Articles

Meningkatkan Aspek Perkembangan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini dengan Penerapan Metode Bercerita Tema Islami

Aulad : Journal on Early Childhood Vol 1 No 1 (2018): December, 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode mercerita (Tema Islami) dapat meningkatkan Perkembangan Nilai Agama dan Moral Anak Usia 5-6 Tahun di POS PAUD Harapan Bunda Kecamatan Kampar Kiri Hilir. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik persentase. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan terhadap hasil penelitian perkembangan nilai Agama dan Moral anak sudah berkembang sangat baik. Hasil analisis dapat dilihat peningkatan yang diperoleh dari setiap siklusnya. Peningkatan perkembangan nilai agama dan moral yang diperoleh dari sebelum dilakukannya tindakan ke siklus I peningkatan sebesar 28.7%. Peningkatan perkembangan nilai agama dan moral dari siklus I ke siklus II sebesar 51.3%, dan secara keseluruhan peningkatan Perkembangan Nilai Agama dan Moral dari data awal ke siklus II sebesar 94.81%.

PENGEMBANGAN PROBIOTIK BAKTERI ASAM LAKTAT DARI LIMBAH IKAN YANG BERPOTENSI MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DAGING AYAM BROILER STRAIN HUBBART

Jurnal Penelitian Saintek Vol 15, No 1: April 2010
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The  aims  of  this  research  is  to find   the  influence  of  giving   isolate  probiotic   BAL Streptococcus  thermophillus from the fish  waste toward the broilers' appearance of woof and the degree of broilers'  cholesterol. The research materials are 40 roosters of broiler Strain  Lohmann, production  of PT Multi  Breeder Adirama  at the age of 1 week. The probiotic of isolate treatment of Lactate Acid  Bacteria (BAL) which is used in this research is Streptococcus  thermophillus bacteria in from of freeze dying which comes from  Nutrition Biochemical Laboratory, Veterinary Faculty of UGM The treatment I is as the control (without BAL), the number of BAL in treatment  II is  106 CFU/ml,  the number of BAL in treatment III is 107 CFU/ml, the number of BAL in treatment IV is 108 CFU/ml. The data collection for the degree of cholesterol is done after 28 days. The data which is collected of woof and the degree of broilers'  cholesterol.  The research result: the treatment of giving  lactate  acid bacteria of Streptococcus thermophillus caused the decrease  of the degree of broilers' cholesterol significantly and the best level of BAL is 108 CFU/ml.

Analisa Penggunaan Sumber Daya Manusia Dengan Metode Resource Leveling Pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru Ponpes Daarun Nahdah Thawalib Bangkinang)

JURNAL SAINTIS Vol 18 No 1 (2018)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

[ID] Tenaga kerja merupakan salah satu sumber daya manusia yang penting, karena seringkali penyediaannya terbatas, baik karena faktor kualitas maupun hal-hal lain. Kemudian kelebihan tenaga keja akan mengakibatkan pemborosan biaya serta kekurangan tenaga kerja akan mengakibatkan keterlambatan pelaksanaan proyek yang telah dijadwalkan. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk menentukan sumber daya manusia yang efektif dalam pelaksanaan proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru Ponpes Daarun Nahdah Thawalib Bangkinang, dan untuk mengetahui berapa banyak biaya yang diperlukan untuk kebutuhan penggunaan sumber daya manusia. Metode Perataan Sumber Daya (Resource Leveling) dapat digunakan untuk mendapatkan histogram penggunaan tenaga kerja yang efektif dalam pelaksanaan proyek konstruksi sehingga tidak terjadi penurunan dan peningkatan penggunaan tenaga kerja diawal, ditengah dan diakhir jadwal pelaksanaan pekerjaan. Proses Resource Leveling dilakukan menggunakan bantuan aplikasi Microsoft Project 2013. Dari hasil penelitian diperoleh penggunaan tenaga kerja rencana dan tenaga keja setelah perataan (leveling) yaitu sebanyak 790 orang dengan biaya sebesar Rp. 375.270.000,00 yang terdiri dari 470 orang pekerja dengan biaya sebesar Rp. 207.270.000,00 dan 320 orang tukang dengan biaya sebesar Rp. 168.000.000,00. Sedangkan tenaga kerja realisasi atau lapangan sebanyak 831 orang dengan biaya sebesar Rp. 382.011.000,00 yang terdiri dari 646 orang pekerja dengan biaya sebesar Rp. 284.886.000,00  dan 185 orang tukang dengan biaya sebesar Rp. 97.125.000,00. Dengan demikian tenaga kerja rencana dan setelah perataan lebih hemat biaya sebesar Rp. 6.741.000,00 dibandingkan tenaga kerja realisasi. [EN] Labor is one of the most important human resources, because it is often limited in provision, both because of the quality factor and other things. Then the excess work force will lead to waste of costs and labor shortages will result in delays in the implementation of projects that have been scheduled. The purpose of this thesis is to determine the effective human resources in the implementation of the New Classroom Building Project Ponpes Daarun Nahdah Thawalib Bangkinang, and to find out how much cost is needed for the needs of human resource use. Resource Leveling Methods can be used to obtain an effective employment histogram in the implementation of a construction project so that there is no decrease and increased use of labor at the beginning, middle and end of the job execution schedule. The Resource Leveling process is done using Microsoft Project 2013 help. From the result of the research, it is found that the use of workforce of plan and work force after leveling is 790 people with the cost of Rp. 375,270,000.00, consisting of 470 workers at a cost of Rp. 207.270.000,00 and 320 craftsmen at a cost of Rp. 168,000,000.00. While the labor realization or field as many as 831 people with a fee of Rp. 382.011.000,00 consisting of 646 workers with a fee of Rp. 284,886,000,00 and 185 carpenters at a cost of Rp. 97.125.000,00. Thus the workforce of the plan and after smoothing is more cost effective at Rp. 6,741,000.00 compared to realization workforce.

PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN

ADARA Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam IAIN Bone

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.33 KB)

Abstract

This paper discusses the role of the principal as a supervisor in improving the quality of education. Principals as leaders of educational institutions should be responsible for all school / madrasah activities. He has full authority and responsibility to conduct all educational activities including supervision activities, both academic supervision and managerial supervision within the school / madrasah he leads. Principal As Supervisor serves to guide, assist and direct educators and educational staff to appreciate and implement the procedures of education to support the quality of education.This paper discusses the role of the principal as a supervisor in improving the quality of education. Principals as leaders of educational institutions should be responsible for all school / madrasah activities. He has full authority and responsibility to conduct all educational activities including supervision activities, both academic supervision and managerial supervision within the school / madrasah he leads. Principal As Supervisor serves to guide, assist and direct educators and educational staff to appreciate and implement the procedures of education to support the quality of education.

Degradation of the oxirane ring of epoxidized oleic acid in a liquid catalyzed reaction system

Jurnal Teknologi Pertanian Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Epoxidized oleic acid was produced using acetic acid as a carrier of oxygen in liquid organic media. The attack on the oxirane ring by nucleophilic ion takes place in the epoxidation process with liquid catalyst, so decreased the yield of the epoxy. We report a study of degradation of oxirane ring influenced by the amount of sulfuric acid catalyst and addition time of hexane on the epoxidation reaction of oleic acid with hydrogen peroxide. The results show that increasing amount of sulfuric acid catalyst not only can increase rate of reaction but also can affect degradation of epoxide increased. On the process conditions: temperature of 50-55 ºC; mole ratio of oleic acid: acetic acid: hydrogen peroxide = 1 : 0.4 : 1.5; and stirrer speed of 1200 rpm, the amount obtained by sulfuric acid catalyst is best at 3.5% which can result in a number epoksid oxirane and iodine numbers are 3.15 and 4.66, respectively. Meanwhile, the hexane addition did not influence on the reaction rate of double bond cleavage, however the hexane addition at the right time can decrease the degradation of oxirane ring. The addition of a 125 g hexane at the first hour gave the degradation oxirane low at 50%. Keywords: oleic acid, epoxide, oxirane ring, degradation

PERAN ORANG TUA TERHADAP PERKEITBA],IGAN ANAK USIA PRASEKOLAH

COPE Vol 4, No 01: Februari 2000
Publisher : COPE

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-

PEMANFAAT AN LIMBAH lKAN DALAM RANSUM UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI PETERNAK AYAM BROILER DI DAERAH TEPUS, GUNUNG KIDUL, DIY

INOTEK Vol 5, No 1 (2003): Juni 2003
Publisher : LPM UNY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This  society  servitude   aims  to use  the  fish  waste  in poultry  feed  to  increase  the income  of fishermen  in Baron,  Tepus,  Gunung  Kidul,  DIY. This purpose  is designed  into two  activities   namely,  information   delivery  about  the  idea  and  advantages   of using  the fish  waste;   and  the  process   of  manufacturing    the  fish  waste   into  fish  flour   is  also introduced.Thirty    fisherman    joined    with   this   program.    The   information    delivery    was conducted   on  21  August  2002  and  the  pratical  work  of  manufacturing    fish  flour  was conducted   on  21 November   2002  and  at Baron  meeting  house,  Tepus,  Gunung  Kidul, DIY.Result  shows  that  the  participants   show  positive  response   by  collecting   the  fish waste and drying them up, the dry fish waste then blended  to produce  the fish flour.Key words:  fish waste, poultry   feed

BIMBINGAN SHALAT SEBAGAI MEDIA PERUBAHAN PRILAKU

KONSELING RELIGI Vol 6, No 2 (2015): KONSELING RELIGI
Publisher : KONSELING RELIGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.136 KB)

Abstract

Shalat merupakan salah satu media komunikasi vertikal kepada Allah swt. Yang dapat membangkitkan kesadaran manusia akan jati diri dan hakekat kehidupannya. Artinya shalat dapat menjadi alternatif solusi dalam berbagai persoalan hidup, karena spirit shalat adalah membangunkan  kesadaran diri yang paling dalam atas apa saja yang terjadi dan dialami oleh manusia.  Di saat manusia merasakan kegalauan diri karena dinamika kehidupan zaman yang cenderung mengalami pergeseran nilai agama dan budaya sehingga dapat berpengaruh terhadap perubahan perilaku yang ada maka sesungguhnya manusia akan mencari-cari penawar hati dari segala keresahan dan kegalauan tersebut. Di sinilah mulai bersemi kembali nilai-nilai spiritualitas yang ingin direguk untuk membasahi dahaga keringnya moralitas yang selama ini dirasakan. Kembali kepada ajaran agama yang begitu banyak menawarkan tentang arti dari kepribadian  yang berakhlak  mulia, jauh dari kerusakan dan penyimpangan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.THE   GUIDANCE  OF   PRAYER AS   MEDIA  CHANGES PRIORITISING Shalat  is one  vertical communication media  to Allah. Can raise awareness of human  identity and the essence of life. That means the prayer can be an alternative solution to the various problems of life, because the spirit of prayer was awaken consciousness deepest on what happened and experienced by humans. The current turmoil in humans  feel themselves as the dynamics of contemporary life that tend to experience a shift in religious and cultural values that can influence the behavior change that is the real man will seek out bidders hearts of all the unrest and turmoil.  This is where budding returned values of spirituality who want direguk to moisten the dry thirst morality that had been perceived. Back to the religious teachings are so many offers on the meaning of the noble personality, far from the damage and irregularities that can harm themselves and others.

DISKURSUS TENTANG PLURAITAS PENAFSIRA AL-QUR’AN

HERMENEUTIK Vol 8, No 1 (2014): HERMENEUTIK
Publisher : HERMENEUTIK

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.612 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang Kajian terhadap berbagai alirandan pemikiran mengenai penafsiran al-Qur’an akan semakinmenyadarkan betapa pentingnya orang memahami pluralitastersebut sebagai sunnatullah dan kenyataan hidup. Orang yangmenyadari akan adanya pluralitas, niscaya tidak akan mengklaimbahwa dirinyalah sebagai satu-satunya pemengang otoritaskebenaran. Penulis menggunakan pendekatan konten analisisuntuk mengetahui adanya klaim kebenaran (truth claim) yangcenderung menyebabkan seseorang menjadi esklusif dan tidakterbuka menerima kritik atau memahami pemikiran di luardirinya. Hasilnya Dalam kajian maz a>hibut tafsi>r, seseorangakan melihat betapa banyaknya ragam penafsiran orang dalammemahami al-Qur’an yang selama ini diklaim sebagai kebenaranmutlak. Padahal yang namanya “penafsiran al-Qur’an” dengan“al-Qur’an” itu sendiri adalah berbeda. Al-Qur’an pada dataranilahiah memang mutlak kebenarannya, tetapi penafsiran terhadapal-Qura’n adalah relatif dan nisbi. Kalau ternyata, penafsiran iturelatif sifatnya, melahirkan ragam penafsiran yang berbeda-beda,mengapa kemudian oleh sebagian orang, penafsiran itu cenderungdibekukan dan dibakukan bahkan disakralkan?

ANALISIS KESULITAN BELAJAR STRUKTUR ALJABAR DI STKIP PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI

Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan belajar dan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar struktur aljabar untuk memotivasi siswa dalam proses pembelajaran. Subjek penelitian yang diambil yaitu mahasiswa semester III tahun pelajaran 2015/2016. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, tes, observasi dan wawancara. Alasan kesulitan mahasiswa dalam belajar struktur aljabar yaitu pada bagian pemecahan masalah, konsep dan keterampilan. Kesulitan yang paling tinggi dialami oleh siswa adalah pada bagian pemecahan masalah dengan persentase 62,5%. Kesulitan lain yang dialami oleh mahasiswa yaitu kesulitan dalam konsep dengan persentase 50%. Kesulitan yang terkahir dialami oleh mahasiswa yaitu kesulitan pada keterampilan dengan persentase 45,7%.