Articles

Found 38 Documents
Search

Studi Potensi Air Sungai di Kabupaten Bireuen

JURNAL VARIASI Volume 3 Nomor 9, Februari 2012
Publisher : JURNAL VARIASI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Bireuen mempunyai lima sungai besar yang berpotensi untuk memenuhi kebutuhan air, yaitu Krueng Peusangan, Krueng Peudada (Krueng Oeneun), Krueng Nalan, Krueng Pandrah (Krueng Sambang), dan Krueng Samalanga (Krueng Krian). Sungai tersebut sudah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air minum, irigasi, industri dan perikanan. Namun dari beberapa tulisan dan informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah menganalisis penggunaan air eksisting, ketersediaan air, kelebihan air dan kebutuhan air. Kebutuhan air dihubungkan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bireuen tahun 2007-2027. Observasi dan inventarisasi data debit pengambilan pada bangunan di aliran sungai digunakan dalam analisis penggunaan air eksisting. Analisis ketersediaan air menggunakan Metode Mock. Analisis kebutuhan air menggunakan data jumlah penduduk, luas sawah, luas bangunan industri dan jumlah ternak.  Dari hasil penelitian diketahui Kebutuhan air minum penduduk Kabupaten Bireuen sampai dengan tahun 2027 yaitu 572.011 jiwa, dapat dipenuhi dari Krueng Peusangan dan Krueng Peudada. Kebutuhan air irigasi lahan potensial sawah yang dapat dikembangkan menjadi irigasi teknis yaitu seluas 5.789 ha, dapat dipenuhi oleh semua sungai. Kebutuhan air industri kawasan KIB Batee Geulungku dan KIB juli dipenuhi oleh Krueng Pandrah dan Krueng Peusangan. Kebutuhan air peternakan dipenuhi oleh Krueng Peusangan dan Krueng Peudada. Berdasarkan analisis kebutuhan air, pada tahun 2028 Krueng Peusangan masih bisa di andalkan dalam memenuhi kebutuhan air Kabupaten Bireuen. Krueng Peudada hampir mengalami kekurangan air terutama untuk kebutuhan air minum. Krueng Nalan, Krueng Pandrah dan Krueng Samalanga pada tahun 2028 sudah tidak dapat diandalkan dalam memenuhi kebutuhan air. Dengan potensi air sungai yang begitu besar sangat disarankan Kabupaten Bireuen dapat memaksimalkan penggunaan air untuk pemenuhan kebutuhan. Untuk memenuhi kebutuhan air pada tahun 2028, Kabupaten Bireuen disarankan membangun waduk di sungai Krueng peudada, Krueng Nalan, Krueng Pandrah dan Krueng Samalanga.

VOCATIONAL SCHOOL-INDUSTRY PARTNERSHIP IN IMPROVING GRADUATE COMPETENCY

Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol 4 No 3 (2016): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A wide variety of educational reform on vocational education in accordance with the policy of link and match requires the schools to do the partnership to encourage the improvement of graduate competency and the demands of the relevance of education to the job needs. The purpose of this research is to illustrate and analyze the partnership strategy of vocational schools with the business world in its efforts to improve the graduate competency. This research has been held at SMK 3 Banda Aceh using qualitative descriptive approach. The instrument in this research is a researcher itself. This is because in qualitative approach, the researchers are essential instruments. As key instruments, researchers have to create their own set of the guidelines, observation, interview and documentary of appraisal guidelines that is used as a general guide in the process of recording. The results of the study show that the strategies adopted by SMK in forge cooperation with the world of business and industry are through the establishment of the cooperation program, working mechanism and analysis of factors that affect the holding of cooperation between the two parties.

ATRIBUT YANG MENJADI PERTIMBANGAN NASABAH DALAM MEMILIH BANK (Studi Kasus PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Jambi)

Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 11, No 1 (2011): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.88 KB)

Abstract

This study uses primary data and secondary data and the number taken in a representative sample using purposive random sampling method. Analysis tool to analyze this research uses chochran test. From the results of discussion by using the test results obtained chochran of Testing Decision I: Reject Ho because the Q count (46.4)> Q tab (16.92). So there is no common opinion of respondents about the attributes. Thus, the need to be tested II by removing attributes that have the smallest proportion of YES answers, is an attribute "bank management". Testing decision II: Reject Ho because the Q count (19.57)> Q table (15.51). Not enough evidence to suggest that the same possible answers YES for each attribute. Thus, III Tests need to be done by issuing an attribute with the smallest proportion of YES answers. Decision III testing is to accept Ho for calculating Q (12.69)

Perkiraan Dosis dan Distribusi Fluks Neutron Cepat dengan Simulasi Monte Carlo MCNPX pada Fantom Saat Terapi Linac 15 MV

Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Linac (Linear Accelerator) dengan energi di atas 10 MV akan menghasilkan neutron cepat karena terjadi interaksi antara foton dengan inti atom suatu material dengan nomor atom (Z) tinggi. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghitung dosis neutron cepat yang dihasilkan oleh Linac adalah dengan menggunakan metode simulasi Monte Carlo. Salah satu aplikasi dari kode transport radiasi Monte Carlo yang dapat menghitung dosis dan fluks neutron adalah MCNPX (Monte Carlo N-Particle eXtended). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis ekivalen dan distribusi fluks partikel neutron pada saat terapi Linac dengan metode simulasi Monte Carlo pada program MCNPX. Fantom disimulasikan menggunakan program MCNPX untuk menentukan dosis pada tiap organ dan ditribusi fluks pada fantom. Simulasi penyinaran dilakukan pada 4 sudut yaitu 0°, 90°, 180°, dan 270°. Hasil dari penelitian ini yaitu diperoleh dosis ekivalen neutron cepat paling tinggi terdapat pada permukaan tubuh yaitu dengan total sebesar 6,32 x10-11 mSv. Sedangkan dosis paling rendah terdapat pada kaki kiri bawah yaitu dengan total sebesar 4,77 x10-13 mSv. Fluks paling tinggi pada penyinaran sudut 0° terdapat pada daerah payudara yaitu sebesar 1,40x10-6 MeV/cm3. Fluks paling tinggi pada penyinaran sudut 90° terdapat pada bagian tubuh sebelah kiri fantom yaitu sebesar 1,60x10-5 MeV/cm3. Fluks paling tinggi pada penyinaran sudut 180° terdapat pada punggung fantom yaitu sebesar 9,00x10-6 MeV/cm3. Fluks paling tinggi pada penyinaran 270° terdapat pada bagian tubuh sebelah kanan fantom yaitu sebesar 1,40x10-5 MeV/cm3.   Kata kunci              : Linac, neutron cepat, simulasi Monte Carlo, MCNPX.

PENGARUH STRATEGI COST LEADERSHIP DAN SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA BISNIS JASA TRAVEL (STUDI KASUS DO-FUN TRAVEL)

Jurnal Ilmiah Universitas Bakrie Vol 3, No 03 (2015): Agustus 2015
Publisher : Universitas Bakrie

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.515 KB)

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel cost leadership & service quality secara parsial (individu) maupun simultan (bersamaan) berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Do-Fun travel dan menganalisis variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi kepuasan pelanggan Do-Fun travel. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Do-Fun travel. Sampel yang diambil sebanyak 49 responden dengan menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kriteria-kriteria tertentu yaitu pelanggan Do-fun travel khusus perjalanan luar negeri. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y = 1,168 + 0,725X­1 + 0,147X2. Berdasarkan analisis data statistik, Instrumen penelitian ini bersifat valid dan instrumen bersifat reliabel. Pada pengujian asumsi klasik, model regresi bebas multikolonieritas, tidak terjadi heteroskedastisitas, dan berdistribusi normal. Urutan secara individu dari masing-masing variabel yang paling berpengaruh adalah variabel cost leadership dengan koefisien regresi sebesar 0,725 dan variabel service quality dengan koefisien regresi terendah sebesar 0,147. Do-fun travel perlu mempertahankan elemen-elemen yang sudah dinilai baik oleh pelanggan serta perlu memperbaiki hal-hal yang masih kurang.   Kata-kata kunci: cost leadership, service quality, dan kepuasan pelanggan. This study aims to determine whether the variable cost leadership and service quality partially (individual) or simultaneously (concurrently) influence on customer satisfaction of Do-Fun travel and analyze the most dominant variable in influencing customer satisfaction of Do-Fun travel. Population in this research is the customer of Do-fun travel. Samples are taken as many as 49 respondents using purposive sampling technique. It is sampling technique based on certain criteria, namely Do-Fun travel specific customer which took overseas trips. Based on the research results, obtained by regression equation as follows: Y = 1.168 + 0,725X1 + 0,147X2. Based on statistical data analysis, instrument this study are valid and are reliable instrument. In the classic assumption test, regression free multicollinearity model, does not occur heteroscedasticity, and normal distribution. The sequence individually from each of the most influential variable is the variable cost leadership with a regression coefficient of 0.725 and a variable service quality with the lowest regression coefficient of 0.147. Do-fun travel needs to retain the elements that have been assessed by customers as well as the need to fix the things that are lacking.     Key words: cost leadership, service quality, and customer satisfaction.  DAFTAR PUSTAKA Alam, D. N. 2012. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Konsumen dalam Meningkatkan Loyalitas Pengguna Jasa Travel Bejeu. Skripsi, Fakultas  Ekonomi & Bisnis Universita Diponegoro, Semarang. Aryani, D. & Febrina, R. (2010)."Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Kepuasan   Pelanggan dalam Membentuk Loyalitas Pelanggan". Ilmu Administrasi &     Organisasi, 17(2), pp. 114-126. Barney, J. & Hesterly, W. (2012). Strategic Management and Competitive        Advantage. Pearson, Boston. Bungin, B. (2011). Metodelogi Penelitian Kuantitatif. Kencana, Jakarta. Data, Y. (2009). A Critique of Porters Cost Leadership and Differentiation Strategy.  Dissertation, Oxford Business and Economics Conference Program, State     University of New York, Buffalo, USA. Evans, J.R., & Lindsay, W.M. (1996). The Management and Control of Quality. Minneapolis, West. Ferdinand, Augusty Tae. 2006. Metode Penelitian Manajamen. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang. Ghozali, I. (2009). Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Ghozali, I.(2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS 19. edisi 5. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang. Ginting, M. & Tarwiyah. (2013). "Pengaruh Produk dan Kualitas Pelayanan   Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Warung-Warung Makan KakiLima Jl. Sei Deli Medan. Manajemen Bisnis STIE IBBI, 19(1), pp. 1-16. Goetsch, D. (2010). Quality Management for Organizational Excellence. Pearson, New Jersey. Gunawan. (2014). Jumlah Biro Pariwisata Jelang MEA. http://www.bisnis.com. Helmi, Ade. (2015). Wisatawan Kepulauan Seribu Meningkat. Lifestyle. akses di http://lifestyle.okezone.com/read/2015/02/26/406/1111181/wisatawan-ke-kepulauan-seribu-meningkat Japar, A., Aswin, Chow., Iwanho., Nina, Ratna., Sukimin, Kasiman., Tetfa, Djap (2008) Analysis of Acquisition Plan of a PRC based Manufacturer by an Indonesian leading food company, Group Field Project, IPMI Business School. Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. 2014. Laporan Kinerja Kementrian Pariwisata Tahun 2014. Jakarta: Kemenpar. Kotler, P. & Keller, K. L (2007). Manajemen Pemasaran. Edisi Kedua Belas. Indeks, Jakarta. Lovelock, & Wirtz. (2007). Services Marketing: People, Technology, Strategy. Pearson, New Jersey. Lupiyoadi. (2006). Manajemen Pemasaran Jasa. Salemba, Jakarta. Moleong, L. (2012). Metodelogi Penelitian Kualitatif Edisi ke-30. Remajasasi Rosdakarya, BandungMulyono, B. H., Yoestini, Nugraheni, R., & Kamal, M. (2007)."Analisis Pengaruh Kualitas Produk Dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Konsumen". Manajemen & Organisasi , 4 (2), pp. 91. Nurhadi. (2005)."Pentingnya Promosi Dan Kualitas Layanan Terhadap Kelangsungan Hidup Lembaga Penjual Jasa". Ilmu Manajemen, 2 (1), pp. 1-11. Parasuraman, Zeithaml, and Berry (1985), A Conceptual Model Of Service Quality and Its Implication for Future Research , Journal of Marketing, Volume 49, Fall 1985, 4-50. Parasuraman, A., V. A. Zeithaml, and LL. Berry (1998), SERVQUAL: A Multiple-Item Scale for Measuring Consumer Perceptions of Service Quality, Journal of Retailing, Vol.64, No. 1. Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang Pasal 1 No.7 tentang Kepariwisataan. Jakarta. Rusell, R.S. & Taylor, B.W. (2011). Operation Management. Wiley, New Jersey. Rust, R.T. and Oliver, R.L. (1994), “Service quality: insights and managerial implications from the frontier”, in Rust, R.T. and Oliver, R.L. (Eds), Service Quality: New Directions in Theory and Practice, Sage, New York, NY, pp. 1-19. Santoso, Singgih. 2007. Statistik dengan SPSS. Elex Media Komputindo, Jakarta Shyh, J.L., Yu.Y.Y., Miles, M.Y. (2011). "How Satisfaction Modifies the Strength of The Inflience of Percived Services Quality on Behavioral intentions". Emerald , 24(21). pp. 91-105. Sower, V. (2011). Essentials of Quality. Wiley, New Jersey. Stonehouse, G. & Snowdon, B. (2007). "Competitive Advantage Revisited Michael Porter on Strategy and Competitiveness". Management Inquiry , 16(3), pp. 256-273. Sugiono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung. Summers, D. (2005). Quality Management (Creating and Suspaining Organizational Efectiviness). Pearson, New Jersey. Suryabrata, S. (2011). Metodelogi Penelitian. PT Rajagrafindo Persada, Jakarta. Valipour, H., Birjandi, H., & Honarbahsh, S. (2012). "The Effect of Cost Leadership Strategy and Product Differentiation Strategy on the Performance of Firms". Asian Business Strategy, 2(1), pp. 14-23. Zethaml, V.A. and M.J. Bitner. (2003). Service Marketing: Integrating Customer Focus Across the Firm, 3rd edition. Boston: McGraw Hill/Irwin

KEBAHAGIAAN DAN PERMASALAHAN DI USIA REMAJA (PENGGUNAAN INFORMASI DALAM PELAYANAN BIMBINGAN INDIVIDUAL)

KONSELING RELIGI Vol 4, No 2 (2013): KONSELING RELIGI
Publisher : KONSELING RELIGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.188 KB)

Abstract

Tulisan  ini  bermaksud untuk  memberikan informasi yang bersifat umum tentang penggunaan informasi dalam pelayanan bimbingan secara individual kepada remaja. Berdasarkan tahap perkembangannya, usia remaja disebut dalam masa pancaroba/ transisi/peralihan karena  sedang  mengalami perkembangan fisiologis  (perubahan  fisik  primer  maupun  perubahan fisik sekunder), perkembangan emosi  (psikis  atau  mental  yang mudah berubah-ubah/emosi tidak stabil)  dan perkembangan sosial (tuntutan  atau beban sosial) yang akan menimbulkan ketakutan, kecemasan bahkan rasa tidak percaya diri. Sehingga usia remaja rawan terhadap munculnya  berbagai permasalahan (baik permasalahan dengan:  diri  sendiri/kurang  puas atas apa yang di miliki, kelompok  bermain atau peer group/selisih pendapat,  orang tua/bersikap memberontak terhadap aturan- aturan, lingkungan masyarakat/tidak mau terlibat dalam aktivitas masyarakat, sekolah/melanggar tata tertib sekolah, norma agama/ tidak melaksanakan perintah agama, hukum/pelanggaran  hukun dalam bentuk tindakan kriminal dan lain-lain). Dengan adanya informasi gambaran tentang kebahagiaan dan permasalahan di usia remaja, diharapkan dapat digunakan panduan para remaja untuk  menciptakan kebahagiaannya sendiri ataupun  berada dalam permasalahan remaja yang tak berujung. Kebahagiaan adalah sebuah pilihan yang perlu diperjuangkan agar mencapai kedewasaan yang matang dan permasalahan adalah keadaan yang harus diupayakan solusinya yang efektif agar menjadi dewasa yang tangguh dan bertanggung jawab.Kata kunci: Kebahagiaan remaja, permasalahan remajaHAPPINESS AND PROBLEMS IN YOUNG AGE.  This paper is intended to provide general information  about the use of information in individual  counseling services to teenagers. Based on the stage of its development, teenager is called the transition period / transition / transition Facing physiological development (physical changes in both primary and physical  changes secondary),  emotional development (psychic  or mental  volatile  / emotionally unstable)  and social development (demand or social burden) which will lead to fear, anxiety and even insecurity. So that the teenage years are vulnerable to the emergence of various problems (both  problems with: self / less satisfied with what have, playgroup or peer group / disagreement, parents / rebellious attitude  against the rules, community  / not involved in community  activities, school / in violation of school rules, the norms of religion/not carried out the orders of religion, law / hukun violations in the form of criminal acts and others). With the information picture of happiness and problems in their teens, are expected to be used guide the youth to create their own happiness, or are in the teenager problems are endless. Happiness  is a choice that needs to be fought in order to reach maturity mature and problems is the state that should be pursued in order to be an effective solution formidable  mature and responsible.Keywords: Happiness   teenager,  teenagers  problems,   individual guidance

Pemfokusan Citra Radar untuk Hasil Pemodelan Radar Penembus Permukaan menggunakan Algoritma Migrasi Jarak

Jurnal Elkomika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Elkomika
Publisher : Jurnal Elkomika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Citra Radar Penembus Permukaan (GPR) memberikan gambaran tentang objek dalam bentuk kurva hiperbola. Kurva hiperbola ini memiliki resolusi yang rendah sehingga sulit untuk menganalisis lokasi objek yang sebenarnya. Oleh karena itu diperlukan proses untuk membuat citra menjadi lebih fokus. Proses ini disebut transformasi atau migrasi. Salah satu algoritma migrasi adalah algoritma migrasi jarak. Terdapat beberapa langkah yang dilakukan dalam penelitian ini. Pertama, pemodelan GPR dilakukan menggunakan perangkat lunak. Kemudian, algoritma migrasi jarak diimplementasikan untuk data hasil pemodelan. Terakhir, dilakukan analisis hasil yang didapat. Informasi jumlah dan lokasi objek didapatkan dari citra hasil migrasi ini dengan persentase kesalahan untuk pada sumbu x sebesar 4 % untuk 1 objek, 17 % untuk 2 objek, dan 4 % untuk 3 objek. Sedangkan persentase kesalahan pada sumbu y sebesar 2% untuk 1 objek, 3% untuk 2 objek, dan 8% untuk 3 objek. Kata kunci: GPR, migrasi, algoritma, migrasi jarak, fokus,   Abstract Ground Penetrating Radar (GPR) image give description about object in hyperbolic curve. This hyperbolic curve has low resolution so it is too difficult to analysis the actual object position. Therefore, we need a process can make the image more focus. This process usually called transformation or migration. One of them is range migration algorithm. There are several steps in this reseacrh. First, GPR modelling done using software. Next, range migration algorithm is implemented for the data result from simulation. Last, the result are analyzed. The information about the number and object position is obtained from the image in this migration process with margin error in x-axis are 4% for 1 object, 17% for 2 object, and 4% for 3 object. On the other side, margin error in y-axis are 2% for 1 object, 4% for 2 object, and 8% for 3 object. Keywords: GPR, migration, algorithm, range migration, focus

ELASTISITAS PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR –SEKTOR PEREKONOMIAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI

Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 14, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.21 KB)

Abstract

Regional economic development has the main purpose of that is to increase and expand job opportunities for the people of the area. To achieve this purpose, the local government and the community should jointly take the initiative leveraging the existing potential optimally in developing the regions economy for the benefit of society. Now that the problem in this study is how the elasticity and the coefficient of energy-sector jobs in economic sectors featured in Jambi Regency Floating Market. Whereas in this study is to analyze the coefficient of elasticity and energy-sector jobs in economic sectors featured in Jambi Regency Floating Market. Over the period 2008-2012 from the elasticity of labor absorption in each sector shows the condition of one year ie in 2010 occurred inelastic or elastic increase in PDRB of labor absorption. This scenario is possible because in 2010 there was a global economic shocks that also have an impact on the acceptance of each sector to the absorption of labor in Jambi Regency Muaro also down. But .At trade, hotels and restaurants in Muaro Jambi Regency during the period 2008-2012 shows all criteria elastic means trade, hotels and restaurants are able to contribute in absorbing labor and quite resistant to shock the global economic crisis. From the estimated coefficients of the variables known that labor absorption in all sectors showed positive figures and large enough to contribute to the growth of the Gross Regional Domestic Product (PDRB) in Jambi Regency Muaro.Keyword: PDRB, Elasticity

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KONSUMEN DALAM MEMUTUSKAN PEMBELIAN JASA (Studi Kasus : PO. Imi Fatwa Sakti Travel Jambi)

Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 9, No 2 (2009): Juli
Publisher : Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.945 KB)

Abstract

Fluctuation Percentage is amount of loaded chair from amount of available chair cause instability at income from operation and earnings. Fluctuation inPO. IFS Travel Jambi because of factor is lack of consumer motivation to do purchasing of service and lack activity of promotion. For company which active in transportation service, primary factor in most consumer in self stand a chance to cause sale volume fluctuation is the lack of consumer motivation do purchasing.In this research to know consumer motivation in doing purchasing atPO. IFS Travel used by Theory attributes Motivate Maslow or which is ordinary to be recognized with Hierarchy need of Maslow namely need of physiological, security need, social need,  appreciation need, and self actualication need. Key Word : Motivation, Hierarchy need theory of Maslow.

HUBUNGAN MINUMAN ISOTONIK DENGAN KONSUMSI OKSIGEN MAKSIMAL PADA MAHASISWA JPOK UNLAM BANJARBARU

Jurnal Berkala Kedokteran Vol 11, No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Pendidikan Dokter Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maximum oxygen consumption (VO2 max) is the maximum number of individual oxygen that can be used during the exercise and is one of the good measurements of cardiorespiratory fitness. Isotonic drink is one of the drinks that supplies the energy and fluid balance during the exercise.  This research aims to determine whether there is a relationship of isotonic drink with maximum oxygen consumption. This research uses quasi experimental  pretest and posttest design.  The population of this research are the students of JPOK UNLAM Banjarbaru, who were divided into two groups based on before and after giving isotonic drinks. The method of retrieval research subjects is by purposive sampling method, with 33 respondents of the research subjects. The measurement of VO2 max is conducted by using multistage fitness test. The average value of VO2 max before giving isotonic drinks was 45,05 ml/kg/minute and after giving it became 49,34 ml/kg/minute. The paired t test with confidence level 95% showed significant differences in both of the data with the value of p = 0,000, it can be concluded that isotonic drinks can increase VO2 max. Keywords:  isotonic, VO2 max.