Articles

Found 5 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBELAJARAN HUKUM - HUKUM DASAR KIMIA DITINJAU DARI AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Tri Wasonowati, Ratna Rosidah; Redjeki, Tri; Ariani, Sri Retno Dwi
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK) Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.887 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar (visual, oral, writing, listening, mental, dan emotional) dan hasil belajar (sikap, keterampilan, dan pengetahuan) siswa pada materi hukum-hukum dasar kimia dengan menerapkan model pembelajaran PBL yang dilengkapi LKS pada pelaksanaan Kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang terdiri atas tahap orientasi, eksplorasi, dan member check. Subyek penelitian diambil dengan teknik purposive sampling yaitu siswa kelas X IPA 3 SMA Negeri 2 Surakarta tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 32 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Data penelitian dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, angket, dokumentasi/arsip, dan tes. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes (ranah pengetahuan) dan non tes (angket sikap dan aktivitas belajar). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses belajar yang ditinjau dari aktivitas siswa (visual, oral, writing, listening, mental, dan emotional) dengan  model PBL dilengkapi dengan LKS dalam penerapan kurikulum 2013 dikategorikan baik dengan dengan rata-rata  82,71 dan persentase ketercapaian sebesar 81,25%, 2) Hasil belajar siswa pada ranah pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa dengan model PBL dilengkapi dengan LKS dalam penerapan kurikulum 2013 dikategorikan baik dengan rata-rata nilai berturut-turut adalah 81; 83; dan 79, dan 3) Hasil belajar siswa pada ranah pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa dengan model PBL dilengkapi dengan LKS dikategorikan baik dengan persentase siswa yang mencapai kompetensi inti kurikulum 2013 berturut-turut adalah 78%, 81,24% dan 78,13%.Kata Kunci: deskriptif kualitatif, problem based learning (PBL), aktivitas belajar, hasil belajar
STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATERI KOLOID DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Setyaningsih, Anis; Ariani, Sri Retno Dwi; Saputro, Sulistyo
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.881 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) dan Think Pair Share (TPS), pengaruh kemampuan memori, serta interaksinya terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok Koloid. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 3 dan kelas XI IPA 4 SMA Negeri 3 Sukoharjo tahun pelajaran 2013/ 2014 yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Analisis data penelitian ini menggunakan uji Anava Dua Jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara metode pembelajaran kooperatif NHT dan TPS terhadap prestasi belajar siswa materi koloid pada aspek kognitif, dan tidak ada pengaruh pada aspek afektif dan aspek psikomotor. Dari rerata prestasi belajar, untuk aspek kognitif siswa kelas mengunakan metode NHT (87,33) lebih baik dari siswa dengan metode TPS (82,69). Terdapat pengaruh antara kemampuan memori siswa pada kategori tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar siswa materi koloid pada aspek kognitif, dan tidak ada pengaruh antara pada aspek afektif dan psikomotor. Dari rerata prestasi belajar kognitif, siswa dengan kemampuan memori tinggi (88,31) lebih baik dari siswa dengan kemampuan memori rendah (81,06). Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran kooperatif NHT dan TPS dengan kemampuan memori siswa baik terhadap prestasi belajar kognitif.
STUDI POTENSI UBI JALAR (Ipomea batatas L.) LOKAL TAWANGMANGU DAN HASIL OLAHANNYA BERUPA TEPUNG SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF SUMBER VITAMIN A Ariani, Sri Retno Dwi; Nurlaeli, Septi; Haryono, Haryono; Nurhayati, Nanik Dwi
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 6, No 2 (2007)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Karanganyar, tepatnya daratan tinggi Tawangmangu merupakan salah satu daerah penghasil ubi jalar yang produktif. Dua varietas ubi jalar yang dijadikan primadona di daerah ini adalah ubi jalar varietas slembu dan ungu. Selama ini pemanfaatan ubi jalar di daerah tersebut hanya sebatas pada pembuatan kripik ubi jalar yang merupakan oleh-oleh khas dataran tinggi Tawangmangu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ubi jalar lokal Tawangmangu yaitu varietas slembu dan ungu baik dalam bentuk segar maupun bentuk tepung sebagai salah satu alternatif bahan makanan sumber vitamin A. Sampel adalah ubi jalar varietas slembu dan ungu yang didapatkan dari petani di daerah Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah. Pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi : (1). penyediaan ubi jalra varietas slembu dan ungu, (2). pembuatan tepung ubi jalar varietas slembu dan ungu, (3). penentuan kadar ?-karoten terhadap ekstrak heksana ubi jalar segar varietas slembu dan ungu dengan metode HPLC, dan (4). penentuan kadar ?-karoten terhadap ekstrak heksana tepung ubi jalar varietas slembu dan ungu dengan metode HPLC. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : (1). kadar ?-karoten pada ekstrak heksana ubi jalar lokal Tawangmangu varietas slembu dan ungu berturut-turut adalah 141 µg/100g dan 165 µg/100g bahan, (2). kadar ?-karoten pada ekstrak heksana tepung ubi jalar lokal Tawangmangu varietas slembu dan ungu berturut-turut adalah 122 µg/100g dan 131 µg/100g bahan, dan (3) berdasarkan kadar ?-karotennya, maka ubi jalar lokal Tawangmangu varietas slembu dan ungu baik dalam bentuk segar maupun hasil olahannya yang berupa tepung, berpotensi untuk dijadikan salah satu alternatif bahan pangan sumber vitamin A
ACTIVITY TEST OF GUAVA (Psidium guajava L.) LEAF METHANOL EXTRACT AS CONTRACEPTION ANTIFERTILITY TO WHITE MICE (Rattus norvegicus) Ariani, Sri Retno Dwi; Susilowati, Endang; Susanti VH, Elfi; Setiyani, Setiyani
Indonesian Journal of Chemistry Vol 8, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.846 KB) | DOI: 10.22146/ijc.21632

Abstract

The aim of this research is to know about if the guava (Psidium guajava L.) leaf methanol extract on 10.5 mg/mL and 21.0 mg/mL dossages indicate a positive test as contraception antifertility to white mice (Rattus norvegicus). The sample is guava leaf from Mungkid, Magelang Central of Java Indonesia. The animals experiment are the white mice on 140-300 g for female, 200-250 g for male and about 3 months of age in average. The steps of this research are : (1) preparing  sample, i.e. washing, drying on to indirect sunlight and make the sample into powder, (2) isolation the guava leaf powder in soxhlet instrument with hexane, (3) evaporation the sample with rotary evaporator until guava leaf hexane extract produced, (4) maseration the sample with methanol, (5) evaporation the sample with rotary evaporator until guava leaf methanol extract produced, (6) conducting contraception antifertility activity test to guave leaf methanol extract on 10.5 mg/mL and 21.0 mg/mL dossages to mice white. The results of this research are guava leaf methanol extract on 10.5 mg/mL and 21.0 mg/mL dossages indicate a negative contraception antifertility test to white mice but in these dossages have indicated that an antiimplantation effect (the total natality of fetus is less than the total implantation site in mice white).   Keywords: Guava leaf, contraseption antifertility, methanol extract, white mice, implantation
Identification of Students Misconception Using Two-Tier Diagnostic Test Completed with Certainty of Response Index (CRI) on Topic Partial Salt Hydrolysis Putro, Tomas Istantyo; Ariani, Sri Retno Dwi; Yamtinah, Sri
JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Vol 4, No 2 (2019): JKPK ( Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkpk.v4i2.34235

Abstract

This study?s aim was to find misconception pattern on partial salt hydrolysis on eleventh grade student science major at SMA Negeri 2 Sukoharjo. Misconception was identified using two-tier diagnostic test completed with CRI supported by observation on learning process also interview. Two-tier diagnostic test composed of 16 questions. The approach of this study was qualitative description which was held in February-June 2018. The subject of this study were the eleventh grade students class IPA 1 and IPA 4 as many as 72 students. According to the result showed that there was misconception on almost every concept?s part. Based on the student answer analysis result shows if the pH, relative atomic mass, and volume were known student were having biggest misconception on counting salt?s mass are, 75%. The reason of misconception that occurs on partial salt hydrolysis is come from the student it self that is student?s uncomplete reasoning pattern.