Articles

Found 39 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN AYAM BIROMARU DALAM UPAYA PENYEDIAAN BIBIT AYAM PEDAGING LOKAL Awaluddin, Awaluddin
Indonesian Journal of Applied Sciences Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.058 KB)

Abstract

This study was aimed to know the heritability of body weight of age 1 to 12 weeks, the most appropriate selection methods, the correlation coefficient of estimate breeding value, the best selection standards, the percentage of chicken carcasses and toformulate development strategy as a locally provision chicken broiler. This study used six males and 18 females. While technically a marriage using the natural way. The research data obtained from 121 of the tail, which consisted of 37 males and 84 females. Data were analyzed by using the VCE 6 (Groneveld, 2008), PEST (Groneveld, 1999), and SAS 9 using univariate Animal Models. The results of this study have (1) The heritability of body weight from week 1 to week 12 ranged from 0.448 ± 0.076 to 0.500 ± 0.489, (2) To improve the genetic quality of Biromaru chicken should be done by the method of mass selection or individual selection on the weight agencies and other properties of highly correlated with body weight, (3) The correlation coefficient of body weight breeding value  of 1 to 12 weeks of age in chickens ranged from 0.2019 between the age of 10 weeks to the age of one week, until 0.9217 at coefficient correlation between the age ?10 weeks of age to the age of 9 weeks, (4) The standard of selection is best depends on the selection standards that we use, if we use the standard selection of 8 weeks of selection should be done at the age of 4 weeks with a correlation coefficient of breeding value of 0.7138, whereas if we use the standard 12 weeks of selection then the selection should be done at age 8 with a correlation coefficient breeding weeks value of 0.6264, (5) The percentage of chicken carcasses Biromaru at the age of 4, 8 and 12 weeks in a sequence that is 56 , 10%, 60.31% and 61.64%, and(6) Poultry Supply Biromaru Chicken (DOC) Model with closed nucleus breeding scheme with two levels namely; nucleus andbranchs.
KAJIAN MODEL PEMBERDAYAAN PETANI PADI MELALUI PENGGUNAAN TIGA MEDIA KOMUNIKASI DI KABUPATEN BIMA (Kasus Di Desa Nggembe Kecamatan Bolo) Awaluddin, Awaluddin; Sukesi, Keppi; Sugiyanto, Sugiyanto
Habitat Vol 25, No 1 (2014)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik media penyuluhan yang digunakan pada program FEATI, (2) mendeskripsikan proses pemberdayaan petani pada program FEATI, dan (3) mendeskripsikan factor-faktor yang mempengaruhi proses adopsi petani pada program FEATI. Metode penelitian yang digunakan adalah survey eksplanatory deskriptif korelasional. Lokasi penelitian di Desa Nggembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Informan kunci terdiri dari petani anggota kelompok tani program FEATI sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan faktor internal dan eksternal petani terhadap tiga media komunikasi, diketahui bahwa factor interna petani (luasan lahan) yang dimiliki petani erat hubungannya dengan media cetak sebesar 0.173 persen, sementara factor eksternal petani (intensitas dan materi penyuluhan) erat bubungannya dengan media cetak sebesar 0.268 persen, faktor internal petani (tingkat kekosmopolitan) erat hubungannya dengan media gelar teknologi PTT sebesar 0.318 persen sedangkan faktor eksternal petani (peran swasta) sebesar 0.371 persen keeratannya dengan media gelar teknologi PTT, faktor internal petani (pengalaman usaha tani) sebesar 0.224 persen, sedangkan factor eksternal (medote penyuluhan) sebesar 0.0306 mempunyai keratan hubungan yang tinggi dengan media penyuluh. Penilaian petani terhadap media cetak pada program FEATI dilihat dari format penyajian dan penggunaan bahasa tergolong kurang, sedangkan untuk kesesuaian isi materi media cetak tergolong kategori baik, penilaian petani terhadap media gelar teknologi PTT dilihat dari tingkat keuntungan relatif, kesesuaian penggunaan media, kemudahan diuji coba, tingkat kerumitan dan kemudahan diamati tergolong baik. Penilaian petani terhadap media penyuluh dilihat dari tingkat penguasaan materi, kepercayaan diri, keaktifan dan konsistensi penyuluh secara keseluruhan tergolong baik. Proses pemberdayaan petani pada program FEATI secara keseluruhan tergolong dalam kategori baik, dilihat dari kemandirian intelektual, kemandirian manajemen dan kemandirian material. Kata kunci: media komunikasi, pemberdayaan, FEATI
7. ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHATANI KOPI ARABIKA BAWAKARENG KECAMATAN SINJAI BARAT KABUPATEN SINJAI Awaluddin, Awaluddin; Nuraeni, Nuraeni; Ilsan, Mais
AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 2, No 2 (2018): AGROTEK
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.295 KB) | DOI: 10.33096/agr.v2i2.63

Abstract

Indonesian arabica coffee is now a special coffee and is the best type of coffee, with a distinctive aroma because it has a special market. Its potential development in Indonesia is still very open, especially with the shift of ordinary coffee consumers to specialty coffee. This study aims to analyze the sustainability of Bawakaraeng Arabica coffee farming. This research was conducted in Sinjai Barat Subdistrict, Sinjai Regency, which took place from May to August 2017. Sampling / respondents were conducted randomly as many as 60 farmers. The data obtained were analyzed using the Multidimensional Scaling (MDS) approach which was the development of the Raled SBH method. The results showed that the production and income of Bawakaraeng Arabica coffee farming was less profitable for farmers because income per month for arabica coffee (peco) was approximately Rp. 340,981 and for Arabica coffee (logs) income per month Rp. 439,618, this is far below the minimum wage (UMP) of South Sulawesi province of Rp. 2,435,625 per month. Development of Arabica Bawakaraeng coffee farming based on ecological dimensions, economic dimensions, socio-cultural dimensions, infrastructure and technology dimensions, unsustainable legal and institutional dimensions. Keywords : Arabica coffee, production, income, farming
INDONESIA’S DECENTRALIZATION POLICY FROM A LOCAL PERSPECTIVE: LESSONS FROM LOMBOK TENGAH Usui, Norio; Sugiyanto, Catur; Awaluddin, Awaluddin
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 19, No 4 (2004): October
Publisher : Journal of Indonesian Economy and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah beberapa dekade menganut system pemerintahan tersentralisasi, Indonesiamerubah system pemerintahan menjadi desentralisasi tahun 2001. Untuk mengidentifikasi berbagai kelemahan dalam kebijakan tersebut, paper ini menganalisis pengalaman 3 tahun pertama era desentralisasi di Lombok tengah, NTB. Lombok Tengah termasuk daerah yang miskin. Fokus analisis pada perencanaan pembangunan, anggaran, dan perubahan organisasi pemerintah daerah. Disamping banyaknya inovasi didaerah, praktek-praktek seperti masa sebelum desentralisasi masih ditemukan. Ketiadaan koordinasi dan keterkatian perencanaan pembangunan secara vertical dan horizontal merupakan masalah besar. Disamping itu, beberapa kegiatan pusat di daerah menyebakan berkurangnya inisiatif daerah. Pemerintah, pembuat kebijakan, harus memahami bahwa desentralisasi yang efektif memerlukan institusi yang secara aktif mengkoordinasi dan memberi peluang konsultasi antara berbagai level pemerintahan.Keywords: Desentralisasi, Inovasi Daerah, Perencanaan Pembangunan, Anggaran danOrganisasi Pemerintah Daerah, Lombok Tengah
SISTEM PENJEJAK IKAN UNTUK PEMANTAUAN KUALITAS LINGKUNGAN PERAIRAN DAN PREDIKSI LOKASI PENANGKAPAN IKAN MENUJU PENGELOLAAN PERIKANAN BERKELANJUTAN Sadly, Muhamad; Awaluddin, Awaluddin
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol 18, No 1 (2017)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jtl.v18i1.534

Abstract

ne"> Dalam riset ini diusulkan suatu pendekatan baru di dalam membangun model prediksi lokasi penangkapan ikan dan pemantauan kualitas lingkungan perairan, khususnya ikan pelagis ekonomis. Knowledge-based expert system diintegrasikan dengan penginderaan jauh dan sistem informasi geografis dipilih sebagai pendekatan baru untuk menyempurnakan metode konvensional yang saat ini digunakan. Model yang dikembangkan disebut “Sistem Penjejak Ikan nan Cerdas”. Kelemahan utamametode konvensional, penentuan lokasi penangkapan ikan masih dilakukan secara manual, akibatnya hasil yang diperoleh tidak optimal dan tidak praktis di dalam implementasinya. Data seri satelit penginderaan jauh (suhu permukaan laut, klorofil dan turbiditi) yang diperoleh dari satelit Aqua MODIS periode tahun 2007-2014 digunakan sebagai data input. Peta spasial sistem prediksi lokasi penangkapan ikan dibangun menggunakan ERDAS Imagine Macro Language. Untuk verifikasi dan validasi hasil,dilakukan pengambilan data in-situ fishing ground pada lokasi riset dalam periode waktu yang sama, dan telah di analisa dengan metode statistik untuk mendapatkan tingkat akurasinya. Hasil menunjukkan bahwa densitas fishing ground yang telah di prediksi dan kualitas lingkungan perairan di perairan Banggai Kepulauan dikorelasikan dengan data hasil survei lapangan (in-situ data) diperoleh tingkat akurasi lebih dari 93%. Dari demonstrasi hasil, model yang diusulkan dapat diaplikasikan untuk memprediksi, melokalisasi dan menentukan densitas fishing ground dengan tingkat akurasi lebih tinggi dibanding metode konvensional. Sistem prediksi ini telah diimplementasikan pada sistem online.Kata kunci : sistem pakar, lokasi penangkapan ikan, penginderaan jauh, sistem penjejak ikan nancerdas, sistem informasi geografi
PENGOLAHAN LIMBAH JERAMI DAN PERBANYAKAN Trichoderma sp UNTUK PENGEMBANGAN PERTANIAN TANAMAN PANGAN KOTA MAKASSAR Awaluddin, Awaluddin; M., Musdalipa; Suriani, Suriani
Ngayah : Majalah Aplikasi IPTEKS Vol 6, No 1 (2015): Ngayah
Publisher : Ngayah : Majalah Aplikasi IPTEKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.588 KB)

Abstract

Program Ipteks bagi Masyarakat (IbM) Kelompok Tani Tanaman Pangan Kota Makassar dilakukan di dua Kelompok Tani yang ada di Kelurahan Parangloe Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar yakni Kelompok Tani Sejahtera dan Kelompok Tani Sisadane sebagai mitra. Kedua kelompok tani ini bergerak dalam produksi tanaman pangan khususnya tanaman padi dalam luasan areal sawah sebesar + 100 ha yang ditanami 2 kali dalam setahun yakni musim tanam rendengan dan gaduh.Tujuan yang akan dicapai dalam program ini yakni peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani mitra dalam mengolah jerami padi menjadi bahan bernilai ekonomis berupa kompos dan teknik perbanyakan Trichoderma sp dalam skala rumah tangga petani yang dapat dijadikan sebagai mikroba bioaktivator kompos dan organisme pengendali OPT tanaman. Target luaran yang akan dicapai yakni dengan program IbM diharapkan terjadinya transfer teknologi dan aplikasi langsung teknologi tepat guna pembuatan kompos jerami dan perbanyakan Trichoderma sp yang berguna di tingkat petani tanaman, sekaligus mendukung pertanian yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan program ini yakni pendampingan langsung dan pelatihan berupa sekolah lapang serta aplikasi produk melalui demplot tanaman padi. Hasil kegiatan yang telah dicapai melalui program ini ialah sosialisasi pemanfaatan limbah jerami dan peranan kompos, perbanyakan isolat Trichoderma sp, pendampingan produksi dalam skala rumah tangga mitra (pembuatan kompos, perbanyakan Trichoderma sp, MOL buah-buahan, MOL sayuran dan pestisida nabati) dan pendampingan dalam penguatan kelompok dan pemasaran produk. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui program IbM Kelompok Tani Tanaman Pangan Kota Makassar, kelompok tani mitra memanfaatkan limbah pertanian menjadi produk bernilai ekonomis yang ramah lingkungan.
MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL MELALUI SELF REGULATED LEARNING DALAM MEMBENTUK KARAKTER BANGSA YANG KUAT Awaluddin, Awaluddin; Muthmainnah, St. Amaliah; Ali, Muh. Ridwan
JURNAL PENA Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.28 KB)

Abstract

Indonesia sebagai sebuah bangsa yang selalu mengedepankan nilai-nilai etika dan estetika serta moral yang berbudi luhur di dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara sudah sangat tergerus oleh kemajuan-kemajuan zaman saat ini, salah satu alasannya karena mereka tidak memilki kecerdasan emosi ketika pengarunh tertinggi dalam kehidupan yaitu 80 persen berasal dari kecerdasan emosi dan 20 berasal dari kecerdasan intelektual. Tapi sekarang lebih menekankan kesebagian besar intelektual bukan emosional sehingga begitu banyak penyimpangan yang terjadi, dengan demikian peningkatan kecerdasan emosional harus diterapkan melalui metode Self Regulated Learning untuk menciptakan motivasi pribadi yang penuh, kepribadian, peduli lingkungan dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya sehingga membentuk karakter yang kuat dan akan menjadi pengaruh yang kuat pada bangsa.Kata Kunci: Kecerdasan Emosi, Self Regulated Learning, Karakter Bangsa.
BISNIS ISLAMI KIB (KOPERASI IKAN BERSAMA) BERBASIS EKONOMI MASYARAKAT SYARIAH SEBAGAI LANGKAH MEWUJUDKAN MASYARAKAT NELAYAN SEJAHTERA DALAM MENGHADAPI PERDAGANGAN BEBAS Awaluddin, Awaluddin; Muthmainnah, St. Amaliah; A. Tonra, Lia Noviana
JURNAL PENA Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.121 KB)

Abstract

Masyarakat pesisir atau nelayan membutuhkan wadah yang dapat membantu mereka dalam upaya meningkatkan hasil perikanan dan tangkapan ikan mereka baik dari segi kwalitas, kwantitas dan harga ikan itu sendiri. Ekonomi masyarakat syariah adalah menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang ada, bukan berarti ketika diterapkannya hanya orang yang menganut agama islam yang dapat berkecimpung didalamnya namun non-islam juga bisa bergabung  namun harus patuh dan mengikuti aturan yang telah diatur sesuai dengan ekonomi masyarakat syariah. Koperasi Ikan Bersama (KIB) menganut system jual beli berdasarkan syariah yang tidak mengenal bunga atau riba, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dalam menghadapi perdagangan bebas.Kata Kunci: Koperasi Ikan Bersama, Ekonomi Masyarakat Syariah, Perdagangan Bebas.
PASAR MODAL SYARIAH : ANALISIS PENAWARAN EFEK SYARIAH DI BURSA EFEK INDONESIA AWALUDDIN, AWALUDDIN
Maqdis : Jurnal Kajian Ekonomi Islam Vol 1, No 2 (2016): Juli - Desember 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The theme of the article is based on economic principles Islam. The purpose of writing the article is: to analyze the Sharia in BEI exchange offer. Research is the study of literature. The index of sharia has become a part or the instrument in capital market transactions. Any securities that enter the Islamic capital market flows through a rigorous selection on sharia indekk that JII (Jakarta Islamic Index). The selection is part of the bidding process before the Islamic securities offered to investors through the capital market. Among the sharia always dimanati index at the level of investors were shares of sharia, Islamic mutual funds, Islamic bonds (Sukuk) which is a part that can not be separated in capital market transactions. The institute is a precondition towards Islamic securities with principal business does not conflict with Islamic law, as stated in a fatwa DSN-MU. In the presence Index sharia, the Islamic banks, Takaful and other Islamic financial institutions have alternatives to invest their funds and distribute their profits to their clients.
STATE’S AUTHORITY RIGHTS OVER LAND IN INDONESIA Awaluddin, Awaluddin
Tadulako Law Review Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j25272985.2017.v2.i2.9292

Abstract

The basic principle mentioned about the right over land by state is very basic according Article 33 Paragraph (3) of the 1945 Constitution which states "" earth and air and natural resources contained within it controlled by the state and used for the stock of peoples prosperity." This research is intended to seek and understand whether the meaning of rights by the state can be interpreted also as the right of the state (eigenaar) to the land in Indonesia. This research uses research methods with the approach of legislation and conceptual road. Based materials from books law and research journals are the main legal ingredients. The results show that state copyright is interpreted as a state authority, judicial, air and space rules and regulations.