Articles

Found 5 Documents
Search

PEMETAAN TOPOGRAFI, GEOFISIKA DAN GEOLOGI KOTA SURABAYA Bahri, Syaeful; ., Madlazim
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA),ISSN:2087-9946 Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA),ISSN:2087-9946

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya suatu informasi tentang kondisi geologi, geofisika dan hidrogeologi di wilayah Kota Surabaya, diperolehnya kerangka acuan dalam pengambilan kebijakan perkotaan  terkait mitigasi bencana maupun pembangunan kota berdasarkan potensi  kebumian dan diperolehnya manfaat hasil-hasil penelitian bidang geologi dan geofisika bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Surabaya. melalui tahap inventarisasi yang Untuk mencapai tujuan penelitian ini digunakan metode deskriptif melalui beberapa tahapan, yaitu tahap pengumpulan data sekunder dan  studi literature yang meliputi; inventarisasi data geofisika, inventarisasi data geologi dan inventarisasi data seismologi yang meliputi pengumpulan data kegempaan dari tahun ke tahun yang merusak dan dirasakan penduduk Surabaya, data seismotektonik Surabaya. Tahap selanjutnya adalah kajian dan analisa data peta topografi dan geologi. Pada tahap ini yang dilakukan analisa/interpretasikan data dari peta dasar citra satelit resolusi tinggi, studi literatur dan kebijakan yang terkait. Pada tahap evaluasi dan pemetaan hasil, yang dilakukan adalah kompilasi, evaluasi dan interpretasi data geologi, geofisika dan hidrogeologi. Tahap akhir adalah merumuskan secara makro tentang arahan kebijakan mitigasi bencana dan pembangunan bawah bumi yang dapat dilakukan. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah titik pertama lokasi di sebelah barat kampus Stikom Surabaya di Sebelah barat Kampus Stikom Surabaya. Di dapatkan pada kedalaman (0,44–5,48 dan 0,44–5,48) lapisan atas didominasi oleh selang seling lapisan aquiver asin dan payau. Aquiver produktif rendah sampai sedang (aquiver tawar) berupa pasir sisipan lempung, pasir, pasir sisipan kerikil. Diperkirakan aquiver ini berada di kedalaman mulai 25 hingga 100 meter. Titik kedua lokasi di Jl. Kenjeran - Mulyorejo Surabaya. Di dapatkan lapisan atas didominasi oleh selang seling lapisan aquiver asin, payau dan tawar. Akuifer produktif rendah sampai sedang berupa pasir sisipan lempung, pasir, pasir sisipan kerikil. Diperkirakan aquiver ini berada di kedalaman mulai 40 hingga 100 meter. Titik Ketiga Lokasi Jl. Raya Tandes Margomulyo Surabaya. Di dapatkan bahwa lapisan atas didominasi oleh lapisan aquiver asin. Berdasarkan gambar penampang tersebut terlihat bahwa terdapat dua batas antara lapisan aluvium dan formasi Kabuh, dan juga terlihat adanya fenomena dorongan pengisian siklus hidrologi yang menyusup melewati formasi Kabuh, mengingat formasi ini didominasi oleh lapisan lempung, pasir, kerikil dengan tingkat porositas sedang hingga tinggi. Aquiver tawar diduga berada di kedalaman mulai 40 hingga 100 meter.Titik Keempat  di Timur Kampus UWK Surabaya. Di dapatkan bahwa lapisan atas didominasi oleh lapisan aquiver asin. Berdasarkan gambar penampang tersebut terlihat bahwa terdapat dua batas antara lapisan aluvium dan formasi Kabuh, dan juga terlihat adanya fenomena dorongan pengisian siklus hidrologi yang menyusup melewati formasi Kabuh.
Polarisasi Melingkar Antena Mikrostrip Persegi Panjang dengan Pencatuan Ganda Secara Langsung Menggunakan Transformator λ/4 Surjati, Indra; N, Yuli K; Bahri, Syaeful
Jurnal Elektro Unika Atma Jaya Jurnal Elektro Vol 8 No 1
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1253.376 KB)

Abstract

WiMAX adalah teknologi tanpa kabel yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. Peraturan dan ketentuan WiMAX diatur dalam standar IEEE 802.16 dan WiMAX Forum menetapkan 2 band frekuensi utama pada certification profile untuk Fixed WiMAX, yaitu band 3.5 GHz dan 5.8 GHz, sementara untuk Mobile WiMAX ditetapkan 4 band frekuensi, yaitu band 2.3 GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz dan 3.5 GHz. Sedangkan alokasi frekuensi untuk WiMAX di Indonesia adalah pada frekuensi 2.3 GHz dan frekuensi 3.3 GHz berdasarkan ketetapan keputusan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Indonesia. Pada penelitian ini dirancang antena mikrostrip berbentuk persegi panjang dengan polarisasi melingkar yang dicatu menggunakan pencatuan ganda menggunakan transformator λ/4 untuk diaplikasikan pada teknologi WiMAX yang bekerja pada frekuensi 2.3 GHz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antena dapat bekerja pada frekuensi 2.3 GHz dengan return loss sebesar -37,48 dB dan VSWR 1,027. Bandwidth yang dihasilkan adalah 576 MHz atau sekitar 25,04% dan hasil pengukuran pola radiasi didapatkan nilai Half Power BeamWidth (HPBW) sebesar 50o..
PENGARUH SUBSTITUSI KONSENTRAT OLEH HAY DAUN KALIANDRA DAN UMBI SINGKONG PADA RANSUM BERBASIS RUMPUT GAJAH DAN SILASE BIOMASSA JAGUNG TERHADAP POPULASI BAKTERI DAN PROTOZOA CAIRAN RUMEN SAPI PERAH (In Vitro) Bahri, Syaeful
Students e-Journal Vol 5, No 2 (2016): Wisuda Mei 2016
Publisher : UPT TI Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.521 KB)

Abstract

Penelitian  ini  dilaksanakan  di  Laboratorium  Nutrisi  Ternak  Ruminansia  dan  KimiaMakanan  Ternak,  Fakultas  Peternakan  Universitas  Padjadjaran  pada  tanggal  25
PENERAPAN ASAS PACTA SUNT SERVANDA PADA TESTAMENT YANG DIBUAT DI HADAPAN NOTARIS DALAM PERSPEKTIF KEADILAN Bahri, Syaeful; Hafidz, Jawade
Jurnal Akta Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Master Program (S2) Notary, Faculty of Law, Sultan Agung Islamic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.39 KB)

Abstract

The research entitled The Application of Pacta Sunt Servanda Principle In Testament Made Before Notary in Perspective of Justice has problem formulation: 1) How is the application of pacta sunt servanda principle on testaments made before the present notary ?, 2) What legal effect arises when The testamen made before the notary does not apply the principle of pacta sunt servanda in the perspective of justice? And 3) How is the application of pacta sunt servanda principle to testament made before Notary in the perspective of justice ?.The results of this research are 1) The application of pacta sunt servanda principle on testaments made before the present notary can be described that the implementation of pacta sunt servanda principle is required at all stages, either before, during or after the process of making the testament deed. 2) Any legal effect that arises when a testament made before a notary public does not apply the principle of pacta sunt servanda in the perspective of justice is that the testament is essentially a statement made unilaterally by the testamenter set forth in a deed that must be executed by the will . 3) The application of the principle of pacta sunt servanda to the testament made before the Notary in the perspective of justice is that in the making of this testament it must be adhered to two principles namely, firstly, giving equal rights and opportunities to the widest freedom of the broadest extent of equal freedom for each person. Second, able to reorganize the socio-economic disparities that occur so as to provide mutual benefits.Keywords: Pakta Azmen Sunt Servanda, Testament
Pemikiran Politik Recep Tayyeb Erdogan (Studi terhadap Pergulatan Politik Sekular Versus Islam dalam Revolusi Turki) Bahri, Syaeful
Jurnal Middle East and Islamic Studies Vol 4, No 2 (2017): Juli - Desember
Publisher : Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.286 KB) | DOI: 10.7454/meis.v4i2.46

Abstract

This paper focused on the political thought of Recep Tayyeb Erdogan and secular political revolution. This research is a qualitative research which focused on the dynamics of secular vs Islamic political thought in Turkey. This research showed that Erdogan with the AK Party had managed to stay in power, for more than one decade, despite the secular system that adopted by Turkey. This paper showed that Erdogan had managed to overcome the secular system that was established by Attaturk, and how he managed to overcome the military which known as the guardian of the secular system in Turkey. Even though, the dynamics between the Islamic political thought vesus the secular system in Turkey is still ongoing process.Keywords: Recep Tayyeb Erdogan, secular, Islamic political thought