p-Index From 2015 - 2020
8.775
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Medicina Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis JURNAL ILMU LINGKUNGAN Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Japanese Literature Majalah Kedokteran Bandung EXCELLENT Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Pancaran Pendidikan LINGUISTIK TERAPAN Pendidikan Bahasa Inggris Journal of Economics, Business, and Accountancy | Ventura Dharmakarya Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika JURNAL PEDAGOGIK ATAVISME JURNAL ILMIAH KAJIAN SASTRA Jurnal Ilmiah Mahasiswa FKIP Prodi Biologi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Omega: Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika Sari Pediatri Media Penelitian Pendidikan Jurnal Sistem Kesehatan International Journal of Humanity Studies (IJHS) UNION: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Utilitas Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Jurnal Kesehatan Vokasional Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) MEDIA BINA ILMIAH PENDIPA Journal of Science Education Jurnal Riset Pendidikan Dasar The Southeast Asian Journal of Midwifery Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Kebidanan Malahayati Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Permukiman Jurnal Akuntansi dan Bisnis Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan MAJALAH ILMIAH METHODA Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) JURNAL BIOEDUCATION Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Journal of Contemporary Accounting Jurnal Magrobis
Articles

PENERAPAN PEMBELAJARAN TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA – SISWI TENTANG CIRI – CIRI MAKHLUK HIDUP Astuti, Sri; Chiar, M; Nasrun, M
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.382 KB)

Abstract

Abstract :   Basicly from observation in SDN III Singkawang Selatan, Study motivation and result of study students in science Organisme still under. Research look for solution from problem studying. Research to  try use Talking Stick to increase motivation study from students perhab to enjoy and suitable of feature in elementary school.  Generally to aim research is explain apply  learning Talking Stick model in organisme feature to increase study motivation in science  at class III SDN 3 Singkawang Selatan.Research methode use descriptive methode  with classroom action Reseach.Data collection techniques used are direct observation and interview techniques, data collection tools that earch study observation sheets and teacher observation sheet. Reseach prosedur about planing, doing observation and reflection.  Result of research that use Talking Stick model, enaugh effective  to increase  students motivation to study  science class III. Grade motivation study in class III SDN 3 Singkawang Selatan  pre-cycle, grade motivation 39,29 % at doing first cycle grade motivation 75 % and doing the second cycle grade motivation is 100 %. Result change is  significant with  everage  KKM 60.  Motivation increase  impact in result study is from applycation in  cycle I from 28 student  and 21 students (75%), Students canS only 11 or 39,29 % to value ≥ 60, than 17 students or 60,71 % student not yet graduate in study.  Implication in the first cycle from 28 students there is 21 students or 75 % everage value class 65,54≥KKM 60. Than implication second cycle,  Students achieve everage value class 76,25≥KKM 60.In cycle secound, all students     did get  grade everage class 76,25 ≥ kkm 60.  Apply  learning Talking Stick model in organisme feature  can  increase study motivation in science  at class III SDN 3 Singkawang Selatan.   Abstrak   : Berdasarkan pengamatan dilapangan yaitu di Sekolah Dasar Negeri 3 Singkawang Selatan . Motivasi belajar dan hasil belajar siswa - siswi pada pelajaran IPA masih rendah.Dari hal tersebut peneliti mencari pemecahan masalah.Peneliti mencoba menggunakan Pembelajaran Talking Stick untuk meningkatkan motivasi belajar siswa - siswi agar lebih menyenangkan dan sesuai karakteristik siswa - siswi sekolah dasar.Secara umum tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan kejelasan penerapan model pembelajaran talking stick pada materi “ciri-ciri  makhluk hidup” untuk meningkatkan motivasi belajar dalam pembelajaran IPA di kelas III SDN 3 Singkawang Selatan.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan bentuk penelitian tindakan kelas. Teknik alat pengumpul data yang digunakan adalah teknik observasi langsung dan teknik komunikasi, dan alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar obesrvasi siswa – siswi dan lembar obsevasi guru. Prosedur penelitian mencakup: perencanaan, pelaksanaan, observasi atau pengamatan dan reflkesi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Penggunaan model pembelajaran talking stick, cukup efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa – siswi di kelas III. Tingkat motivasi belajar siswa - siswi kelas III SDN 3 Singkawang Selatan pembelajaran pra siklus, tingkat motivasi  sebesar 39,29%, pada pelaksanaan siklus I tingkat motivasi sebesar 75% dan pada pelaksanaan siklus II tingkat motivasi siswa - siswi sebesar 100%.  Hal ini bermuara pada perubahan yang signifikan dengan perolehan nilai rata-rata siswa - siswi telah mencapai KKM 60. Peningkatan motivasi berdampak pada peningkatan hasil belajar yaitu dari 28 siswa - siswi,  hanya 11 orang atau 39,29 % siswa - siswi yang memperoleh nilai ≥ 60.  Sedangkan 17 orang atau 60,71 % siswa - siswi belum memperoleh nilai ketuntasan belajar. Pada siklus pelaksanaan siklus I dari 28 orang siswa - siswi sebanyak 21 orang siswa - siswi atau 75 % siswa - siswi berhasil memenuhi kriteria ketuntasan minimal dengan nilai rata-rata kelas 65,54 ≥  KKM 60.  Pada pelaksanaan siklus II, semua siswa - siswi telah mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata kelas 76,25 ≥  KKM 60. Sehingga dapat disimpulkan Penerapan Pembelajaran Talking Stick dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan motivasi belajar siswa - siswi di kelas 3 Sekolah Dasar Negeri 3 Singkawang Selatan.     Kata Kunci     :  Talking stick, Motivasi Belajar, Pembelajaran IPA
PENINGKATAN KREATIFITAS BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEMATIK PADA SISWA KELAS RENDAH Astuti, Sri; Asran, Mastar; ., Marzuki
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.147 KB)

Abstract

Abstrak: Permasalahan pada penelitian ini adalah usaha untuk meningkatkan kreativitas belajar peserta didik menggunakan pendekatan tematik pada siswa kelas rendah di sekolah dasar Negeri 19 Sungai Kakap. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif, bentuknya Penelitian Tindakan Kelas, dan sifat penelitian bersifat kolaboratif. Subjek penelitian guru dan peserta didik kelas I sekolah dasar negeri 19 Sungai kakap yang berjumlah 16 orang. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi langsung dan alat pengumpul data yang digunakan adalah pedoman observasi. Hasil penelitian berdasarkan dari observasi dengan menggunakan pendekatan tematik pada siswa kelas rendah dapat meningkatkan kreativitas belajar peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan penerapan model pembelajaran Kooperatif pada Mata Pelajaran Matematika di kelas I Sekolah Dasar Negeri 19 Sungai Kakap dapat meningkatkan kreativitas belajar peserta didik, diterima. Kata kunci : Kreatifitas Belajar, Pendekatan Tematik, Kelas Rendah   Abstract: The problem of this research is an attempt to improve the creativity of learners by using thematic approach to the lower grade students in Public Elementary School Number 19, Sungai Kakap. This research method is descriptive, in the form of Classroom Action Research, and nature of the research is collaborative. The Research subjects were teachers and first grade learners of  Public Elementary School Number 19, Sungai Kakap that consisted of 16 people. The technique used in this study was the technique of direct observation and data collection tool used was the observation guideliness. The result based on the observation by using thematic approach in the lower grade students can improve the creativity of learners. This shows that the hypothesis that stated the application of cooperative learning model on Mathematics Subject in the Grade I of Public Elementary School Number 19 Sungai Kakap can improve the creativity of learners, accepted. Keywords: Creativity Learning, Thematic Approach, Lower Grade Classes
GERAKAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Astuti, Sri
Dharmakarya Vol 7, No 3 (2018): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.633 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i3.20034

Abstract

Stunting merujuk pada kondisi tinggi anak yang lebih pendek dari tinggi badan seumurannya, yang disebabkan kekurangan asupan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Ketika dewasa, anak yang mengalami stunting rentan terhadap serangan penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, diabetes, ataupun gagal ginjal; menghambat bonus demografis Indonesia dimana rasio penduduk usia tidak bekerja terhadap penduduk usia kerja menurun; ancaman pengurangan tingkat intelejensi sebesar 5-11 poin. Selain faktor gizi, stunting disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat terutama, ibu hamil, ibu balita dan kader posyandu. Tujuan pemberdayaan masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan kader posyandu dan masyarakat melalui promosi kesehatan dengan media kartu integrating card. Metode kegiatan adalah cross sectional.  Sampel adalah kader sebanyak 50 orang di  wilayah kerja Puskesmas Jatinagor, Kabupaten Sumedang, dilaksanakan pada bulan November 2018. Hasil penelitian didapatkan bahwa Pengetahuan kader terbanyak cukup (40%). Simpulan pada penelitian ini bahwa promosi kesehatan dengan media integrating card meningkatkan pengetahuan ibu balita dan kader posyandu     Kata kunci : integrating card, kader posyandu, pencegahan, stunting  STUNTING  PREVENTION MOVEMENT THROUGH COMMUNITY EMPOWERMENTIN JATINANGOR SUB-DISTRICT, SUMEDANG DISTRICT Dra. Sri Astuti, M. Kes1*, Ginna Megawati, dr., M. Kes1, Samson CMS., M.I.Kom 2,1Department of Public Health Sciences, Faculty of Medicine, Padjadjaran University,  2 Faculty of Communication Sciences, Padjadjaran UniversityCorrespondence: sriastuti29a@gmail.comABSTRACTStunting refers to the condition of a child's height that is shorter than his age, which is caused by a lack of nutritional intake for a long time during the first 1000 days of life (HPK). When adults, Children who experience stunting are prone to non-communicable diseases such as heart disease, stroke, diabetes or kidney failure; inhibiting Indonesia's demographic bonus where the ratio of the population of non-working age to working age population decreases; threat of reducing intelligence levels by 5-11 points.In addition to nutritional factors, stunting is caused by a lack of knowledge of the community, especially pregnant women, mothers of toddlers and posyandu cadres. The aim of community empowerment is to increase the knowledge of posyandu cadres through health promotion with integrating card media. The method of activity is cross sectional. The sample is 50 cadres in the work area of Jatinagor Primary Health Center, Sumedang District, held in November 2018. The results have been an increase in the knowledge of  the most cadres was sufficient (40%). Conclusions in this study that health promotion with an integrating media card increases the knowledge of mothers of toddlers and posyandu cadres.Keywords: integrating cards, posyandu cadres, prevention, stunting
SKRENING KEHAMILAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN IBU HAMIL DI DESA CIPACING KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Astuti, Sri
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.019 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.18507

Abstract

Penyebab kematian ibu terkait dengan kondisi kesehatan  ibu saat kehamilan, proses persalinan hingga pasca persalinan. Sementara penyebab tidak langsung terkait dengan faktor kondisi sosial, ekonomi, demografi dan perilaku budaya masyarakat yang dirangkum menjadi 4 terlalu dan 3 terlambat. Kematian ibu juga disebabkan faktor dasar antara lain keterbatasan pengetahuan dan taraf pendidikan.   Untuk mengatasi kematian ibu dan kematian bayi  diperlukan upaya inovatif dan kualitas pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan dan peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai asuhan dalam kehamilan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi masyarakat dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil melalui skrining kehamilan meliputi pemeriksaan kehamilan, pemeriksaan kadar Hb dan urine serta pendidikan kesehatan  tentang anemia dan Kekurangan Energi Kalori (KEK), Infeksi Saluran Kemih (ISK), dan tanda bahaya dalam kehamilan. Metode penelitian adalah quasi eksperimental pre test dan post test one group design. Sasaran adalah ibu hamil sejumlah 34 orang, tempat kegiatan di desa Cipacing Kec. Jatinangor Kabupaten Sumedang pada tanggal Februari sd April 2018. Hasil kegiatan didapatkan ibu hamil sebagian besar tidak anemia, terdapat ibu hamil (KEK) 2 orang dan Hipertensi 1 orang, dari pemeriksaan protein urine 41% positif, glukosa urine 100% negatif. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah dilakukan  penyuluhan anemia, tanda bahaya dalam kehamilan, ibu hamil mempunyai pengetahuan yang kurang tentang ISK (50 %). Kesimpulan bahwa penapisan ibu hamil dapat mendeteksi secara dini dan memberikan penanganan awal untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Promosi kesehatan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan dapat menurunkan kejadian anemia, pengetahuan yang baik tentang bahaya kehamilan menyebabkan ibu patuh dalam melakukan pemeriksaan kehamilan.  
GAMBARAN PAPARAN ASAP ROKOK PADA IBU HAMIL BERDASARKAN USIA KEHAMILAN DI DESA CINTAMULYA KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG astuti, sri; susanti, Ari indra; Elista, Rica
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 September 2016
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.172 KB) | DOI: 10.24198/jsk.v2i1.10413

Abstract

Merokok selama kehamilan dapat berbahaya terhadap tumbuh kembang janin dalam kandungan. Ibu hamil yang merokok atau terpapar asap rokok akan dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti kelahiran sebelum waktunya (prematur), berat badan lahir kurang, mortalitas perinatal dan gangguan-gangguan perkembangan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran paparan asap rokok pada ibu hamil berdasarkan usia kehamilan di Desa Cintamulya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan secara Cross Sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Data diambil dari kuesioner yang dibagikan kepada 30 ibu hamil di Desa Cintamulya. Hasil penelitian ini menunjukkan Ibu hamil yang terpapar asap rokok suami yang merokok di dalam rumah berdasarkan usia kehamilan paling besar didapatkan pada usia kehamilan 13-28 minggu sebanyak 9 orang. Paparan jumlah batang rokok per hari sebanyak >10 batang paling besar didapatkan pada usia kehamilan 13-28 minggu sebesar 5 orang. Ibu hamil yang terpapar asap rokok dalam setiap hari selama hamil selain di rumah paling besar didapatkan pada usia kehamilan 13-28 minggu sebesar 3 orang. Simpulan dari penelitian ini adalah ibu hamil yang lebih sering terpapar asap rokok dari suami maupun dari orang lain adalah ibu hamil dengan usia kehamilan13-28 minggu.Kata Kunci : Ibu hamil, paparan asap rokok
GANGGUAN GIZI BALITA DI DESA MEKARGALIH KECAMATAN JATINANGOR - SUMEDANG: MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT Judistiani, Tina Dewi; Fauziah, Annisa; Astuti, Sri; Yuliani, Anita; Sari, Puspa
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Desember 2015
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.373 KB) | DOI: 10.24198/jsk.v1i2.12830

Abstract

Penanggulangan gangguan gizi balita membutuhkan tindak lanjut yang terencana hingga level layanan primer. Data dasar dibutuhkan untuk menilai besarnya beban masalah tersebut. Penelitian deskriptif  potong lintang  dilakukan  bulan Maret 2015  di Desa Mekargalih Kecamatan Jatinangor, yang termasuk wilayah asuhan Program Studi Diploma 4 Kebidanan Fakultas Kedokteran Unpad.    Telah dikumpulkan data primer antropometri, usia dan jenis kelamin balita usia 3-5 tahun. Analisis indikator merujuk pada kurva World Health Organization-National Center for Health Statistics (WHO-NCHS) sesuai SK Menkes RI no 1995/Menkes/SK/XII/2010.Hasil penelitian menunjukkan komposisi balita 3-5 tahun  di Desa Mekargalih terdiri atas 65 (38,9%) anak laki laki dan 102 (61,1%) anak perempuan. Besar masalah gizi buruk-kurang mencapai 10,8%,  wasting  7,8% dan  stunting sebesar 16,2%.  Perbandingan proporsi  balita yang mengalami gangguan gizi  antara balita  perempuan terhadap laki-laki adalah : 12,8% vs 7,7% (gizi buruk-kurang),  18,6% vs 12,3% (stunting). Proporsi wasting  pada balita perempuan lebih rendah   (7,9% vs 9,2%). Simpulan :   Gangguan gizi balita usia 3-5 tahun di Desa Mekargalih Kecamatan Jatinangor merupakan masalah kesehatan masyarakat tingkat sedang. Balita perempuan lebih rentan mengalami gangguan gizi. Perlu diupayakan  perbaikan gizi  terpadu bagi tiap individu dengan pendampingan tenaga kesehatan.Kata Kunci :  Balita, masalah kesehatan masyarakat, status gizi
Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Remaja Putri Dalam Penanganan Keputihan Di Desa Cilayung febryary, dinda regia; Astuti, Sri; Hartinah, Hartinah
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 September 2016
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.331 KB) | DOI: 10.24198/jsk.v2i1.10418

Abstract

Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRRI) tahun 2010 menunjukan bahwa remaja putri usia 15-24 tahun mempunyai risiko lebih tinggi terhadap infeksi atau keputihan patologis. Berdasarkan hasil survei mawas diri di desa Cilayung terdapat 226 remaja putri yang mengalami keputihan, sebagian besar remaja putri kurang memahami mengenai kesehatan reproduksi secara umum, khususnya dalam penanganan keputihan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja putri dalam penanganan keputihan di Desa Cilayung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 81 remaja putri yang ada di Desa Cilayung. Sampel yang dipilih yaitu Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa remaja putri yang berpengetahuan baik sebesar 61,7%, remaja putri yang bersikap positif sebesar 56,8%, remaja putri yang berperilaku positif sebesar 50,6%,remaja putri yang berpengetahuan baik serta bersikap positif sebesar 68,0%, dan remaja putri yang berpengetahuan baik serta berperilaku baik sebesar 62%. Simpulan dari penelitian ini adalah penanganan keputihan yang dilakukan oleh remaja putri di Desa Cilayung dilihat dari tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku termasuk kedalam kategori baik.Kata Kunci : Penanganan Keputihan, pengetahuan, perilaku, sikap
ANGKA KEJADIAN GEJALA INFEKSI SALURAN KEMIH PADA IBU HAMIL DI DESA MEKARGALIH KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2014 Gusrianty, Alvie Rizky; astuti, sri; Hartinah, Hartinah; Susanti, Ari Indra
Jurnal Sistem Kesehatan Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2 Desember 2015
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.379 KB) | DOI: 10.24198/jsk.v1i2.10347

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) sering ditemukan pada kehamilan disebabkan adanya perubahan fisiologis pada saluran kemih sepanjang kehamilan sehingga meningkatkan risiko ISK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian gejala ISK pada ibu hamil di Desa Mekargalih. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Data diambil menggunakan kuesioner dengan mendatangi setiap rumah ibu hamil. Populasi ibu hamil sebanyak 73 orang. Jenis pengambilan sampel menggunakan total sampling dan termasuk ke dalam kriteria inklusi, kemudian didapat sebanyak 63 orang. Analisa data menggunakan rumus univariat secara manual dan komputerisasi (MS. Excel). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10 -14 Maret 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian gejala ISK pada ibu hamil adalah 30,2%, gejala yang paling banyak dialami adalah tidak bisa menahan buang air kecil (37,9%), berdasarkan usia kehamilan paling banyak terjadi pada usia kehamilan 28-40 minggu (17,5%), berdasarkan pendidikan terbanyak pada pendidikan SMA/SMK (15,9%). Semakin besar kehamilan maka semakin rentan terkena ISK karena memungkinkan terjadinya obstruksi oleh besarnya uterus yang menyebabkan dilatasi sistem pelviokalises dan ureter. Puncak insidensi ISK adalah pada usia kehamilan 28-40 minggu karena hormon progresteron dalam kadar tinggi dan obstruksi oleh uterus yang besar menyebabkan dilatasi system pelviokalises. Kurangnya sumber informasi mengakibatkan kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang ISK.Kata kunci: gejala ISK, ibuhamil, pendidikan, usia kehamilan
ANALYSIS OF THE ROLE OF INTERNAL AUDITORS’ FUNCTION TOWARDS THE LENGTH OF AUDIT DELAY Astuti, Sri; Kusharyanti, Kusharyanti
Journal of Economics, Business, and Accountancy | Ventura Vol 16, No 3 (2013): Desember 2013
Publisher : STIE Perbanas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v16i3.229

Abstract

The role of internal auditors’ function is very important. This research investigates the effect of the function and contribution of internal auditor on audit delay. Audit delay is measured by using the number of days between a firm’s fiscal yearend and the audit report date. In doing this analysis, this research used samples from 218 companies other than financial institutions listed on Indonesia Stock Exchange that published annual report at 2012. The method used was purposive sampling. The analysis was done by means of multiple regression, with dependent variable is audit delay and independent variables are of quality and contribution of internal auditor function. The results of this research show that there is no significant effect of quality and contribution of an internal auditor function in a firm on audit delay.
TEACHING SPEAKING BY COMBINING GIVE ONE GET ONE AND CLOCK PARTNER STRATEGIES AT JUNIOR HIGH SCHOOL Astuti, Sri; S.S, M.Pd, Siska,
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahas Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 AbstrakBerbicara adalah suatu keahlian yang terpenting yang harus dikuasai dengan baik oleh semua siswa dalam belajar bahasa Inggris karena berbicara merupakan proses komunikasi untuk mengekspresikan ide, pendapat, dan perasaan kepada orang lain. Namun, pada kenyataannya banyak siswa terutama siswa sekolah menengah pertama tidak aktif menggunakan bahasa Inggris dalam proses belajar. Mereka tidak hanya pasif dalam berbicara bahasa Inggris dengan gurunya namun juga dengan temannya. Untuk dapat membuat siswa aktif berbicara bahasa Inggris dengan baik, guru harus bisa menggunakan strategi pembelajaran yang tepat dan menarik yang sesuai dengan pengetahuan siswa agar membuat siswa aktif menggunakan bahasa Inggris dalam proses belajar. Ada beberapa strategi yang digunakan dalam pengajaran bahasa Inggris khususnya dalam keahlian berbicara diantaranya strategi Give One Get One dan Clock Partner.Strategi Give One Get Oe adalah strategi yang bagus meningkatkan kemampuan siswa dalam mengembangkan pendapat karena pada strategi ini siswa tidak hanya memberikan pendapat tetapi juga menerima pendapat dari temannya. Dalam strategi ini siswa diminta bekerja bekerja berkelompok. Kemudian, Strategi Clock Partner adalah siswa bekerja mengumpulkan serta menyampaikan pendapat secara bergiliran dalam sebuah kelompok dengan susunan anggota seperti jam. Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa dengan mengkombinasikan strategi-strategi ini dalam pengajaran bahasa Inggris dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam berbicara. Selain itu, dengan mengkombinasikan strategi-strategi ini mampu membuat siswa aktif berbicara secara perorangan ataupun berkelompok menyampaikan pendapat sesuai dengan pengetahuan mereka menggunakan Bahasa Inggris.
Co-Authors -, Didah ., Awaludin Agus Sundaryono Alfauzan Amin, Alfauzan Alvie Rizky Gusrianty, Alvie Rizky Angga Patria Gama Anita Yuliani, Anita Annisa Fauziah, Annisa Annisa, Eka Noyan Nur Aprianti, Wulan Tanti Aprianti, Wulan Tanti Ari Indra Susanti, Ari Indra Berlin Sibarani Brillianty, Alifia Nanda Buaton, Relita Dahlia, Siti Dahlia, Siti Dalifa, Dalifa Dian Fitriani Diana Chalil Dimas Prasaja, Dimas dinda regia febryary, dinda regia Elizabeth IHANR, Elizabeth Enny Afniyanti, Enny Febriyani, Ranti FITRIANA, ONNY Gede Ginaya Gumilang, Lani Hamzah Hamzah Handayani, Dini Saraswati Handayani, Dini Saraswati Hanifah, Silva Agustini Hanifah, Silva Agustini Hartinah Hartinah Heiriyah, Ainun Helen Putryani, Helen I Made Gede Widnyana istiqomah istiqomah Judistiani, R. Tina Dewi Judistiani, R.Tina Dewi Julie Christine, Julie Karjiyati, Victoria Khairunnisa, Dhea Nevira Khairunnisa, Dhea Nevira Kunti Sunaryo Kusdiwelirawan, Acep Kusharyanti Kusharyanti Kusumandari, Haris Lausi, Risye Nuroctaviani Lausi, Risye Nuroctaviani Lince Sihombing M Chiar M Nasrun Marita Marita, Marita Martini, Neneng Martini, Neneng Martunis Martunis Marzuki . Mastar Asran Merry Wijaya, Merry Muldayanti, Nuri Dewi Nelissa, Zahra Nirmala, Sefita Aryuti Nirmala, Sefita Aryuti Nur Annisa, Eka Noyan Nur Annisa Nur Supangat, Nur Nuraeni, Rini Nurul Afifah Paratmanitya, Yhona Prasetyo, Yuri Hermawan Puspa Sari, Puspa Puspa Sari, Puspa Sari Rahmanta Ginting Rahmiati, Lina Rahmiati, Lina Rahmiati, Lina Reny Wiyatasari Resti Arania, Resti Rica Elista, Rica Rico, Petrus Ridwan Yahya S., Zulkarnain Sadia, I Ketut Siska, M.Pd S.S Siti Fathonah Sri Mulatsih Sri Rahayu Sucahyo Heriningsih, Sucahyo Susanti1, Ari Indra Tina Dewi Judistiani Tyas, Debora Korining Ursula Dwi Oktaviani, Ursula Dwi Wahyuningsih Wahyuningsih Welly Darwis Yoseph Yapi Taum, Yoseph Yapi Yudita Susanti Yuliani Purwantika, Yuliani Zuhrohtun, Zuhrohtun