Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Probiotik dan Prebiotik Terhadap Performan Juvenile ikan Kerapu Bebek (Comileptes altivelis)

Buletin Veteriner Udayana Vol. 6 No.1 Pebruari 2014
Publisher : Buletin Veteriner Udayana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat efek pemberian pakan berupa probiotik (Bacillus sp.) dan prebiotik (Ipomoea batatas) pada performan pertumbuhan, sintasan, respon imun dan resistensi penyakit pada juvenil ikan kerapu bebek (Comileptes altivelis) (berat rata-rata 3 g ± 0.48). Lima perlakuan pakan digunakan yang terdiri dari kontrol negatif, kontrol positif, probiotik, prebiotik dan sinbiotik. Masing-masing perlakuan disusun secara acak dan terdiri dari tiga ulangan masing-masing berisi 8 juvenil ikan kerapu bebek. Penelitian in dilakukan pada akuarium (50 x 40 x 35 cm) selama 12 minggu. Diakhir perlakuan pakan, total eritrosit (TE), total leukosit (TL), hemoglobin (Hb), hematokrit (He), diferensial  leukosit (DL), aktifitas respiratory burst (RB), aktifitas fagositik (AF) and total bakteri (TB) diukur dan dilakukan uji tantang pada bagian intramuskular dengan Vibrio alginolyticus. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan pakan probiotik, prebiotik dan sinbiotik secara signifikan meningkatkan laju pertumbuhan harian (SGR) (a > 0.05) dan rasio konversi pakan (FCR) (a > 0.05) dibandingkan dengan kontrol. Total eritrosit, total leukosit, dan limfosit secara signifikan terjadi peningkatan pada ikan dengan pakan perlakuan probiotik, prebiotik dan sinbiotik. Hemoglobin secara signifikan meningkat pada perlakuan prebiotik. Perlakuan prebiotik dan sinbiotik secara signifikan meningkatkan hematokrit. Ikan dengan pakan perlakuan probiotik, prebiotik dan sinbiotik secara signifikan meningkatkan aktifitas fagositik. Aktifitas respiratory burst secara signifikan meningkat pada pakan perlakuan dengan penambahan probiotik, prebiotik dan sinbiotik. Total bakteri secara signifikan meningkat pada perlakuan probiotik, prebiotik dan sinbiotik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan pakan sinbiotik meningkatkan pertumbuhan, rasio konversi pakan, respon imun non-spesi?k and resistensi penyakit pada juvenile ikan kerapu bebek (Comileptes altivelis).

STRUKTUR KOMUNITAS ZOOPLANKTON DI PERAIRAN KABUPATEN LOMBOK UTARA, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Jurnal Biologi Tropis Jurnal Biologi Tropis Vol.18 No.2 Juli-Desember 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.106 KB)

Abstract

ABSTRAKMengingat peranan zooplankton dalam ekosistem perairan sangat penting, maka dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisis struktur komunitas zooplankton yang meliputi jenis, kelimpahan, dan indek ekologi, dan  kaitan  distribusi zooplankton dan kualitas perairan di Perairan Kabupaten Lombok Utara. Pengumpulan data dirancang dengan sistem informasi geografis (SIG) pada 23 stasiun pengamatan yang ditentukan dengan teknik acak sederhana.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis dan kelimpahan zooplankton yang ditemukan di Perairan Kabupaten Lombok Utara cukup bervariasi dengan jumlah genus  sebanyak 9 yang terbagi  dari  5 kelas.  Berdasarkan perhitungan indeks ekologi menunjukkan bahwa struktur  komunitas zooplankton dalam kategori perairan yang kurang stabil. Kelimpahan dan indeks ekologi zooplankton  dipengaruhi oleh kondisi lingkungan (fisik-kimia) perairan antara lain  kecerahan, pH dan oksigen terlarut. Kata kunci : zooplankton,  struktur komunitas, kualitas perairan, kelimpahanABSTRACTConsidering that the role of zooplankton in aquatic ecosystems is very  important, research is carried out with the aim of analyzing zooplankton community structure which includes the type, abundance, and ecological index, and the relation of zooplankton distribution and water quality in North Lombok Regency Waters. Data collection was designed with a geographical information system (GIS) on 23 observation stations that were determined by simple random techniques. he results of this study indicate that the type and abundance of zooplankton found in the waters of North Lombok Regency are quite varied with the number of genus as many as 9 which are divided into 5 classes. Based on the calculation of the ecological index shows that the zooplankton community structure is in the category of less stable waters. The abundance and ecological index of zooplankton is influenced by the environmental (physical-chemical) conditions of the waters including brightness, pH and dissolved oxygen. Keywords: zooplankton, community structure, water quality, abundance 

Aplikasi Penggunaan Bioflock yang Dikombinasikan dengan Probiotik Terhadap Performa Pertumbuhan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)

Buletin Veteriner Udayana Vol. 11 No. 1 Pebruari 2019
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya udang secara intensif banyak ditemukan permasalahan penyakit seperti bakteri, virus, ataupun adanya ko-infeksi. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus dan sering menjadi masalah utama dalam sistem budidaya udang vaname adalah IMNV (Infectious Myonecrosis Virus). Teknologi bioflok adalah salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah limbah budidaya. Bahkan mampu memberi keuntungan lebih karena selain dapat menurunkan limbah nitrogen anorganik, juga dapat menyediakan pakan tambahan bagi ikan budidaya sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan. Penambahan probiotik dalam bioflok juga diharapkan mampu meningkatkan performa pertumbuhan udang vaname. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan bioflock yang dikombinasikan dengan probiotik terhadap performa pertumbuhan udang vaname (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini akan dilakukan selama 5 bulan. Perlakuan yang diberikan yaitu penambahan probiotik komersil dalam media budidaya dengan sistem bioflok dan pakan pellet hasil fermentasi dengan berbagai probiotik komersil, yakni probiotik I + bioflok (1), probiotik II + bioflok (2), probiotik III + bioflok (3), kontrol positif (media budidaya bioflok dan tanpa penambahan probiotik komersil) (4), dan kontrol negatif (tanpa probiotik + tanpa bioflok) (5). Hasil yang diperoleh untuk performa pertumbuhan yakni pada perlakuan 2 dengan nilai sintasan 80%, nilai laju pertumbuhan harian 4,9 dan nilai rasio konversi pakan sebesar 1,41.

Aplikasi Bioflok yang dikombinasikan dengan Probiotik untuk Pencegahan Infeksi Vibrio parahaemolyticus pada Pemelihaaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)

Journal of Aquaculture Science Vol 3, No 1 (2018): Journal of Aquaculture Science
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.2 KB)

Abstract

Budidaya udang yang dilakukan dengan sistem intensif ternyata banyak menimbulkan permasalahan. Adanya masalah penyakit di udang yang disebabkan oleh bakteri, virus, ataupun koinfeksi merupakan masalah yang harus ditangani. Penggunaan probitik dan bioflok merupakan salah satu cara untuk mengatasi penyakit yang ada. Selain itu, kombinasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan performa sistem imun udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan bioflok yang dikombinasikan dengan probiotik terhadap sistem imun udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang di uji tantang dengan V. parahaemolyticus. Penelitian ini dilakukan selama 5 bulan. Perlakuan yang diberikan yaitu penambahan probiotik komersil dalam media budidaya dengan sistem bioflok pada pakan berupa kontrol negatif (tanpa probiotik + tanpa bioflok) (1), kontrol positif (media budidaya bioflok dan tanpa penambahan probiotik) (2), probiotik I + bioflok (3), probiotik II + bioflok (4), dan probiotik III + bioflok (5).. Hasil yang diperoleh untuk performa performa sistem imun udang. terbaik pada perlakuan 4 (probiotik II + bioflok) dengan hasil SR sebesar 76,67%, THC sebesar 9,7 x 106 ml-1, dan total jumlah bakteri sebesar 1.59 x 107. Kata kunci: Udang vaname, Probiotik, Bioflok, Sistem Imun.

POTENCY OF EEL Anguilla marmorata in NORTH LOMBOK REGENCY, WEST NUSA TENGGARA PROVINCE

AQUASAINS Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2397.646 KB)

Abstract

Anguilla spp. is one of the fishery commodities that have high economic value.North Lombok regency is one of the central part of Indonesia which is suspected to have potential as an eel migration route. This study aims to obtain information about the identification of Anguilla spp fish populations. in North Lombok Regency. The results showed that the waters area of North Lombok Regency has the potential of eel fish source Anguilla marmorata. The timing of eel migration is still unknown, so further research is needed which will cover a full year.