Articles

Found 15 Documents
Search

TEKNOLOGI PENINGKATAN INTENSITAS PERTANAMAN SAWAH TADAH HUJAN DI SULAWESI TENGAH Bakhri, Syamsul; , Hartono; Sannang, Zaenaty; Purwaningsih, Heny
Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol 6, No 1 (2003): Januari 2003
Publisher : Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The assessment was aimed at obtaining the technology packages of cropping patterns in the specificlocation of rainfed lowland using soybean, mung bean, rice ratooning of the first planting season. Theassessment was conducted in Wanagading village, Moutong subdistrict, Donggala, Central Sulawesi from Marchto December 2001. The assessment was done using randomized block design with four replications. Thetechnology packages of cropping patterns assessed were (1) rice-soybean with minimal inputs, (2) rice-soybeanwith optimal inputs, (3) rice-mungbean with low inputs, (4) rice-mungbean with optimal inputs, (5) rice-ricerationing, and (6) farmers’ cropping pattern as the control. Rice crops in the first planting season used Digulvariety with fertilizers dosage of 200 kg of Urea, 100 kg of SP36, and 50 kg of KCl per hectare. In the secondplanting season, soybean and mungbean with optimal input were treated with Urea of 100 kg per hectare,respectively, and those with low input were treated with Rhizobium for soybean and no fertilizer for mungbean.The cropping patterns of rice-soybean and rice-rice ratooning could increase cropping intensity up to 134.6 and96.8 percent, respectively, and R/C ratio of farmers income to 2.24 and 2.34, respectively.Key words : technology packages, cropping patern, rice, soybean, mungbean, ratooningPengkajian bertujuan untuk mendapatkan paket teknologi pola tanam spesifik lokasi denganmemanfaatkan tanaman kedelai, kacang hijau dan pemeliharaan ratun tanaman padi pertama. Kegiatan perakitanpaket teknologi dilaksanakan di Desa Wanagading Kecamatan Moutong Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengahdari bulan Maret sampai Desember 2001. Pengkajian bertujuan untuk mendapatkan paket teknologi pola tanamspesifik lokasi dengan memanfaatkan tanaman kedelai, kacang dan hijau dan pemeliharaan ratun tanaman padipertama. Pengkajian menggunakan rancangan acak kelompok dengan empat ulangan. Paket teknologi yangdikaji adalah : (1) pola tanam padi-kedelai dengan masukan minimal, (2) pola tanam padi-kedelai denganmasukan optimal, (3) pola tanam padi-kacang hijau dengan masukan rendah, (4) pola tanam padi-kacang hijaudengan masukan optimal, (5) pola tanam padi-pemeliharaan ratun, (6) pola petani (kontrol). Tanaman padi padamusim pertama mengunakan varietas Digul dengan pemupukan 200 kg urea, 100 kg SP36 dan 50 kg KCL perha. Pada musim kedua, tanaman kedelai dan kacang hijau pada masukan optimal dipupuk dengan Urea sebanyak100 kg/ha sedangkan untuk masukan rendah hanya diberi Rhizobium sebagai seed treatment untuk tanamankedelai, sedangkan untuk tanaman kacang hijau tidak dipupuk. Hasil pengkajian menunjukkan bahwapemupukan NPK pada tanaman padi pada musim pertama cenderung meningkatkan hasil panen padi, demikianpula terhadap tanaman kedelai dan kacang hijau yang dipupuk dengan urea. Pola tanam padi-kedelai denganmasukan rendah dan padi-pemeliharaan ratun dapat meningkatkan intensitas pertanaman, panen dan pendapatanusahatani lahan sawah tadah hujan masing-masing sebesar 134,6 dan 96,8 persen dengan nilai R/C masingmasing2,24 dan 2,34.Kata kunci : paket teknologi, pola tanaman, padi, kedelai, kacang hijau, ratun.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN SEMBAKO MENGGUNAKAN MODEL WATERFALL ( Studi Kasus : Koperasi Karyawan PT. Frisian Flags) Bakhri, Syamsul
Jurnal Khatulistiwa Informatika Vol 3, No 1 (2015): Periode Juni 2015
Publisher : AMIK BSI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.587 KB)

Abstract

In the current era of globalization, information technology evolving so rapidly. The computer is the equipment created to facilitate the work of man. Cooperative employees rmembutuhkan once the existence of a system that can support the sales and provide better services to members. For this reason the author tried to designing information systems selling groceries on credit in the Cooperative Employees PT Frisian Flag Indonesia Plant Ciracas that until now there has been computerized and is still done manually, ranging from notes receivable, making statements to the data storage more still associated with the process of selling groceries, allowing the error occurs during the process as well as the lack of accuracy in recording the statements are made and the problem of delay in the search for the required data. This information system is the best solution to solve the problems that exist in this company. With a computerized system that can achieve an effective and efficient activities to support the activities of the company. A computerized system is better than the manual system so that existing activities in a company/agency to operate more effectively and efficiently and can be more conducive compare with the previous system.Keywords: System Design Sales, Sales groceries on credit
Perancangan Data Warehouse Untuk Sistem Informasi Eksekutif Yayasan Ummu’l Quro Depok Bakhri, Syamsul
Swabumi Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, No 2 Tahun 2017
Publisher : LPPM AMIK BSI Sukabumi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.765 KB)

Abstract

AbstrakKemajuan teknologi yang berkembang pesat sehingga memberikan berbagai kemudahan dalam setiap aspek kehidupan. Dalam era globalisasi persaingan bisnis yang semakin ketat, baik dalam penyediaan barang dan jasa industri, keberhasilan suatu perusahaan atau organisasi sangat bergantung pada teknologi informasi yang dapat memberikan laporan untuk dianalisis. Sistem pelaporan dianggap statis tidak fleksibel dalam menjelajahi informasi dalam suatu sistem informasi yang ada. Alat pelaporan dinamis diperlukan sehingga pengguna dapat melakukan analisis data untuk melihat data yang tersedia dari berbagai dimensi.  Metode yang digunakan adalah dengan membangun aplikasi data warehouse menggunakan pendekatan Top Down.  Hasil dari peneliltian ini adalah terciptanya sebuah pangkalan data dan aplikasinya yang dapat digunakan untuk dilakukan analisa terhadap informasi transaksional yang terjadi pada  unit pendidikan di Yayasan Ummu’l Quro Depok  yang digunakan sebagai pendukung proses pengambilan keputusan oleh pimpinan.Kata kunci: Top Down, Data Warehouse.AbstractTechnological advancements are growing rapidly so as to provide various conveniences in every aspect of life. In the era of globalization of increasingly fierce business competition, both in the provision of goods and services industry, the success of a co mpany or organization is dependent on information technology that can provide reports for analysis. Invalid reporting system in information information in an existing information system. Dynamic reporting tools are required for users to perform data analysis to see available data from multiple dimensions. The method used is to build a data warehouse application using the Top Down approach. The result of this research is the creation of a database and its application that can be used to analyze transactional  information that occurs in the education unit at Yayasan Ummul Quro Depok which is used as a supporter of decision making process by the leader.Keywords: Top Down, Data Warehouse.
STRATEGI PENGEMBANGAN PROGRAM KEUANGAN MIKRO DALAM KERANGKA TANGGUNG JAWAB SOSIAL PT NEWMONT NUSA TENGGARA DIKABUPATEN SUMBAWA BARAT Bakhri, Syamsul; Sri Wahyuni, Ekawati; Muljono, Pudji
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol 3, No 2 (2015): Sodality
Publisher : Communication and Community Department, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.167 KB)

Abstract

This research aims at (1) studying the microfinance program run by and the organization of Yayasan Olat Parigi/ Olat Parigi Foundation (YOP) as part of PT Newmont Nusa Tenggara’s Corporate Social Responsibility; (2) formulating the development strategy for the organization and microfinance program for self-reliance and sustainability. This study employs qualitative approach and supported by quantitative approach. The study shows that: Firstly, theorganizational management of YOP constitutes two periods of services namely YOP Part I and YOP Part II. In comparison, the organizional management and program run by YOP Part II is better than YOP Part I as demonstrated by a number of improvements in some aspects including management of administration, human resources, budgeting, microfinance program and business unit strategic. However, this study has identified weaknesses in the area of self-reliance, resilience, and sustainability as shown in high dependency of the foundation to PTNNT (both in financing and facilitation). The Microfinance program has been implemented as per applicable SOP where clients are facilitated to obtain easy access and capability to fulfill the requirements, simplified procedures, right on target, up to date, consistent with characteristics of the locals and most importantly it provides more benefits for the locals.A number of challenges identified in running the microfinance program include high number of Non-Performing Loan, limited financing scheme, and inadequate assistance and/or capacity to the program beneficiaries. Secondly, the development strategy for organizational and microfinance programs shall be improved to reach a self-reliance, resilience, and sustainability of the program through implementation of bounding, bridging, and creating/ networking strategies.Keywords: CSR,development strategy, institution, microfinance
ASPEK DEMOKRASI DALAM PEMILIHAN UMUM RAYA ONLINE PRESIDEN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANGTAHUN 2011 Bakhri, Syamsul
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 2 No 2 (2013): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PELAKSANAAN AKTIVITAS EKSTRAKURIKULER PASKIBRA (PASUKAN PENGIBAR BENDERA) DALAM PEMBENTUKKAN KARAKTER, MORAL DAN SIKAP NASIONALISME SISWA SMA NEGERI 3 SURAKARTA Fibrianto, Alan Sigit; Bakhri, Syamsul
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 2 No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.304 KB)

Abstract

SMA Negeri 3 Surakarta memiliki tingkat kedisiplinan yang cukup tinggi, baik dalam ketepatan waktu pembelajaran, pemberian sanksi-sanksi tegas dalam menindak siswa yang melakukan pelanggaran, pewajiban mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, dan lain sebagainya. Menarik bagi peneliti untuk menggali pelaksanaan aktivitas ekstrakurikuler Paskibra yang erat dengan prinsip-prinsip disiplin dalam upayanya menumbuhkan sikap nasionalisme. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler paskibra memberikan pengaruh terhadap pembentukan karakter, moralitas, dan sikap siswa karena paskibra dapat menanamkan sikap tegas, bertanggungjawab, disiplin, percaya diri, dan memiliki jiwa kepemimpinan, serta di dalam setiap pelaksanaan program kegiatan ekstrakurikuler paskibra dapat menumbuhkan aspek sikap nasionalisme yakni, cinta tanah air, rela berkorban, persatuan dan kesatuan, serta jiwa pembaharu atau pantang menyerah. Sehingga siswa-siswi SMA Negeri 3 Surakarta dapat mengemban rasa bangga akan cinta tanah air dan nasionalisme yang bertumpu pada 4 pilar bangsa (UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI), serta 3 pilar lainnya seperti, Bendera, Bahasa, dan Lagu Kebangsaan. Khususnya pemahaman mengenai nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia.
RANCANGAN DATA WAREHOUSE UNTUK PENUNJANG SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF PADA YAYASAN UMMU’L QURO DI DEPOK Bakhri, Syamsul; Yamin, Yamin Nur
JURNAL TEKNIK KOMPUTER Vol 4, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK KOMPUTER AMIK BSI
Publisher : AMIK BSI Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.597 KB)

Abstract

Kemajuan teknologi yang berkembang pesat sehingga memberikan berbagai kemudahan dalam setiap aspek kehidupan. Dalam era globalisasi persaingan bisnis yang semakin ketat, baik dalam penyediaan barang dan jasa industri, keberhasilan suatu perusahaan atau organisasi sangat bergantung pada teknologi informasi yang dapat memberikan laporan untuk dianalisis. Sistem pelaporan dianggap statis tidak fleksibel dalam menjelajahi informasi dalam suatu sistem informasi yang ada. Alat pelaporan dinamis diperlukan sehingga pengguna dapat melakukan analisis data untuk melihat data yang tersedia dari berbagai dimensi. Metode yang digunakan adalah dengan membangun aplikasi data warehouse menggunakan pendekatan Top Down. Hasil dari peneliltian ini adalah terciptanya sebuah pangkalan data dan aplikasinya yang dapat digunakan untuk dilakukan analisa terhadap informasi transaksional yang terjadi pada unit pendidikan di Yayasan Ummu’l Quro Depok yang digunakan sebagai pendukung proses pengambilan keputusan oleh pimpinan
HUBUNGAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DENGAN TINGKAT RELIGIUSITAS SISWA SMA NEGERI 1 TANGEN (PERSPEKTIF TEORI SISTEM SOSIAL TALCOTT PARSONS) Bakhri, Syamsul; Fibrianto, Alan Sigit
Jurnal Sosiologi Agama Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.84 KB)

Abstract

Extracurricular compulsory curriculum became Scout at the elementary and secondary education as a pillar of character education in the nation. Unlike other extracurricular activities students select appropriate talent and interestin making this ektrakurikuler impressed forced. Descriptive method quantitative research aims to find out and analyze the relationship of the extracurricular activities of the Scout with the level of religious students. Research results based on the data analysis has been done on the relationship between Extracurricular Activities with Scout level of Religiosity in students who demonstrate 0575 (r count), while the value of sig 2 tailednya value 0.000 < 0.01. This means the Ha received his and Ho is rejected. So the hypothesis which says there is a significant relationship between extracurricular activities with Scout level of religiosity is right, and also in correlation with test use Product Moment shown with * marked * in the table correlation between extracurricular activities with Scout level of religiosity which means it shows the value of positive correlation. That is, the better the student in carrying out activities through extracurricular activities the Scouts then the higher levels of religiosity in students. School social system in shaping the character of the religious students through extracurricular Scouts can go well because the fourth social system functions (adaptation, goal attainment, integration, and latency) can walk properly and mutual related.Keywords: Extracurricular Scouts, Religiosity, Students, Social Systems.ABSTRAKEkstrakurikuler Pramuka menjadi kurikulum wajib pada pendidikan dasar dan menengah sebagai pilar pendidikan karakter bangsa. Tidak seperti ekstrakurikuler lainnya yang siswa pilih sesuai bakat dan minatnya membuat ektrakurikuler ini terkesan dipaksakan. Penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif  ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dengan tingkat religius siswa. Hasil penelitian berdasarkan data analisis yang telah dilakukan mengenai hubungan antara Aktivitas Ekstrakurikuler Pramuka dengan tingkat Religiusitas Siswa yang menunjukkan 0.575 (r hitung), sedangkan nilai sig 2 tailednya bernilai 0,000 < 0,01. Ini berarti Ha diterima dan Ho nya ditolak. Sehingga hipotesis yang mengatakan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat religiusitas adalah benar, dan juga dalam uji korelasi dengan menggunakan Product Moment ditunjukkan dengan tanda ** dalam tabel korelasi antara aktivitas ekstrakurikuler pramuka dengan tingkat religiusitas yang berarti menunjukkan nilai korelasi positif. Artinya, semakin baik siswa dalam melaksanakan aktivitas melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka maka semakin tinggi tingkat religiusitas siswa. Sistem sosial Sekolah dalam membentuk karakter religius siswa melalui ekstrakurikuler Pramuka bisa berjalan dengan baik karena keempat fungsi sistem sosialnya (adaptasi, goal attainment, integrasi, dan latensi) bisa berjalan sebagaimana mestinya dan saling terkait.Kata Kunci: Ekstrakurikuler Pramuka, Religiusitas, Siswa, Sistem Sosial.
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS KERUSAKAN MESIN SEPEDA MOTOR NON INJEKSI YAMAHA PADA BENGKEL DIRGANTARA MOTOR Bima, Putra Adi; Bakhri, Syamsul
Paradigma - Jurnal Komputer dan Informatika Vol 20, No 1 (2018): Periode Maret 2018
Publisher : AMIK BSI Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1187.141 KB)

Abstract

Sebagai seorang awam atau manusia biasa untuk menggunakannya tanpa mengetahui bagian-bagian serta gejala-gejala kerusakan mesin sepeda motor. Mereka hanya berfikir jika sepeda motor rusak, tinggal membawa ke bengkel dan menunggu selesai diperbaiki. Pakar Diagnosis  Kerusakan Mesin pada Sepeda Motor Non Injeksi Yamaha ini  merupakan suatu sistem yang dapat mempermudah pemilik sepeda motor untuk mendeteksi kerusakan mesin yang terjadi pada sepeda motor. Sehingga pemilik dapat mengetahui lebih dini kerusakan mesin pada sepeda motor dan dapat melakukan tindakan awal sebelum ditindak lanjuti oleh mekanik ataupun dapat menangani kerusakan mesin pada sepeda motor
PEMILIHAN KARYAWAN TERBAIK DI PT. SEHAT BAHAGIA KELUARGA DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Ilham, Muhammad; Bakhri, Syamsul
Paradigma - Jurnal Komputer dan Informatika Vol 19, No 2 (2017): Periode September 2017
Publisher : AMIK BSI Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.087 KB)

Abstract

Dalam melaksanakan operasional perusahaan, PT. Sehat Bahagia Keluarga memberikan penghargaan kepada karyawan dengan cara memilih karyawan terbaik setiap tahunnya. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan semangat karyawan dalam bekerja dan senantiasa menjalankan usaha dengan memenuhi komitmen, memberikan kepastian dan menjamin kepuasan bagi klien dan mitra usaha. Untuk menentukan karyawan terbaik biasanya hanya dilakukan secara manual. Oleh karena itu pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari karyawan terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk melakukan perhitungan pada kasus pemilihan karyawan terbaik. Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif berdasarkan kriteria-kriteria yang ditentukan. Kriteria bersifat dinamis, nilai bobotnya dapat diubah sesuai keinginan user. Kemudian dilakukan proses perangkingan yang akan menentukan karyawan terbaik yang telah direkomendasikan. Keputusan yang diambil bukan merupakan keputusan akhir, karena keputusan akhir tetap ada pada pengambil keputusan