Articles

Found 11 Documents
Search

APLIKASI SIMULASI KOMPUTER DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENCAHAYAAN ALAMI BANGUNAN Baharuddin, .
978-979-127255-0
Publisher : PROSIDING HASIL PENELITIAN FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.338 KB)

Abstract

This paper aims to demonstrate the use of computer simulation in improving daylight performance of building design. Computer simulation programmes RADIANCE and ECOTECT has been used for this purpose. The computer simulation programmes allow thedesigners to evaluate a number of design options including the impact of different glass transmittance, wall reflectance, shading devices and the internal partition. The daylight performance of these design options could be evaluated in three different skies i.e. clear, intermediate and overcast sky as well as in three different sun positions i.e. Tropic of Cancer (22 June), Equinox (22 September) and Tropic of Capricorn (22 December). The results show that some of the design schemes were well designed such as the use of vertical shading devices at North and South facade. However, the designed of internal partition should be carefully decided as the current system prevent the daylight penetrated into deeper part of the building.
KEBISINGAN PADA KAPAL MOTOR TRADISIONAL ANGKUTAN ANTAR PULAU DI KABUPATEN PANGKAJENE Baharuddin, .; Haryono, Eko
JURNAL RISET TEKNOLOGI KELAUTAN Vol 10, No 2 (2012)
Publisher : Ikatan Sarjana Teknik Perkapalan UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal merupakan mode transportasi yang begitu penting bagi masyarakat Pulau Kulambing, Kab. Pangkajene. Namun umumnya kapal yang melayari rute ini berukuran kecil dan tidak menyediakan ruangan khusus untuk mesin sehingga diduga kebisingan yang ditimbulkan oleh mesin melebihi ketentuan yang ditetapkan dan jika dibiarkan lambat laun akan mengganggu kesehatan baik penumpang atau ABK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kebisingan pada berbagai kondisi pelayaran serta titik pengambilan data. Metode pengambilan dilakukan secara langsung dengan menggunakan sound level meter. Sebagai tambahan akan diberikan asbes pada sepanjang pipa gas buang dengan harapan penambahan asbes tersebut dapat mengurangi kebisingan serta dampak yang ditimbulkan guna meningkatkan kesehatan dan kenyamanan pelayaran. Dan dari hasil penelitian ini tingkat kebisingan bunyi sebelum diberi peredam adalah berkisar 90 dB-110 dB. Pengurangan tingkat bunyi yang setelah diberi peredam berdasarkan hasil pengukuran antara 5,87 dB-10,45 dB. Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan, pengurangannya berkisar 7,91 dB-8,01 dB
STUDI MOTOR PENGGERAK KEMUDI KMP. SULTAN MURHUM SETELAH MENGALAMI PERUBAHAN DIMENSI DAUN KEMUDI Baharuddin, .; Nikmatullah, Muhammad Iqbal
JURNAL RISET TEKNOLOGI KELAUTAN Vol 11, No 1 (2013)
Publisher : Ikatan Sarjana Teknik Perkapalan UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemudi merupakan salah satu di antara alat mekanis yang dipakai untuk menentukan dan mengaturarah haluan atau maneuvering kapal pada saat berlayar. Pada kapal KMP.SULTAN MURHUMterdapat permasalahan pada daun kemudinya, dimana terjadi getaran yang mengurangi kelincahanpada saat melakukan maneuvering. Oleh karena itu, pemilik kapal menginginkan perubahan ukuranatau dimensi daun kemudi yang tidak sesuai dengan ketentuan maneuvering kapal yang terjadi padaKMP.SULTAN MURHUM sebelumnya. Tujuannya adalah untuk mencegah over maneuvering yangterjadi. Oleh karena itu penulis ingin melakukan penelitian dengan tujuan mengetahui luas daunkemudi dan gaya-gaya yang bekerja pada daun kemudi, dan mengetahui berapa besar daya mesinpenggerak kemudi yang dibutuhkan. Gaya-gaya yang bekerja pada daun kemudi akibat perubahandimensi kemudi maka diperoleh gaya normal daun kemudi (Pn) = 1183,525 N, kapasitas mesinkemudi (Power Steering Gear) (D) = 2,50 Hp. Dari hasil perhitungan luas daun kemudi yang bekerjapada daun kemudi adalah = 0,910 m2.
PERENCANAAN ISOLASI TANGKI SETLING DAN TANGKI HARIAN BAHAN BAKAR MARINE FUEL OIL (MFO) PLTD LOPANA SEKTOR MINAHASA Klara, Syerly; Baharuddin, .
JURNAL RISET TEKNOLOGI KELAUTAN Vol 10, No 2 (2012)
Publisher : Ikatan Sarjana Teknik Perkapalan UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PLTD Lopana Sektor Minahasa di Kabupaten Minahasa Selatan Kota Amurang Provinsi Sulawesi Utara melakukan penggantian jenis bahan bakar pada mesin diesel pembangkit tenaga listriknya yang semula menggunakan High Speed Diesel (HSD) menjadi Marine Fuel Oil (MFO). Tujuan penelitian ini untuk menentukan volume tanki settling dan tanki harian, merencanakan jenis isolasi dan sistem pemanas tanki bahan bakar MFO. Metode yang digunakan analisis persamaan perpindahan panas dengan mempertimbangkan specific fuel oil consumption (sfoc), viskositas bahan bakar dan kapasitas pompa yang digunakan untuk menentukan dan merencanakan dimensi dan bahan isolasi tanki bahan bakar MFO. Dari hasil rancangan, volume tanki sebesar 9,66 m3 dengan bahan isolasi terdiri dari Baja wolfram (5 mm), ceramic (5 mm), Busa urethane (6 cm) dan aluminium (2 mm). Beban pemanas bahan bakar pada tanki settling dan tanki harian masing-masing 18,03 kW dan 8,78226 kW dengan demikian jenis pemanas yang digunakan adalah electric heater untuk menjaga suhu bahan bakar MFO tetap konstan.
KAJIAN POTENSI ENERGI ANGIN DI PERAIRAN BARAT DAN SELATAN PULAU SULAWESI Klara, Syerly; Had, Abd. Latief; Baharuddin, .; Pawara, M. Uswah
978-979-127255-0
Publisher : PROSIDING HASIL PENELITIAN FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.338 KB)

Abstract

Umumnya telah diketahui bahwa Indonesia mempunyai cadangan energi terbarukan yangbesar bersumber dari matahari, angin, air, biomassa, dan lain-lain. Namun sumber daya yangada ini belum dieksplorasi dan digunakan secara efektif dan maksimal. Salah satu sumberdaya yang hampir belum digunakan sama sekali di Indonesia adalah energi angin terutamaenergi angin di laut. Seperti yang diketahui bahwa Indonesia merupakan negara kepulauanyang memiliki wilayah laut yang luas sehingga potensi energi angin di wilayah perairanIndonesia juga melimpah. Oleh karena itu, menjadi sangat penting untuk mengkaji densitasenergi angin di wilayah-wilayah perairan Indonesia untuk dapat menentukan lokasi terbaikdalam memperoleh energi angin secara maksimal. Pada penelitian ini, data kecepatan anginyang diperlukan untuk penentuan densitas angin diperoleh dari stasiun meteorologi Paotere,Makassar. Stasiun meteorologi tersebut mengukur dan mengumpulkan data dari 11 wilayahperairan di bagian barat dan selatan Pulau Sulawesi. Dalam analisis, distribusi Weibull danRayleigh digunakan untuk menghitung probability density function (PDF) and cumulativedistribution function (CDF). Namun demikian, untuk mendapatkan fungsi-fungsi distribusitersebut, faktor bentuk (k) dan faktor skala (c) dari distribusi Weibull dan Rayleigh harusditentukan sebelumnya. Berdasarkan hasil perhitungan dalam penelitian ini, dapat dikatakanbahwa wilayah perairan barat dan selatan pulau Sulawesi memiliki densitas energi anginyang memadai untuk dapat di eksplorasi dan dimanfaatkan lebih lanjut.
KONVERSI ENERGI PANAS PENGGERAK UTAMA KAPAL BERBASIS THERMOELECTRIC Baharuddin, .; haryanto, agli
Jurnal Riset Teknologi Kelautan Vol 13, No 1 (2015): JURNAL RISET TEKNOLOGI KELAUTAN (JRTK)
Publisher : Jurnal Riset Teknologi Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi sudah menjadi salah satu kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dalam segala aktivitas manusia. Energi saat ini dapat diperoleh dari sumber daya alam seperti minyak bumi yang telah ada dan juga dengan memanfaatkan gejala alam sebagai tenaga penggerak untuk memperoleh energi. Namun ketidakseimbangan antara kebutuhan energi dan energi yang tersedia saat ini membuat manusia berfikir untuk membuat energi alternative lainnya. Tidak terkecuali dalam dunia perkapalan, salah satunya yang kemudian diangkat dalam skripsi ini adalah memanfaatkan energi panas buangan mesin penggerak utama kapal sebagai sumber energi terbarukan dengan menggunakan metode konversi energi (thermoelektric). Thermoelectric merupakan metode konversi energi yang memanfaatkan perbedaan temperatur untuk menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan prinsip kerja peltier. Pada penelitian ini digunakan beberapa peltier yang disusun secara seri maupun parallel pada kondisi putaran mesin variasi mulai dari 1000 RPM sampai 2500 RPM yang bertujuan untuk mengetahui besar energi listrik yang dapat dihasilkan dari perbedaan temperature pada panas mesin utama kapal hasil pembakaran yang terbuang dengan suhu kamar mesin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebuah peltier mampu menghasilkan maksimal daya pada kondisi putaran mesin 2500RPM dengan perbedaan suhu 33 ºC sebesar 1,12 Watt, dan susunan 2 buah peltier dirangkai seri memiliki daya yang lebih besar dibandingkan susunan peltier secara parallel pada kondisi putaran mesin yang sama yaitu sebesar 8,4 Watt. Ini menunjukkan sinkronisasi antara perbedaan suhu yang terjadi pada kedua sisi peltier dengan daya listrik yang dihasilkan pada peltier.
Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro - Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan Baharuddin, .
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah mengembangkan model pembelajaran dan perangkat pembelajar- an berbasis kompetensi terintegrasi pendidikan karakter di Sekolah Menengah Kejuruan. Jenis penelitian Research & Development yaitu analisis kebutuhan, perancangan pengembangan, validasi ahli dan revisi, uji coba, dan tahap implementasi. Data berupa data kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh lewat angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik nonparametric. Hasil penelitian berupa produk pengembangan perangkat pembelajaran bidang pemanfaatan tenaga listrik yang berupa modul, media, dan penilaian pencapaian kompetensi (rubrik penyekoran). Hasil pengembangan memenuhi tuntutan validitas, pencapaian kompetensi dalam proses pembelajaran yang dipergunakan secara keseluruhan, guru memberi skor penilaian melalui pencapai kompetensi sesuai kriteria dalam rubrik penyekoran terhadap ketiga aspek kompetensi, yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penilaian keefektifan pembelajaran secara menyeluruh menunjukkan bahwa siswa dan guru memberikan tanggapan secara aktif dan mencapai tujuan pembelajaran.Kata Kunci: Aplikasi Model Dick and Carey, Kompetensi.
PEMANFAATAN INDERAJA DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DALAM INVENTARISASI LAHAN KRITIS DI KABUPATEN KOLAKA UTARA Baharuddin, .
PERENNIAL Vol 6, No 2 (2010)
Publisher : Forestry Faculty of Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24259/perennial.v6i2.202

Abstract

At this time the technology required to conduct a study of land mainly related to land change and land condition analysis. To anticiapate this need for technology Remote Sensing and Geographic Information System (GIS) that can quickly and accurately to conduct a study on land resources. Critical land is a condition of land which is the result of an error in the maintenance and land management. Kolaka Utara Regency a new district which has the problem of land mainly biophysical and social condition.In this case the methode used is to land suitability analysis approach based on FAO and determination based on the rules Director General Land Rehabilitation and Social Forestry – DEPHUT, SK.167/V-SET/2004, combined with productivity data field based on their utilization. Based on the analysis with Remote Sensing and GIS in Kolaka Utara Regency result that is dominated by protected forest area of 163.376,51 ha (53,0 %), followed by limited production forest 65.887,63 ha (21 %), cultivation area 60.977,75 ha. (19,6 %) and production forest convertion 20.258,94 ha (6.5 %). Land use and land cover largest is forest area of 177.850,02 ha (57,3 %), cocoa palantation area 91.066.80 ha (29,3 %), garden mixed area18.517,76 ha (6,0 %), shrub area 11.615,40 ha (3,7 %), and clove plantation area 4.067,93 ha ( 1,3 %). Potential land critical area is 39.040,96 ha (12,6 %), land rather critical is 13.513,43 ha (4,4 %), critical land is 47.534,21 ha, (15,3 %) and land critical immensely is 19.509,42 ha (6,3 %), and land while the rest is not critical is 190.902,81 ha (61,5 %). Degraded land spread in all areas well outside the region (cultivate area) and within region (forest area). Key words: Inderaja, SIG, critical land
ABSORPSI AIR KOMPOSIT SEMEN SEKAM PADI DENGAN PENAMBAHAN POZZOLAN ABU SEKAM PADI DAN KAPUR PADA MATRIKS SEMEN Bakri, . ; Baharuddin, .
PERENNIAL Vol 6, No 2 (2010)
Publisher : Forestry Faculty of Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24259/perennial.v6i2.200

Abstract

This research aimed to determine the role of rice husk ash as pozzolanic material in reducing water absorption of rice husk cement composite. Rice husk ash obtained by burning rice husk conventionally in kiln drum. Preparation of water absorption testing samples was conducted according to ASTM C 140, while ASTM C 90 used to evaluate the desired water absorption. Rice husk ash as of 40 % significantly reduced water absorption of the composite, but only rice husk ash of 20 % dan 30 % fulfilled the ASTM C 90 requirement. Addition of lime in the mixture increased the water absorption. Key words: pozzolamic, water absorption, rick husk, rice husk ash.
PENENTUAN MUTU CUKA NIRA AREN (Arenga pinnata) BERDASARKAN SNI 01-4371-1996 Baharuddin, . ; Syahidah, . ; Yatni, Nyni
PERENNIAL Vol 5, No 1 (2009)
Publisher : Forestry Faculty of Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24259/perennial.v5i1.187

Abstract

This study was aimed to determine quality of sugar palm vinegar (Arenga pinnata) based on SNI 01-4371-1996. The result was expected to provide material information about the quality of sugar palm vinegar based on SNI 01-4371-1996 and as a reference for further research. Nira of sugar palm as sample used in this research were obtained from Kappang Village, District Cenrana, Maros Regency, South Sulawesi Province. The process of making vinegar through by fermentation of the nira which has been obtained from the field. Vinegar is produced and then tested their quality based on SNI 01-4371-1996. The results showed that the variables that meet the SNI 01-4371-1996 on vinegar fermentation are the liquid form and flavour, acetic acid content, residue of alcohol, Pb and Cu metal contamination and arsenic contamination. Variables that not meet the SNI 01-4371-1996 are NaCl, the amount of dissolved solids, test of total sugar, contaminant of metals zinc (Zn) and microbial contamination. Key words: Sugar palm vinegar, Arenga pinnata, nira, SNI 01-4371-1996