Ria Arifianti
Jl. Raya Bandung-Sumedang KM 21, Jatinangor 45363, Bandung

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS PRODUK SEPATU TOMKINS Arifianti, Ria
Jurnal Dinamika Manajemen Vol 4, No 1 (2013): March 2013 (DOAJ Indexed)
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics, Semarang State University, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.384 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh kajian tentang pelaksanaan pengendalian kualitas sepatu Tomkins pada PT Primarindo Asia Infrastruktur Tbk Bandung, Pengendalian kualitas menggunakan peta kendali c dan memilih metode yang paling efektif antara peta kendali c dengan pengendalian kualitas yang digunakan perusahaan. Kualitas berkaitan dengan pemenuhan permintaan, atau melebihi permintaan, pemenuhan kebutuhan konsumen untuk saat ini dan masa yang akan datang. Hal ini berarti bahwa produk yang dihasilkan memenuhi kebutuhan  konsumen dan cocok dengan penggunaan konsumen. Tipe penelitian adalah kuantitatif. Pengumpulan datanya adalah studi literatur dan studi lapangan. Studi lapangan berkaitan dengan observasi dan wawancara. Teknik penarikan sampelnya menggunakan purposive random sampling. Data yang digunakan adalah data produksi tahun 2007 sampai dengan 2009. Pengendalian yang dilakukan perusahaan pada saat produksi berdasarkan pada spesifikasi produk yang telah ditetapkan di awal. Pengolahan data menggunakan peta kendali c  menunjukkan semua proses produksi berada dalam batas kendali. Hal ini berarti penggunaan peta kendali c lebih efektif dibandingkan dengan metode yang digunakan perusahaan.The objective of this research were to determine the quality control processof Tomkins shoes at PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk. Bandung.Quality can be defined is meeting, or exceeding, customer requirements now and in the future. This means the product or service is fit for customer’s use. Controlling product quality using c chart.It select the method which one is better or effective for the company. The research methode type is qualitative. Data collection methods are literature and field studies. Field study covers observation and interview.The sampling technique by purposive random sampling. Sample is used that occurred during production years 2007-2009. Control is carried out by Firm, at the time of production based on product specifications that have been established in the beginning. Proceessing data using c-chart showing the production processed are in boundary control limit. It means clarity the use c-chart of which method more effectively done than  used by firm.
PENGARUH ATRIBUT SUPERMARKET TERHADAP IMPULSE BUYING (SURVEI PADA SUPERMARKET DI KOTA BANDUNG) Arifianti, Ria
STRATEGIC Vol 9, No 17 (2010)
Publisher : Indonesia University of Education, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.783 KB)

Abstract

 This research is conducted to analyze the influence of attribute supermarket  on impulse buying  at Supermarket Bandung. The Goal of this research is also to know the attribute supermarket that influence the impulse buying , supporting factors and how the problems take place.The descriptive-verificative method is used in this research. Data collection methods are literature and field studies. Field study covers observation, interview and structural questionnaires. The questionnaires are given to 75  consumers at Supermarket Bandung. The sistematic sampling is used as sampling tecgnique. Data are analyzed by qualitative analysis and correlation multiple regresion statistical.The analysis confirms that there are influences on attribute supermarket , impulse buying at Supermarket  Bandung.  That is, if  attribute supermarket is carefully done, it will increase the impulse buying.  
STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KERAMIK DENGAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS : STUDI PADA SENTRA INDUSTRI KERAMIK DI PURWAKARTA, INDONESIA Raharja, Sam 'un Jaja; ., Rivani; Arifianti, Ria
AdBispreneur Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewiraus
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.52 KB)

Abstract

 This study aims to identify and analyze the business development strategy of the ceramics industry in the Purwakarta ceramic industry center. Research uses qualitative research methods. The primary data collection technique is done through observation, interviews and questionnaires. Secondary data collection techniques are carried out through documentation studies. The data collected was then analyzed using the Analytic Hierarchy Process (AHP) technique. The results of the study show the alternative strategies the development of the ceramic industry in the order of priority as follows: the formation of forums, improvement of production and design techniques, improvement of marketing strategies and increased access to business capital credit. The results of the study recommend the implementation of a series of priority strategies in developing the ceramics industry business in the center of the ceramic industry in Purwakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pengembangan bisnis industri keramik di sentra industri keramik Purwakarta. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif.  Teknik pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner. Teknik pengumpulan data sekunder dilakukan melalui studi dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan alternatif strategi dengan urutan prioritas sebagai berikut: pengembangan industri keramik tersebut adalah pembentukan forum, peningkatan teknik produksi dan desain, peningkatan strategi pemasaran dan peningkatan akses kredit modal usaha. Hasil penelitian  merekomendasikan implementasi rangkaian prioritas strategi tersebut dalam pengembangan bisnis industri keramik di sentra industri keramik Purwakarta. 
ANALISIS TATA LETAK DALAM PERSPEKTIF RITEL Arifianti, Ria
AdBispreneur Vol 1, No 3 (2016): Adbispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.232 KB)

Abstract

ANALISIS TATA LETAK DALAM PERSPEKTIF RITEL  Ria ArifiantiDepartement of Business Administrative ScienceFaculty of Social and Political Sciences University of PadjadjaranEmail : r.arifianti@unpad.ac.id. ria_arifianti@yahoo.co.id ABSTRACT                Layout strategies undertaken to generate profits, and to provide comfort for visitors. Despite the fact that so run smoothly. This can be seen from the customer complained about the layout made by the company. They complained of the board were not clear and the high placement so that makes them confused for mencarai desired goodsThe approach taken in this study is a qualitative approach. The research method is descriptive method. Technique of collecting data using study of literature and field. Field studies using observation and interviews.The research results that Retail Modern retail use this type of layout. The arrangement is based layout to provide convenience for consumers when shopping. Other than that a good layout. Placement will impact and improve competitiveness. The advice given is a clear indication of the existence of the placement of goods, so as not to confuse consumers when shopping Keywords : modern retail,  lay out strategy   ANALISIS TATA LETAK DALAM PERSPEKTIF RITEL  ABSTRAK Strategi tata letak dilakukan untuk menghasilkan keuntungan, dan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Meskipun pada kenyataannya tidak begitu berjalan dengan lancar. Hal ini terlihat dari pelanggan mengeluhkan tata letak yang dilakukan oleh perusahaan. Mereka mengeluhkan papan petunjuk yang tidak jelas dan tinggi penempatannya sehingga membuat mereka kebingungan untuk mencarai barang yang diinginkan Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukan secara induktif untuk memperoleh data yang bersifat menyeluruh atau holistic dan mendalam. Metode penelitiannya adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian mennujukkan bahwa Ritel Modern menggunakan jenis tata letak ritel. Penataan tata letak didasarkan untuk memberikan kenyamanan bagi konsumen ketika berbelanja. Selain daripada itu penempatan layout yang baik akan memberikan dampak dan meningkatkan daya saing. Adapun saran yang diberikan adalah Adanya petunjuk yang jelas tentang penempatan barang, sehingga tidak memusingkan konsumen ketika berbelanja Kata kunci : ritel modern, strategi tata letak
AKTIVASI SUB SEKTOR EKONOMI KREATIF DI KOTA BANDUNG Arifianti, Ria; Alexandri, Mohammad Benny
AdBispreneur Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.414 KB)

Abstract

ABSTRACT                Creative Economy will be the world economic trend in the next few years. Stagnation of economic growth and environmental degradation is increasingly alarming, encouraging the whole world to put forward the creativity in economic life that maximizes the added value of a product of goods and services in the framework of the sustainability of human life and civilization. The research method used is a qualitative method of research procedures that produce descriptive data in the form of written words or oral from the people and behavior that can be observed. With the explorative approach that is digging more detailed description.The result of the research is the formulation of creative economic activation for Bandung based on the requirement by UNESCO. The selection of activation of the creative economy sub-sector, it was found that the first scenario was the most proportional. Furthermore, the first government of Bandung City to develop more extensive network of creative industries to the kecamatan or kelurahan. Second, improve activation of low value, with the training on activation Keywords :Economics, creative, activation.   ABSTRAKEkonomi Kreatif akan menjadi trend ekonomi dunia dalam beberapa tahun mendatang.   Stagnasi pertumbuhan ekonomi dan degradasi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan, mendorong seluruh dunia untuk lebih mengedepankan kreativitas dalam berkehidupan ekonomi yang memaksimalkan nilai tambah dari suatu produk barang dan jasa dalam rangka keberlanjutan kehidupan dan peradaban manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah metoda kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati .Dengan pendekatan eksploratif yaitu menggali keterangan lebih rinci. Hasil penelitian adalah perumusan aktivasi ekonomi kreatif untuk Kota Bandung berdasarkan yang disyaratkan oleh UNESCO. Pemilihan aktivasi sub sektor ekonomi kreatif, maka ditemukan bahwa skenario yang pertama  adalah yang paling proporsional. Selanjutnya, pertama pemerintah Kota Bandung mengembangkan lebih luas jaringan industri kreatifnya ke kecamatan atau kelurahan. Kedua, memperbaiki aktivasi yang bernilai rendah, dengan adanya pelatihan tentang aktivasi Kata Kunci : Ekonomi,  kreatif, aktivasi.   
GAYA BELANJA: PERBANDINGAN KONSUMEN INDONESIA DAN MALAYSIA Helmi, R. Arief; Arifianti, Ria; Nugraeni, Wijayanti
AdBispreneur Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewiraus
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.625 KB)

Abstract

ABSTRAKBerbelanja adalah aktifitas yang menjadi pilihan wisatawan, peningkatan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara terutama  dari Malaysia ke kota Bandung, mengisyaratkan perlunya pemahaman kecenderungan perilaku wisatawan sebagai konsumen dalam membeli produk atau berbelanja yang disebut gaya belanja. Dengan menggunakan sembilan gaya belanja yang dicetuskan Sproles dan Kendall (1986) studi komparasi antara kedua kelompok dilakukan, studi ini juga dapat disebut penelitian cross-culture. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa konsumen Indonesia dan Malaysia memiliki gaya belanja yang sama yaitu : perfectionistic, brand conscious,  dan impulsive. Perbedaanya adalah konsumen Indonesia cenderung lebih bergaya belanja: price conscious, habitual, dan confused by over choice. Sedangkan konsumen Malaysia cenderung lebih bergaya belanja novelty conscious dan recreational. Pemahaman ini dapat dimanfaatkan pada pemasaran internasional terutama pada industri retail. Kata kunci : Konsumen, Gaya belanja, Studi Komparasi  ABSTRACTShopping is one of most popular tourist activities.  There is an increasing number of domestic and foreign tourists, especially from Malaysia visiting Bandung. It is valuable to understand the tourist’s behavior especially in their buying behavior which called shopping style. This study employed nine shopping styles from Sproles and Kendall (1986) which comparing domestic Indonesian and Malaysian tourist, this study can also be categorized as cross-culture research. The results show that Indonesian and Malaysian consumers have the same shopping style: perfectionistic, brand conscious, and impulsive. The difference is that Indonesian consumers tend to have shopping style: price conscious, habitual, and confused by over choice. While Malaysian consumers indicated to have shopping style: novelty conscious and recreational. This understanding can be utilized in international marketing, especially in the retail industry. Keywords: Customer, Shopping-style, Comparaive Study
Analisis Kualitas Produk Sepatu Tomkins Arifianti, Ria
Jurnal Dinamika Manajemen Vol 4, No 1 (2013): March 2013 (DOAJ Indexed)
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.384 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh kajian tentang pelaksanaan pengendalian kualitas sepatu Tomkins pada PT Primarindo Asia Infrastruktur Tbk Bandung, Pengendalian kualitas menggunakan peta kendali c dan memilih metode yang paling efektif antara peta kendali c dengan pengendalian kualitas yang digunakan perusahaan. Kualitas berkaitan dengan pemenuhan permintaan, atau melebihi permintaan, pemenuhan kebutuhan konsumen untuk saat ini dan masa yang akan datang. Hal ini berarti bahwa produk yang dihasilkan memenuhi kebutuhan  konsumen dan cocok dengan penggunaan konsumen. Tipe penelitian adalah kuantitatif. Pengumpulan datanya adalah studi literatur dan studi lapangan. Studi lapangan berkaitan dengan observasi dan wawancara. Teknik penarikan sampelnya menggunakan purposive random sampling. Data yang digunakan adalah data produksi tahun 2007 sampai dengan 2009. Pengendalian yang dilakukan perusahaan pada saat produksi berdasarkan pada spesifikasi produk yang telah ditetapkan di awal. Pengolahan data menggunakan peta kendali c  menunjukkan semua proses produksi berada dalam batas kendali. Hal ini berarti penggunaan peta kendali c lebih efektif dibandingkan dengan metode yang digunakan perusahaan.The objective of this research were to determine the quality control processof Tomkins shoes at PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk. Bandung.Quality can be defined is meeting, or exceeding, customer requirements now and in the future. This means the product or service is fit for customer’s use. Controlling product quality using c chart.It select the method which one is better or effective for the company. The research methode type is qualitative. Data collection methods are literature and field studies. Field study covers observation and interview.The sampling technique by purposive random sampling. Sample is used that occurred during production years 2007-2009. Control is carried out by Firm, at the time of production based on product specifications that have been established in the beginning. Proceessing data using c-chart showing the production processed are in boundary control limit. It means clarity the use c-chart of which method more effectively done than  used by firm.
BAURAN ECERAN PADA MINIMARKET DI BANDUNG DALAM PERSPEKTIF KONSUMEN Arifianti, Ria; Raharja, Sam'un Jaja
AdBispreneur Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewiraus
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.544 KB)

Abstract

ABSTRACTIn line with the increasing competition among retail companies and retail companies with large companies, a retail mix is needed. One strategy that can be applied is a retail sales mix. Retail sales mix is all variables that can be used as a marketing strategy to compete in selected marketsThis study aims to analyze the retail mix from a consumer perspective on three minimarkets in the city of Bandung, namely Alfamart, Indomart and Yomart. Research uses descriptive research methods. Data collection techniques consist of literature reviews and field studies in the form of observation, interviews and questionnaires to consumers as samples using a systematic random sampling technique. The findings show that the retail sales mix has been applied to minimarket companies. The retail mix element that consumers like is the location that can be accessed easily. While the mix that is less preferred is the design and layout of the shop related to unclear goods instructions and promotional mix with regard to the unavailability of goods when exchanging promotional coupons. ABSTRAKSejalan dengan meningkatknya persaingan antar perusahaan ritel dan perusahaan ritel dengan perusahaan besar dibutuhkan bauran ritel. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah bauran penjualan eceran Bauran penjualan eceran adalah semua variabel yang dapat digunakan sebagai strategi pemasaran untuk berkompetisi pada pasar yang dipilihPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bauran ritel dari perspektif konsumen pada tiga minimarket di Kota Bandung yaitu Alfamart, Indomart dan Yomart. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif.  Teknik pengumpulan data terdiri dari tinjauan pustaka dan studi lapangan berupa observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner kepada para konsumen sebagai sampel dengan menggunakan teknik sistematik random sampling. Hasil temuan menunjukkan bauran penjualan eceran telah diterapkan pada perusahaan minimarket. Elemen bauran eceran yang disukai konsumen adalah lokasi yang dapat diakses dengan mudah. Sementara bauran yang kurang disukai adalah adalah desain dan tata letak toko berkaitan dengan petunjuk barang yang tidak jelas dan bauran promosi berkaitan dengan ketidaktersediaan barang saat penukaran kupon promosi. 
PEMASARAN ONLINE EKONOMI KREATIF DI KECAMATAN ANDIR DAN CICENDO Auliana, Lina; Arifianti, Ria; Alexandri, Mochammad Benny
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2018): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.759 KB)

Abstract

Menuju era globalisasi saat ini , persaingan bisnis pada berbagai jenis usaha semakin ketat. Dengan semakin banyaknya pesaing yang memproduksi produk yang sama dan masuknya pemodal asing kedalam wilayah Indonesia , sehingga pilihan yang ditawarkan kepada konsumen semakin banyak. Jika sebagai produsen barang dan jasa kita tidak mengenal dan memelihara hubungan baik dengan konsumen, tanpa disadari konsumen tersebut akan dengan mudah beralih kepada ompetitor baru . MemiIiki konsumen yang loyal adalah tujuan akhir dari semua organisasi. Tetapi kebanyakan dari organisasi tidak mengetahui bahwa loyalitas konsumen dapat dibentuk melalui beberapa tahapan , mulai dari mencari calon konsumen potensial sampai dengan advocate customers yang akan membawa keuntungan bagi organisasi. Industri Kreatif akan menjadi trend industri dunia dalam beberapa tahun mendatang. Stagnasi pertumbuhan ekonomi dan degradasi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan, mendorong seluruh dunia untuk lebih mengedepankan kreativitas dalam berkehidupan ekonomi yang memaksimalkan nilai tambah dari suatu produk barang dan jasa dalam rangka keberlanjutan kehidupan dan peradaban manusia. Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan : 1.Pelatihan Pemasaran Online bagi Produk Kreatif di Kecamatan Andir dan Cicendo Kota Bandung. 2. Melakukan pemetaan Industri Kreatif di Kecamatan Andir dan Cicendo Kota Bandung. Hasil pengabdian ini ini diharapkan dapat digunakan sebagai pengembangan ilmu administrasi bisnis, khususnya pada industry kreatif di Kota Bandung. Selain itu, PPM ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan bagi pihak yang berminat yang berminat mengembangkan dan menambah variabelvariabel yang secara konseptual mempengaruhi kinerja UKM industry kreatif.
Pelaksanaan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance (GCG) PADA PT. Asuransi Jasa Indonesia (JASINDO) Suwandi, Imam; Arifianti, Ria; Rizal, Muhamad
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Departemen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan GCG dalam pengelolaan perusahaan sangat penting karena akan secara langsung akan memberikan petunjuk yang jelas bagi perusahaan untuk mengambilan keputusan secara tepat dan bertanggung jawab serta memungkinkan pengelolaan perusahaan secara lebih aman, sehingga dapat meningkatkan nilai perusahaan dan kepercayaan dari mitra usaha. Pelaksanaan Corporate Governance di perusahaan-perusahaan di Indonesia masih sangat rendah, hal tersebut disebabkan oleh adanya sejumlah kendala yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan tersebut pada saat perusahaan berupaya melaksanakan Corporate Governance demi terwujudnya prinsip-prinsip GCG dengan baik. GCG memiliki 4 prinsip dasar yaitu transparansi (transparancy), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), Kemandirian (Independency),dan Kewajaran (fairness). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejauh mana pelaksanaan prinsip-prinsip GCG pada PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang menjadi hambatan dan kendala dalam pelaksanaan prinsip-prinsip GCG  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip GCG telah dilakukan dengan baik di PT. Jasindo, selain itu terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya.