Muhammad Asdar
Balai Penelitian dan Pengembangan Kehutanan Makassar Jl. Perintis Kemerdekaan, Km. 16,5 Makassar 90243, Tlp. (0411) 5540549

Published : 19 Documents
Articles

Found 19 Documents
Search

TARIF RASIONAL BERDASARKAN BIAYA SATUAN (UNIT COST), ABILITY TO PAY (ATP), WILLINGNESS TO PAY (WTP) DAN FORCED TO PAY ( FTP) DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM ANUTAPURA PALU Nasri, Cahaya; Darmawansyah, _; Asdar, Muhammad
Jurnal Adminsitrasi & Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Adminsitrasi & Kebijakan Kesehatan Indonesia Edisi September Vol. 02 No
Publisher : Jurnal Adminsitrasi & Kebijakan Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.338 KB)

Abstract

 The cost applied in Anutapura hospital since 2007 has not changed even with the inflation and the rising prices of medical supplies and drugs. This study aimed to determine the rational tariff based on the Unit cost, Ability To Pay (ATP), Willingness To Pay (WTP), Force To Pay (FTP) at the in-patient ward of Anutapura hospital Palu in 2013. The research was conducted at the inpatient ward of Anutapura Hospital Palu from March to April 2013. This study was an observational study based on real cost. The sample was all transaction costs from 100 hospitalized patients. Data were collected by using questionnaires and collection of annual reports of financial department, administration, and medical records. Data in 2012 were analyzed based on allocation of cost, fixed cost, semi-variable costs and variable cost. Data were analyzed using a computerized unit cost analysis and chi square analysis. The results of this study shows that the unit cost assumption III per treatment for one year is : the VVIP Class is Rp.410.000, -;  the VIP Class is  Rp 290.000.-;  the first Class I is Rp 160.000.-; the second Class is  Rp. 115.000.- and the third Class is Rp. 55.000.-. The conclusion of this study shows that the ATP and WTP is Rp.405.000, - per day care, followed by a VIP class with Rp.260.000, - per day care, the 1st class with Rp 155,000 per day care, the 2nd class with Rp . 110.000, - per day care and the third class with Rp 55,000 per day care. Keywords:  Unit cost, ATP, WTP and FTP
STRUKTUR ANATOMI, SIFAT FISIS DAN MEKANIS KAYU KAMBELU (Buxus rolfie Vidal.) DAN KANDURUAN (Phoebe cuneata Blume) ASAL HUTAN ALAM DI SULAWESI BARAT Lempang, Mody; Asdar, Muhammad; Rulliaty, Sri
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 31, No 1 (2013):
Publisher : Pusat Litbang Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempelajari struktur anatomi dan sifat fisis dan mekanis dua jenis kayu dari hutan alam di Sulaweis Barat yaitu kambelu (Buxus rolfie Vidal.) dan kanduruan (Phoebe cuneata Blume). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kambelu memiliki kayu teras berwarna kemerahan, gubal berwarna merah muda keabuan dan tebal 2-3 cm, lingkar tumbuh jelas, kayunya keras; serat berpadu; tekstur agak halus dan permukaan agak mengkilap. Kanduruan memiliki kayu teras berwarna coklat keabuan dan gubal berwarna coklat muda dengan lebar sekitar 5-7 cm, tekstur agak halus dan tidak merata, arah serat berpadu, agak mengkilap, kesan raba agak licin, keras, corak polos, dan tidak berbau khusus. Kambelu dan kanduruan mempunyai serat kayu panjang dan tebal dinding sel sedang dan berdasarkan nilai turunan dimensi seratnya termasuk kelas kualitas I untuk kertas. Kambelu dan kanduruan memiliki berat jenis 0,62 dan 0,63, tergolong kelas kuat III-I. Kambelu memiliki sifat penyusutan dari basah ke kering udara lebih rendah dari kayu kanduruan. Kata kunci : Kembelu, kanduruan, Sulawesi Barat, anatomi, fisis
BEBERAPA SIFAT DASAR DAN KEGUNAAN TIGA JENIS KAYU KURANG DIKENAL ASAL HUTAN ALAM SULAWESI Lempang, Mody; Asdar, Muhammad
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 30, No 1 (2012):
Publisher : Pusat Litbang Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempelajari sifat dasar (struktur anatomi, sifat fisis dan mekanis, dan sifat pemesinan) tiga jenis kayu kurang dikenal asal hutan alam di Sulawesi, yaitu sama-sama (Pouteria firma Baehni), palado (Aglaia sp.) dan kumea batu (Manilkara merrilliana H.J.L). Sifat dasar jenis kayu tersebut dan pemanfaatannya yang telah dilakukan secara lokal oleh masyarakat merupakan petunjuk berguna menetapkan kegunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sama-sama memiliki kayu teras berwarna coklat tua sampai hitam dengan garis-garis hitam yang tidak beraturan; tekstur agak halus dan permukaan mengkilap; agak berat; penyusutan sedang; kelas kuat IV-III;mutu pemesinan baik;mutu serat baik untuk pulp dan kertas; kemungkinan pemanfaatan antara lain bahan konstruksi ringan untuk perumahan dan komponen tertentu pada perahu, venir kupas, glulam, pallet, pulp dan kertas. Palado memiliki kayu teras berwarna coklat muda sampai coklat kelabu; serat lurus, tekstur agak halus; ringan; penyusutan sedang; kelas kuat III;mutu pemesinan baik;mutu serat baik untuk pulp dan kertas; kemungkinan pemanfaatan antara lain bahan konstruksi ringan untuk perumahan dan komponen tertentu pada perahu, mebel murah, moulding, glulam, venir kupas, kerajinan, pulp dan kertas. Kumea batu memiliki kayu teras berwarna coklat kemerahan; lingkar tumbuh samar-samar dan terkadang jelas serta menampakkan corak yang indah berupa garis-garis sejajar pada potongan radial; serat lurus; tekstur halus dan permukaan kayu mengkilap; sangat berat, keras; penyusutan tinggi; kelas kuat II; mutu pemesinan sangat baik; mutu serat rendah untuk pulp dan kertas; kemungkinan kegunaan antara lain bahan bangunan dengan beban berat untuk perumahan dan perahu; karoseri truk, tiang listrik, mebel, moulding, venir sayatan, gagang peralatan, kerajinan dan arang. 
SIFAT PEMESINAN KAYU SURIAN (Toona sinensis (Adr.Juss.) M.J. Roemer) DAN KEPAYANG (Pangium edule Reinw.) Asdar, Muhammad
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 28, No 1 (2010): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2010.28.1.18-28

Abstract

Pemesinan kayu adalah proses pengolahan kayu menjadi produk-produk seperti kayu gergajian, vinir dan meubel. Kualitas pemesinan kayu akan menentukan kualitas produk kayu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat pemesinan kayu surian dan kepayang asal Sulawesi. Pengujian sifat pemesinan mengacu pada ASTM D 1666-64 meliputi aspek uji penyerutan, pembentukan, pembubutan, pemboran dan pengampelasan. Mutu hasil pemesinan dinilai dari persentasi cacat yang muncul setelah proses pemesinan yang selanjutnya ditetapkan dalam lima kelas mutu. Hasil penelitian menunjukkan kayu surian dan kepayang memiliki sifat pemesinan sangat baik atau kelas I kecuali sifat pengampelasan pada kayu surian dan sifat pembubutan kayu kepayang yang tergolong baik atau kelas II. Kayu surian dan kepayang cocok digunakan sebagai bahan baku meubel dan moulding.
STRUKTUR ANATOMI, SIFAT FISIK DAN MEKANIK KAYU PALADO (Aglaia sp.) Lempang, Mody; Asdar, Muhammad
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 24, No 2 (2006): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.746 KB) | DOI: 10.20886/jphh.2006.24.2.171-181

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi struktur anatomi, sifat fisik dan sifat mekanik kayu palado (Aglaia sp.) yang diambil dari hutan produksi alam di Kalukku Kabupaten Mamuju, Propinsi Sulawesi Selatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa palado memiliki kayu gubal berwarna putih sampai krem dan teras berwarna coklat muda sampai coklat kelabu; serat lurus, tekstur agak halus, pori sedikit (3 per.mm²) berbentuk lonjong dan tersebar tata baur; perforasi tipe sederhana; jari-jari luar biasa pendek, sempit dan jarang (tinggi 327 mm; lebar 25,52 mm dan frekuensi 5 per mm², parenkim tersebar atau baur. Panjang serat 1.132 mm dan diameter serat 25,61 mm; diameter lumen 17,39 mm; dan tebal dinding 1,64 mm. Kadar air kering udara 15,85%; berat jenis kering udara 0,48 dan berat jenis kering tanur (kerapatan) 0,53;  penyusutan kering udara ke kering tanur 2,71% (radial) dan 4,67% (tangensial); keteguhan lentur pada batas patah 612,72 kg/cm2 dan keteguhan tekan sejajar serat 402,28 kg/cm2.
STRUKTUR ANATOMI, SIFAT FISIS DAN MEKANIS KAYlJ KUMEA BATU Lempang, Mody; Asdar, Muhammad
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 26, No 2 (2008): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.422 KB) | DOI: 10.20886/jphh.2008.26.2.138 – 147

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengamati suuktur/karakteristik anatomi, clansifat fisis mekanis kayu kurang dikenal jenis kumea batu (ManilkaramerrillianaH.J.L.). Sampel kayu dari jenis ini diambil dari hutan alam produksi di Kecamatan Lampia Kabupaten Luwu Timur, Propinsi Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kumea batu memiliki kayu gubal berwarna coklat muda kemerahan dan teras berwarna coklat kemerahan. Lingkar tumbuh samar-samar dan terkadang jelas serta menampakkan corak yang indah berupa garis-garis sejajar pada potongan radial, serat lurus, tekstur halus dan permukaan kayu mengkilap. Panjang serat 677,55 µm, diameter serat 22,15 µm, diameter lumen 1,94 µm, tebal dinding 10,10 µm dan semua nilai turunan serat tergolong dalam kelas IV untuk bahan baku pulp/kertas. Kayu kumea batu sangat berat (berat jenis 1.07) dengan penyusutan sangat tinggi, keteguhan lentur pada batas patah 1,557.68 kg/cm2, keteguhan tekan sejajar serat 491.35 kg/ cm2 dan tergolong kayu kelas kuat II.
SIFAT PEMESINAN TIGA JENIS KAYU ASAL SULAWESI Asdar, Muhammad
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 27, No 2 (2009): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2009.27.2.154- 166

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat pemesinan kayu palaclo, sama-sama clan kumea batu  asal Sulawesi.  Pengujian sifat pemesinan mengacu pada ASTM D 1666 meliputi aspek uji pengetaman,  pembentukan, pembubutan, pemboran clan pengampelasan. Mutu hasil pemesinan dinilai dari persentasi cacat yang _muncul setelah proses pemesinan yang selanjutnya ditetapkan dalarn lima kelas mutu Hasil penelitian menunjukkan kayu kumea memiliki sifat pemesinan sangat baik atau kelas I, seclangkan kayu sama-sama tergolong baik atau kelas II. Kayu palado memiliki sifat pemesinan kelas II kecuali pada uji pembubutan termasuk seclang  atau kelas III. Jenis kayu berpengaruh terhaclap sifat pemesinan.
SIFAT PEMESINAN TIGA JENIS KAYU ASAL SULAWESI Asdar, Muhammad
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 27, No 2 (2009): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2009.27.2.154-166

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat pemesinan kayu palado, sama-sama dan kumea batu asal Sulawesi. Pengujian sifat pemesinan mengacu pada ASTM D 1666 meliputi aspek uji pengetaman, pembentukan, pembubutan, pemboran dan pengampelasan. Mutu hasil pemesinan dinilai dari persentasi cacat yang muncul setelah proses pemesinan yang selanjutnya ditetapkan dalam lima kelas mutu Hasil penelitian menunjukkan kayu kumea memiliki sifat pemesinan sangat baik atau kelas I, sedangkan kayu sama-sama tergolong baik atau kelas II. Kayu palado memiliki sifat pemesinan kelas II kecuali pada uji pembubutan termasuk seclang atau kelas III. Jenis kayu berpengaruh terhadap sifat pemesinan.
INTERVENSI PENDIDIKAN SEBAYA DALAM MENINGKATKAN SIKAP DAN TINDAKAN KESELAMATAN BERKENDARA REMAJA DI KABUPATEN PANGKEP Asdar, Muhammad; M.Thaha, Ida Leida; Nasir, Sudirman
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 11, No 1 (2015): MKMI MARET 2015
Publisher : Media Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.61 KB)

Abstract

Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyebab kematian dan kesakitan terbanyak di dunia terutama di negara berkembang termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan sebaya terhadap sikap dan tindakan keselamatan berkendara remaja di Kabupaten Pangkep tahun 2015. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Minasatene dan Kecamatan Ma’rang,Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan non randomized pre-test post-test control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja pengendara sepeda motor dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner.Data dianalisis dengan menggunakan uji t berpasangan (paired t-test) dan uji wilcoxon, uji t tidak berpasangan (independent samples t-test) dan uji mann-whitney.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata skor sikap dan tindakan sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p masing-masing adalah p=0,000 (p<0,05). Kesimpulannya bahwa pendidikan kesehatan melalui safety rider model efektif dalam mengubah sikap dan tindakan keselamatan berkendara remaja di Kabupaten Pangkep tahun 2015.Kata Kunci : Safety riding, sikap, tindakan, sebaya
INTERVENSI PENDIDIKAN SEBAYA DALAM MENINGKATKAN SIKAP DAN TINDAKAN KESELAMATAN BERKENDARA REMAJA DI KABUPATEN PANGKEP Asdar, Muhammad; M.Thaha, Ida Leida; Nasir, Sudirman
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 11, No 1: MARET 2015
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.61 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v11i1.519

Abstract

Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyebab kematian dan kesakitan terbanyak di dunia terutama di negara berkembang termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan sebaya terhadap sikap dan tindakan keselamatan berkendara remaja di Kabupaten Pangkep tahun 2015. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Minasatene dan Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan non randomized pre-test post-test control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja pengendara sepeda motor dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji t berpasangan (paired t-test) dan uji wilcoxon, uji t tidak berpasangan (independent samples t-test) dan uji mann-whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata skor sikap dan tindakan sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p masing-masing adalah p=0,000 (p<0,05). Kesimpulannya bahwa pendidikan kesehatan melalui safety rider model efektif dalam mengubah sikap dan tindakan keselamatan berkendara remaja di Kabupaten Pangkep tahun 2015.