Evie Awuy
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGINTEGRASIAN NILAI-NILAI KEMANUSIAAN (HUMAN VALUES) DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK SEKOLAH DASAR

Kreatif Vol 17, No 2 (2014)
Publisher : Kreatif

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.722 KB)

Abstract

Abstrak : Nilai-Nilai Kemanusiaan (Human Values) terdiri dari Kebenaran, Kebajikan, Kedamaian, Kasih Sayang dan Tanpa Kekerasan merupakan nilai-nilai yang relevan dengan nilai-nilai karakter bangsa. Nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan dalam pembelajaran baik secara implisit terkandung dalam bahan ajar, maupun terintegrasi dalam aktivitas pembelajaran. Nilai-Nilai Kemanusiaan yang terintegrasi dalam bahan ajar dapat berupa soal atau cerita dari suatu matapelajaran atau kelompok matapelajaran yang dikemas dalam pembelajaran tematik. Sedangkan pengintegrasian Nilai-Nilai Kemanusiaan dalam aktivitas pembelajaran dapat berupa permainan atau aktivitas pembelajaran lain yang sarat mengandung Nilai-Nilai Kemanusiaan atau nilai-nilai karakter bangsa yang diajarkan di Sekolah Dasar. Pembelajaran tematik merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang cukup prospektif untuk mengintegrasikan Nilai-Nilai Kemanusiaan baik terintegrasi melalui bahan ajar maupun dirancang dalam kegiatan proses pembelajarannya.   Kata Kunci : Nilai-Nilai Kemanusiaan, karakter, pembelajaran tematik, siswa dan Sekolah Dasar.

PENERAPAN PENDEKATAN SCIENTIFIC DALAM MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME LIMAS DI KELAS VIII B SMP NEGERI 1 PALU

AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.476 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan pendekatan Scientific dalam model pembelajaran Inquiry yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada luas permukaan dan volume limas di kelas VIIIB SMP Negeri 1 Palu. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan dan observasi serta refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek  penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017. Subjek  penelitian ini sebanyak 26 siswa dan dipilih tiga siswa sebagai informan. Pada penelitian ini diterapkan pendekatan pembelajaran Scientific dengan mengikuti fase-fase pendekatan pembelajaran Scientific sebagai berikut: (1) Mengamati, siswa mengamati fakta berupa objek yang terdapat pada LKPD maupun alat peraga yang telah disediakan (2) Menanya, siswa mengajukan pertanyaan terkait hal yang diamati (3) Menalar, melalui serangkaian kegiatan siswa bersama kelompoknya berusaha menemukan jawaban dari LKPD (4) Mencoba, setelah menemukan jawaban tersebut siswa mencoba mengaplikasikannya dengan mengerjakan soal terkait materi tersebut (5) Mengkomunikasikan, perwakilan dari masing-masing kelompok mempresentasikan kesimpulan yang telah mereka temukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran Scientific dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada luas permukaan dan volume limas di kelas VIII B SMP Negeri 1 Palu.Kata Kunci: Pendekatan  pembelajaran Scientific; Hasil Belajar; Luas Permukaan dan Volume Limas.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI HITUNG MATRIKS DI KELAS X SMK JUSTITIA PALU

AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1252.077 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung matriks               di kelas X SMK Justitia Palu. Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc.Taggart meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung matriks di kelas X SMK Justitia Palu dengan menerapkan fase-fase: 1) menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa, 2)  menyajikan informasi, 3) mengorganisir siswa ke dalam kelompok belajar, 4) membantu kerja tim dan belajar,     5) mengevaluasi dan  6) memberikan pengakuan atau penghargaan.Kata kunci: Talking stick, hasil belajar, operasi hitung matriks

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENARIKAN KESIMPULAN LOGIKA MATEMATIKA DI KELAS XA SMA KARUNA DIPA PALU

AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1915.809 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penarikan kesimpulan logika matematika di kelas XA SMA Karuna Dipa Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XA SMA Karuna Dipa Palu yang berjumlah 23 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, catatan lapangan, dan data hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penarikan kesimpulan logika matematika di kelas XA SMA Karuna Dipa Palu mengikuti langkah-langkah yaitu (1) think, (2) pair dan (3) share.Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Hasil Belajar, Logika matematika

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 9 PALU PADA BAHASAN KELILING DAN LUAS DAERAH LINGKARAN

AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.225 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Instruction (PBI) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII E SMP Negeri 9 Palu pada bahasan keliling dan luas daerah lingkaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, serta refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek  penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 9 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2015/2016, sebanyak 29 siswa dan dipilih tiga siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model PBI dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII E SMP Negeri 9 Palu pada bahasan keliling dan luas daerah lingkaran dengan mengikuti fase-fase yaitu: 1) orientasi siswa pada masalah, 2) mengorganisasikan siswa untuk belajar, 3) membimbing penyelidikan individual maupun kelompok, 4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya dan 5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.Kata kunci:   Model Problem Based Instruction (PBI), hasil belajar, keliling dan luas daerah lingkaran.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD’S TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL DI KELAS VII SMPN 12 PALU

AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.616 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT  yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pertidaksamaan linear satu variabel di kelas VII SMPN 12 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 12 Palu yang berjumlah 20 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, catatan lapangan, dan data hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pertidaksamaan linear satu variabel di kelas VII SMPN 12 Palu yaitu dengan mengikuti fase-fase sebagai berikut: 1) fase penyampaian tujuan dan pemotivasian siswa, 2) fase penyajian informasi, 3) fase pengorganisasian kelompok belajar dan penomoran, 4) fase pengajuan pertanyaan atau masalah, 5) fase berpikir bersama, 6) fase pemberian jawaban, 7) fase pemberian penghargaan.Kata Kunci: Numbered Head’s Togther, hasil belajar, pertidaksamaan linear satu variabel.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEMFAKTORAN BENTUK ALJABAR DI KELAS VIII SMPN 20 PALU

AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.319 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pemfaktoran bentuk aljabar di kelas VIII SMPN 20 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada desain Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu  perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan  refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 20 Palu yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, tes tertulis, wawancara dan catatan lapangan. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, dan masing-masing  siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pemfaktoran bentuk aljabar di kelas VIII SMPN 20 Palu dengan mengikuti fase-fase, yaitu: (1) pemberian orientasi, (2)  think, (3)  pair, (4)  share, dan (5) penghargaan.Kata Kunci:   Model pembelajaran kooperatif tipe think pair share, hasil belajar siswa, pemfaktoran bentuk aljabar.

Peningkatan Pemahaman Konsep Hubungan Antar Satuan Panjang Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Pada Siswa Kelas IV SD Inpres 2 Toribulu

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah apakah penggunaan metode kooperatif tipe STAD pemahaman siswa kelas IV SD Inpres 2 Toribulu dalam pembelajaran konsep hubungan antar satuan panjang dapat ditingkatkan. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penggunaan metode kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SD Inpres 2 Toribulu dalam pembelajaran konsep hubungan antar satuan panjang. Metode penelitian yang digunakan/diterapkan dalam PTK ini adalah penggunaan metode kooperatif tipe STAD yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana pada setiap siklus dilakukan langkah-langkah perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa siswa kelas IV SD Inpres 2 Toribulu Tahun Ajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang, yang terdiri atas siswa laki-laki sebanyak 8 orang dan siswa perempuan sebanyak 12 orang. Hasil penelitian tindakan kelas melalui penggunaan metode kooperatif tipe STAD dengan dua siklus menunjukkan nilai rata-rata atau persentase yang berbeda terhadap pemahaman siswa kelas IV SD Inpres 2 Toribulu Tahun Ajaran 2013/2014. Pada pelaksanaan tindakan Siklus I ketuntasan klasikal siswa adalah 40% (8 orang siswa yang tuntas hasil belajar), tetapi hal tersebut belum mencapai kriteria ketuntasan yang diharapkan, yaitu tuntas secara klasikal bila mencapai ≥ 65% atau memperoleh skor ≥ 65. Pada tindakan Siklus II, diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 100% dengan perolehan nilai semua siwa (20 orang siswa) sudah mencapai skor ≥ 65. Dengan demikian, pemahaman siswa kelas IV SD Inpres 2 Toribulu dalam pembelajaran konsep hubungan antar satuan panjang dapat ditingkatkan melalui penggunaan metode kooperatif tipe STAD.

PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI TEOREMA PHYTAGORAS

AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018): AKSIOMA September 2018
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.487 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan metode penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada Teorema Phytagoras di kelas VIII B SMP Negeri 7 Palu. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 7 Palu yang berjumlah 23 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada Teorema Phytagoras di kelas VIII B SMP Negeri 7 Palu melalui langkah-langkah sebagai berikut: 1) perumusan masalah yaitu siswa menyelesaikan masalah yang ada pada LKS, 2) pemrosesan data yaitu siswa menggunting dan merekatkan alat bantu, 3) penyusunan konjektur yaitu siswa menyusun dugaan sementara dari aktivitas yang dilakukan, 4) pemeriksaan konjektur yaitu guru memeriksa hasil pekerjaan siswa, 5) verbalisasi konjektur yaitu siswa mempresentasikan hasil yang diperoleh , dan 6) umpan balik yaitu siswa mengerjakan soal tambahan dan memberikan kesimpulanKata kunci: Metode Penemuan Terbimbing, Hasil Belajar, Teorema Phytagoras 

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR DI KELAS VIIIA SMP NEGERI 2 SINDUE

AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.375 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu  mendeskripsikan penerapan  model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) pada materi operasi hitung bentuk aljabar di kelas VIIIA SMP Negeri 2 Sindue. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada model Kemmis dan  Mc. Taggart. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VIIIA SMP Negeri 2 Sindue sebanyak 21 orang serta  informan yang dipilih pada penelitian  ini sebanyak 3 orang dengan tingkat kemampuan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada materi operasi hitung bentuk aljabar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIIA SMP Negeri 2 Sindue, yaitu dengan mengikuti fase-fase sebagai berikut: 1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, guru menyampaikan tujuan pembelajaran kemudian memberikan apersepsi dengan mengingatkan materi yang dipelajari sebelumnya, dan memotivasi siswa untuk semangat serta terlibat aktif dalam pembelajaran, 2) menyajikan informasi, guru mendeskripsikan secara singkat mengenai fase-fase model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan menyampaikan pokok-pokok materi pelajaran dengan tanya jawab,  3) penomoran, guru mengarahkan siswa untuk bergabung dalam kelompoknya, membagikan nomor dan meminta siswa duduk berdasarkan urutan nomor dalam kelompoknya, 4) pengajuan pertanyaan, guru membagikan bahan ajar dan LKS  pada masing-masing kelompok,  5) berpikir bersama, guru meminta siswa mengerjakan LKS secara berkelompok untuk memperoleh jawaban yang tepat, 6) pemberian jawaban/evaluasi, siswa yang nomornya diperoleh dari hasil pengundian berdiri di kelompoknya dan maju mempresentasikan hasil kerja kelompoknya, siswa yang bernomor sama menanggapi jawaban yang dipresentasikan, dan 7) pemberian penghargaan, guru memberikan penghargaan kepada kelompok dalam bentuk tepuk tangan dan pujian.Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif  Tipe NHT, Hasil Belajar, Operasi Hitung Bentuk Aljabar.