Kamsih Astuti
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DAN PERSEPSI POLA ASUH ORANG TUA YANG AUTHORITATIF DENGAN SIKAP REMAJA TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOBA Trisakti, Trisakti; Astuti, Kamsih
COPE 2014: COPE, No.2, Tahun XVIII, November 2014
Publisher : COPE

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguji hubungan antara harga diri dengan sikap remaja terhadappenyalahgunaan narkoba, kemudian hubungan antara persepsi pola asuh orangtuaauthoritatif dengan sikap remaja terhadap penyalahgunaan narkoba dan hubunganharga diri dan persepsi pola asuh authoritatif dengan sikap remaja terhadappenyalahgunaan narkoba. Subjek penelitian adalah siswa SMP N 1 Yogyakartasejumlah 127 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan tiga skala yaituskala harga diri, skala persepsi pola asuh orangtua authoritatif dan skala sikapremaja terhadap penyalahgunaan narkoba. Metode analisis data menggunakankorelasi ganda. Hasilnya bahwa harga diri mempunyai hubungan negatif dansignifian dengan sikap remaja terhadap penyalahgunaan narkoba dengan nilai r= -0,466 (p<0,01) jadi semakin tinggi harga diri cenderung semakin negatif sikapremaja terhadap penyalahgunaan narkoba. Persepsi pola asuh orangtua authoritatifmempunyai hubungan yang negatif dan signifian terhadap sikap penyalahgunaannarkoba denga nilai r = - 0,427 (p< 0,01) artinya pola asuh orangtua yangdipersepsikan subjek authoritatif maka cenderung semakin negatif sikap remajaterhadap penyalahgunaan narkoba.Ada hubungan antara harga diri dan persepsi polaasuh orangtua authoritatif dengan sikap remaja terhadap penyalahgunaan narkobaberdasarkan uji regresi ganda besarnya nilai F adalah 22,766 dan p<0,01 jadi hargadiri dan persepsi pola asuh oarangtua authoritatif secara bersama-sama mempunyaihubungan dengan sikap remaja terhadap penyalahgunaan narkoba.Kata kunci: harga diri, persepsi pola asuh orangtua auhtoritatif, sikap remajaterhadap penyalahgunaan narkoba.
PELATIHAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL PADA ATASAN UNTUK PENINGKATAN KOMITMEN ORGANISASI KARYAWAN DI HOTEL “X” YOGYAKARTA Dewi, Ros Patriani; Astuti, Kamsih
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.598 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kepemimpinantransformasional pada atasan untuk peningkatan komitmen organisasi karyawan di hotel XYogyakarta. Subjek penelitian adalah 34 karyawan Hotel X Yogyakarta yang merupakansubordinat atau bawahan. Adapun intervensi yang diberikan berupa pelatihankepemimpinan transformasional kepada para Head of Departement (HOD) yangberjumlah 8 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala komitmenorganisasi yang mengacu pada organizational commitment questionnaire (OCQ) yangdikembangkan oleh Allen & Meyer (1990), yang terdiri dari tiga komponen yaitu:komponen afektif, komponen kontinuans, dan komponen normatif. Desain eksperimenyang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design dengananalisis data uji statistik parametrik, yaitu paired sample t-test. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa t = 7,325, (p<0,001) sehingga hipotesis penelitian diterima. Artinya,ada perbedaan yang signifikan antara komitmen organisasi karyawan sebelum diberikanpelatihan kepemimpinan transformasional pada atasan dan setelah diberikan pelatihankepemimpinan transformasional pada atasan. Abstract. This study aims to analyze the effect of transformational leadership training to managersto enhance employee‟s organizational commitment at Hotel “X” Yogyakarta. Subjectswere 34 employees who are subordinates and 8 Head of Department (HOD) who weregiven intervention of transformational leadership training. Data collection that used inthis study is the scale of organizational commitment refers to the organizationalcommitment questionnaire (OCQ) developed by Allen & Meyer (1990), which consists ofthree components: affective component, continuans component, and normativecomponent. Experimental design used in this study is one group pretest-posttest designwith parametric statistical analysis of test data using Paired Sample T-Test. The resultsshowed that t = 7.325, (p<0.001), therefore the research hypothesis is accepted. Thisstudy concludes that there is a significant difference between the organizationalcommitment of employees before transformational leadership training given to themanagers and after being given the transformational leadership training to theirmanagers.
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN PERILAKU AGRESIF SANTRI REMAJA DI PONDOK PESANTREN Ulum, Angga Sho-hibul; Astuti, Kamsih
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 buku II
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pakar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dan kecerdasan emosi dengan perilaku agresif pada santri di Pondok Pesantren Ar-Risalah Cijantung IV Ciamis. Populasi dalam penelitian ini adalah santri atausiswa kelas VIII dan kelas IX di Pondok Pesantren Ar-Risalah Cijantung IVCiamis berjumlah 160 siswa dengan jumlah sampel 113 siswa. Metodepengumpulan data menggunakan skala, ada tiga skala yaitu religiustas,kecerdasan emosi, dan perilaku agresif. Hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Ada hubungan negatif antara religiusitas dengan perilaku agresif pada santri di pondok pesantren Ar-Risalah Cijantung IV Ciamis, dengan hasil uji korelasi product moment sebesar -0,762 (p &lt; 0,01). Sumbangan efektif religiusitas dengan perilaku agresif adalah 52,83%. (2) Ada hubungan negatif antara kecerdasan emosi dengan perilaku agresif pada santri di pondok pesantren Ar-Risalah Cijantung IV Ciamis, dengan hasil uji korelasi product moment sebesar -0,557 (p&lt; 0,01). Sumbangan efektif kecerdasan emosi dengan perilaku agresif adalah 5,95%. (3) Ada hubungan antara religiusitas dan kecerdasan emosi dengan perilaku agresif pada santri di pondok pesantren Ar-Risalah Cijantung IV Ciamis nilai F hitung sebesar 78,357 (p &lt; 0,01). Kontribusi atau sumbangan antara religiusitas dan kecerdasan emosi dengan perilaku agresif pada santri di pondok pesantren Ar-Risalah Cijantung IV Ciamis sebesar 58,8%.
Pelatihan Kepemimpinan Transformasional Pada Atasan Untuk Peningkatan Komitmen Organisasi Karyawan Di Hotel “X” Dewi, Ros Patriani; Astuti, Kamsih
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 1: Februari 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.303 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kepemimpinan transformasional pada atasan untuk peningkatan komitmen organisasi karyawan di hotel X Yogyakarta. Subjek penelitian adalah 34 karyawan Hotel X Yogyakarta yang merupakan subordinat atau bawahan sedangkan yang diberikan intervensi berupa pelatihan kepemimpinan transformasional adalah para Head of Departement (HOD) yang berjumlah 8 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala komitmen organisasi yang mengacu pada organizational commitment questionnaire (OCQ) yang dikembangkan oleh Allen & Meyer (1990), yang terdiri dari tiga komponen yaitu: komponen afektif, komponen kontinuans dan komponen normatif. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design dengan analisis data uji statistik parametrik, yaitu Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t = 7,325, (p<0,001) sehingga hipotesis penelitian diterima. Artinya, ada perbedaan yang signifikan antara komitmen organisasi karyawan sebelum diberikan pelatihan kepemimpinan transformasional pada atasan dan setelah diberikan pelatihan kepemimpinan transformasional pada atasan.
Efektivitas Multiple Family Therapy Untuk Penurunan Beban Pendamping Orang Dengan Skizofrenia Avriyani, Andini; Astuti, Kamsih; Lailatusifah, Siti Noor Fatmah
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 1: Februari 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.596 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Multiple Family Therapy (MFT) untuk penurunan beban pada pendamping orang dengan skizofrenia (ODS). Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan beban antara pendamping yang diberi MFT dengan pendamping yang tidak diberikan MFT. Subjek yang mendapatkan MFT mengalami penurunan beban pendamping daripada yang tidak mendapatkan MFT.Subjek penelitian sebanyak 6 orang pendamping yaitu 3 orang pada kelompok eksperimen dan 3 orang pada kelompok kontrol. Beban pendamping diukur dengan Zarit Burden Interview (ZBI) yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Hasil analisis dengan Independent Sample t Testdiperoleh nilai t : 3,343; p<0,05,dan hasil Paired Sample T Test diperoleh skor t hitung sebesar 37,000; p < 0,05. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pendamping ODS yang mendapatkan MFT memiliki beban pendamping yang lebih rendah daripada pendamping ODS yang tidak mendapatkan MFT. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa MFT dapat menurunkan beban pada pendamping orang dengan skizofrenia. 
LATIHAN KONTROL DIRI UNTUK PENURUNAN PERILAKU MEROKOK PADA PEROKOK RINGAN Ramopoly, Irene Hendrika; Astuti, Kamsih; Fatmah, Siti Noor
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 17, No 2: Agustus 2015
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.354 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas latihan kontrol diriuntukpenurunan perilaku merokok pada perokokringan. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah ABA, yaitu A (baseline awal sebelum perlakuan), B (fase intervensi), A (baseline akhir setelah perlakuan ditarik). Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang laki-laki, berusia 20-25 tahun, berdomisili di kota Yogyakarta, dan tergolong perokok ringan.Pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan metode screening subjek. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara sebagai pendukungnya. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji hipotesis Paired Sample T-Test. Dari hasil analisis data dengan Paired Sample T-Test diperoleh nilai t = 13.035; p < 0,01, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada perilaku merokok subjek sebelum dan sesudah diberikan latihan kontrol diri, yang artinya perilaku merokok subjek mengalami penurunan sesudah diberikan latihan kontrol diri.
Cognitive Behaviour Therapy Untuk Peningkatan Harga Diri Remaja Putra Di Panti Asuhan “M” Klaten Hapsari, Dian; Astuti, Kamsih; Sriningsih, Sriningsih
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 18, No 1: Februari 2016
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.457 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari Cognitive Behavior Therapy (CBT) untuk meningkatkan efikasi diri anak-anak muda di panti asuhan M Klaten. Pemberian program ini berdasarkan teori dari Driffin, dkk. (Matthys & Lochman, 2010) dalam bentuk perilaku manajemen, modeling, ketrampilan pemecahan masalah, restructuring dan relaksasi kognitif. Subjek berjumlah 10 anak muda laki-laki yang tinggal di panti asuhan dan memiliki self estem yang rendah berdasarkan pada skor dari Coopersmith Self Esteem Inventory (CSEI). Hasil dari hipotesis pertama dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan self esteem antara KE dan KK (Z=-0.329; p>0.05) dan hipotesis kedua pada penelitian ini terbukti bahwa hasil dari analisis menunjukkan perbedaan self esteem antara KE dan KK sebelum dan sesudah diberikanCBT (Z=-2.070; p>0.05). 
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP IKLAN ROKOK DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA Afif, Annisa Nurul; Astuti, Kamsih
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 17, No 1: Februari 2015
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.474 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap iklan rokok dengan perilaku merokok pada remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara persepsi terhadap iklan rokok dengan perilaku merokok pada remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMK N Sedayu Bantul sebanyak 50 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala, yaitu skala perilaku merokok dan skala persepsi terhadap iklan rokok. Analisis data menggunakan korelasi product- moment dari Pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara persepsi terhadap iklan rokok dengan perilaku merokok pada remaja, yaitu r = 0,626 p<0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima yang berarti bahwa jika persepsi terhadap iklan rokok positif maka perilaku merokok pada remaja cenderung tinggi, sebaliknya jika persepsi terhadap iklan rokok negative maka perilaku merokok pada remaja akan cenderung rendah. Sumbangan efektif persepsi iklan rokok terhadap perilaku merokok sebesar 39,2% artinya masih terdapat beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi meningkatnya perilaku merokok pada remaja sebesar 60,8%.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI DAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN KREATIVITAS PADA GURU TK PEMBINA PURWOREJO Yani, Wiwik Indah Asmoro; Astuti, Kamsih
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 17, No 1: Februari 2015
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.674 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi dan kematangan emosi dengan kreativitas guru TK. Data diperoleh dari kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Kreativitas digunakan untuk menguji guru kreatif figural. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 orang yang berasal dari guru tk pembina purworejo. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada hubungan antara motivasi berprestasi dan kreativitas guru, (2) ada hubungan antara kematangan emosi dan kreativitas guru, dan (3) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dan kematangan emosi bersama dengan kreativitas guru pada TK Pembina Purworejo.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN INTERNAL LOCUS OF CONTROL DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA PELAJAR DI SMA NEGERI 10 YOGYAKARTA Noija, Meidy Dewita Artianasari; Astuti, Kamsih
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 17, No 2: Agustus 2015
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.763 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dan internal locus of control dengan perilaku prososial pada pelajar di SMA Negeri 10 Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode skala. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode skala. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non random sampling. Subyek yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak 80 orang siswa Kelas XI IPA 1, Kelas XI IPA 2 dan Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 10 Yogyakarta. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi Product Moment dan analiais regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kecerdasan emosional mempunyai hubungan positif dan signifikan dengan perilaku prososial pelajar di SMA Negeri 10 Yogyakarta dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.458 dengan p<0.01; (2) Internal locus of control mempunyai hubungan positif dan signifikan terhadap perilaku prososial pelajar di SMA Negeri 10 Yogyakarta dengan nilai korelasi sebesar 0.590 dengan p<0.01; (3) Kecerdasan emosi dan internal locus of control mempunyai hubungan yang signifikan dengan perilaku prososial pelajar di SMA Negeri 10 Yogyakarta. Besarnya sumbangan efektif kecerdasan emosional dan internal locus of control secara bersama-sama terhadap perilaku prososial sebesar 35.1%, sedangkan sisanya yaitu 64.9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Sehingga disimpulkan bahwa pelajar di SMA Negeri 10 Yogyakarta yang menjadi responden memiliki kecerdasan emosional dan internal locus of control yang cenderung tinggi.