Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH TEMPERATUR PADA REAKSI HIDRODENITROGENASI PIRIDIN DENGAN KATALIS Ni-Mo/ZEOLIT ALAM

Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh temperatur pada reaksi hidrodenitrogenasi piridin dengan katalis Ni-Mo/zeolit alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh temperatur pada rentang 300 s.d 400oC terhadap reaksi HDN piridin dengan katalis Ni-Mo/ZA. Karakterisasi katalis meliputi penentuan luas permukaan, volume pori, dan rerata jejari pori dengan alat Gas Sorption Analyzer NOVA-1000, dan penentuan keasaman dengan adsorpsi gas amoniak piridin. Uji aktivitas katalis dilakukan pada proses HDN piridin dengan mengalirkan gas H2 dengan laju alir 50 mL/menit pada temperatur 300, 325, 350, 375, dan 400oC dilanjutkan dengan mengalirkan uap piridin melewati 1 gram katalis Ni-Mo/zeolit alam. Produk yang dihasilkan dianalisis menggunakan Gas Chromatography (GC) dan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). Produk yang terdeteksi pada temperatur optimum 350oC dengan GC-MS meliputi metilsiklopentana, n-heksana, dan 3-metil pentana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan temperatur berpengaruh terhadap konversi (%) piridin sisa pada temperatur optimum sebesar 70,5893 % dan harga Ea reaksi HDN piridin dengan katalis Ni-Mo/ZA pada paparan temperatur 300 s.d 350oC dan 350 s.d 400oC masing-masing sebesar 56,1118 kJ mol-1 dan -44,2387 kJ mol-1.

PENETAPAN KADAR VITAMIN C PADA CABAI MERAH (Capsicum annum L.) MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.703 KB)

Abstract

Latar belakang: Vitamin C atau asam askorbat merupakan salah satu vitamin yang diperlukan oleh tubuh yang berfungsi membantu proses metabolisme tubuh. Vitamin C  berperan dalam pembentukan kolagen interseluler. Pengukuran kadar vitamin C penting dilakukan, salah satunya dengan menggunakan metode spektrofotometer UV-Vis. Tujuan: Mengetahui kadar vitamin C pada cabai merah (Capsicum annum L.). Metode: Jenis penelitian secara deskriptif eksperimental menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 200-300 nm. Sampel penelitian ini adalah cabai merah yang ditentukan secara random sampling. Hasil: Kadar vitamin C yang diperoleh sebesar 4,463 ppm dan prosentase yang didapat sebesar 0,4463 % b/b. Simpulan dan saran: Hasil menunjukkan bahwa cabai merah (Capsicum annum L.) memiliki kadar vitamin C sebesar 4,463 ppm dan 0,4463 % b/b. Perlu dilakukan uji vitamin C (asam askorbat) pada cabai dengan jenis dan varietas yang berbeda untuk dibandingkan kandungan vitamin C terbesarnya.

Gasoline Production from Coconut Oil Using The Ni-MCM-41 and Co/Ni-MCM-41 Catalyst

JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Vol 2, No 1 (2017): JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.221 KB)

Abstract

Gasoline have been produced from coconut oil using MCM-41, NiMCM-41, and Co/NiMCM-41 catalyst. The acidity of catalyst was analysed by Fourier Transformation Infra-Red Spectroscopy (FTIR). The yields of cracking product were analysed by Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). The catalyst of Co/NiMCM-41 has the highest acidity than MCM-41 and NiMCM-41. It is caused by the effect of adding d orbital from Co and Ni. This cracking process is batch system, and the catalyst pellets were made at the temperature of 400 ºC. The highest gasoline product was obtained using the Co/NiMCM-41 catalyst with 89.53 % w/w yield. The major liquid product from the cracking process using MCM-41, NiMCM-41, dan Co/NiMCM-41 catalysts were estimated as 1-octena, octane, nonane; 1-octene, 1-nonene, nonane; 1-octene, octane, nonane, respectively. 

ANALISIS KESALAHAN DAN SCAFFOLDING SISWA BERKEMAMPUAN RENDAH DALAM MENYELESAIKAN OPERASI TAMBAH DAN KURANG BILANGAN BULAT

Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.1, Januari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.48 KB)

Abstract

This study aims to find out the error made by the low achievement students in completing the operation of adding and subtracting integers as well as scaffolding to help studenst correct thire errors. Researchers gave 7 items about integer arithmetic operations to 20 students of class VIII. The errors contained in the low achievement student worksheets were then analyzed and used as the basis for on-to-one scaffolding. The results showed that the pattern of students error in completing the operation of adding and subtracting integers is that they neglect the minus sign in the negative numbers. Scaffolding to help the low ability students improve their knowledge and fix their errors in completing the the operation of adding and subtracting integers are the level 2 (Reviewing and Restructuring), and level 3 (Making Connection) scaffolding.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa berkemampuan rendah dalam menyelesaikan operasi tambah dan kurang bilangan bulat serta scaffolding yang dapat membantu siswa memperbaiki kesalahan tersebut. Peneliti memberikan 7 butir soal operasi hitung bilangan bulat kepada 20 siswa kelas VIII. Kesalahahan yang terdapat pada lembar kerja siswa berkemampuan rendah dianalisis dan digunakan sebagai dasar pemberian on-to-one scaffolding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kesalahan siswa dalam menyelesaikan operasi kurang bilangan bulat adalah pengabaian lambang minus pada bilangan negatif. Sescaffolding yang dapat membantu siswa berkemampuan rendah meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki kesalahan dalam menyelesaikan operasi tambah dan kurang bilangan bulat adalah scaffolding level 2 reviewing dan restructuring dan level 3 (Making Connections).

HUBUNGAN PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN AKSES SARANA KESEHATAN TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI HEPATITIS B (0-7 HARI) DI PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI TAHUN 2014

SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit hepatitis B merupakan penyakit kronis yang menyerang hati dan merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia, pada masa bayi hepatitis B mempunyai risiko kronis hinga 90% dan sebanyak 25-30% diantaranya akan berkembang menjadi sirosis hepatis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, Motivasi dan akses ke sarana kesehatan dengan pemberian imunisasi Hepatitis B (0-7Hari). Penelitian ini  merupakan  penelitian  deskriptif  dengan  menggunakan  desain  cross  setional. Jumlah populasi dalam penelitian ini 274 orang dengan jumlah sampel 71 responden puskesmas Putri Ayu Kota Jambi yang diambil dengan menggunakan teknik Accidental Sampling yaitu pengambilan sampel yang kebetulan ada di daerah penelitian. Analisa yang digunakan adalah analisis univariat dan Bivariat (Chi-Square). Status imunisasi hepatitis B (0-7Hari) menunjukkan bahwa 38 responden (53.5%) melakukan imunisasi Hepatitis B, Sebanyak 20 responden (28,2%) mempunyai pengetahuan yang baik tentang Imunisasi Hepatitis B, 47 responden (66,2%) mempunyai motivasi baik, 33 responden (46,5%) mempunyai Akses Kesarana Kesehatan dekat. Hasil uji bivariat diperoleh bahwa pengetahuan responden dengan   P-value (0,045), motivasi responden dengan P-value (0,007) dan akses ke sarana kesehatan responden dengan P-value (0,000). Di simpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan, motivasi responden, akses pelayanan kesehatan responden terhadap pemberian imunisasi hepatitis B (0-7hari) di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi.

Uji Validitas Konstruk Empati terhadap Agresivitas Remaja dengan Metode Confirmatory Factor Analysis (CFA)

Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia (JP3I) Vol 2, No 6 (2013): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas konstruk dari empati yang digunakan sebagai salah satu alat ukur yang berhubungan dengan agresivitas remaja. Dalam penelitian ini menggunakan empat dimensi empati dari Mark H Davis (1980) yaitu, perspective taking, fantasy, empathic concern, dan personal distress dengan jumlah total sebanyak 28 item. Data yang digunakan adalah siswa dan siswi SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan sebanyak 150 orang. Metode analisis faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah confirmatory factor analysis (CFA) dengan program lisrel 8.70. Berdasarkan perhitungan dengan metode CFA dapat disimpulkan bahwa semua dimensi memerlukan modifikasi model pengukuran untuk dapat memperoleh nilai fit.