Articles

Found 39 Documents
Search

Genetic Role in Weight Reduction Asiah, Nur
Journal of the Indonesian Medical Association Vol. 59 No. 7 July 2009
Publisher : Journal of the Indonesian Medical Association

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energy expenditure and obesity vary among racial groups. The incidence of obesity is higher in African Americans than in whites, whereas energy expenditure seems to be lower in African Americans than in whites. Energy expenditure has many components: resting metabolic rate, energy for physical activity thermic effect of food (eating increases body temperature). Variations in any of these components might contribute to the development of obesity.The specific genes influences energy expenditure and obesity. The specific variants of genes contribute to measurable racial diferences in energy expenditure and obesity. The genes are uncoupling proteins. the uncoupling proteins (UCPs), a family of inner mitochondrial membrane transporters that dissipate the proton gradient and release stored energy in the form of heat, has opened an exciting area in the search for genetic modulators of energy metabolism. The lower of resting metabolic rate and relationship between resting metabolic rate and variation of uncoupling proteins may contribute to obesity.Keywords: Uncoupling protein, energy expenditure, resting metabolic rate, obesity
The Effect of Balanced Low Calory Diet on Resting Energy Expenditure, Respiratory Quotient and Serum Lipid Profile of Obese Women Asiah, Nur
Journal of the Indonesian Medical Association Vol. 59 No. 8 August 2009
Publisher : Journal of the Indonesian Medical Association

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study was to identify the effect of balanced low calory diet on resting energy expenditure (REE), respiratory quotient (RQ) and serum lipid profile of obese women in reducing morbidity and mortality of obese people. The study was done in Sumber Waras Hospital Jakarta in 2002. The study was an experimental, pre-and post-balanced low calory diet (1000 Kcals/day, 55% carbohydrate, 20% protein, and 25% fat) for 14 days. Thirty eight obese women, 19-55 years old had beed selected as subjects according to the inclusion ad exclusion criteria. The data collected were social and demographic characteristics, energy and macronutrient intake, anthropometric REE, RQ, level of serum cholesterol, triglyceride, LDL cholesterol and HDL cholesterol. After 14 days balanced low calory diet, there were significant reduction o body weight 2.6% (p=0.001), body mass index 2.8% (p=0.001), percentage of fat mass 1.4% (p=0.001), increament percentage of fat free mass 1.4% (p=0.001), reduction of waist circumference 2.5% (p=0.001), unsignificant reduction of REE 4.4% (p=0.071), significant reduction of RQ 4.8% (p=0.036), level of total serum cholesterol 6.7% (p=0.001), triglyceride 22.9% (p=0.001), LDL cholesterol 4.2% (p=0.027) and HDL cholesterol 5.5% (p=0.004). Balanced low alory diet was ha beed shown to reduce body weight, body mass index, percentage of fat mass, to increase percentage of fat free mass, to reduce waist to hip ratio, RQ, level of total serum cholesterol, triglyceride, LDL cholesterol and HDL cholesterol of obese women significantly, but did’not reduce REE significantly.Keywords: low balanced calory diet, resting energy expenditure, respiratoey quotient, lipid, obes
PENGARUH KOMBINASI PENYUNTIKAN OVAPRIM DAN PROSTAGLANDIN F 2 α (PGF 2 α) TERHADAP VOLUME SEMEN DAN KUALITAS SPERMATOZOA IKAN TAMBAKAN (Helostama temmincki CV) Putra, Ridwan Manda; Asiah, Nur
Jurnal Perikanan Dan kelautan Vol 16, No 02 (2011)
Publisher : Jurnal Perikanan Dan kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.022 KB)

Abstract

This research was aimed to know the effect of the best ovaprim andprostaglandin F2 α injection combination toward semen volume and spermatozoaquality of fish tambakan (Helostama temmincki CV). The result of this researchdemonstrated that the best injection combination was 50 % ovaprim + 50 % PGF2 (0,250 ml ovaprim + 1500 g PGF2  / kg of body), with a semen volume 1,10 ml,spermatozoa concentration 24.27x 10 9/ml, spermatozoa viability 87,23 % andspermatozoa motility 82,27 %)
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BLANG BINTANG ACEH BESAR TAHUN 2104 Asiah, Nur; Wahyuni, Sari; Suzanni, Suzanni
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 2, No 2 (2014): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.131 KB)

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) saat ini 2,5 miliar orang atau dua perlima dari populasi dunia menghadapi risiko DBD. Kurang pengetahuan mengenai DBD merupakan salah satu penyebab tetap tingginya kasus DBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Keluarga tentang Demam Berdarah Dengue Pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Blang Bintang Aceh Besar Tahun 2014. Desain penelitian ini adalah bersifat Deskriptif, metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara tehnik Accident Sampling dengan total sampel 40 orang responden. Pengumpulan data dilakukan mulai Juli s/d September 2014, dengan menggunakan kousioner yang terdiri 20 pernyataan positif dan negative. Analisa data disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan responden secara umum tentang DBD berada dalam katagori rendah. Pengetahuan responden tentang pengertian DBD berada dalam kategori tinggi sebanyak 25 (62,5%) dari total 40 responden. Pengetahuan responden tentang penyebab DBD berada dalam kategori tinggi sebanyak 25 (62,5%) dari total 40 responden. Pengetahuan responden tentang tanda dan gejala DBD berada dalam kategori rendah sebanyak 33 (82,5%) dari total 40 responden. Pengetahuan responden tentang pencegahan DBD berada dalam kategori rendah sebanyak 21 (52,5%) dari total 40 responden. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka diharapkan kepada responden dapat menggali informasi lebih mendalam tentang pengetahuan kesehatan khususnya DBD melalui penyuluhan-penyuluhan kesahatan, buku-buku, dan media lainnya, dan bagi puskesmas agar dapat lebih meningkatkan lagi mutu pelayanan kesehatan dan pengetahuan keluarga tentang penyakit DBD dengan cara memberikan penyuluhan-penyuluhan khususnya di daerah yang tinggi kasus DBD Kata Kunci : Pengetahuan, Keluarga, Demam Berdarah Dengue (DBD)
PARADIGMA KONTEMPORER SISTEM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEGURUAN MADRASAH IBTIDAIYAH (PGMI) ASIAH, NUR
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 3, No 2 (2016): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih kuatnya paradigma pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered learning) menyebabkan pembelajaran menjadi tidak menarik, monoton, dan tidak memberikan tantangan bagi peserta didik sebagai calon guru. Pembelajaran konstruksionisme memberikan pencerahan bahwa satu-satunya alat atau sarana yang tersedia bagi seseorang untuk mengetahui sesuatu adalah indranya. Seseorang berinteraksi dengan objek dan lingkungan dengan melihat, mendengar, menjamah, mencium, dan merasakannya. Dari sentuhan indrawi itu seseorang membangun gambaran dunianya. Pembelajaran akan berhasil jika peserta didik terlibat langsung dalam mengolah, mencerna, memahami, mengalami, merasakan, dan mempraktikkan. Pembelajaran yang demikian adalah pembelajaran  yang berfokus pada perlibatan peserta didik secara total, baik fisik maupun mental. Diakui atau tidak, ternyata tidak semua perguruan tinggi pencetak calon guru telah menerapkan pembelajaran aktif dalam setiap proses perkuliahan. Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri yang memerlukan pemecahan secara cepat dan tepat. Oleh karena itu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan calon-calon guru seharusnya mempersiapkan mahasiswanya agar memiliki keterampilan menerapkan pembelajaran aktif selama masa perkuliahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa calon guru dalam menerapkan pembelajaran aktif adalah dengan menerapkan strategi MEI yang meliputi: 1) modelling, menjadikan dosen sebagai model dalam menerapkan pembelajaran aktif dalam perkuliahan; 2) engaging, melibatkan mahasiswa secara nyata dalam pembelajaran aktif di setiap perkuliahan, rencana, proses, dan evaluasi perkuliahan oleh dosen harus mencerminkan terlaksananya pembelajaran aktif; 3) integrating, mengintegrasikan pembelajaran aktif dalam semua mata kuliah kependidikan baik secara teoritis maupun praktis, seperti pada mata kuliah strategi belajar mengajar, desain/perencanaan pembelajaran, pengembangan media pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan mata kuliah yang menjadi ciri khas program studi Pendidikan Kerguruan Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
SENSITIVITAS BAKTERI PROBIOTIK YANG DIISOLASI DARI USUS UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii, de Man) TERHADAP BAKTERI Aeromonas hydrophila Yuliana, Wiwik; Lukistyowati, Iesje; Asiah, Nur
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 2, No 2 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study was conducted from September-November 2014 in the Laboratory of marine Microbiology, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, University of Riau. The purpose of this study was to determine the effect of probiotics strain Riau of giant prawn toward A. hydrophila. This research was continued of the Hasyimi’s research on 2014, the treatment in method cakram used is probiotics Bacillus sp. with six levels of treatment: P0 (disk blank+50 μL TSB), P1 (antibiotic novobiocin), P2 (50 μL isolate Bacillus F), P3 (50 μL isolate Bacillus G), P4 (50 μL isolate J) and P5 (50 μL isolate K), and the dilution method uses four methods (F, G, J and K) of four kind of dilution (10-2, 10-4, 10-6 and 10-8). The results showed that the genetic of probiotics bacterial strain Riau wich was isolated giant prawn could theat A. hydrophila, with the biggest blocked power is in K isolator (13,8 mm) and the smalest blocked power is in G isolator (7,6 mm), and MIC value is in 10-8 dilution and MBC value is in 10-4 retard.Key words: Bacillus sp., giant prawn, A. hydrophila
Use of fermented rubber seed (Havea bransiliesis) in diets on growth and survival rate of Nile tilapia BEST (Oreochromis niloticus) fingerlings Agam, Rudy; Suharman, Indra; Asiah, Nur
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 2, No 2 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was conducted for 56 days from 09 April to 04 June 2015. Theaim of this research was to find out response of Nile tilapia BEST (Oreochromisniloticus) fingerling on the use of fermented rubber seed in diets. The methods usedin this research was an experimental method and Completely randomized design onefactor with 4 treatments. The fish used in this research with size 2,54 - 2,88 gr asmuch as 400 fish. Fish were reared in 1x1x1 m3 in cage with stocking density of20/cage. Feeding trials were replacing with palm kernel cake with rubber seedfermentation applied to 0, 25, 35 and 45% for 25% protein content.The result showed that a diets containing 45% fermented rubber seed mealand 55% palm kernel cake (P3) support a good specific growth rate (3,67%/day), feedefficiency (29.36%) and protein retention (26,54%). Survival rate of fish was high(96,7 – 98,3%). It this concluded that up to 55% palm kernel cake can be substitutedwith fermented rubber sedd meal in the diets for Nile tilapia BEST.Keyword: Oreochromis niloticus, fermented rubber seed, palm kernel cake,substitution, diets
PENGARUH KADAR PROTEIN PAKAN TERHADAP PENAMPILAN PERTUMBUHAN, KEMATANGAN GONAD DAN FEKUNDITAS IKAN KATUNG (Pristolepis grooti Bleeker) MATANG GONAD PERTAMA Alawi, Hamdan; Aryani, Netty; Asiah, Nur
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol 3, No 1 (2015): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The effect of three protein levels of commercial diet on the growth performance, gonad maturation and fecundity of first maturity of Indonesian leaffish (Pritolepis grooti) was conducted in 54 liters recirculation aquaria system for 10 months rearing period. Eight-week-old artificial spawned  Indonesian  leaffish katung (Pristolepis grooti Bleeker)) fry with an average weight (SD) of 0.560(0.116) g were fed  5% BW three times a day with commercial diets 18, 28 and 38% Protein.  Fish fed on 38%  protein diet showed better growth and feed conversion ratio than those fed on 28 and 18% diets. Males matured earlier than females: the firstmature males were recorded when they were 5 months old, whereas the females matured after 6 month rearing period. The mean percentage of mature female fish rose with increasing feed protein level. It was also found that the percentage of mature fish rose with the increasing fish age and size. More than 70% males matured at the age of 6 months in all diet. After 10 months rearing period, the percentage of matured female fed on 38% protein was 100% while those fed on 16% protein was 25%. Smallest size at spawning of males and females was 8.5 cm (23 g) and 13 cm (65 g), respectively, and dietary protein levels influenced the size of fish at first maturity. It was found that  the protein level significantly effected the gonado somatic index (GSI). Fecundity increased with increasing dietary protein level. The relative fecundity (eggs /g or cm female) was higher at the higher  dietary protein level.   Keywords : Dietary Protein; Growth; Gonad Maturation; Fecundity; Indonesian leaffish Pristolepis grooti
PARADIGMA KONTEMPORER SISTEM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEGURUAN MADRASAH IBTIDAIYAH (PGMI) Asiah, Nur
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 3, No 2 (2016): TERAMPIL
Publisher : Institut Agama Islam Negeri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih kuatnya paradigma pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered learning) menyebabkan pembelajaran menjadi tidak menarik, monoton, dan tidak memberikan tantangan bagi peserta didik sebagai calon guru. Pembelajaran konstruksionisme memberikan pencerahan bahwa satu-satunya alat atau sarana yang tersedia bagi seseorang untuk mengetahui sesuatu adalah indranya. Seseorang berinteraksi dengan objek dan lingkungan dengan melihat, mendengar, menjamah, mencium, dan merasakannya. Dari sentuhan indrawi itu seseorang membangun gambaran dunianya. Pembelajaran akan berhasil jika peserta didik terlibat langsung dalam mengolah, mencerna, memahami, mengalami, merasakan, dan mempraktikkan. Pembelajaran yang demikian adalah pembelajaran  yang berfokus pada perlibatan peserta didik secara total, baik fisik maupun mental. Diakui atau tidak, ternyata tidak semua perguruan tinggi pencetak calon guru telah menerapkan pembelajaran aktif dalam setiap proses perkuliahan. Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri yang memerlukan pemecahan secara cepat dan tepat. Oleh karena itu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan calon-calon guru seharusnya mempersiapkan mahasiswanya agar memiliki keterampilan menerapkan pembelajaran aktif selama masa perkuliahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa calon guru dalam menerapkan pembelajaran aktif adalah dengan menerapkan strategi MEI yang meliputi: 1) modelling, menjadikan dosen sebagai model dalam menerapkan pembelajaran aktif dalam perkuliahan; 2) engaging, melibatkan mahasiswa secara nyata dalam pembelajaran aktif di setiap perkuliahan, rencana, proses, dan evaluasi perkuliahan oleh dosen harus mencerminkan terlaksananya pembelajaran aktif; 3) integrating, mengintegrasikan pembelajaran aktif dalam semua mata kuliah kependidikan baik secara teoritis maupun praktis, seperti pada mata kuliah strategi belajar mengajar, desain/perencanaan pembelajaran, pengembangan media pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan mata kuliah yang menjadi ciri khas program studi Pendidikan Kerguruan Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
ANALISIS KEMAMPUAN PRAKTIK STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF (ACTIVE LEARNING) MAHASISWA PGMI FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN IAIN RADEN INTAN LAMPUNG Asiah, Nur
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 4, No 1 (2017): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.713 KB)

Abstract

Menurut Undang-Undang No 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen kompetensi pedagogik merupakan salah satu kompetensi inti yang harus dimiliki guru. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Raden Intan Lampung membekali kompetensi pedagogik pada mahasiswa melalui beberapa mata kuliah bidang kependidikan yang sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan di Indonesia, dengan beberapa mata kuliah ini diharapkan mahasiswa sudah memiliki berbagai kompetensi termasuk kemampuan dalam mempraktikkan strategi pembelajaran aktif. Berdasarkan penelitian pendahuluan diperoleh informasi bahwa tidak semua mahasiswa PGMI Fakultas Tarbiyah mampu dan terampil dalam mempraktikkan strategi pembelajaran. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut maka permasalahan yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan mahasiswa PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Raden Intan Lampung dalam mempraktikkan strategi pembelajaran aktif?Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara,dokumentasi, dan kuesioner sebagai data pendukung.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwakemampuan  praktikstrategi pembelajaran aktif  mahasiswa PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Raden Intan Lampung kurang maksimal (kurang baik). Ini dapat ditunjukkan dengan data observasi dan wawancara. Adapun  kuesioner dipakai untuk menggali data minat dan motivasi yang menyatakan bahwa mahasiswa sangat berminat terhadap praktik strategi pembelajaran aktif. Namun kenyataan menunjukkan bahwa kemampuan praktik strategi pembelajaran aktif kurang baik dikarenakan ada faktor lain yaitu faktor pembiasaan.