Inna Armandari
Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

SynergisticCombinationofCiplukan(Physalis angulata) HerbsEthanolicExtractandDoxorubicinonT47DBreast CancerCells Armandari, Inna; Palupi, Kartika Dyah; Farida, Sofa; Hermawan, Adam; Susidarti, Ratna Asmah; Meiyanto, Edy
Indonesian Journal of Cancer Chemoprevention Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Doxorubicinisoneofchemotherapeuticagentwidelyusedinbreastcancertreatment,but in high dose doxorubicin gives negative side effect, including vomit, nausea, immune suppression, and cardiac toxicity. This toxicity hopefully could be reduced by combination chemotherapy using natural herbs such as ciplukan herb. This research was conducted to explorecytotoxicactivityofsingleciplukanherbsethanolicextractanditscombinationwith doxorubicinonT47Dbreastcancercells.Cytotoxicactivityofciplukanherbsethanolicextract only and its combination with doxorubicinwere tested on T47D cells using MTT assay toobtainIC50valueandcombinationindex(CI),respectively.Singleextractshowedcytotoxic activityonT47DcellswithIC50valueofwas160*g/ml.Thus,combinationtreatmentfrom ciplukanherbsethanolicextractanddoxorubicinshowedsynergisticeffect(CI<1,0).Thiseffect wasreachedatconcentrationofciplukanherbsethanolicextract-doxorubicin80μg/ml-2nM, 80 μg/ml-4 nM, and 80 μg/ml-8 nM. This research indicated that ciplukan herbs ethanolic extractispotentialtobeappliedasco-chemotherapeuticagentinbreastcancertherapy.
POTENSI EKSTRAK ETANOLIK KULIT BUAH JERUK NIPIS (Citrus aurantiifolia (Cristm.) Swingle) SEBAGAI AGEN KHEMOPREVENTIF MELALUI PENEKANAN EKSPRESI c-Myc DAN PENGHAMBATAN PROLIFERASI PADA SEL PAYUDARA TIKUS GALUR SPRAGUE DAWLEY TERINDUKSI 7,12-DIMETILBENZ[a]ANTRASENA Meiyanto, Edy; Pratiwi, Dewi; Hastuti, Novi; Nur W, Niken; Armandari, Inna; Ikawati, Muthi’; Hermawan, Adam
Majalah Obat Tradisional Vol 15, No 1 (2010)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ15iss1pp%p

Abstract

POTENSI  EKSTRAK ETANOLIK KULIT BUAH JERUK NIPIS (Citrus aurantiifolia (Cristm.) Swingle) SEBAGAI AGEN KHEMOPREVENTIF MELALUI PENEKANAN EKSPRESI c-Myc DAN PENGHAMBATAN PROLIFERASI PADA SEL PAYUDARA TIKUS GALUR SPRAGUE DAWLEY TERINDUKSI 7,12-DIMETILBENZ[a]ANTRASENA POTENCY OF CITRUS PEELS (Citrus aurantiifolia (Cristm.) Swingle) ETHANOLIC EXTRACT AS CHEMOPREVENTIVE  AGENT THROUGH DOWNREGULATION OF           c-Myc EXPRESSION AND INHIBITION OF 7.12-DIMETHYLBENZ[a]ANTRACHENE INDUCED FEMALE  SPRAGUE DAWLEY RATS BREAST CELL PROLIFERATION Dewi Pratiwi, Novi Hastuti, Niken Nur W, Inna Armandari, Muthi’ Ikawati,Adam Hermawan  dan Edy Meiyanto*)Cancer Chemoprevention Research Center Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada ABSTRAK Penggunaan obat berbasis alam saat ini berkembang pesat di semua kalangan masyarakat. Selain karena harga yang lebih terjangkau, obat berbasis alam relatif lebih aman dibandingkan dengan obat sintetik. Kulit jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) merupakan salah satu obat berbasis alam mengandung flavonoid yang berpotensi sebagai antikarsinogenesis.  Penelitian ini dirancang untuk mengkaji potensi kulit jeruk nipis (C. aurantiifolia) dalam menekan proliferasi sel  payudara tikus galur Sprague Dawley yang terinduksi 7,12-Dimetilbenz[a]Antrasena (DMBA).  Dalam penelitian ini, tikus dibagi menjadi lima kelompok yakni kelompok perlakuan DMBA, kelompok perlakuan CMC-Na, kelompok perlakuan ekstrak dosis 1500 mg/kgBB , kelompok perlakuan DMBA+ekstrak dosis 750 mg/kgBB dan perlakuan DMBA+ekstrak dosis 1500 mg/kgBB. Pengamatan proliferasi sel payudara dengan metode AgNOR menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit C. aurantiifolia dapat menekan proliferasi sel secara signifikan. Secara kuantitatif signifikansi yang dihasilkan dosis  1500 mg/kgBB lebih tinggi daripada dosis 750 mg/kgBB. Hasil pengamatan imunohistokimia pada ekspresi c-Myc mendukung data sebelumnya. Pada kelompok dosis 750 terlihat warna coklat pada sitosol yang lebih intens dibanding kelompok dosis 1500. Ekstrak etanolik kulit jeruk nipis dapat menekan proliferasi sel payudara terinduksi DMBA, penekanan proliferasi tersebut meningkat seiring peningkatan dosis sehingga jeruk nipis dapat digunakan sebagai agen khemopreventif.
POTENSI EKSTRAK ETANOLIK KULIT BUAH JERUK NIPIS (Citrus aurantiifolia (Cristm.) Swingle) SEBAGAI AGEN KHEMOPREVENTIF MELALUI PENEKANAN EKSPRESI c-Myc DAN PENGHAMBATAN PROLIFERASI PADA SEL PAYUDARA TIKUS GALUR SPRAGUE DAWLEY TERINDUKSI 7,12-DIMETILBENZ[a]ANTRASENA Pratiwi, Dewi; Hastuti, Novi; Nur W, Niken; Armandari, Inna; Ikawati, Muthi’; Hermawan, Adam; Meiyanto, Edy
Majalah Obat Tradisional Vol 15, No 1 (2010)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/tradmedj.8063

Abstract

POTENSI  EKSTRAK ETANOLIK KULIT BUAH JERUK NIPIS (Citrus aurantiifolia (Cristm.) Swingle) SEBAGAI AGEN KHEMOPREVENTIF MELALUI PENEKANAN EKSPRESI c-Myc DAN PENGHAMBATAN PROLIFERASI PADA SEL PAYUDARA TIKUS GALUR SPRAGUE DAWLEY TERINDUKSI 7,12-DIMETILBENZ[a]ANTRASENA POTENCY OF CITRUS PEELS (Citrus aurantiifolia (Cristm.) Swingle) ETHANOLIC EXTRACT AS CHEMOPREVENTIVE  AGENT THROUGH DOWNREGULATION OF           c-Myc EXPRESSION AND INHIBITION OF 7.12-DIMETHYLBENZ[a]ANTRACHENE INDUCED FEMALE  SPRAGUE DAWLEY RATS BREAST CELL PROLIFERATION Dewi Pratiwi, Novi Hastuti, Niken Nur W, Inna Armandari, Muthi’ Ikawati,Adam Hermawan  dan Edy Meiyanto*)Cancer Chemoprevention Research Center Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada ABSTRAK Penggunaan obat berbasis alam saat ini berkembang pesat di semua kalangan masyarakat. Selain karena harga yang lebih terjangkau, obat berbasis alam relatif lebih aman dibandingkan dengan obat sintetik. Kulit jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) merupakan salah satu obat berbasis alam mengandung flavonoid yang berpotensi sebagai antikarsinogenesis.  Penelitian ini dirancang untuk mengkaji potensi kulit jeruk nipis (C. aurantiifolia) dalam menekan proliferasi sel  payudara tikus galur Sprague Dawley yang terinduksi 7,12-Dimetilbenz[a]Antrasena (DMBA).  Dalam penelitian ini, tikus dibagi menjadi lima kelompok yakni kelompok perlakuan DMBA, kelompok perlakuan CMC-Na, kelompok perlakuan ekstrak dosis 1500 mg/kgBB , kelompok perlakuan DMBA+ekstrak dosis 750 mg/kgBB dan perlakuan DMBA+ekstrak dosis 1500 mg/kgBB. Pengamatan proliferasi sel payudara dengan metode AgNOR menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit C. aurantiifolia dapat menekan proliferasi sel secara signifikan. Secara kuantitatif signifikansi yang dihasilkan dosis  1500 mg/kgBB lebih tinggi daripada dosis 750 mg/kgBB. Hasil pengamatan imunohistokimia pada ekspresi c-Myc mendukung data sebelumnya. Pada kelompok dosis 750 terlihat warna coklat pada sitosol yang lebih intens dibanding kelompok dosis 1500. Ekstrak etanolik kulit jeruk nipis dapat menekan proliferasi sel payudara terinduksi DMBA, penekanan proliferasi tersebut meningkat seiring peningkatan dosis sehingga jeruk nipis dapat digunakan sebagai agen khemopreventif.
Synergistic Combination of Ciplukan (Physalis angulata) Herbs Ethanolic Extract and Doxorubicin on T47D Breast Cancer Cells Armandari, Inna; Palupi, Kartika Dyah; Farida, Sofa; Hermawan, Adam; Susidarti, Ratna Asmah; Meiyanto, Edy
Indonesian Journal of Cancer Chemoprevention Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Indonesian Society for Cancer Chemoprevention

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.111 KB) | DOI: 10.14499/indonesianjcanchemoprev1iss1pp26-31

Abstract

Doxorubicin is one of chemotherapeutic agent widely used in breast cancer treatment, but in high dose doxorubicin gives negative side effect, including vomit, nausea, immune suppression, and cardiac toxicity. This toxicity hopefully could be reduced by combination chemotherapy using natural herbs such as ciplukan herb. This research was conducted to explore cytotoxic activity of single ciplukan herbs ethanolic extract and its combination with doxorubicin on T47D breast cancer cells. Cytotoxic activity of ciplukan herbs ethanolic extract only and its combination with doxorubicin were tested on T47D cells using MTT assay to obtain IC50 value and combination index (CI), respectively. Single extract showed cytotoxic activity on T47D cells with IC50 value of was 160 µg/ml. Thus, combination treatment from ciplukan herbs ethanolic extract and doxorubicin showed synergistic effect (CI<1,0). This effect was reached at concentration of ciplukan herbs ethanolic extract-doxorubicin 80 μg/ml- 2 nM, 80 μg/ml-4 nM, and 80 μg/ml-8 nM. This research indicated that ciplukan herbs ethanolic extract is potential to be applied as co-chemotherapeutic agent in breast cancer therapy.Key word : ciplukan herbs, doxorubicin, co-chemotherapy, T47D cells