Articles

Profesionalime Guru Sekolah Dasar Astuti, Indri
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP) Vol 1, No 2 (2009): Volume 1 No. 2 Edisi Agustus 2009
Publisher : Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.604 KB)

Abstract

Recently the demand on teacher’s profesionalism is one of the most important agenda in our National Education System. Based on the regulation mode by government about the National Standard of Education, it forces every parties involved in educational system to accelerate the improvement the quality of learning and education the aims are done through preparing and improving the teachers’ skill professionally and also by managing the educational supporting elements. In improving the Elementary School teacher professionalism, the Departement of Education has done this by preparing Elementary School teacher competency based as the guideline. It is also used for measuring the competency level the teacher has. Morever it can be used as guidance and improvement of the teacher’s profesionalism. Kata-kata Kunci: Profesionalisme Guru , Standar Kompetensi, Sekolah Dasar
PENINGKATAN NILAI-NILAI AGAMA DAN MORAL MELALUI METODE BERCERITA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Purba, Erna; Yusuf, Abas; Astuti, Indri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.655 KB)

Abstract

This research is a form of action research with descriptive methods . Subjects were teachers and 1 child of 20 children . Based on the research that has been done and through the results obtained after the analysis of the data held that : 1 ) Planning learning to develop religious values ​​and morals through storytelling in children can be categorized as " excellent " by 75 % , while the planning that has been do teachers include: Formulating learning objectives , choosing a theme , choose the main ingredient , determines instructional methods , making assessment of learning outcomes 2 ) Implementation of learning to develop religious values ​​and morals through storytelling in children aged 4-5 years can be categorized as " well once " by 75 % , while the implementation of a teacher who has done , among others : the teacher pre- learning activity , the teacher opened the lesson , the teacher core activities of learning , the teacher closes the lesson. 3 ) The response of children in developing learning religious values ​​and morals through storytelling in children aged 4-5 years can be categorized as " developing as expected " by 75 % with activities including: children provide opinion between good deeds and that is not good , kid image linking good deeds and that is not good , the child retell good deeds and that is not good . Abstrak: Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru 1 orang dan anak yang berjumlah 20 anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan dan melalui hasil yang di peroleh setelah diadakan analisis data bahwa:1) Perencanaan pembelajaran untuk mengembangkan nilai-nilai agama dan moral melalui metode bercerita pada anak dapat dikategorikan “baik sekali” sebesar 75%, adapun perencanaan yang telah dilakukan guru antara lain: Merumuskan tujuan pembelajaran, memilih tema, memilih bahan main, menentukan metode pembelajaran, membuat penilaian hasil belajar 2) Pelaksanaan pembelajaran untuk mengembangkan nilai-nilai agama dan moral melalui metode bercerita pada anak usia 4-5 tahun dapat dikategorikan “baik sekali” sebesar 75%, adapun pelaksanaan yang telah dilakukan guru antara lain: guru melakukan kegiatan pra pembelajaran, guru membuka pembelajaran, guru melakukan kegiatan inti pembelajaran, guru menutup pembelajaran. 3) Respon anak dalam pembelajaran mengembangkan nilai-nilai agama dan moral melalui metode bercerita pada anak usia 4-5 tahun dapat dikategorikan “berkembang sesuai harapan” sebesar 75% dengan kegiatan antara lain: anak memberikan pendapat antara perbuatan baik dan yang tidak baik, anak menghubungkan gambar perbuatan baik dan yang tidak baik, anak menceritakan kembali perbuatan baik dan yang tidak baik. Kata Kunci :  Nilai-Nilai Agama dan Moral, Metode Bercerita
UPAYA MENINGKATKAN SOSIALISASI ANAK MELALUI METODE SOSIODRAMA USIA 5-6 TAHUN DI TK HANG TUAH Arto, Veronika Dewi; Yusuf, Abas; Astuti, Indri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.366 KB)

Abstract

Upaya Meningkatkan Sosialisasi Anak Melalui Metode Sosiodrama Kelas B3 Usaia 5-6 Tahun di TK Hang Tuah. Penelitian bertujuan agar siswa mampu berkomunikasi dengan teman pada saat mereka berada di dalam kelas maupun bermain bersama di halaman sehingga anak menjadi percaya diri dan mampu bersosialisasi dengan teman di lingkungannya yang akhirnya mereka lebih senang bermain bersama pada saat di luar kelas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, sifat penelitian ini adalah kualitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada siklus I kemampuan interpersonal 63,33%, kemampuan untuk diterima berkomunikasi oleh teman sebaya 52,22%, keterampilan mengatur diri sendiri 52,22%, keterampilan berkomunikasi 63.33%. Pada Siklus II kemampuan interpersonal 85,00%, kemampuan untuk diterima berkomunikasi oleh teman sebaya 75,56%, keterampilan mengatur diri sendiri 75,56%, keterampilan berkomunikasi 80,00%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dari data yang telah diperoleh dapat disimpulkan terjadi peningkatan pada setiap siklus.   Kata Kunci : Meningkatkan, Sosialisasi, Sosiodrama   Abstract: Efforts Improve Socialization Through Childrens sociodramatic method B3 Class Kindergarten Age 5-6 Years at Hang Tuah. The research hhaims to enable students to communicate with friends when they are in class or playing together in the yard so that children become confident and able to socialize with friends in the neigh borhoodth ateventually they prefer to play with at the time out side of the class room. The method used in this study is descriptive, qualitativenature of this study is, this type of researchisa classroom action research (CAR). The calculations show that in the first cycle 63.33% interpersonal skills, ability to communicate is accepted by52.22% of peers, self-regulating skills 52.22%, 63.33% communication skills. CycleII at 85.00% interpersonal skills, ability to communicate accepted by 75.56% of peers, self-regulating skills 75.56%, 80.00% communication skills. The conclusion from this study is from the data that has been obtained it can be concluded there was an increasein each cycle. Keywords: Boost, Socialization, sociodramas
FAKTOR PENYEBAB AGRESIVITAS ANAK USIA 5 – 6 TAHUN DI TK MEKAR SARI JUNGKAT Hizmawaty. MZ, D.; ., Yuline; Astuti, Indri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.652 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi dan mendeskripsikan faktor penyebab agresivitas anak usia5 – 6 tahun di TK Mekar Sari Jungkat.Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan bentuk penelitian studi kasus.Sumber data terdiri dari kepala sekolah, guru kelas, orang tua, dan subyek kasus 4 anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor penyebab agresivitas anak usia 5-6 tahun di TK Mekar Sari Jungkat, di mana faktor internal terdiri dari emosi anak, kepribadian anak, dan kemampuan bersosialisasi. Kepribadian anak merupakan faktor internal yang paling dominan dalam agresivitas anak. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari pola asuh orang tua, jenis bermain, dan proses imitasi (peniruan). Proses imitasi (peniruan) merupakan faktor eksternal yang paling dominan dalam agresivitas anak. Cara guru dalam menangani agresivitas anak adalah menasehati anak dengan cara yang lebih intens yaitu berbicara dengan melakukan pendekatan (berbicara sambil menatap wajah). Guru juga tidak lupamemberi pujian kepada anak. Kata Kunci : Agresivitas, Faktor Internal, Faktor Eksternal   Abstract :This study aims to determine the cause of information and describe factors aggressiveness children aged 5-6 years in kindergarten Mekar Sari Jungkat. The research method used is a form of qualitative research methods and case study research. Data sources consisted of the principal, classroom teachers, parents, and 4 cases of child subjects. The results showed that there is a causative factor of aggressiveness in children aged 5-6 years old kindergartens Mekar SariJungkat , in which internal factors consist of emotional child, the childs personality, and social skills. Personality of the child is the most dominant factor in the internal child aggressiveness. While external factors consist of parenting parents, kind of play, and the process of imitation. Process of imitation is the most dominant external factor in the aggressiveness of the child. Way teachers in dealing with children are advised aggressiveness children with a more intense way that speaks to the approach (talking, looking at the face). Teachers also do not forget to give praise to the child. Keywords: Aggressiveness, Internal Factors, External Factors
PERANAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN PERILAKU KEMANDIRIAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKAL-MUMTAZ PONTIANAK KOTA Yulanda, Riska; Astuti, Indri; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.982 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peranan guru dalam mengembangkan perilaku kemandirian pada anak usia 5-6 tahun di TK Al- Mumtaz Pontianak Kota. metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan subjek penelitian adalah guru dan anak TK Al-Mumtaz Pontianak Kota. Dalam pembuatan perencanaan pembelajaran guru menggunakan pedoman pada Permen No 58 tahun 2009 dan menggunakan kurikulum terintegrasi yang merupakan keterpaduan antara kurikulum nasional dan kurikulum yang dirancang sendiri dengan berciri khas pada keterpaduan nilai-nilai islam pada bidang pengembangannya. Metode yang digunakan guru dalam mengambangkan perilaku kemandirian pada anak guru menerapkan metode pembiasaan dan metode keteladanan. Penggunaan media yang digunakan guru dalam mengambangkan perilaku kemandirian pada anak yaitu guru menggunakan media sentra yang telah ditentukan dari sekolah. Perilaku yang ditunjukananak B3 anak sudah bias mandiri. Hambatan yang ditemui hanya diawal anak masuk sekolah.   Kata kunci : Peranan guru, mengembangkan perilaku mandiri, anak usia dini   Abstract: This study aimed to describe the role of teachers in developing independence behavior in children aged 5-6 years in kindergarten Al - Mumtaz Pontianak City. research method used was qualitative research subject is the teacher and kindergarten children Al - Mumtaz Pontianak City. In making lesson plans teachers use the guidelines in Regulation No. 58 of 2009 and uses an integrated curriculum that is the integration of the national curriculum and the curriculum itself with distinctively designed the integration of Islamic values ​​in the field of development. The method used in the floating teacher autonomy behavior in children and teachers use methods habituation exemplary method. Teachers use of media used in floating the independence of behavior in children that teachers are using media centers that have been determined from the school. B3 child behavior indicated the child is able to be independent. Obstacles encountered only at the beginning of school children. Keywords : The role of the teacher, develop independent behavior, early childhood.
PELAKSANAAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA 4 -5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK NEGERI SELIMBAU A, Juliana; ., Marmawi; Astuti, Indri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.5 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untukuntuk mengetahui pelaksanaan toilet training pada anak usia 4-5 tahun. Di Taman Kanak-Kanak Negeri Selimbau. Metode yang digunakanadalah metode deskriptif dengan pendekatan penelitian adalalah pendekatan kualitatifbahwa metode deskriptif dapat  diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan/melukiskan keadaan subyek/obyek penelitian (seseorang, lembaga masyarakat dan lain-lain)  pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala Taman Kanak-Kanak, guru taman Kanak-Kanak 1 orang dan 33 orang anak Taman Kanak-Kanak Negeri Selimbau yang terdiri 15 orang anak laki-laki dan 18 orang anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan toilet training pada anak usia 4-5 tahun Di Taman Kanak-Kanak Negeri Selimbau memberikan pengaruh positif pada anak untuk menjaga kebersihan tubuh dan kebersihan lingkungan sekolah. Kata kunci: Pelaksanaan, Toilet Training, dan Anak Usia Dini   Abstract: purposely, the research is conducted to know the implementation of toilet training to the children at the age of 4 to 5 in the local kindergarden, Selimbau. The used method in this research ware descriptive method with qualitative research approach that descriptive method can be interpreted as trouble-shooting procedure investigated by depicting / defining situation of subyek / research obyek ( someone, society institute and others) at the (time) of now pursuant to visible facts or as it is. Subject in this study were the head of kindarden, kingarden teacher 1 and 33 kingarden children selimbau state comprising 15 boys and 18 girls. The result indicated that the implementation of toilet training at the age of 4 to 5 brought a positive influence for children either to keep the cleaness of their body or cleaness of the school environment. Keywords: Implementation, Toilet Training, Early Childhood
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM MENGENAL LAMBANG BILANGAN MENGGUNAKAN BALOK PADA TK MAKARTI MUKTITAMA (F54209055), Yuliyani; Astuti, Indri; R., Marmawi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.588 KB)

Abstract

Tujuan diadakan penelitian memberikan informasi dan kejelasan yang aktual mengenai upaya meningkatkan pengembangan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan dengan menggunakan balok pada anak kelompok B TK. Makarti Muktitama Kubu Raya. Metode penelitian adalah  kualitatif dan bentuk penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Teknik dan alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah Lembar observasi, tes, lembar wawancara. Subjek penelitian siswa kelompok B TK Makarti Muktitama Kubu Raya yang berjumlah 17 orang 8 perempuan dan 9 laki-laki.Selanjutnya, Hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan permainan balok dalam  pembelajaran mampu meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan 1-20, menjumlah bilangan 1-20 serta mengurangkan bilangan 1-20. Oleh sebab itu disarankan hendaknya dapat menggunakan dan mengembangkan media permainan balok dalam pembelajaran, karena melalui permainan balok tersebut dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak. Kata Kunci : Kemampuan Kognitif, Lambang Bilangan.   Abstract : The aim of the study provide actual information and clarity regarding efforts to improve childrens cognitive development in the familiar emblem on the block numbers by using group B kindergarten children . Makarti Muktitama Kubu Raya . The research method is qualitative and form research is Classroom Action Research ( CAR). Techniques and tools for collecting data in this study is the observation sheet , test , interview sheet . Research subjects in group B kindergarten students makarti Muktitama Kubu Raya , amounting to 17 people 8 women and 9 men laki.Selanjutnya , research results concluded that the use of games in learning beams can improve the cognitive ability of children to recognize numbers 1-20 emblem , add numbers 1 - 20 and subtract numbers 1-20 . Therefore it is suggested should be able to use and develop the game of media in learning beam , because the beam through the game can improve cognitive abilities of children Keywords : Cognitive Ability , Numbers Coat .
UPAYA GURU MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI TK NEGERI PEMBINA KABUPATEN SEKADAU (F54009038), Rahmah; Asrori, M.; Astuti, Indri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.366 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memaparkan berbagai macam upaya yang dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kompetensi pedagogiknya dalam proses pembelajaran di TK Negeri Pembina Kabupaten Sekadau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan metode triangulasi. Objek penelitian ini adalah 3 orang guru kelas dan 1 orang kepala TK. Hasil penelitian menerangkan bahwa upaya-upaya yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kompetensi pedagogiknya adalah dengan mengikuti berbagai kegiatan seminar, workshop, pendidikan kilat dan pelatihan untuk memperluas wawasan, meningkatkan profesi kependidikan, bergabung dan aktif dalam kegiatan organisasi IGTKI dan paguyuban serta mengadakan kegiatan parenting. Kata kunci : Kompetensi Pedagogik, proses pembelajaran, TK Negeri Pembina Abstract : This study aimed to determine and describe the various kinds of efforts made by teachers to enhance the pedagogical competence in the learning process in kindergarten State Trustees Sekadau District. The research method used is a qualitative research method of data collection using triangulation method. Object of this study is 3 classroom teachers and 1 kindergarten head. The results of the study explained that the efforts made ​​by teachers to improve the pedagogical competence is by attending various seminars, workshops, lightning education and training to broaden their horizons, enhance the educational profession, join and be active in community activities and organizations and conducted IGTKI parenting activities. Keywords: Pedagogic Competence, learning, kindergarten State Trustees
PEMBIASAAN MEMBACA SURAH DAN ARTINYA DALAM MENGENALKAN PENDIDIKAN AGAMA ANAK USIA 5-6 TAHUN TK ISLAM HARAPAN INDAH (F54109009), Rabiah; Astuti, Indri; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.649 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pembiasaan membaca surah dan artinya dalam mengenalkan pendidikan agama pada anak usia 5-6 tahun di TK Islam Harapan Indah Pontianak. Mengetahui bagaimana langkah-langkah pembiasaan membaca surah dan artinya pada anak,media yang digunakan, materi surah yang diberikan serta hambatan yang dihadapi guru dalam membiasakan anak membaca surah dan artinya. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk kualitatif dan bersifat deskriptif. Hasil penelitian diperoleh pembiasaan membaca surah dan artinya pada anak 5-6 tahun di TK Islam Harapan Indah Pontianak, dimana ditemukan bahwa anak-anak bisa membaca surah dan artinya dengan baik meskipun terlihat masih ada yang belum bisa membaca dengan suara yang fasih. Kata kunci : Pembiasaan membaca surah, Pendidikan agama Abstract : This research aims to information about to habbituation reading surah and its meaning in defining religion education in children aged 5-6 years in kindergarden Islam Harapan Indah Pontianak.Knowing how the steps habbituation reading surah and its meaning to child, used study media, study given and also resistance faced by teacher. This reseach is done in the form of qualitative and descriptive nature. The result showed habbituation reading surah and its meaning  in children aged 5-6 years in kindergarden Islam Harapan Indah Pontianak, where is was that children can reading surah and its meaning well although there are those have not seen the fluent reading. Keywords : Habbituation reading surah, religion education
POSISI PENAWARAN DAN PERMINTAAN WISATA MENURUT PENDAPAT PENGUNJUNG KLENTENG SAM POO KONG DI KOTA SEMARANG Astuti, Indri; Wahyono, Hadi
Jurnal Teknik PWK Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 No 3 Tahun 2014
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klenteng Sam Poo Kong yang terletak di Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang, sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Kota Semarang tentunya memerlukan adanya penelitian mengenai posisi penawaran dan permintaan wisata menurut pendapat pengunjung. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kedua aspek tersebut yang digunakan sebagai dasar dalam penyusunan rekomendasi pengembangan daerah tujuan wisata Klenteng Sam Poo Kong. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji posisi penawaran dan permintaan wisata Klenteng Sam Poo Kong yang dilihat dari elemen sistem pariwisata. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif. Analisis yang digunakan yaitu skoring dan matriks BCG. Hasil penelitian ini akan menunjukkan posisi penawaran dan permintaan wisata Klenteng Sam Poo Kong dan digunakan sebagai dasar dalam penyusunan rekomendasi pengembangan Klenteng Sam Poo Kong sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Kota Semarang.