Articles

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kurang Berhasilnya Implementasi KB Pria di Kota Semarang. Atikah, Atikah
Journal of Public Policy and Management Review Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012
Publisher : Journal of Public Policy and Management Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang sangat besar jumlahnya di negara-negaraberkembang menambah rumitnya masalah-masalah pembangunan yangdihadapi. Dapat dikatakan bahwa masalah kependudukan merupakan salahsatu masalah yang paling utama dan paling sulit diatasi.Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan jumlahpenduduk yang terbesar di dunia, dimana Indonesia termasuk dalam limabesar negara dengan jumlah penduduk yang terbanyak di dunia.Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan sensus penduduk tahun2000 adalah sebesar 210.241.999 jiwa dengan pertambahan penduduksekitar 1,9 % (BPS, 2001) dan pada tahun 2007 laju pertumbuhanpenduduk diprediksi sudah menurun, namun masih kisaran 1 %.Berdasarkan sensus tahun 2010 diketahui bahwa pertumbuhan pendudukmelebihi proyeksi nasional yaitu sebesar 237,6 juta jiwa dengan lajupertumbuhan penduduk (LPP) 1,49 per tahun.
KARAKTERISASI ELEKTRODA SELEKTIF ION (ESI) RODAMINA B BERMEMBRAN POLIMER CAMPURAN PVC – DOP DENGAN KITOSAN SEBAGAI CARRIER Kurniati, Tuti; Atikah, Atikah; Sulistyarti, Hermin
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini membuat dan mengkarakterisasi Elektroda Selektif Ion (ESI) sebagai metode alternatif dalam penentuan Rodamina B secara kuantitatif pada makanan. Metode Elektroda Selektif Ion mudah digunakan untuk pengukuran di lapangan dan hasil pengukurannya memiliki sifat selektif dan sensitif. Elektroda Selektif Ion terdiri atas 4 bagian yaitu : Badan elektroda yang terbuat dari plastik polietilen, konduktor berupa kawat platina, membran menggunakan bahan aktif kitosan dan kabel koaksial RG 58 sebagai penghubung Elektroda Selektif Ion pada potensiometer. Optimasi komposisi membran yang kompatibel dan homogen pada ESI Rodamina B dilakukan dengan % berat perbandingan Kitosan:PVC:DOP adalah (4:32:64 ; 4:34:62 ; 4:35:61 ; 5:34:61; 5:35:60 dan 6:35:59). Total keseluruhan berat membran adalah 1 g dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) dengan perbandingan 1:3 (b/v) yang dilapiskan pada kawat platina. Pengaruh waktu prakondisi (dopan) dilakukan dengan tujuan meningkatkan konduktivitas membran ESI yang telah dibuat. Perendaman membran dilakukan dalam larutan RCOONa 0,5 M dengan variasi waktu perendaman membran ESI selama 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70 dan 80 menit. Karakterisasi sifat dasar ESI yang dibuat meliputi: faktor Nernst, kisaran konsentrasi pengukuran, batas deteksi, waktu respon, dan life time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESI yang dibuat menghasilkan karakteristik optimum untuk pengukuran analisis dengan faktor Nernst 58,86 mV/dekade konsentrasi, batas deteksinya 5,79 ppm, waktu respon yang cepat berkisar 30 detik dan memiliki life time hingga 45 hari. Komposisi penyusun membran optimal perbandingan kitosan:PVC:DOP adalah 4:34:62 dengan waktu perendaman optimum 30 menit.Kata kunci : rodamina B, pewarna makanan, elektroda selektif ion (ESI)
KARAKTERISASI ELEKTRODA SELEKTIF ION (ESI) KROMAT TIPE KAWAT TERLAPIS BERBASIS KITOSAN Kurniasih, Dedeh; Atikah, Atikah; Sulistyarti, Hermin
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dibuat dan dikarakterisasi suatu elektroda selektif ion (ESI) kromat tipe kawat terlapis. Komposisi optimum membran didapatkan dari campuran kitosan, alikuot 336-kromat, polivinilklorida (PVC) dan dioktilftalat (DOP) sebagai plasticizer dengan perbandingan 4:0,5:35:60,5 (% b/b) dalam pelarut THF (1:3 b/v). Penambahan alikuot 336-kromat dalam membran dengan bahan aktif kitosan dapat meningkatkan konduktivitas membran sehingga dapat menghasilkan karakter sifat dasar. Karakteristik dasar elektrode selektif ion kromat memberikan karakteristik optimum dengan faktor Nernst 29,77 mV/dek, rentang konsentrasi linier 10-6–10-1 M, waktu respon 40 detik, batas deteksi 1,95 x 10-6 M, usia pemakaian 49 hari.Kata Kunci: elektroda selektif ion (ESI) tipe kawat terlapis, ion kromat, kitosan, alikuot 336-kromat
KARAKTERISASI FLY ASH BATUBARA SEBAGAI BAHAN KATALITIK KONVERTER DALAM MEREDUKSI GAS BUANG HC DAN CO KENDARAAN BERMOTOR Ghofur, Abdul; Atikah, Atikah; Soemarno, Soemarno; Hadi, Abdul
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abu terbang batubara (Fly Ash) merupakan limbah indutri dari PLTU yang pada umumnya dibuang di landfill atau ditumpuk begitu saja di dalam area industri. Penumpukkan abu terbang batubara akan menimbulkan masalah bagi lingkungan karena menghasilkan limbah bahan bahan berbahaya dan beracun (B3). Untuk itu diperlukan suatu upaya pemanfaatan limbah abu terbang ini agar mampu meningkatkan nilai ekonomisnya serta mengurangi dampak buruknya terhadap lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karateristik abu terbang sebagai bahan katalitik konverter dalam rangka mereduksi gas buang. Sedangkan metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan mengaktivasi fly ash dengan menggunakan H2SO4 dengan beberapa variasi konsentrasi yatu  mulai 7 M, 8 M dan 9 M. Dari hasil percobaan IR terjadi pergeseran bilangan gelombang yaitu bilangan gelombang 455.17 cm-1 bergeser 459.03 cm-1, hal ini menunjukkan konsentrasi H2SO4 dapat menghilangkan zat pengotor pada pori abu layang. Dari beberapa variasi konsentrasi H2SO4 juga menunjukan konsentrasi sebesar 9 M adalah paling potensial untuk digunakan sebagai bahan katalitik konverter, hak ini dikarena ada kandungan unsur TiO dan meningkat 2,49%, meskipun relatif kecil dengan unsur ini diharapkan fly ash batubara mampu menjadi bahan katalitik konverter yang dapat mereduksi emisi gas buang. Key words: Emisi Gas buang HC, Fly ash dan CO Katalitik konverter
Penerapan Tema “Piring” dalam Perancangan Objek Wisata Kuliner Atikah, Atikah; Soemardiono, Bambang; Kharismawan, Rabbani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4626.242 KB)

Abstract

Didalam merancang terdapat berbagai cara untuk melakukan pendekatan objek rancang, salah satunya dengan tema, adapun tema yang di pilih ialah Piring, dan objek rancang yang menggunakan pendekatan tersebut ialah Pusat Wisata Kuliner Khas Sidoarjo. Wisata Kuliner ialah suatu tempat yang menampung berbagai macam jenis kegiatan kuliner serta  menampung para PKL yang ada di Sidoarjo di dalam satu kawasan kuliner. Pendekatan tema rancangan yang di terapkan pada objek tersebut menggunakan pendekatan Metafora, yaitu combine metaphor. Isu yang di pilih berdasarkan dari tema  piring akan diwujudkan melalui bentuk dan penataan ruang luar. Hasil rancangan berupa bangunan yang mengambil karakter dari susunan vertikal piring yang fleksibel, sedangkan  bagian  ruang luar  menggunakan karakter piring sebagai tempat sajian, ruang luar akan di rancang sebagai tempat yang menyajikan tempat kuliner yang menarik.
PERANCANGAN PENILAIAN KINERJA GURU BERDASARKAN STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK KOMPETENSI GURU DAN KOMPETENSI GOMES SEBAGAI ACUAN PEMBERIAN INSENTIF (Studi Kasus SMA Brawijaya Smart School, Malang) Atikah, Atikah; Setyanto, Nasir Widha; Mada Tantrika, Ceria Farela
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.184 KB)

Abstract

Abstrak Sistem penilaian kinerja guru di SMA Brawjaya Smart School dilakukan sebagai formalitas namun tidak ada suatu usaha perbaikan apaupun dari pihak sekolah. Sehingga dibutuhkan suatu rancangan sistem penilaian kinerja yang dapat memotivasi kinerja guru SMA Brawijaya Smart School. Untuk itu dirancang sistem penilaian kinerja guru berbasis kompetensi, khususnya Kompetensi Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru yang dipadukan dengan Kompetensi Gomes. Tahap awal dilakukan perhitungan bobot pada tiap kompetensi menggunakan kuesioner pembanding berpasangan yakni dengan metode AHP. Hasil perhitungan bobot persentase masing-masing kompetensi adalah  kreativitas 20,70% , Inisiatif 14,42%, Kesesuaian materi pembelajaran 13,9% , Kerjasama 10,5%, Kesiapan mengajar 9,62%, keteladanan 5,85%, integritas diri 5,85 %, Pengetahuan mengenai tugas 5,66 %, kuantitas 4,0%, kesungguhan 3,68%, Kehadiran 2,83%, Kemauan belajar 1,89% dan Ketepatan waktu 1,04%. Selanjutnya dilakukan penilaian dengan menggunakan kuesioner menggunakan metode penilaian Rating Scale. Hasil dari penilaian tersebut diolah sehingga didapat prestasi kerja dari masing-masing guru. Tahap akhir adalah melakukan perhitungan insentif berdasarkan prestasi kerja yang telah dicapai. Kata kunci : Penilaian Kinerja Guru, AHP, Rating Scales, Insentif
PENGARUH PH DAN TEMPERATUR TERHADAP KINERJA SENSOR POTENSIOMETRI RHODAMIN B BERBASIS KITOSAN Thahir, Firda Syawalina; Atikah, atikah; Fardiyah, Qonitah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.275 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan pengaruh pH dan temperatur terhadap kinerja sensor potensiometri Rhodamin B berbasis kitosan serta aplikasinya pada penentuan kadar Rhodamin B yang terdapat pada makanan yang hasilnya dibandingkan dengan metoda standar spektrofotometri sinar tampak. Sensor potensiometri yang digunakan berupa Elektroda Selektif Ion (ESI) Rhodamin B yang terbuat dari konduktor kawat Pt yang dilapisi oleh membran yang terdiri dari bahan aktif kitosan terprotonasi menggunakan asam asetat 3% pada pH 5, bahan berpendukung campuran polivinil klorida (PVC), pemlastis dioktil sebakat (DOS) dengan perbandingan 4:35:61 (b/b) dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) dengan perbandingan 1:3 (b/v). Pengaruh pH dan temperatur ditentukan dengan mengukur potensial larutan Rhodamin B pada kisaran pH 3−8 dan kisaran temperatur 15−45 oC dimana pH dan temperatur optimum dilihat dari sensor potensiometri yang memberikan karakteristik yang baik yang ditunjukkan dengan harga Faktor Nernst teoritis (59,2 mV/dekade konsentrasi). Sensor diaplikasikan pada penentuan Rhodamin B dalam sampel saos makanan, hasilnya dibandingkan dengan metoda standar spektrofotometri sinar tampak pada panjang gelombang 545 nm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja sensor potensiometri Rhodamin B berbasis kitosan tidak dipengaruhi oleh pH pada rentang pH 4−5 dan temperatur pada rentang 20−45 oC serta dapat diaplikasikan pada sampel saos tomat pada konsentrasi 17,32−24,88 ppm yang memberikan akurasi 94,66% dan presisi 92,15%. Kata kunci: kitosan, pH, Rhodamin B, sensor potensiometri, temperatur
pembuatn tes kit tiosianat berdasarkan pembentukan kompleks besi(III) tiosianat Dini, Putri; Sulistyarti, Hermin; Atikah, Atikah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1208.82 KB)

Abstract

ABSTRAKTiosianat merupakan salah satu senyawa yang secara tidak langsung dapat menyebabkan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI). Penentuan tiosianat dapat dilakukan dengan tes kit, berdasarkan  metode kolorimetri yaitu dengan cara pembentukan kompleks berwarna merah Besi (III) tiosianat. Pembentukan kompleks Besi (III) tiosianat dapat dilakukan dengan cara mereaksikan tiosianat SCN- dengan ion Fe3+ dalam suasana asam. Warna yang dihasilkan akan dianalisa secara spektrofotometri visibel. Intensitas warna dari kompleks yang terbentuk dibuat sebagai komparator. Hasil penelitian menunjukkan waktu optimum pembentukan kompleks adalah 3 menit dan pH 2.Kata kunci: kompleks Besi(III) tiosianat, tes kit,tiosianatABSTRACTThiocyanate is a compound that can indirectly lead to Iodine Deficiency Disorders(IDD). Determination of thiocyanate to do with the test kit, based on the colorimetric method based on the formation of the red complex iron(III) thiocyanate. Complex formation of iron(III) thiocyanate can be done by reacting thiocyanate(SCN-) with Fe3+ ions under acidic conditions. The resulting color will be analyzed by visible spectrophotometry. Color intensity of the complex formed was madeas a comparator. The results showed the optimum time of the complex formation of 3 minutes and pH 2.Key words:iron(III) thiocyanate complex, tes kit, Thiocyanate
PENGARUH ION ASING TERHADAP KINERJA ELEKTRODA SELEKTIF ION (ESI) Cd(II) TIPE KAWAT TERLAPIS BERBASIS D2EHPA SERTA APLIKASINYA PADA PENENTUAN KADAR KADMIUM DALAM AIR SUNGAI Wijanarko, Aris; Atikah, Atikah; Fardiyah, Qonitah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.735 KB)

Abstract

Elektroda Selektif Ion (ESI) Cd(II) tipe kawat terlapis dibuat menggunakan bahan aktif D2EHPA, campuran polivinilklorida (PVC) sebagai bahan pendukung, Dibutylphthalate (DBP) sebagai bahan pemlastis, dengan perbandingan D2EHPA : PVC : DBP = 16 : 28 : 56 dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) (1:3 b/v). ESI Cd(II) tipe kawat terlapis berbasis D2EHPA menunjukkan harga faktor Nernst 27,26 mV/dekade konsentrasi Cd(II) pada rentang konsentrasi 1x10-5 – 1x10-1 M, limit deteksi 6,61x10-6 M atau setara dengan 0,317 ppm kadmium dengan waktu respon 40 detik dan usia pemakaian 42 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh ion asing terhadap kinerja ESI Cd(II) tipe kawat terlapis berbasis D2EHPA serta diaplikasikan pada penentuan kadar kadmium dalam air sungai. Pengaruh ion asing dilakukan dengan menentukan koefisien selektivitas (Ki,j) menggunakan metode larutan tercampur. Larutan yang diukur mengandung ion utama Cd2+dengan rentang konsentrasi 1x10-5 – 1x10-1 M dan ion asing Hg2+dan Cu2+dengan konsentrasi tetap 1x10-3 M. Aplikasi pada penentuan kadar kadmium secara potensiometri menggunakan ESI Cd(II) tipe kawat terlapis berbasis D2EHPA hasilnya dibandingkan dengan metode standar Spektrofotometer Serapan Atom (SSA)  menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan ion asing Hg2+ dan Cu2+ tidak mempengaruhi kinerja ESI Cd(II). Urutan selektivitas ESI Cd(II) tipe kawat terlapis berbasis D2EHPA yaitu Cd2+ > Hg2+ > Cu2+, Berdasarkan hasil uji t pengukuran Cd(II) menggunakan metode potensiometri dengan ESI Cd(II)tipe kawat terlapis berbasis D2EHPA tidak berbeda secara bermakna dengan hasil pengukuran menggunakan metoda SSA sehingga dapat digunakan sebagai metoda alternatif untuk  pengukuran kadar kadmium dalam air sungai. Kata kunci: D2EHPA, elektroda selektif ion tipe kawat terlapis, membran, potensiometri, sensor potensiometri kadmium.
PEMBUATAN ELEKTRODA SELEKTIF ION KADMIUM TIPE KAWAT TERLAPIS BERMEMBRAN D2EHPA Putra, Dedi Arta; Atikah, Atikah; Sulisyarti, Hermin
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.901 KB)

Abstract

ABStract Preparation  of coated wire cadmium(II) ion selective electrodes Cd(II) CWE) membranous Di (2-Ethyl Hexyl) Phosporic Acid (D2EHPA) has been done to obtain the optimum membrane composition ratio and optimum soaking time that produce cadmium(II) CWE have Nerntstian character. Preparation  of cadmium(II) CWE was conducted by three kinds of membrane composition comprising an active ingredient D2EHPA, matrix material consist of polyvinylchloride (PVC) polymer and plasticizer dibutylphtalate (DBP) dissolved in tetrahydrofuran (THF) solvent with a ratio of 1:3 by weight/volume. Potential measurements made​​ in the CdCl2test solution in the concentration range10-8-10-1M at pH 5. Optimization of time soaking in a solution of CdCl2 0.1M performed at optimum membrane composition in the time range of 0-80 minutes with 10 minutes intervals. The results showed that the optimum composition of the membrane is a membrane with the composition ratio  of D2EHPA : PVC : DBP = 16 : 28 : 56 produces Nernstian properties with prices Nernst factor of 27.26mV/decade of concentration needed optimum soaking time in a solution of CdCl2 0.1M for 20 minutes.   Key words: cadmium CWE, D2EHPA, membrane, potentiometry
Co-Authors A Sabarudin A Wiryawan Abdul Ghofur Abdul Hadi Abdul Rozak Abner Tonu Lema ADR Madjid, ADR Alif Faiza Rahmawati Alvan Febrian S, Alvan Febrian Alvan Febrian, Alvan Anisah Anisah Antesar Elmagirbi Arief Rachmansyah Arief, Adilla Edi Arini Sugiarti Aris Munandar Aris Wijanarko Asdauna Zahrotun Nisa Ayu , Shindy W. B, Dwi Izzati Bambang Soemardiono Barlah Rumhayati Bheta Sari D, Bheta Sari Candra Irawan Ceria Farela Mada Tantrika Chandrawati Cahyani Dedeh Kurniasih Dedi Arta Putra Dian Novita W, Dian Novita E Sulistyo Ekawati Ekawati Eko Naryono Ema Pristi Yunita, Ema Pristi Ema Pristi, Ema Endah Kusrini Fajar Rizqy Maulidah Febriani Febriani Firda Syawalina Thahir Frans Deminggus H Sulistyarti Herlinda Herlinda, Herlinda Hermin Sulistyarti Hermin Sulisyarti Huda, Asrul I Made Gede Sudyadnyana Sandhika, I Made Gede Sudyadnyana Ida Wahyuni Imalia Nurrachma Ayuningtyas, Imalia Nurrachma Iqbalsyah, Teuku M. Izzati , Dwi B. Kusuma, Bagus Andryana Lilik Suryati Linda Noviana Luchis Rubianto M Nitsae, M Ma'ruf, Ahmad Malahayati Malahayati Mutia, Intan Nasir Widha Setyanto Novy Lailatuz Zulfah Nury Kusumawardhani Osrita Hapsara Pupu Sopini Putri Dini Qonitah Fardiyah Qurrata Ayun R Sugiarto R. Djoko Nugroho, R. Djoko Rabbani Kharismawan Rasyad, Sobihah Risma Putri Disicahyani Roisatul Hasanah Rosalina Djatmika S.P. Sakti Sarliva, Ummi Shanti Puspitaningrum Silvi Avianti Indriana Silzha Eka Prasetya Irawan Sita Febrianti Siti Fatimah Pradigdo Soemarno Soemarno Sudarminto Setyo Yuwono Sugeng Hariyadi, Sugeng Suhardjo Suhardjo Suharyani, Ine Syafira Ayu Deviana Titin Maulidyawati Toha, Suryani Tuti Kurniati W, Shindy Ayu Winioliski L.O Rohi Bire, Winioliski L.O Yunan Surono, Yunan Yuris Yuris, Yuris Zuri Rismiarti