed that the planning of pull strategy that was conducted by Planter Caft is done by setting a goal, key publics, dan messages about the product. In the executing phase, Planter Craft implement the pull strategy by focusing on communication aspect such as the use of social media, bazaar and crafting Boneka Lumut workshop. The evaluation phase was done by observing the knowledge of stand visitors in bazaar and the amount of like and comment on Instagram. Keywords: Marketing Public relations, pull strategy, planning, executing, evaluatio