Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Media Kesehatan Masyarakat Indonesia

PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PEMANFAATAN PELAYANAN IMUNISASI Mutmainnah, Millah; Balqis, Balqis; Darmawansyah, Darmawansyah
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 10, No 4: DESEMBER 2014
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/mkmi.v10i4.505

Abstract

Selain cakupan imunisasi, salah satu target keberhasilan kegiatan imunisasi adalah tercapainya Universal Child Immunization (UCI), yaitu cakupan imunisasi lengkap bayi, secara merata pada bayi di 100% desa/kelurahan pada tahun 2010. Pentingnya imunisasi didasarkan pada pemikiran paradigma sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kelas sosial, keluarga, motivasi, serta pengetahuan dengan pemanfaatan pelayanan imunisasi. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel 74 responden, yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah ibu bayi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total 74 responden terdapat 67,6% dari kelas sosial tinggi dan 32,4% dari kelas sosial rendah, 64,9% yang mendapat dukungan keluarga yang cukup dan 35,1% yang mendapat dukungan keluarga yang kurang, 67,6% memiliki motivasi yang cukup dan 32,4% memiliki motivasi yang kurang, serta 54,1% memiliki pengetahuan yang cukup dan 45,9% memiliki pengetahuan yang kurang. Dan yang memanfaatkan pelayanan imunisasi sebesar 46 responden (62,2%) dan yang tidak memanfaatkan pelayanan imunisasi sebesar 28 responden (37,8%). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan kelas sosial dengan pemanfaatan pelayanan imunisasi, dan adanya hubungan keluarga, motivasi,serta pengetahuan dengan pemanfaatan pelayanan imunisasi.
PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PEMANFAATAN PELAYANAN IMUNISASI Mutmainnah, Millah; Balqis, Balqis; Darmawansyah, Darmawansyah
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 10, No 4 (2014): MKMI DESEMBER 2014
Publisher : Media Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selain cakupan imunisasi, salah satu target keberhasilan kegiatan imunisasi adalah tercapainya Universal Child Immunization (UCI), yaitu cakupan imunisasi lengkap bayi, secara merata pada bayi di 100% desa/kelurahan pada tahun 2010. Pentingnya imunisasi didasarkan pada pemikiran paradigma sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kelas sosial, keluarga, motivasi, serta pengetahuan dengan pemanfaatan pelayanan imunisasi. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel 74 responden, yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah ibu bayi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total 74 responden terdapat 67,6% dari kelas sosial tinggi dan 32,4% dari kelas sosial rendah, 64,9% yang mendapat dukungan keluarga yang cukup dan 35,1% yang mendapat dukungan keluarga yang kurang, 67,6% memiliki motivasi yang cukup dan 32,4% memiliki motivasi yang kurang, serta 54,1% memiliki pengetahuan yang cukup dan 45,9% memiliki pengetahuan yang kurang. Dan yang memanfaatkan pelayanan imunisasi sebesar 46 responden (62,2%) dan yang tidak memanfaatkan pelayanan imunisasi sebesar 28 responden (37,8%). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan kelas sosial dengan pemanfaatan pelayanan imunisasi, dan adanya hubungan keluarga, motivasi,serta pengetahuan dengan pemanfaatan pelayanan imunisasi.Kata kunci : Imunisasi, perilaku konsumen, pemanfaatan pelayanan
STUDI MUTU PELAYANAN VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT) DI PUSKESMAS JONGAYA MAKASSAR Satriani, Satriani; Nurhayani, Nurhayani; Balqis, Balqis
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 9, No 4 (2013): MKMI DESEMBER 2013
Publisher : Media Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan penyakit yang tergolong new emerging diseases. Berdasarkan Data Profil Kesehatan Nasional tahun 2012, jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS di Sulawesi Selatan sebanyak 3.713 kasus. Salah satu upaya penanggulangan HIV/AIDS adalah deteksi dini untuk mengetahui status seseorang yang sudah terinfeksi virus HIV atau belum melalui konseling dan testing HIV/AIDS sukarela. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mutu pelayanan VCT di Puskesmas Jongaya Makassar tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan deskriptif, menggunakan mixed method. Sampel penelitian diambil dengan accidental sampling sebanyak 64 orang dan informan diperoleh dengan menggunakan purposive sampling sebanyak 7 informan. Hasil penelitian menunjukkan responden menyatakan mutu pelayanan VCT berdasarkan kompetensi teknis petugas kesehatan cukup (93,8%). Data tersebut didukung tingkat pendidikan petugas klinik VCT sudah sesuai standar dan telah mengikuti pelatihan. Responden yang menyatakan mutu pelayanan VCT berdasarkan hubungan antarmanusia cukup (92,2%). Selain itu, observasi dan wawancara mendalam menunjukkan petugas kesehatan bersikap ramah, sopan dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Responden menyatakan mutu pelayanan VCT berdasarkan kenyamanan pasien cukup (87,5%). Observasi dan wawancara mendalam menunjukkan ruangan yang bersih dan perlengkapan medis dan nonmedis yang cukup. Kesimpulannya adalah mutu pelayanan VCT di Puskesmas Jongaya berdasarkan kompetensi teknis petugas, hubungan antar petugas dengan pasien, kenyamanan pasien cukup.Kata kunci : Mutu pelayanan, VCT
STUDI MUTU PELAYANAN VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT) DI PUSKESMAS JONGAYA MAKASSAR Satriani, Satriani; Nurhayani, Nurhayani; Balqis, Balqis
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 9, No 4: DESEMBER 2013
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/mkmi.v9i4.462

Abstract

Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan penyakit yang tergolong new emerging diseases. Berdasarkan Data Profil Kesehatan Nasional tahun 2012, jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS di Sulawesi Selatan sebanyak 3.713 kasus. Salah satu upaya penanggulangan HIV/AIDS adalah deteksi dini untuk mengetahui status seseorang yang sudah terinfeksi virus HIV atau belum melalui konseling dan testing HIV/AIDS sukarela. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mutu pelayanan VCT di Puskesmas Jongaya Makassar tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan deskriptif, menggunakan mixed method. Sampel penelitian diambil dengan accidental sampling sebanyak 64 orang dan informan diperoleh dengan menggunakan purposive sampling sebanyak 7 informan. Hasil penelitian menunjukkan responden menyatakan mutu pelayanan VCT berdasarkan kompetensi teknis petugas kesehatan cukup (93,8%). Data tersebut didukung tingkat pendidikan petugas klinik VCT sudah sesuai standar dan telah mengikuti pelatihan. Responden yang menyatakan mutu pelayanan VCT berdasarkan hubungan antarmanusia cukup (92,2%). Selain itu, observasi dan wawancara mendalam menunjukkan petugas kesehatan bersikap ramah, sopan dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Responden menyatakan mutu pelayanan VCT berdasarkan kenyamanan pasien cukup (87,5%). Observasi dan wawancara mendalam menunjukkan ruangan yang bersih dan perlengkapan medis dan nonmedis yang cukup. Kesimpulannya adalah mutu pelayanan VCT di Puskesmas Jongaya berdasarkan kompetensi teknis petugas, hubungan antar petugas dengan pasien, kenyamanan pasien cukup.