Dewi Asmarani
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Tulungagung

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

SELF REGULATED LEARNING MAHASISWA MATEMATIKA UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG Asmarani, Dewi
Gamatika Vol 2, No 1: Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Program studi matematika merupakan program utama  S1 yang diadakan oleh Universitas Kanjuruhan Malang. Mahasiswa program studi matematika merasa sangat terbebani karena harus menyelesaikan S1 dalam empat tahun. Oleh karena itu, mereka memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan harus mengelola diri mereka sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami self-regulated learning (SRL) mahasiswa program studi Matematika, dan dinamika dari itu. Fenomenologi digunakan dalam penelitian ini. Wawancara secara menyeluruh, observasi dan catatan lapangan digunakan untuk mengumpulkan data dari tiga responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua responden menggunakan self-regulated learning untuk memecahkan masalah akademik dan non-akademik. Namun masing-masing digunakan dengan cara mereka sendiri untuk mengelola waktu mereka, serta lingkungan fisik dan sosial. Penggunaan SRL dipengaruhi oleh faktor internal (faktor kepribadian, penetapan tujuan, kebiasaan efektif) dan faktor eksternal (faktor lingkungan). Kata Kunci: Self-Regulated Learning (SRL), Mahasiswa   Program Studi Matematika Abstract Mathematics  study program  is the main program  organized by  the University  S1  Kanjuruhan  Malang.  Student of  mathematics  feel very burdened because  S1  must be  completed  within  four years.  Therefore, they have a lot  of work to do  and have to manage  themselves. The purpose of this study was  to understand the  self-regulated learning (SRL) student of Mathematics, and the dynamics of it. Phenomenology is used  in this  research. Thorough  interview,  observations  and field notes were used to collect  data  from three  respondents.  The results  research showed  that all  respondents  use self-regulated learning  to  solve the problem of academic and non-academic. However, each used  their own ways  to  manage  their time,  as well as the  physical and social environment.  Use of  SRL  is influenced by  internal factors  (factors  of personality, goal setting,  effective  habits)  and  external factors (environmental factors). Keywords: Self-Regulated Learning (SRL), Student Mathematical Studies Program
MENGATASI KESULITAN MAHASISWA TENTANG MATERI PERSAMAAN DIFERENSIAL MENGGUNAKAN BIMBINGAN BELAJAR INDIVIDUAL (FACE TO FACE RELATIONSHIP) BERBANTUAN PROGRAM MAPLE Asyhar, Beni; Asmarani, Dewi
JPM : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.876 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan mahasiswa dalam memahami tentang materi Persamaan Diferensial menggunakan bimbingan belajar individual (face to face relationship) berbantuan program Maple. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitiannya mahasiswa S-1 Jurusan Tadris Matematika IAIN Tulungagung semester VI (enam) kelas E tahun akademik 2014/2015. Hasil penelitian ini adalah: 1) Pembelajaran dengan menggunakan bimbingan belajar individual (face to face relationship) berbantuan program Maple terdiri dari tiga tahap, yaitu: (i) tahap awal meliputi penyampaian tujuan pembelajaran, memeriksa pengetahuan prasyarat, mengatur tempat duduk, dan membagikan LKM, (ii) tahap inti meliputi proses bimbingan individual berbantuan media komputer berupa program Maple dan LKM, (iii) tahap akhir meliputi penarikan kesimpulan hasil pembelajaran dan melakukan evaluasi. 2) Pembelajaran dengan menggunakan bimbingan belajar individual (face to face relationship) berbantuan program Maple dapat mengatasi kesulitan mahasiswa dalam memahami materi dan prosedur penyelesaian Persamaan Diferensial (PD), dan 3) respon mahasiswa terhadap pembelajaran tentang PD Persamaan Diferensial (PD) menggunakan bimbingan belajar individual (face to face relationship) berbantuan program Maple dalam penelitian ini adalah positif.
MENILAI KREATIVITAS MATEMATIKA SISWA MELALUI TUGAS PROBLEM POSING Asmarani, Dewi
Dinamika Vol 13, No 2 (2013): DINAMIKA PENELITIAN
Publisher : Dinamika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABTRACTResearch in math education on mathematical creativity relies on the idea that creativity is potentially within all students and it can be fostered by properly structured activities. The tasks most commonly used for its assessment are problem solving and problem posing. In our approach we use problem posing tasks to get insight into students’ creativity. Based on a qualitative analysis of the participants’ answers to the questionnaire that followed the task, we define algorithmic, combined and innovative creativity as constructs that can be put in correspondence with the types and level of knowledge involved in the problem posing task. We propose criteria to identify these types of creativity and discuss aspects related to the quality of the resulting problems. A second set of criteria is defined in order to assess the novelty of the posed problems.Kata Kunci: Menilai Kreativitas, Matematika, Problem Posing
PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PEMETAAN DAN BILANGAN BULAT PADA MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG asmarani, dewi
Jurnal Inspirasi Vol 1, No 2 (2012): Januari 2012
Publisher : Jurnal Inspirasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.542 KB)

Abstract

This study describes how the Strategy Think Talk Write (TTW) can be used to enhance students understanding of the concept mapping and the set of integers. Application of communication based learning strategy Think-Talk-Write (TTW) is more emphasis on reading comprehension of students to construct their own knowledge. Lecturers only act as a motivator, facilitator and guide. Thus students can be more independent in the learning process. Keyword: Strategy Think Talk Write (TTW), Mapping and the set of integers
PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PEMETAAN DAN BILANGAN BULAT PADA MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG Asmarani, Dewi
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 1 No 1 (2012): Januari 2012
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.542 KB)

Abstract

This study describes how the Strategy Think Talk Write (TTW) can be used to enhance students' understanding of the concept mapping and the set of integers. Application of communication based learning strategy Think-Talk-Write (TTW) is more emphasis on reading comprehension of students to construct their own knowledge. Lecturers only act as a motivator, facilitator and guide. Thus students can be more independent in the learning process. Keyword: Strategy Think Talk Write (TTW), Mapping and the set of integers
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA BERBASIS IT MAHASISWA TADRIS MATEMATIKA SEMESTER IV IAIN TULUNGAGUNG MELALUI SIKLUS SELF REGULATED LEARNING Asmarani, Dewi
Pi: Mathematics Education Journal Vol 1 No 3 (2018): Pi: Mathematics Education Journal No. 1 Vol 3 2018
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IAIN Tulungagung sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia berkewajiban turut serta mewujudkan generasi muda yang cerdas, bermoral, berakhlak, kreatif, komunikatif, toleran dalam kehidupan dan tidak gagap teknologi. Semakin pesatnya kemajuanTeknologi dan Informasi (IT) sangat berpengaruh terhadap perubahan kurikulum di IAIN Tulungagung. Salah satu kurikulum yang telah berhasil diwujudkan adalah munculnya matakuliah Pembelajaran Matematika Berbasis IT. Untuk mencapai tujuan dari matakuliah tersebut diperlukan strategi khusus dalam mengajar. Banyak kendala yang harus dihadapi oleh dosen ketika mengajarkannya. Sebagai contoh kurangnya sikap kemandirian mahasiswa dalam belajar atau sering kita sebut dengan Self Regulated Learning (SRL). Rendahya SRL mahasiswa ini berdampak pada rendahnya keterampilan juga nilai akademik mahasiswa. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan Pembelajaran Matematika Berbasis IT mahasiswa melalui siklus SRL. Siklus tersebut terdiri dari beberapa fase. Adapun fase-fase yang dimaksud adalah fase perencanaan (forethought), fase menampilkan (performance), dan fase refleksi (reflection). Berdasarkan masalah di atas penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun subjek penelitiannya adalah mahasiswa Semester IV A Jurusan Tadris Matematika IAIN Tulungagung. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah lembar observasi, lembar tugas, dan lembar tes praktik. Dan hasil yang didapatkan sangat baik. Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya kemampuan akademik dan terampilnya mahasiswa dalam mengoperasikan berbagai macam software baru seperti Maple, Autoplay, Geogebra, Lectora Inspire, dan SPSS.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA BERBASIS IT MAHASISWA TADRIS MATEMATIKA SEMESTER IV IAIN TULUNGAGUNG MELALUI SIKLUS SELF REGULATED LEARNING Asmarani, Dewi
Pi: Mathematics Education Journal Vol 1 No 3 (2018): October
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.536 KB)

Abstract

IAIN Tulungagung sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Indonesiaberkewajiban turut serta mewujudkan generasi muda yang cerdas, bermoral, berakhlak, kreatif,komunikatif, toleran dalam kehidupan dan tidak gagap teknologi. Semakin pesatnyakemajuanTeknologi dan Informasi (IT) sangat berpengaruh terhadap perubahan kurikulum diIAIN Tulungagung. Salah satu kurikulum yang telah berhasil diwujudkan adalah munculnyamatakuliah Pembelajaran Matematika Berbasis IT. Untuk mencapai tujuan dari matakuliahtersebut diperlukan strategi khusus dalam mengajar. Banyak kendala yang harus dihadapi olehdosen ketika mengajarkannya. Sebagai contoh kurangnya sikap kemandirian mahasiswa dalambelajar atau sering kita sebut dengan Self Regulated Learning (SRL). Rendahya SRLmahasiswa ini berdampak pada rendahnya keterampilan juga nilai akademik mahasiswa. Olehkarena itu tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan PembelajaranMatematika Berbasis IT mahasiswa melalui siklus SRL. Siklus tersebut terdiri dari beberapafase. Adapun fase-fase yang dimaksud adalah fase perencanaan (forethought), fasemenampilkan (performance), dan fase refleksi (reflection). Berdasarkan masalah di ataspenelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun subjek penelitiannya adalah mahasiswaSemester IV A Jurusan Tadris Matematika IAIN Tulungagung. Sedangkan instrumen yangdigunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah lembar observasi, lembar tugas, danlembar tes praktik. Dan hasil yang didapatkan sangat baik. Hal ini ditunjukkan dengan semakinmeningkatnya kemampuan akademik dan terampilnya mahasiswa dalam mengoperasikanberbagai macam software baru seperti Maple, Autoplay, Geogebra, Lectora Inspire, dan SPSS.
Karakteristik Metakognisi Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berdasarkan Langkah-Langkah Polya Dan De Corte Asmarani, Dewi; Sholihah, Ummu
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 1 (2016): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.76 KB)

Abstract

This research describes the student metacognition profile Tadris Department of Mathematics State Islamic Institute Tulungagung based differences in mathematical ability that is highly capable student, medium, and low. Collecting data in this exploratory study done by solving mathematical problem solving and in-depth interviews. To get the process used metacognitive interview leads to the question steps to resolve the matter by the steps Polya and De Corte. Results of a study of college students show that students are capable of moderate or low it did not do a good metakognisis process in the last three stages of problem-solving by step Polya and De Corte. Students with moderate and low level of capability are only looking do metakognisis at the stage of understanding the problem, whereas high-ability students perform well metacognitive processes.
Pembelajaran Statistik Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing untuk Meningkatkan Hasil Belajar di Kelas VII SMP Negeri 1 Singosari Asmarani, Dewi
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2017): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.921 KB)

Abstract

Cooperative learning and problem submission is one of the learning models that can be developed and implemented to solving the problem of low activity and learning achievement. One method of cooperative learning can be used to enable students to said their problem is snowball throwing method. This study used a qualitative approach in this case is classroom action research, which consists of two cycles. The result showed that the snowball throwing is proven to help improve learning outcomes of students of class VII-E SMP Negeri 1 Singosari in Statistics. This can be shown on the score of the average value obtained from the initial data, the first cycle and the second cycle (71, 75, and 80) and the thoroughness of classical learning was 83.3%. Therefore, it is recommended to teachers of mathematics to use Snowball Throwing.
Pengembangan Buku Teks Pembelajaran Matematika Berbasis IT Berbahasa Inggris untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kalkulus Mahasiswa TMT IAIN Tulungagung Asmarani, Dewi; Madayani, Nany Suengkono
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2018): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.019 KB)

Abstract

Abstract:Awareness of the importance of English is not fully understood by students. therefore a tool is needed to help them. The tools used are textbooks. This study tries to develop an IT-based mathematics textbook. the existence of the book is expected to improve their English and mathematical skills. Textbooks are developed through 4 stages of development, namely: the definition stage, the design stage, the development stage, and the dissemination phase. After going through four stages are then acquired IT-based mathematics textbooks are valid and effective. Based on the assessment of two validators obtained validity of 3.30. This shows that, the IT-based mathematics textbook has met valid criteria. while students who get more than 80 are 90.06%. Thus the value is included in the completeness criteria.Abstrak:Kesadaran akan pentingnya berbahasa Inggris belum sepenuhnya di pahami oleh mahasiswa. oleh sebab itu diperlukan alat bantu untuk membantu mereka. Alat bantu yang diusahakan berupa buku teks. Penelitian ini mencoba mengembangkan sebuah buku teks matematika berbasis IT. dengan adanya buku tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa inggris dan matematikanya. Buku teks dikembangkan melalui 4 tahap pengembangan yaitu: tahap definisi, tahap desain, tahap pengembangan, dan tahap pendiseminisian. Setelah melalui keempat tahapan tersebut maka diperoleh buku teks matematika berbasis IT yang valid dan efektif. Berdasarkan penilaian dua orang validator diperoleh kevalidan sebesar 3,30. Hal ini menunjukkan bahwa, Buku teks matematika berbasis IT tersebut telah memenuhi kriteria valid. sedangakan mahasiswa yang mendapat nilai lebih dari 80 adalah 90.06%. Dengan demikian nilai tersebut masuk dalam kriteria ketuntasan.