Firman Ardiansyah
Institut Pertanian Bogor Jalan Pajajaran, Kampus IPB Baranangsiang, Bogor 16151

Published : 14 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Perpustakaan Pertanian

Analisis Kepuasan Pengguna Katalog Induk Nasional Online Perpustakaan Nasional RI

Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 21, No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analysis of User Satisfaction on Online Union Catalogof National Library of IndonesiaABSTRACTInternational Standard Organization (ISO) Technical Report (TR) -28118 in 2009 item A.2 mentioned that the national library of acountry should publish national bibliographies in a catalog as soonas in line with the publication of a new collection in the country. Itcan only be possible if the catalog is in electronic form, known asonline catalog. National Library of Indonesia has developed anonline union catalog (http://kin.pnri.go.id) since 2008. However, itshowed very low utilization. A study has been carried out to analyzeuser satisfaction on online union catalog based on user perception.The research method is a survey using a questionnaire containing 37questions. Data were collected in 33 provincial library institutionsinvolving users and the librarians. Measurement of the level of usersatisfaction was based on ISO 9241-11: Guidance on Usability. Thestudy results showed that the existence, use and understanding ofonline union catalog meets the basic needs of users and librarians onsearching information. Copy cataloging function in online unioncatalog has not yet used optimally. Over 80% of respondents respondedpositively to the improvement of features of online union catalog 2.0.

PEMODELAN KONSEP FUNDAMENTAL REPOSITORI INSTITUSI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK ZACHMAN

Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.662 KB)

Abstract

Perpustakaan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) sebagai perpustakaan perguruan tinggi negeri terus berupaya menghimpun konten lokal berupa karya ilmiah sivitas akademika dalam format hardcopy dan softcopy. Koleksi softcopy dalam format pdf belum diintegrasikan ke dalam sistem informasi perpustakaan. Koleksi tersebut, akan terus bertambah terdokumentasi secara fisik dan hanya dapat diakses di perpustakaan. Oleh sebab itu, perlu dukungan repositori institusi. Kajian ini bertujuan membuat pemodelan konsep fundamental repositori institusi menggunakan pendekatan framework Zachman. Kajian ini merupakan peneliltian analisis deskriptif dengan tool framework Zachman dan rules of fulfilling dari Pereira and Sousa. Hasil penelitian berupa suatu model konsep fundamental repositori institusi untuk diterapkan dengan memanfaatkan infrastruktur yang telah ada di Untirta.

KESIAPAN REPOSITORI INSTITUSI DI INDONESIA DALAM PRESERVASI DIGITAL

Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 24, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.447 KB)

Abstract

Volume informasi digital terus meningkat sebagai hasil kegiatan digitalisasi koleksi non-digital maupun informasi yang dibuat dalam bentuk digital (born digital). Informasi digital rentan terhadap perubahan teknologi. Koleksi informasi digital biasanya disimpan dalam suatu repositori institusi. Repositori institusi merupakan salah satu indikator dalam menentukan kualitas suatu situs web yang dinilai oleh Webometric. Untuk menjamin informasi digital dapat diakses secara terus-menerus, perlu dilakukan preservasi digital. Pengkajian dilakukan untuk mengetahui kesiapan repositori institusi di Indonesia yang mendapatkan penilaian Webometric pada Januari 2014 dalam melaksanakan preservasi digital, dilihat dari aspek kebijakan preservasi digital, format file, cakupan metadata, dan hambatan dalam melaksanakan preservasi digital. Sampel kajian sebanyak 35 repositori institusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa repositori institusi di Indonesia yang mendapat penilaian Webometric pada Januari 2014 belum siap melaksanakan preservasi digital. Sebanyak 12 repositori (52%) sudah memiliki kebijakan preservasi, namun format file dan cakupan metadata belum sesuai dengan standar dan kebutuhan preservasi digital, serta masih banyak hambatan yang dihadapi oleh pengelola repositori dalam melaksanakan preservasi digital. Rekomendasi dari hasil kajian ini adalah pentingnya membuat kebijakan preservasi sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan preservasi digital, menggunakan format file yang sesuai standar, dan melengkapi metadata yang diperlukan.