Articles

Found 11 Documents
Search

EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE CERAMAH TENTANG VULVA HYGIENE TERHADAP PERILAKU MERAWAT VULVA HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI KELAS VIII

Jurnal Keperawatan Vol 9 No 1 (2016): Jurnal keperawatan, Volume 9, Nomor 1, Januari 2016
Publisher : LPPM Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.966 KB)

Abstract

Remaja cenderung mempunyai perilaku yang buruk pada higiene saat menstruasi. Bila alat reproduksi lembab dan basah, maka keasaman akan meningkat yang memudahkan pertumbuhan jamur. Kondisi seperti gatal-gatal di area vulva eksternal biasanya terjadi pada saat remaja dalam masa menstruasi. Perilaku seseorang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan pengetahuannya. Pengetahuan seseorang tentang sesuatu dapat menyebabkan perubahan perilaku. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi efektifitas pendidikan kesehatan dengan metode ceramah tentang vulva hygiene terhadap perilaku merawat vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri kelas VIII di SMPN 4 Mojokerto. Jenis  penelitian  yang  digunakan  adalah  pra experimental  One Grup Pra-Post Test Design. Populasi pada penelitian ini adalah remaja putri kelas VIII yang sudah menstruasi di SMPN 4 Mojokerto. Tehnik sampling yang digunakan adalah total sampling dan didapatkan 21 sampel remaja putri. Alat ukur yang dipakai lembar kuesioner. Analisis data dengan cara membandingkan rerata perilaku merawat vulva hygiene saat menstruasi sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah. Hasil penelitian sebelum pelakuan (Pre test) menunjukkan rerata nilai sebesar 9,000 sedangkan sesudah perlakuan (Post test) menunjukkan rerata nilai sebesar 14,190. Terdapat perubahan rerata perilaku merawat vulva hygiene saat menstruasi remaja putri sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah sebesar 5,190. Berdasarkan hasil penelitian pendidikan kesehatan dengan metode ceramah efektif terhadap peningkatan perilaku merawat vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Pendidikan kesehatan dengan metode ceramah tentang vulva hygiene dapat digunakan sebagai salah satu cara yang efektif dalam meningkatkan perilaku hygiene yang buruk saat menstruasi pada remaja putri.

PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI BERBASIS MULTIPEL REPRESENTASI MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unila

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.552 KB)

Abstract

This research aimed to develop animation media based on multiple representations about solubility and constant solubility product material. This research methods used "Research and Development" methods. The result of the research is development product of animation media based on multiple representations about solubility and constant solubility product material. The product which has sections such as opening and title of the program, introduction, instructions to use, KI-KD, cognitive indicator,the material solubility and constanta solubility product, literature, developer profiles, and exit button of program, have a very high content suitability until 95% according to the teacher and high level of the attractiveness that is 89,85% according to the students.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media animasi berbasis multipel representasi pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development. Hasil penelitian ini adalah produk pengembangan berupa media animasi berbasis multipel representasi pada materi kelarutan dan hasil kali yang memiliki bagian-bagian berupa opening dan judul program, kata pengantar, petunjuk penggunaan, KI-KD, indikator kognitif, materi kelarutan dan hasil kali kelarutan, literatur, profil pengembang, dan tombol keluar dari program, memiliki tingkat kesesuaian isi yang sangat tinggi 95 % menurut guru,memiliki tingkat kemenarikan yang sangat tinggi yaitu 89,85 % menurut siswa.Kata kunci: kelarutan dan hasil kali kelarutan, media animasi, multipel representasi

Pengaruh Penurunan Suhu (dengan dan Tanpa Pemanasan Ulang) Terhadap Parameter Marshall Campuran Aspal Beton

Rekayasa Sipil Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahapan dari pelaksanaan konstruksi jalan meliputi tahap produksi campuran, tahap persiapan lapangan, tahap pengangkutan campuran, tahap penghamparan dan tahap pemadatan di lapangan. Dalam proses pengangkutan campuran kemungkinan terjadi perubahan cuaca sehingga menyebabkan suhu campuran beraspal menurun. Kondisi ini menyebabkan campuran beraspal tersebut tidak dapat dihamparkan pada lokasi pembangunan jalan karenan suhu campuran berada dibawah suhu penghamparan dan pemadatan yang standar. Tetapi kenyatan yang banyak terjadi di lapangan adalah penghamparan dan pemadatan tetap dilakukan walaupun suhu campuran beraspal telah menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penurunan suhu (dengan dan tanpa pemanasan ulang) terhadap karakterisitik campuran meliputi nilai VIM, VMA, Stabilitas, Flow dan Marshall Quotient pada campuran LASTON.Nilai suhu optimum untuk campuran tanpa pemanasan ulang adalah 104,81ºC untuk campuran dengan pemanasan ulang 75ºC. Campuran tanpa pemanasan ulang memiliki nilai VIM sebesar 11,794%, VMA sebesar 23,224%, Stabilitas sebesar 633,111 kg, flow sebesar 2,968 mm dan MQ sebesar 232,934 kg/mm. Sedangkan campuran dengan pemanasan ulang memiliki nilai VIM sebesar 7,334%, VMA sebesar 19,985%, Stabilitas sebesar 1317,713 kg, flow sebesar 2.201 mm dan MQ sebesar 583,643 kg/mm. Campuran tanpa pemanasan ulang tidak memiliki stabilitas optimum sedangkan campuran dengan pemanasan ulang memiliki stabilitas optimum pada suhu 80,139ºC dengan nilai stabilitas 1329,423 kg. Berdasarakan penelitian ini terlihat bahwa campuran yang dipanaskan ulang mempunyai nilai stabilitas yang lebih besar daripada campuran yang tidak dipanaskan ulang. 

Pengaruh Penggunaan Komposisi Batu Pecah dan Piropilit Sebagai Agregat Kasar dengan Variasi Kadar Aspal Terhadap Stabilitas dan Durabilitas Campuran HRS (Hot Rolled Sheet )

Rekayasa Sipil Vol 2, No 3 (2008)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Piropilit merupakan salah satu batuan mineral yang mempunyai kandungan silika yang cukup tinggi. Kandungan silika yang terkandung dalam piropilit dapat mengurangi kadar aspal dan jika teraktifasi dengan asam dapat meningkatkan nilai stabilitas dan durabilitas campuran HRS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan komposisi batu pecah dan piropilit sebagai agregat kasar dengan Konsentrasi Campuran Asam terhadap parameter uji Marshall pada campuran Hot Rolled Sheet (HRS) yaitu nilai VIM, VMA, Stabilitas, Flow, MQ dan IKS serta untuk mengetahui nilai komposisi campuran batu pecah dan piropilit optimum sehingga menghasilkan Kadar Aspal Optimum (KAO).Campuran HRS dibuat dengan variasi kadar aspal 6,5%, 7%, 7,5%, 8% dan 8,5% dengan komposisi piropilit sebagai agregat kasar (100/0, 75/25, 50/50, 25/75 dan 0/100) untuk mendapatkan kadar aspal dan komposisi agregat kasar optimum. Hasil penelitian pada tahap pertama digunakan untuk menguji Marshall Immersion. Pengujian ini dilakukan pada kondisi standar dan non standar. Pengujian ini terdiri 10 perlakuan dengan 5 kali pengulangan yang direndam pada larutan asam selama 54 detik. Sebagai pembanding dibuat benda uji tanpa diberi larutan asam, terdiri dari 2 perlakuan dengan 5 kali pengulangan dengan lama waktu perlakuan 1, 7, 14, 21 dan 28 hari.Dari hasil pengujian statistik diperoleh nilai kadar aspal optimum 7,289%, komposisi piropilit sebagai agregat kasar optimum 30,474% dan komposisi batu pecah sebagai agregat kasar optimum 69,526%. Sehingga diperoleh nilai stabilitas pada kondisi optimum 1598,768%. Hasil pengujian statistik juga menunjukkan nilai stabilitas marshall standard dan stabilitas marsall immersion semakin meningkat dengan bertambahnya lama waktu perlakuan dan mencapai nilai maksimum pada umur 21 hari kemudian menurun sehingga nilai durabilitas yang diperoleh cenderung sama. Penggunaan piropilit pada komposisi agregat kasar juga dapat menyebabkan penghematan aspal sebesar 4% dibandingkan tanpa menggunakan piropilit. Nilai Indeks kekuatan sisa maksimum 98,280% diperoleh pada lama waktu perlakuan 21 hari. 

Pengaruh Kadar Abu Batubara Sebagai Filler Terhadap Karakteristik dan Indeks Kekuatan Sisa (IKS) pada Campuran Hot Rolled Sheet (HRS)

Rekayasa Sipil Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambangan batubara di Indonesia banyak menghasilkan limbah berupa abu batubara. Batubara jenis brown coal yang ditambang di PT. Berau Coal Kabupaten Berau Kalimantan Timur memiliki kandungan silika (Si O2) lebih banyak daripada jenis lainnya. Berdasarkan literatur, penggunaan sulfur dalam campuran beraspal dapat meningkatkan stabilitas Marshall. Penelitian ini dilakukan untuk mendukung penelitian sebelumnya tentang filler dan untuk memperbaik mutu dalam campuran beraspal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan kadar filler abu batubara terhadap karakteristik campuran meliputi nilai VIM, VMA, Stabilitas, Flow dan Marshall Quotient dan indeks kekuatan sisa (IKS) campuran Hot Rolled Sheet (HRS).Berdasarkan hasil analisis perendaman, menunjukkan bahwa semakin bertambah jumlah kadar abu batubara, pada nilai VIM dan VMA cenderung meningkat, pada nilai Stabilitas, Flow, dan MQ mengalami penurunan, dan nilai IKS pada campuran cenderung meningkat sampai nilai maksimum (104.074%,pada kadar 4%) dan kembali turun sampai nilai minimum (82.353%,pada kadar 8%). Nilai IKS yang diperoleh persamaan regresi marshall antara nilai stabilitas perendaman 24 jam dan 30 menit. Berdasarkan penelitian ini terlihat bahwa penggunaan abu batubara sebagai campuran filler berpengaruh positif terhadap stabilitas dan IKS dari campuran yang menggunakan filler abu batu saja, sehingga abu batubara layak digunakan sebagai alternatif bahan filler perkerasan jalan jenis HRS-WC dengan syarat memperhatikan kadar abu batubara optimum. 

Campuran Hot Rolled Sheet (HRS) dengan Material Piropilit Sebagai Filler yang Tahan Hujan Asam

Rekayasa Sipil Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Campuran HRS (Hot Rolled Sheet) atau Lataston merupakan lapisan permukaan non struktural yang memiliki agregat gradasi senjang, filler dan aspal keras dengan perbandingan tertentu yang dicampur dan dipadatkan dalam keadaan panas. Sebagai alternatif agregat HRS digunakan material lokal dari Sumbermanjing, Malang Selatan yaitu piropilit. Piropilit teridiri dari 2 lapisan tetrahedral silika dan lapisan octahedral alumina. Penggunaan silika dalam campuran beraspal dapat mengurangi penggunaan kadar aspal dan dapat meningkatkan potensi stabilitas dan durabilitas pada campuran HRS. Pada waktu hujan, senyawa yang merupakan polutan akan larut dalam air hujan dan menyebabkan air hujan tersebut bersifat asam sehingga dapat merusak lapis perkerasan lentur jalan raya. Dengan kerentanan HRS terhadap hujan bersifat asam, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran asam sebagai hujan terhadap stabilitas dan durabilitas pada campuran HRS dengan menggunakan piropilit sebagai filler.Campuran HRS dibuat dengan 7 variasi kadar aspal (6 %, 6.5 %, 7 %, 7.5 %, 8 %, 8.5 % dan 9 %) serta 5 variasi kadar filler (9/0 %, 6/3 %, 4/5 %, 2/7 % dan 0/9 %) untuk mendapatkan kadar aspal optimum dan kadar filler optimum. Setelah didapat kadar aspal optimum dan kadar filler optimum untuk campuran HRS, kemudian dibuat 12 benda uji (bu) pada kondisi optimum untuk direndam campuran asam selama 54 detik setiap hari selama 28 hari, sehingga akan dianalisis nilai IKS (Indeks Kekuatan Sisa).Berdasarkan kadar aspal optimum 6.336 % terhadap berat total agregat dan kadar filler optimum 4.987 % terhadap berat aspal. Nilai karakteristik campuran HRS pada kondisi optimum adalah VIM (Void in Mix) 3.934 %, VMA (Void in Mineral) 18.677 %, stabilitas 1.269,151 kg, flow sebesar 2,920 mm dan MQ (Marshall Quantity) 825.017 kg/mm serta nilai IKS (Indek Kekuatan Sisa ) 98,551 %. Dimana nilai yang dihasilkan memenuhi spesifikasi satndar PU Bina Marga. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa polusi udara yang terjadi di kota Surabaya masih aman/ tidak berpengaruh terhadap nilai stabilitas dan durabilitas dari campura HRS dengan menggunakan piropilit sebagai filler. 

Kajian Tingkat Kepuasan Pengguna Jasa terhadap Kinerja Pelayanan Angkutan Penyeberangan Lintas Kariangau – Penajam, Balikpapan

Media Teknik Sipil Vol 14, No 1 (2016): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.069 KB)

Abstract

The objectives of this study are for knowing costumer satisfaction level of ferry service performance Kariangau– Penajam trajectory, Balikpapan based on customer perception with existence of change of ship operational system from 8:4 (8 ship operated and 4 standby) become 10:2 (10 ship operated and 2 standby) and also for getting alternative solution to overcome problems which there is still after imposed of new ship operational system. This study uses Importance-Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI)methods. Result of study pursuant to analysis of IPA quadrant, service attributes becoming major priority to be improve repaired by its performance are attribute hygiene of bath room/toilet in ship , accuracy of arrival time in destination port, accuracy of time voyage duration, condition of air circulation in ship  and demonstration of usage of safety appliance in ship. CSI calculation result based on customer perception obtained value 69% that representation that assessment of respondent to ferry  service performance of Kariangau – Penajam trajectory enter in satisfied category. 

Penggunaan Lumpur Lapindo Sebagai Filler pada Perkerasan Lentur Jalan Raya

Rekayasa Sipil Vol 5, No 3 (2011)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lumpur Lapindo merupakan limbah yang dihasilkan dari bencana semburan lumpur panas di lokasipengeboran PT. Lapindo Brantas di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, yang telah berlangsung sejak Mei 2006.Banyak penelitian dilakukan untuk mencegah dan diusahakan untuk memanfaatkan limbah tersebut. Padapenelitian ini limbah lumpur Lapindo digunakan sebagai filler pada campuran perkerasan lentur jalan raya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proporsi filler dan Kadar Aspal Optimum (KAO) yangdihasilkan dalam campuran Laston dan HRS yang menggunakan lumpur Lapindo sebagai filler.Dari hasil akhir penelitian diperoleh Kadar Aspal Optimum (KAO) dan proporsi filler lumpur Lapindo/abubatu pecah didapatkan dengan metode diagram pita dan metode Linear Progrramming. Dari metode diagrampita diperoleh KAO sebesar 7,7% dan proporsi filler optimum 75/25 untuk Laston, sedangkan untuk HRSdiperoleh KAO sebesar 8,3% dan proporsi filler optimum 25/75. Dari metode Linear Progrrammingdiperoleh nilai KAO untuk Laston sebesar 7,9% dan untuk HRS sebesar 8,3%, sedangkan proporsi filleroptimum untuk Laston dan HRS tidak dapat diperoleh. 

Kajian Potensi dan Prioritas Lokasi Dry Port di Malang dan Pasuruan

Media Teknik Sipil Vol 14, No 1 (2016): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.863 KB)

Abstract

The objectives of this study are knowing the current logistic performance based on customers perceptions, knowing the probability of dry port’s usage and the recommendations of dry port location with high priority in Malang and Pasuruan. This study uses Principle component analysis, stated preference dan analytic hierarchy process. Based on the results, the logistic performance index of Tanjung Perak Port-Malang route is 3.4, relatively even with Tanjung Perak Port-Pasuruan route that has index 3.41 at likert scale. For the both routes, commodity and transportation infrastructure have low score, less than 3 at likert scale. The probability usage is 88.95% when dry port gives3 days shorter in dwelling time, predicted lead time, five hundred thousand rupiahs cheaper in transportation and storage cost and 2 hours faster in travel time for logistic activities of  a 20 feet container on Tanjung Perak Port-Pasuruan route. Pasuruan with priority weight 57.66% is more prioritized than Malang which has priority weight 42.34% as dry port location.To optimize the implementation of dry port in proposed location, increasing the commodity, transportation infrastructure and cargo clearance services at dry port integrated to seaport are recommended

USAHA PENGOLAHAN PORANG DI DESA CUPAK KECAMATAN NGUSIKAN KABUPATEN JOMBANG

Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol 5 No 1 (2019): JPM | Maret 2019
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam PKM Usaha Pengolahan Porang di di Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombangkali ini ditingkatkan manajemen budidaya dan pengolahan Porang yang meliputi pelatihan dan pendampingan proses budidaya dan pengolahan porang menjadi aneka olahan lainnya (kerupuk porang, tepung porang, mie porang, pentol porang, chip porang, dan kue porang), pengelolaan keuangan, permodalan, metode pengemasan dan merek, teknik penjualan dan manajemen pemasaran serta kewirausahaan bagi para pembudidaya porang wilayah Kec. Ngusikian untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Masalah dapat diselesaikan ketika muncul metode pengolahan porang menjadi aneka olahan dengan kapasitas produksi yang lebih tinggi serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pengolahan porang yang baik dan benar. Inovasi pengolahan porang ini berupa pengolahan porang menjadi aneka olahan yang menggabungkan beberapa fungsi pengolahan namun aman, nyaman, dan sehat bagi penggunanya dan efektif bagi produknya. Pelatihan dan pendampingan dalam program ini meliputi : Pelatihan 1 : Penyuluhan dan Praktek Pengolahan Porang, Pelatihan 2 : Penyuluhan dan Praktek Pengemasan Porang, Pelatihan 3 : Penyuluhan dan Praktek Permodalan serta Keuangan, Pelatihan 4 : Penyuluhan dan Praktek Penjualan serta Pemasarannya. Akhirnya diharapkan setelah pelatihan di atas muncul banyak wirausaha yang menggerakkan potensi porang.   Kata kunci :pengolahan porang, aneka olahan porang, pengemasan, keuangan, pemasaran