Rezi Ariawan
Jurusan PMIPA FKIP Universitas Riau

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENDEKATAN STRUKTURAL THREE STAY ONE STRAY DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP -, Armis; Ariawan, Rezi
Gamatika Vol 1, No 1: Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan dari pembelajaran kooperatif dengan menggunakan pendekatan structural Three Stay One Stray (TSOS). Penelitian ini adalah tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga tahap. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP 22 Pekanbaru. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik pengamatan dan latihan. Pengamtan akan dilakukan analisa narasi deskriptif dan penelitian dari tes pembelajaran akan dianalisa dengan kriteria ketuntasan minimum, analisa distribusi frekuensi dan analisa rata-rata. Hasil dari penelitian ini untuk menunjukkan bahwa jumlah siswa yang mencapai titik minimum 65 pada skor dasar sebesar 40 %, pada siklus I sebesar 51.43 %, pada siklus II sebesar 65.71 % dan pada siklus III sebesar 80 %. Rata –rata pada skor dasar adalah 60 %, pada siklus I sebesar 65.66 %, pada siklus II sebesar 71 %, dan pada siklus III sebesar 76.28 %. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan  pembelajaran kooperatif tipe Three stay One Stray (TSOS) dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Kata kunci : Three Stay One Stray, pembelajaran matematika Abstract The purpose of this study was to determine the effect of the implementation of cooperative learning by using a structural approach Three Stay One Stray (TSOS). This study is a class act that is performed in three stages. The subjects students in SMP 22 Pekanbaru. Collecting data using observation techniques and exercises. Observations will be conducted descriptive narrative analysis and research of the learning tests will be analyzed with a minimum completeness criteria, frequency distribution analysis and rate analysis. The results of this study to show that the number of students who achieve the minimum point score of 65 on the basis of 40%, in the first cycle of 51.43%, in the second cycle by 65.71% and the third cycle by 80%. The mean basic score is 60%, in the first cycle by 65.66%, on the second cycle of 71%, and the third cycle of 76.28%. Based on the study it can be concluded that the implementation of cooperative learning Three types stay One Stray (TSOS) can improve math learning outcomes. Keywords: Three Stay One Stray, learning mathematics
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL URAIAN KALKULUS INTEGRAL BERDASARKAN LEVEL KEMAMPUAN MAHASISWA Zetriuslita, Zetriuslita; Ariawan, Rezi; Nufus, Hayatun
Infinity Journal Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1, Infinity
Publisher : STKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.92 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan setiap soal uraian kalkulus integral yang disusun berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis matematis dan berdasarkan level akademik mahasiswa. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif.  Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 2 tahun ajaran 2014/2015 Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UIR Pekanbaru yang sedang mengikuti mata kuliah kalkulus 2 berjumlah sebanyak 115 orang. Subjek dibagi atas tiga kelompok yaitu mahasiswa pada level kemampuan tinggi (10 orang), mahasiswa pada level kemampuan sedang (88 orang), dan mahasiswa pada level kemampuan rendah (17 orang). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan wawancara. Pengolahan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi (mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: (1) Mahasiswa pada level kemampuan tinggi yang menjawab dengan benar soal pada indikator 1 sebanyak 4 orang (40%), indikator 2 sebanyak 8 orang (80%), dan indikator 3 sebanyak 5 orang (50%); (2) Mahasiswa pada level kemampuan sedang yang menjawab dengan benar soal pada indikator 1 sebanyak 5 orang (5,68%), indikator 2 sebanyak 75 orang (85,23%), dan indikator 3 sebanyak 8 orang (9,09%); (3) Mahasiswa pada level kemampuan rendah yang menjawab dengan benar soal pada indikator 1 sebanyak 0 orang (0%), indikator 2 sebanyak 13 orang (68,42%), indikator 3 sebanyak 5 orang (26,32%); (4) Secara keseluruhan, indikator 1 sebanyak 9 orang (7,69%), indikator 2 sebanyak 96 orang (82,05%), dan indikator 3 sebanyak 18 orang (15,38%). This research aims to describe the ability of students to solve any problem at integral calculus course which is based indicators of mathematical critical thinking ability and  level mathematical ability of students. Research method used in this study is a qualitative research. Subjects in this study were students of the 2nd semester 2014/2015 academic year at Mathematics Education FKIP UIR Pekanbaru. This population of this study were 115 students participating in  integral calculus course. Subjects were divided into three groups: students in high-level abilities (10), students in medium-level (88), and students in low-level (17). Data collection techniques in this study using the test and interview techniques. Processing of data validity using triangulation techniques (data reduction, data presentation, and conclusion). Based on the results of the study are found that: (1) Students at a high-level correctly answering questions on the indicator 1 of 4 students (40%), indicator 2 of 8 students (80%), and 3 indicators as much (50%); (2) Students at the level of ability is being correctly answering questions on the indicator 1 5 students (5.68%), indicator 2 many as 75 students (85.23%), and indicators 3 of 8 persons (9.09%) ; (3) Students at a low level ability correctly answering questions on a first indicator from 0 (0%), indicator 2 as many as 13 students (68.42%), indicator 3 by 5 votes (26.32%); (4) Overall, the indicators one by 9 votes (7.69%), indicator 2 as many as 96 students (82.05%), and a third indicator as many as 18 students (15.38%). 
PENGARUH PEMBELAJARAN VISUAL THINKING DISERTAI AKTIVITAS QUICK ON THE DRAW TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS Ariawan, Rezi
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 10 Nomor 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.518 KB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis siswa. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Visual Thinking disertai aktivitas Quick on the Draw. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design menggunakan teknik Purposive Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP di Kota Pekanbaru Riau Tahun Pelajaran 2012/2013 dan sampelnya adalah siswa kelas VIII di salah satu SMP di Kota Pekanbaru Riau. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis, skala sikap dan lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji perbedaan rataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapat pendekatan pembelajaran Visual Thinking disertai aktivitas Quick on the Draw lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional ditinjau dari keseluruhan siswa  dan kemampuan awal matematis (tinggi, sedang, dan rendah); (2) Peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat pendekatan pembelajaran Visual Thinking disertai aktivitas Quick on the Draw lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional ditinjau dari keseluruhan siswa  dan kemampuan awal matematis (tinggi, sedang, dan rendah). Kata kunci: Visual Thinking, Quick on The Draw, Pemecahan Masalah Matematis, Komunikasi Matematis.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII Berdasarkan Level Kemampuan Matematis Nufus, Hayatun; Ariawan, Rezi; Nurdin, Erdawati; Hasanuddin, Hasanuddin
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 1 (2016): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.595 KB)

Abstract

This study examines the problem of improving mathematics learning outcomes among students with cooperative learning model NHT type and conventional learning approaches is reviewed as a whole and for each level of mathematical ability (high, medium, and low). This research is a quasi-experimental research design Nonequivalent Control Group Design uses Simple Random Sampling technique. The population in this study were students of class VII in a private junior high school in the city of Pekanbaru in Riau in the academic year 2014/2015. While the sample is graders VII2 as control class and class VII2 as an experimental class. The instrument used in this study is the mathematics achievement test. Quantitative analysis was performed using two mean difference test. The results showed that: (1) there is significant implementation of cooperative learning model NHT on the results of students' mathematics learning is reviewed as a whole and the level of ability was; (2) there is no effect of the application of cooperative learning model NHT towards mathematics learning outcomes of students based on high and low-level capabilities.
KETERKAITAN HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PENALARAN MATEMATIS SISWA Nufus, Hayatun; Ariawan, Rezi
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol 2 No 1 (2017): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.261 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara kemampuan penalaran matematis dan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini dilaksanakan di Pekanbaru pada semester genap tahun ajaran 2011/2012. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SMP kelas VII di Pekanbaru yang berjumlah 84 sekolah pada tahun ajaran 2011/2012 dan dengan subjek penelitian adalah tiga SMP yang masing-masing mewakili sekolah level tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengambilan sekolah sebagai sampel menggunakan stratified dan purposive sampling serta instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan penalaran matematis dan kemampuan komunikasi matematis. Berdasarkan hasil uji statistik, dapat disimpulkan dua hal. Pertama, secara keseluruhan, terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa. Kedua, jika diperhatikan berdasarkan level sekolah, terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa untuk sekolah level tinggi, sedang, dan rendah.
Materi Himpunan Terintegrasi Keislaman: Sebuah Studi Pengembangan Perangkat Pembelajaran berbasis Model Problem Based Learning Sari, Nurmala; Rezeki, Sri; Ariawan, Rezi
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2019): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.595 KB)

Abstract

Abstract:The purpose of this study is to produce a mathematical learning tool developed based on Islamic Integrated Problem-Based Learning (PBL) model that meets the validity criteria and practicality in which this learning device will make students able to solve problems related to Islam. Learning tools developed in the form of RPP (learning implementation plan) and LKPD (student worksheets) Problem-Based Learning (PBL) Islamic Integrated Model. The development of learning tools in this study uses a modification of R & D from Sugiyono so that it becomes several stages, namely: (1) Potential and problems; (2) data collection; (3) Product design; (4) Design validity; (5) Design revisions; (6) Product testing; (7) Product revision; and (8) Final product. This product was developed in class VII of SMP. The instruments of this study were the validation sheets of RPP and LKPD with Islamic Integrated, practicality questionnaire of RPP and LKPD and questionnaire for implementation of integrated Islamic learning. Islamic integration referred to in this development research by incorporating knowledge about Islam such as: the names of figures in Islam. From the research, the validation of RPP with validity criteria is quite valid and the results of the validation of LKPD with validity criteria are quite valid. While the results of the practicality of lesson plans with very practical criteria and the results of practical LKPD obtained from student questionnaire responses with very practical criteria, as well as the average results of the implementation of learning. Based on this research development produces a mathematical learning device Problem-Based Learning (PBL) model of Islam in the material of the SMP VII Class Association tested its feasibility.Abstrak:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan Perangkat pembelajaran matematika yang dikembangkan berdasarkan model Problem-Based Learning (PBL) Terintegrasi Keislaman yang memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan yang mana perangkat pembelajaran ini akan menjadikan siswa mampu menyelesaikan masalah yang terkait dengan keislaman. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa RPP (Rencana pelaksanaan pembelajaran) dan LKPD (Lembar kerja peserta didik) model Problem-Based Learning (PBL) Terintegrasi Keislaman. Pengembangan perangkat pembelajaran  dalam penelitian ini menggunakan modifikasi  R&D dari Sugiyono sehingga menjadi beberapa tahap yaitu: (1) Potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) Desain produk; (4) Validitas desain; (5) Revisi desain; (6) Uji coba produk; (7) Revisi produk; dan (8) Produk akhir. Produk ini dikembangkan pada kelas VII SMP. Instrumen penelitian ini adalah lembar validasi RPP dan LKPD dengan Terintegrasi Keislaman, angket kepraktisan RPP dan LKPD dan angket keterlaksanaan pembelajaran yang Terintegrasi keislaman. Terintegrasi keislaman yang dimaksud dalam penelitian pengembangan ini dengan memasukkan pengetahuan tentang islam seperti: nama-nama tokoh-tokoh  dalam islam. Dari penelitian diperoleh hasil validasi RPP dengan kriteria kevalidan cukup valid dan hasil validasi LKPD dengan kriteria kevalidan cukup valid. Sedangkan hasil kepraktisan RPP dengan kriteria sangat praktis dan hasil kepraktisan LKPD diperoleh dari angket respon siswa dengan kriteria sangat praktis, serta rata-rata hasil keterlaksanaan pembelajaran. Berdasarkan penelitian pengembangan ini menghasilkan perangkat pembelajaran matematika model Problem-Based Learning (PBL) Terintegrasi keislaman pada materi Himpunan kelas VII SMP teruji kelayakannya.
Profil Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal pada Mata Kuliah Kalkulus Diferensial berdasarkan Gaya Kognitif dan Habits of Mind Nufus, Hayatun; Ariawan, Rezi
Suska Journal of mathematics Education Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.968 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan profil kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal pada mata kuliah kalkulus differensial berdasarkan gaya kognitif dan habits of mind. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian adalah mahasiswa semester 3 jurusan Pendidikan Matematika FTK UIN Suska Riau semester ganjil 2017/2018 yang sedang menempuh mata kuliah kalkulus peubah banyak. Intrumen pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar GEFT untuk mengidentifikasi gaya kognitif, lembar angket habits of mind untuk memperoleh informasi tentang habits of mind mahasiswa, serta lembar tes soal kemampuan berpikir koneksi matematis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari teknik tes dan teknik nontes. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan soal pada mata kuliah differensial terbagi atas tiga jenis kesalahn, yaotu kesalahan fakta, operasi dan prinsip serta kesalahan yang paling banyak dilakukan adalah kesalahan prinsip.