Articles

KEEFEKTIVAN UJIAN NASIONAL SEBAGAI SALAH SATU PARAMETER PENDIDIKAN NASIONAL

Media Penelitian Pendidikan Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ujian nasional sebagai salah satu standar mutu pendidikan nasional sampai saat ini masih menjadi polemik yang tak kunjung selesai, ada berbagai kendala yang menyebabkan diantaranya standar pelayanan kepada peserta didik baik fasilitas maupun SDM, banyak sekolah-sekolah swasta yang belum memenuhi standar pendidikan. Sekolah-sekolah tersebut dari sisi Standar Nasional Pendidikan (SNP) masih sangat dikatakan di bawah standar. Diakui atau tidak, sekolah- sekolah tersebut cukup mempengaruhi kualitas pendidikan khususnya kota semarang, dilain pihak pemerintah bersikukuh bahwa Ujian Nasional tetap harus dilakukan, Populasi pada penelitian ini adalah seluruh SMA/MA negeri dan swasta se-kota semarang dan sampelnya adalah 35 sekolah SMA/MA negeri dan swasta se-kota semarang. Data yang diperoleh dengan tes dan angket dengan hasil analisis tes SMA/IPA : Yang lulus 98,62%, SMA/MA IPS : Yang lulus 97,57%, SMA/MA BAHASA : Yang lulus : 96,30%. Dari hasil angket diperoleh 62,8% responden menyatakan bahwa UN masih diperlukan sebagai salah satu parameter pendidikan nasional dan 38,2% responden menyatakan bahwa UN kurang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujian nasional di kota Semarang masih objektif jika digunakan sebagai salah satu parameter pendidikan nasional, dibuktikan dengan hasil UN yang cukup signifikan. Kemudian setuju bahwa UN masih dijadikan salah satu parameter pendidikan nasional. Masih ada siswa yang tidak lulus meskipun ada sistem ujian remedial. Perlu dilakukan pemerataan fasilitas pembelajaran di seluruh sekolah se kota semarang.

PERANCANGAN DAN PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG KONTRUVISTIK, KONTEKSTUAL DAN KOLABORATIF PADA MATERI POKOK TRIGONOMETRI DI SMKN 5 SEMARANG

Media Penelitian Pendidikan Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to produce a design that constructivist model of learning mathematics, contextual and collaborative in the subject matter in class X Trigonometry SMK has been tested in the classroom. This research was conducted by action research methods class, in class X SMKN 5 Semarang Central Java. The first lesson plan (RP)  needs to be evaluated early and corrected in terms of classroom management to be a Lesson Plan (RP) final. Teachers should keep students attention to orientation activities despite hurried exploration activities, it is necessary to control the activities of exploration and negotiation in order to run efficiently and negotiation activities need to be done to get attention. Students seem ready to make changes to the learning activities, can appear within a given problem-solving strategies, daring to show work and discuss it, dare to present the work of the group and  discuss and negotiate. Key Words: Learning Model, Constructivist, Contextual, Collaborative, Trigonometry

PENGEMBANGAN MEDIA MOBILE-LEARNING BERBASIS SOFTWARE CLASSPAD CASIO PADA MATA KULIAH GEOMETRI DATAR DI PERGURUAN TINGGI

EDUMATICA | Journal Pendidikan Matematika Vol 2, No 01 (2012)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Univ. Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh media pembelajaran Mobile-Learning yang valid untuk belajar mandiri mahasiswa pada mata kuliah geometri datar. Populasi dalam dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester I pendidikan matematika IKIP PGRI Semarang. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Dalam penelitian pengembangan media Mobile-Learning ini dilakukan dengan 4 (empat) tahap yaitu (a) Analisis pendahuluan, (b) Perancangan, (c) Evaluasi, (d) Revisi. Pengolahan data dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Sesuai hasil angket tentang pengembangan media Mobile-Learning di peroleh nilai sig = 0.00 dan R= 0.541, yang artinya motivasi mempengaruhi sebesar 54.1% terhadap hasil belajar mahasiswa. Diperoleh rata-rata hasil belajar yang lebih baik antara kelas eksperimen sebesar 84.27 dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 80.05. Dari hasil tersebut diperoleh media pembelajaran Mobile-Learning yang valid untuk belajar mandiri mahasiswa pada mata kuliah geometri datar sesuai teori perkembangan Akker .

Design of Augmented Reality Book for Economic Mathematics Course

Dinamika Pendidikan Vol 13, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The type of this research is a development research that aims to produce android-based learning media using AR on a economic mathematic which is feasible to use and can easily know the results of students learning ability. The method used is ADDIE method which consists of 5 stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Data analysis was done by normality test, homogeneity test, t test, and learning mastery test. The results of this study concluded that (1) the results for the percentage of media expert validation amounted to 89.2%, material experts 86.1% and learning design experts 87.5% with the criteria of each very good. (2) the result of practicality test based on student response obtained percentage equal to 88,9% with very good criterion. (3) data from the field show that the learning outcomes of students who obtain android-based learning media using AR better than students using learning by lecturing method (conventional learning).

KEEFEKTIVAN UJIAN NASIONAL SEBAGAI SALAH SATU PARAMETER PENDIDIKAN NASIONAL

Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ujian nasional sebagai salah satu standar mutu pendidikan nasional sampai saat ini masih menjadi polemik yang tak kunjung selesai, ada berbagai kendala yang menyebabkan diantaranya standar pelayanan kepada peserta didik baik fasilitas maupun SDM, banyak sekolah-sekolah swasta yang belum memenuhi standar pendidikan. Sekolah-sekolah tersebut dari sisi Standar Nasional Pendidikan (SNP) masih sangat dikatakan di bawah standar. Diakui atau tidak, sekolah- sekolah tersebut cukup mempengaruhi kualitas pendidikan khususnya kota semarang, dilain pihak pemerintah bersikukuh bahwa Ujian Nasional tetap harus dilakukan, Populasi pada penelitian ini adalah seluruh SMA/MA negeri dan swasta se-kota semarang dan sampelnya adalah 35 sekolah SMA/MA negeri dan swasta se-kota semarang. Data yang diperoleh dengan tes dan angket dengan hasil analisis tes SMA/IPA : Yang lulus 98,62%, SMA/MA IPS : Yang lulus 97,57%, SMA/MA BAHASA : Yang lulus : 96,30%. Dari hasil angket diperoleh 62,8% responden menyatakan bahwa UN masih diperlukan sebagai salah satu parameter pendidikan nasional dan 38,2% responden menyatakan bahwa UN kurang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujian nasional di kota Semarang masih objektif jika digunakan sebagai salah satu parameter pendidikan nasional, dibuktikan dengan hasil UN yang cukup signifikan. Kemudian setuju bahwa UN masih dijadikan salah satu parameter pendidikan nasional. Masih ada siswa yang tidak lulus meskipun ada sistem ujian remedial. Perlu dilakukan pemerataan fasilitas pembelajaran di seluruh sekolah se kota semarang.

KEEFEKTIVAN PENGGUNAAN AUTOGRAPH, CABRI 3D DAN MAPLE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.556 KB)

Abstract

Belajar geometri mencakup latihan berpikir logis, kerja yang sistematis, menghidupkan kreativitas. serta dapat mengembangkan kemampuan berinovasi. Masih banyak siswa SMA yang belum memahami konsep-konsep geometri. Untuk itu perlu dicari suatu alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan kreativitas belajar, dan memberikan kesempatan pada siswa untuk mengungkapkan ide/gagasan matematik secara optimal sehingga siswa menjadi lebih kreatif. Model pembelajaran Audio visual dengan menggunakan software Autograph, Cabri 3D dan Maple merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar matematika. Kata kunci : keefektivan, software matematika, ruang dimensi tiga

ANALISIS DESAIN INTERIOR CAFENET DI LINGKUNGAN PERPUSTAKAAN PADA KANTOR ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KOTA YOGYAKARTA

Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul skripsi ini adalah “Analisis desain interior cafenet di lingkungan Perpustakaan pada Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (KAPD) Kota Yogyakarta. Adapun tujuan yang ingin penulis capai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana analisis desain interior interior terhadap kenyamanan pengguna cafenet di lingkungan KAPD. Informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 4 orang pengguna yang berkunjung ke Cafenet KAPD yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan peneliti. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil wawancara yang telah dilakukan dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa desain interior cafenet di Perpustakaan Kota Yogyakarta. Dilihat dari letak cafenet yang cukup strategis sehingga pengguna tidak merasa sulit dalam menemukan tempat membaca atau mengerjakan tugas kuliah maupun sekolah. Pewarnaan didominasi dengan warna hijau baik dinding maupun atapnya menimbulkan suasana sejuk dan damai. Namun dari segi pencahayaan pada cafenet, cahaya yang terlalu terang dari sinar matahari terkadang menimbulkan rasa silau yang dirasakan oleh pengguna. Di lihat dari sirkulasi udara pada cafenet sangatlah lancar karena dengan letak cafenet di luar gedung perpustakaan dan berbentuk gazebo, tapi sisi negatif dari hal tersebut terkadang berpotensi polusi udara yang timbul dari debu yang berterbangan.

Rancang Bangun Miniatur Robot Lengan Menggunakan Mikrokontroler Atmega 8535

Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKeterbatasan alat di laboratorium teknik elektro UNNES membuat mahasiswa kesulitan memahamikonsep sistem robot lengan. Oleh karena itu, penulis merancang miniatur robot lengan menggunakanmikrokontroler Atmega8535. Komponen utama dari miniatur robot lengan adalah mekanik, elektronik danprogram. Rancang bangun miniatur robot lengan tersusun sistematis yaitu, pemilihan bahan yang cocok,perancangan perangkat keras (kerangka robot, lengan robot, gripper), perancangan elektronik (power supply,regulator, downloader, mikrokontroler), dan perancangan perangkat lunak. Sistem kerja robot memberikanprogram dan catu daya robot sehingga mampu memindahkan barang. Pengujian dilakukan setiap percobaandengan metode pengujian trial and error (pengujian secara berulang untuk menghasilkan data yang akuratdengan meminimalkan kesalahan yang terjadi). Pengujian robot lengan dilakukan 9 kali percobaan, denganwaktu rata-rata 40,02 detik dan keberhasilan pemindahan barang mencapai 77,78%. Untuk mengurangitingkat kesalahan pemindahan barang disarankan menggunakan piranti yang canggih dan kompleks. Kata kunci robot lengan, Atmega 8535, mikrokontroler, piranti.

PENGEMBANGAN MOBILE LEARNING DENGAN MODEL TAPPS PADA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS X SEMESTER I DI SMA NASIMA SEMARANG

Media Penelitian Pendidikan Vol 9, No 2 DESEMBER (2015): MPP
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study entitled "Development of Mobile Learning Model TAPPS at Content of Sequences and Series Class X Semester 1 at SMA Nasima Semarang". The problems that arise in this research is "How to develop mobile learning with models TAPPS at Content of Sequences andSeriesinSMANasimaSemarang that is valid?, whether assisted mathematics learning with Mobile learning with models Tapps at Content of Sequences and Series in SMA Nasima Semarang is effective?". The population in this study is students of class X first semester of the school year 2014/2015. While the subject of this study was composed of two classes, they are an experiment class and a control class. The number of research subjects for each class is 22 students. Selection and determination of the subjects of this study were taken by purposive sampling technique. This research is Development Research. Developed device is a Mobile learning media with models Tapps at Content of Sequences and series to improve student achievement that meets the criteria of valid and effective. The procedure of this study refers to the development of 4D Thiagarajan but limited to 3 stages: defining, designing and developing. From the results of the researh, it can be concluded that the development of mobile learning with models Tapps at Content of Sequences and Series has achieved an effective indicator, namely: (1) the product of Mobile learning with models Tapps at Content of Sequences and Series gets a validation assessment of media experts 94.2% and material specialists 97.4% with decent criteria. (2) There is a positive response to the mobile learning media demonstrated the effect of 90.3% contribution. (3) Experimental class learning achievement was higher than the control class learning achievement as indicated by the their averages: the average for experimental class is  94.28 and the average of the control class is 92.59. The results of this study can be used as input for the teacher to try to do the math instructional media development by leveraging technologies such as mobile learning for learning, so that will add insight for teachers and students. Keywords: mobile learning, sequence and series, TAPPS models.

PENGEMBANGAN MOBILE LEARNING DENGAN MODEL TAPPS PADA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS X SEMESTER I DI SMA NASIMA SEMARANG

Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui pengembangan Mobile learning dengan model TAPPS Pada Materi Barisan dan Deret di SMA NASIMA Semarang valid dan mengetahui pembelajaran matematika berbantuan Mobile learning dengan model TAPPS Pada Materi Barisan dan Deret di SMA NASIMA Semarang efektif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X semester I tahun ajaran 2014/2015. Sedangkan subjek penelitian ini adalah terdiri dari 2 kelas yang masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pemilihan dan penentuan subyek penelitian ini diambil dengan teknik sampel bertujuan (purposive sampling). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Pengembangan. Perangkat yang dikembangkan adalah media Mobile learning dengan model TAPPS pada Materi Barisan dan Deret untuk meningkatkanprestasi belajar siswa yang memenuhi kriteria valid dan efektif. Prosedur penelitian ini, mengacu pada pengembangan 4D Thiagarajan namun dibatasi sampai 3 tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design) dan pengembangan (develop). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan Mobile learning dengan modelTAPPS Pada Materi Barisan dan Deret telah mencapai indikator efektif, yaitu: (1) produk Mobile learning dengan model TAPPS Pada Materi Barisan dan Deret mendapat penilaian validasi ahli media 94,2% dan ahli materi 97,4% dengan kriteria layak. (2) Terdapat tanggapan yang positif terhadap media mobile learning yang ditunjukkan kontribusi pengaruhnya sebesar 90,3%. (3) Prestasi belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibanding prestasi belajar kelas kontrol yang ditunjukkan dengan rata – ratanya yaitu rata – rata kelas eksperimen sebesar 94,28 dan rata – rata kelas kontrol sebesar 92,59. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi guruuntuk mencoba melakukan pengembangan media pembelajaran matematika dengan memanfaatkan teknologi yang berupa mobile learning untuk pembelajaran, sehingga akan menambahwawasan bagi guru maupun siswa.Kata Kunci: mobile learning,  barisan dan deret, model TAPPS.