p-Index From 2015 - 2020
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Home Economics Journal
Rizqie Auliana
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Tempe Bekatul Dan Kandungan Gizinya Auliana, Rizqie
Home Economics Journal Vol 1, No 2 (2017): October
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.907 KB) | DOI: 10.21831/hej.v1i2.23288

Abstract

Penelitian bertujuan: 1) mengetahui formula tempe bekatul yang tepat sesuai dengan karakteristik bekatul, 2) mengetahui daya terima konsumen terhadap tempe bekatul, dan 3) mengetahui kandungan gizi tempe bekatul berdasarkan analisis proksimat. Jenis penelitian adalah eksperimen di Laboratorium Program Studi Pendidikan Teknik Boga, Universitas Negeri Yogyakarta dan Chemix Pratama. Disain penelitian adalah rancangan blok lengkap 3 kali ulangan percobaan dan 2 kali sampel. Formula tempe bekatul 1 dan 2 menggunakan 7½ % , 10%, dan 12½ %. Hasil penelitian: 1) Formula tempe bekatul yang tepat baik tempe bekatul 1 maupun 2 adalah 10% bekatul, 90%  kedelai dan 8% ragi tempe. 2) Tempe bekatul  yang disukai adalah formula 2 dengan substitusi 10%. 3) Kandungan gizi tempe bekatul 1 dan 2 tidak berbeda jauh dengan tempe kedelai. Kadar air tempe bekatul 60-61%. Kadar abu  tertinggi adalah tempe bekatul 2 sebesar 1,5452%.  Kandungan protein tempe kedelai adalah 17,7712%, tempe bekatul 1 adalah 16,1638%, dan tempe bekatul 2 adalah 17,8622%. Kandungan lemak tertinggi dimiliki tempe bekatul 1 sebesar 10,3032% . Serat kasar tempe bekatul 2 lebih rendah 5,4824% dibandingkan tempe bekatul 1. Kandungan karbohidrat dan energi lebih tinggi pada tempe bekatul 1 sebesar 4,7637%
PEMBUATAN TEMPE BEKATUL DAN KANDUNGAN GIZINYA Auliana, Rizqie
Home Economics Journal Vol 1, No 1 (2017): Mei
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui formula  tempe bekatul yang tepat sesuai dengan karakteristik bekatul, 2) mengetahui daya terima konsumen terhadap tempe bekatul, dan 3) mengetahui kandungan gizi tempe bekatul berdasarkan analisis proksimat.Jenis penelitian adalah eksperimen yang dilakukan di Laboratorium Program Studi Pendidikan Teknik Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta dan pengolahan data kandungan gizi di lakukan oleh Laboratorium Chemix Pratama, Seturan, Penelitian dibagi menjadi: 1) tahap persiapan untuk membuat tepung bekatul dan tiwul bekatul, 2) tahap pra eksperimen untuk membuat tempe bekatul 1 dan 2 yang tepat, 3) tahap eksperimen 1 untuk mengetahui daya terima melalui uji kesukaan, dan 4) tahap eksperimen 2 untuk mengetahui kandungan gizi tempe bekatul 1 dan 2 yang disukai melalui analisis proksimat. Disain penelitian yang digunakan adalah rancangan blok lengkap dengan 3 kali ulangan percobaan dan 2 kali ulangan sampel. Formula tempe bekatul 1 dan 2 yang ditemukan menggunakan tingkat substitusi 7½ % (30 g bekatul), 10% (40 g bekatul) dan 12½ % (50 g bekatul).Hasil penelitian menemukan: 1) Formula tempe bekatul yang tepat baik tempe bekatul 1 (substitusi tepung bekatul) maupun tempe bekatul 2 (substitusi tiwul bekatul) adalah 10% (40 g) bekatul, 90% (360 g) kedelai dan 8% (2 g) ragi tempe  (dari berat kedelai acuan). 2) Tempe bekatul 1 dan 2 yang disukai adalah yang dibuat dari formula 2 dengan tingkat substitusi 10%. 3) Kandungan gizi tempe bekatul 1 dan 2 tidak berbeda jauh dengan tempe kedelai. Kadar air tempe bekatul berkisar antara 60-61% dan tempe kedelai acuan sekitar 65%. Kadar abu tempe bekatul tertinggi dimiliki oleh tempe bekatul 2 sebesar 1,5452% pada kadar air 61,7328% (tempe kedelai=0,7857%). Kandungan protein ketiga tempe tidak berbeda jauh, tetapi pada tempe bekatul dengan kadar air yang lebih rendah, kandungan protein yang dimiliki hampir sebanding dengan tempe kedelai. Kandungan protein tempe kedelai pada kadar air 65,0487% adalah 17,7712%, tempe bekatul 1 pada kadar air 60,7341% adalah 16,1638%, dan tempe bekatul 2 pada kadar air 61,7328% adalah 17,8622%. Kandungan lemak tertinggi dimiliki tempe bekatul 1 sebesar 10,3032% pada kadar air 60,7341% (tempe kedelai=8,6937%). Serat kasar tempe bekatul 2 lebih rendah (5,4824%) dibandingkan tempe bekatul 1 (5,4824%) padahal kadar air yang dimiliki keduanya hampir sama. Kandungan karbohidrat dan energi nampak lebih tinggi pada tempe bekatul 1 sebesar 4,7637% dan 4,7637%.