I Ketut Arnawa
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar

Published : 23 Documents
Articles

Found 23 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS DAN KUANTITAS KOPI ARABIKA KINTAMANI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KOMODITAS EKSPOR SEKTOR PERKEBUNAN Arnawa, I Ketut; Martiningsih, Ni Gst.Ag.Gd. Eka; Budiasa, I Made; Sukarna, I Gede
Jurnal Ngayah Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Jurnal Ngayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Ringkasan Eksekutif Di Kabupaten Bangli khususnya di Kintamani ada beberapa subak abian/ koperasi tani yang anggotanya sebagai petani kopi arabika sekaligus melakukan penanganan pengolahan pasca panen olah basah (wet process). Hasil wawancara dengan kelihan (ketua) subak abian Bakti Yasa, Ketua Koperasi Tani Perkebunan Mulih Sari, dan eksportir kopi yang ada, mereka menyatakan sangat antusias dengan adanya pembinaan UKM yang dilakukan oleh DIKTI dan mengharapkan agar dapat terlaksana karena ke dua UKM ini sangat berminat memperbaiki mutu hasil olahan dan menambah jumlah produksi untuk memenuhi permintaan pasar serta sekaligus mampu sebagai eksportir. Berkaitan dengan kuantitas yaitu produktivitas kebun kopi masih relatif rendah, kendala yang dijumpai adalah teknik budidaya meliputi bibit, pemupukan dan pemeliharaan kesemuanya belum optimal sehingga akan berpengaruh baik terhadap kuantitas maupun kualitas mutu citarasa dan aroma produk. Tujuan dari program ini adalah pembinaan terhadap UKM mitra dalam mengatasi kendala yang dihadapi baik kualitas maupun kuantitas kopi arabika dalam upaya peningkatan volume ekspor. Metode yang diterapkan adalah memberikan pelatihan kepada UKM mitra. Penentuan UKM menggunakan metode porpusive sampling, yaitu Subak Abian Bakti Yasa dan Subak Abiah Muluh Sari dengan dasar pertimbangan keduanya orentasi produksi untuk ekspor. Setiap UKM dipilih 20 petani untuk diberi pelatihan. Sebelum dan sesudah pelatihan diberikan pre- test dan post-test. Hasil kegiatan pada tahun pertama, telah mampu meningkatkan omzet 10% per tahun, penambahan investasi 10% dan perluasan pemasaran di tingkat regional dan di tingkat internasional yaitu ke negara Korea Kata-kata kunci: kopi arabika, ekspor, subak, proses kering Executive Summary In Bangli Regency, especially at Kintamani, there are some subak abian/traditional farmer organization whose members are as arabica coffee farmers and also handle the post harvest wet process. The interview with kelihan (chairman) of subak abian of Bakti Yasa, The Farmer Cooperation of Mulih Sari Plantation, and the existing exporter, they stated enthusiastically with the UKM (small and medium enterprises than hereafter SME) that conducted by DIKTI and expected it can be conducted because both SMEs really want to improve the process results quality and enhance the production amount to fulfill the market demand and also able to be exporters. Related with the quantity, the plantation production still low, the faced obstacles are the cultivation technique including seeds, fertilizing and rearing, all of them not optimal yet so will influence the quality or quantity of the product taste and aroma. The program is aimed at constructing the partner SMEs in facing the obstacles either in quality or quantity in effort to improve the export volume. SMEs partner determination and activities method, SMEs were determined by purposive sampling, that is Subak Abian Bakti Yasa, Subak Abian Mulih Sari, with consideration both of them have conducted export. Then each SME’s member was determined of 20 farmers to be given training. The given training divided into two stages, i.e. theory and practices. Before training, pre test was conducted to measure the training effectiveness and at the end of activities were given post test. The output of the activities could improve aspect 10%/year, the investment addition of 10% and marketing extension at regional level and international level that is to Korea, SMEs still need companionship to absorb all given trainings so the turnover increase target, and investment of 10% per year can be realized well. Keywords: arabica coffee, export, foreign exchange, subak, wet process
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH KOPI ARABIKA DALAM UPAYA PENINGKATAN KEUNTUNGAN UKM (USAHA KECIL DAN MENENGAH) DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN Arnawa, I Ketut; Martiningsih, Ni Gst.Ag.Gd. Eka; Budiasa, I Made; Sukarna, I Gede
Jurnal Ngayah Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Jurnal Ngayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Ringkasan Eksekutif Di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli ada beberapa subak abian dan koperasi tani yang anggotanya sebagai petani kopi arabika sekaligus melakukan penanganan pengolahan pasca panen olah basah (wet process). Hasil wawancara dengan kelihan (ketua) subak abian Bakti Yasa, Ketua Koperasi Tani Perkebunan Mulih Sari, dan eksportir kopi yang ada bahwa, permasalahan yang dihadapi UKM pada saat ini adalah bagaimana mempercepat proses pengolahan dan cara penanganan limbah. Berkaitan dengan penanganan limbah yang belum ditangani dengan baik, akan berpengaruh terhadap peningkatan volume ekspor. Karena beberapa pembeli (importir) tertentu penanganan limbah merupakan salah persyaratan yang harus dipenuhi oleh UKM. Tujuan dari program ini adalah memberikan pembinaan kepada UKM mitra dalam mempercepat proses pengolahan dan menangani limbah untuk peningkatan volume ekspor, peningkatan keutungan, dan upaya pelestarian lingkungan. Metode yang diterapkan adalah memberikan pelatihan kepada UKM mitra. Penentuan UKM menggunakan metode purposive sampling, yaitu Subak Abian Bakti Yasa dan Subak Abiah Muluh Sari dengan dasar pertimbangan keduanya orentasi produksi untuk ekspor. Setiap UKM dipilih 20 petani untuk diberi pelatihan. Sebelum dan sesudah pelatihan diberikan pre- test dan post-test. Hasil kegiatan dapat meningkatkan kapasitas pengupasan kulit buah dari 0,5 ton per jam menjadi 2 ton per jam dan pemanfaatan limbah dalam satu periode pengolahan, telah mampu meningkatkan keuntungan 4,5 % -7,5 % per tahun dan total omzet meningkat 19,67 % - 40,34 % Kata-kata kunci: kopi, penanganan limbah, keuntungan Executive Summary In Kintamani District, the Regency of Bangli, there are some traditional farmer organizations (Subak and koperasi) which all of them actively on Arabica Coffee cultivation and doing wet processes post harvest production. According to interview conducted with the head of Subak Bakti Yasa, the leader of Mulih Sari Cooperation, and the existing exporters stated that the main problems faced by the small and medium enterprises (UKM) in the regency are how to accelerate processing and how to manage the waste of the coffee production processes. The waste management is one of important aspect would be implemented, because it will influent to the volume of product export. Recently the waste treatment is one of requirements for exporting product. The aims of this program are encouraging small enterprises in this area in the waste treatment program due to improve the export volume. Furthermore if the quality of product were enhanced, the coffee farmers would gain more benefit even maintaining the environment sustainability. This program using purposive sampling, and 40 participants from the small enterprises (Bhakti Yasa and Mulih Sari) were trained in waste management process. In the end of the program the participants were assessed by pre test and post test. Finally after the training activities, the capacity of pulping process were rose 0,5 ton to 2 ton per hours. The utilizing of whist product also give 4.5 % to 7.5 % beneficial impact per years and the rising of the coffee selling from 19.67 % to 40.34 % totally. Keywords: coffee, waste management, benefit
Determinasi Latihan Kerja, Kompetensi Kewirausahaan, dan Bimbingan Karier terhadap Kesiapan Kerja Siswa Arnawa, I Ketut
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 46, No 1 (2013): April, 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v46i1.1691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinasi variabel: (1) latihan kerja, (2) kompetensi kewirausahaan, dan (3) bimbingan karier terhadap kesiapan kerja siswa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan ex-post facto melalui studi korelasional dengan anggota populasi 361 orang siswa SMK Negeri 3 Singaraja, pada kelompok teknologi dan rekayasa. Besar sampel adalah 180 orang siswa yang diambil secara proporsional pada setiap kompetensi keahlian. Data penelitian dikumpulkan melalui angket. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, regresi ganda, dan korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan kerja, kompetensi kewirausahaan, dan bimbingan karier memiliki determinasi yang tinggi terhadap kesiapan kerja siswa. Kata-kata Kunci:latihan kerja, kewirausahaan, bimbingan karier, kesiapan kerja
POTENSI DAYA DUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN DI KABUPATEN GIANYAR, BALI Arnawa, I Ketut
9-772301-994005
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan pokok penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengembangan kapasitas Minapolitan di Gianyar Bali. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas pengembangan kapasitas Minapolitan relative baik, dimana terdiri atas 14,790 ha lahan sawah dan 97.82% adalah irigasi semi teknis, rat-rata curah hujan adalah 75-909 mm, didominasi iklim tipe C dan didukung oleh beberapa mata air. Wilayah ini juga dilengkapi  infrastruktur dan fasilitas irigasi yang memadai. Tata kelola air dilaksanakan dengan Subak. Sumberdaya manusia seperti tenaga kerja mendekati 79.38%, atau 30.87% mayoritas bekerja di sektor pertanian.Kata Kunci: minapolitan, perikanan, pengembangan dan kapasitas. THE POTENTIAL CARRYING CAPACITY MINAPOLITAN DEVELOPMENT IN GIANYAR BALI ABSTRACTThe main purpose of this study is to identify potential carrying capacity Minapolitan development in Gianyar Bali. This study uses descriptive analysis. The results found carrying capacity development Minapolitan relatively good, which consists of; 14,790 ha rice area and 97.82% semi technical irrigation, the average rainfall is 75-909 mm, predominantly belonging to the C-type climate and supported by many distribution springs. Infrastructure and adequate irrigation facilities. Raw water for irrigation management implemented by the subak. Human resources, ie labor force reached 79.38%, or 30.87% majority of work in the agricultural sector. Keywords: minapolitan, fisheries carrying dan capacity
DETERMINASI LATIHAN KERJA, KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN DAN BIMBINGAN KARIER TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA SMK NEGERI KELOMPOK TEKNOLOGI DAN REKAYASA DI KABUPATEN BULELENG Arnawa, I Ketut
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Administrasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingginya determinasi variabel,:(1) latihan kerja, (2) kompetensi kewirausahaan, dan (3) bimbingan karier,terhadap kesiapan kerja siswa SMK Negeri kelompok teknologi dan rekayasa diKabupaten Buleleng.Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan denganpendekatan ex-post facto melalui studi korelasional dengan jumlah populasi361orang siswa SMK Negeri kelompok teknologi dan rekayasa di KabupatenBuleleng.Jumlah anggota sampel adalah 180 orang siswa yang diambil secaraproporsional pada setiap Kompetensi Keahlian, data penelitian dikumpulkanmelalui angket.Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptifkuantitatif sederhana, regresi ganda, dan korelasi parsial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : terdapat determinasi yangsignifikan dari latihan kerja dengan sumbangan efektif sebesar 18,47%, darikompetensi kewirausahaan dengan sumbangan efektif sebesar 16,85%, daribimbingan karier terhadap kesiapan kerja siswa SMK Negeri kelompok teknologidan rekayasa di Kabupaten Buleleng dengan sumbangan efektif sebesar 18,35%,Berdasarkan temuan penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa; latihankerja, kompetensi kewirausahaan, dan bimbingan karier memiliki determinasiyang sangat tinggi terhadap kesiapan kerja sisiwa SMK Negeri kelompokteknologi dan rekayasa di Kabupaten Buleleng.Kata kunci : latihan kerja, kompetensi kewirausahaan, bimbingan karier, dankesiapan kerja siswa.
ELASTISITAS DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN KEDELAI DI TINGKAT INDUSTRI Arnawa, I Ketut
Jurnal Agrimeta Vol 1 No 02 (2011): Agrimeta
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.588 KB)

Abstract

The main objective of this study was to determine the elasticity and the factors that affect soybean supply in the industry. Study determined the location of sampling porpusive in East Java province. The data used are time series data (1989-2008). The study found the price elasticity of soybean supply is inelastic in the industry, offering soy at the industry level is strongly influenced by the price of soybeans, and time trends. Policy implications that can be recommended in order to support self-sufficiency in soybean prices is the need to establish policies that favor soybean farmers by improving its marketing.
POTENSI DAYA DUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN DI KABUPATEN GIANYAR, BALI Arnawa, I Ketut; Korri Arisena, Gede Mekse
Agriekonomika Vol 2, No 2: Oktober 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan pokok penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengembangan kapasitas Minapolitan di Gianyar Bali. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas pengembangan kapasitas Minapolitan relative baik, dimana terdiri atas 14,790 ha lahan sawah dan 97.82% adalah irigasi semi teknis, rat-rata curah hujan adalah 75-909 mm, didominasi iklim tipe C dan didukung oleh beberapa mata air. Wilayah ini juga dilengkapi infrastruktur dan fasilitas irigasi yang memadai. Tata kelola air dilaksanakan dengan Subak. Sumberdaya manusia seperti tenaga kerja mendekati 79.38%, atau 30.87% mayoritas bekerja di sektor pertanian.Kata Kunci: minapolitan, perikanan, pengembangan dan kapasitas.ABSTRACTThe main purpose of this study is to identify potential carrying capacity Minapolitan development in Gianyar Bali. This study uses descriptive analysis. The results found carrying capacity development Minapolitan relatively good, which consists of; 14,790 ha rice area and 97.82% semi technical irrigation, the average rainfall is 75-909 mm, predominantly belonging to the C-type climate and supported by many distribution springs. Infrastructure and adequate irrigation facilities. Raw water for irrigation management implemented by the subak. Human resources, ie labor force reached 79.38%, or 30.87% majority of work in the agricultural sector.Keywords: minapolitan, fisheries carrying dan capacity
POTENSI DAYA DUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN MINAPOLITAN DI KABUPATEN GIANYAR, BALI Arnawa, I Ketut; Korri Arisena, Gede Mekse
Agriekonomika Vol 2, No 2: Oktober 2013
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Trunojoyo University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1277.073 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan pokok penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengembangan kapasitas Minapolitan di Gianyar Bali. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas pengembangan kapasitas Minapolitan relative baik, dimana terdiri atas 14,790 ha lahan sawah dan 97.82% adalah irigasi semi teknis, rat-rata curah hujan adalah 75-909 mm, didominasi iklim tipe C dan didukung oleh beberapa mata air. Wilayah ini juga dilengkapi infrastruktur dan fasilitas irigasi yang memadai. Tata kelola air dilaksanakan dengan Subak. Sumberdaya manusia seperti tenaga kerja mendekati 79.38%, atau 30.87% mayoritas bekerja di sektor pertanian.ABSTRACTThe main purpose of this study is to identify potential carrying capacity Minapolitan development in Gianyar Bali. This study uses descriptive analysis. The results found carrying capacity development Minapolitan relatively good, which consists of; 14,790 ha rice area and 97.82% semi technical irrigation, the average rainfall is 75-909 mm, predominantly belonging to the C-type climate and supported by many distribution springs. Infrastructure and adequate irrigation facilities. Raw water for irrigation management implemented by the subak. Human resources, ie labor force reached 79.38%, or 30.87% majority of work in the agricultural sector. 
EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN PROGRAM SISTEM PERTANIAN TERINTEGRASI (SIMANTRI) DI KABUPATEN BANGLI Arnawa, I Ketut; Tariningsih, Dian; Pastini, Ni Luh
Jurnal Agrimeta Vol 5, No 09 (2015): Agrimeta
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.588 KB)

Abstract

The main objective of this study was to determine the effectiveness of development Simantri programs in Bangli. This research is a descriptive study conducted in five villages / group of program participants Simantri 2010. Data were analyzed quantitatively by using the scores and to determine the factors associated with the characteristics of farmers effectiveness Simantri program development using chi-square analysis. The results found Simantri program development in Bangli regency enough evektif, social and economic support program development efforts of farmers to be categorized Simantri strong, factors related to the characteristics of a real farmer with the development effectiveness Simantri are age, family size,and level of education of farmers.
PENGEMBANGAN DESA WISATA BAYUNG GEDE KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI, BALI Arnawa, I Ketut; Runa, I Wayan; Astuti, Putu Sri; Palgunadi, Panji; Raka, I Dewa Nyoman; Martini, Luh Kadek Budi
Ngayah : Majalah Aplikasi IPTEKS Vol 4, No 2 (2013): Ngayah
Publisher : Ngayah : Majalah Aplikasi IPTEKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.588 KB)

Abstract

Desa Bayung Gede merupakan daerah pengembangan desa wisata, mempunyai tradisi yang unik kuburan ari-ari (seme ari-ari) dan potensi yang lainnya, seperti jeruk ,jagung putih local, dan Pisang Bali. Sampai saat ini Desa Wisata Bayung Gede belum banyak dikenal oleh masyarakat sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Bangli, hal ini dibuktikan dari kurangnya kunjungan wisatawan baik domestik maupun manca negara ke desa tersebut. Tujuan dari implementasi IbW ini adalah untuk menggali potensi wisata yang menarik dan unik untuk disuguhkan kepada wisatawan, sehingga Desa Bayung Gede, lebih banyak dikenal oleh masyarakat sebagai daerah tujuan wisata, dengan demikian di masa mendatang kunjungan wisatawan akan semakin banyak. Metode yang digunakan dengan teknik survey, work shop melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan Dinas Pariwisata Bangli. Karya utama dari kegiatan ini adalah paket informasi wisata berupa buku saku, penataan kawasan wisata Desa Bayung Gede. Dampak dari implementasi IbW ini adalah wisatawan dan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan jelas tentang destinasi wisata Desa Bayung Gede. Kawasan Desa Bayung Gede nampak asri dan tertata rapi, sehingga memberi kesan menarik kepada wisatawan untuk datang kembali berkunjung ke desa tersebut.