Ubaidillah Anwar
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS DESAIN UKURAN SEPARATOR PRODUKSI HORIZONTAL DUA FASA UNTUK TARGET PEMISAHAN FLUIDA 25000 BFPD PT.MEDCO E&P INDONESIA RIMAU ASSET Insani1, Muhammad Irfan; Anwar, Ubaidillah; Herlina, Weny
Jurnal Pertambangan Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.009 KB) | DOI: 10.36706/jp.v2i3.7401

Abstract

Separator merupakan bejana tekan yang digunakan untuk memisahkan campuran fluida berdasarkan perbedaan densitasnya. Berdasarkan jenis pemisahannya, separator memiliki  dua jenis, yaitu separator dua fasa dan tiga fasa. Pada PT Medco E&P Indonesia Rimau Asset,menargetkan fluida yang dipisahkan adalah sebesar 25000 bfpd yang akan dilakukan perhitungan analisis desain ukuran separator, untuk mengoptimalkan hasil pemisahan menggunakan separator produksi horizontal dua fasa.Dalam mendesain ukuran separator, digunakan dua metode yaitu dari Arnold dan Steward serta dari American Petroleum Institute Spesification 12J.Selanjutnya dilakukan perhitungan ukuran separator sehingga nantinya diperoleh diameter (d), panjang efekitf separator (effective length), panjang tiap lapisan separator (seam to seam length), dengan rasio kelangsingan separator(slenderness ratio) berada pada nilai 3-4,minimum gas flow area, volume liquid, volume aktual gas serta kapasitas liquid. Data penunjang yang dibutuhkan dalam penelitian antara lain, spesific grafity minyak dan gas, laju produksi minyak, gas, air  dan liquid, oAPI Minyak, densitas air, water cut, suhu dan tekanan separator, waktu retensi, faktor kompressibilitas, viskositas minyak, ukuran tetesan, berat molekul dan panjang shell. Hasil dari perhitungan didapatkan untuk diameter berada pada 72 inch tetapi dengan nilai volume aktual gas 0,04 ft3/s, minimum gas flow area 0,00518 ft2, volume liquid 83,095 bbl dan kapasitas liquid sebesar 39885,612 bbls.
ANALISIS DATA UJI PRESSURE BUILD-UP DAN MODIFIED ISOCHRONAL UNTUK MENGETAHUI KONDISI RESERVOIR DAN PRODUKTIVITAS SUMUR GAS RM#13 PT. PERTAMINA EP ASSET 2 PENDOPO FIELD Mulyadi, Riduan; Anwar, Ubaidillah; HAK, Abuamat
Jurnal Pertambangan Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.055 KB) | DOI: 10.36706/jp.v1i3.4314

Abstract

Pengujian yang dilakukan pada sumur gas RM#13 meliputi bottom hole pressure (BHP) surveys, pressure build-up (PBU) test, dan modified isochronal test (MIT). Berdasarkan BHP survey, didapat nilai tekanan dasar statik (Pws) sebesar 1.297,41psi dan tekanan dasar alir (Pwf) sebesar 1.271,45 psi.Untuk mengetahui kondisi reservoir sumur, maka dilakukan pengujian PBU. Pada dasarnya uji PBU pertamaâ??tama dilakukan dengan memproduksi sumur selama suatu selang waktu tertentu.Llaju aliran yang digunakan konstan. Selanjutnya menutup sumur tersebut. Berdasarkan analisisPBU, didapat nilai tekanan awal reservoir sebesar 1.295,762 psi, serta memiliki kemampuan mengalirkan fluida yang tergolong dalam skala sangat baik dengan permeabilitas efektif batuan sebesar 218,696 mD. Adapun nilai skin factor sebesar +13,35 dan flow efficiency sebesar 0,47 menunjukkan bahwa daerah di sekitar lubang sumur diindikasikan telah mengalami kerusakan.Untuk mengetahui produktivitas sumur, maka dilakukanlah pengujian modified isochronal dengan membuka-tutup sumur dengan satu laju alir yang diperpanjang. Berdasarkan analisisuji modified isochronal, didapatkan nilai absolute open flow potential (AOFP) sebesar 77,11 MMSCFD, dimana nilai slope (n) sebesar 0,7480704 menunjukkan bahwa terjadi aliran turbulensi pada sumur gas dengan koefisien stabilized flow performance (Cs) sebesar 0,0016963 MMSCFD/psi2.
EVALUASI PERFORMA SUMUR INJEKSI MENGGUNAKAN METODE HALL PLOT DAN MENGETAHUI PROSES WATERFLOOD TERHADAP PENINGKATAN SUMUR JOB PERTAMINA – JADESTONE ENERGY (OK) LTD seka, Onggy aries; Suherman, adang; anwar, Ubaidillah
Jurnal Pertambangan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1898.624 KB) | DOI: 10.36706/jp.v3i1.8426

Abstract

Meningkatkan tekanan reservoir dapat dilakukan dengan banyak metode, salah satunya dengan melakukan penginjeksian air .metode penginjeksian air dapat ditujukan pada dua kondisi yakni untuk pressure maintenance maupun waterflood.perbedaan perlakuan injeksi air yang dilakukan untuk tujuan preasure maitence maupun pada waterflooding adalah injeksi di targetkan pada zona air saja untuk melakukan preasure maintence, sedengkan injeksi di taergetkan poada zona minyak untuk tujuan waterflooding.Namun dalam aplikasinya tidak mudah, akan ada masalah seperti kerusakan formasi. Kerusakan inilah yang akan dianalisis menggunakan metode Hall Plot. Metode Hall Plot adalah kurva yang diplot berdasarkan cummulative tekanan terhadap cummulative volume injeksi. Hall Plot adalah kurva yang dapat digunakan untuk menganalisis performa dari sumur injeksi melalui metode dengan cara membuat kurva antara tekanan yang dikalikan pada waktu tertentu dengan volume injeksi kumulatif yang diberikan kepada sumur. Dengan Hall Plot dapat diketahui seberapa besar efek damage yang terdapat pada sumur injeksi tersebut sehingga tidak perlu dibutuhkan pengujian sumur yang cukup menghabiskan waktu, menunda proses penginjeksian air, dan memakan biaya yang mahal.Untuk menggunakan teknik Hall Plot ini dibuat plot Sigma (Pressure x Days) sebagai fungsi injeksi air kumulatif. Hubungan keduanya harus linier. Penyimpangan yang terjadi merupakan kunci untuk diagnostik. Jika kondisi sumur berubah atau mengalami damage akan membuat kemiringan hall plot menjadi berubah .hal lain dapat terjadi yang berakibat pada kemiringan hall plot yang akan menjadi berkurang. Kata Kunci: Injeksi air, Waterflood, Metode Hall Plot
EVALUASI UKURAN DIAMETER TUBING UNTUK UPAYA OPTIMASI LAJU PRODUKSI SUMUR A-28 LAPANGAN B PT. PERTAMINA EP ASSET 2 PENDOPO FIELD Ramadhani, Ade Anggraini; Anwar, Ubaidillah; Herlina, Wenny
Jurnal Pertambangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.976 KB) | DOI: 10.36706/jp.v2i2.6364

Abstract

Pipa tubing merupakan media alir berupa pipa vertikal atau pipa produksi yang berfungsi mengalirkan fluida dari dasar sumur ke permukaan. Perlu dilakukan evaluasi dari nilai kemampuan berproduksi sumur atau dikenal sebagai indeks produktivitas (productivity index) dalam setiap perencanaan ukuran diameter tubing. Laju produksi sumur A-28 dengan memakai tubing berdiameter 2 7/8 inch (OD) adalah 1.248 bfpd. Laju produksi optimal sumur A-28 berdasarkan perhitungan menggunakan persamaan Vogel adalah sebesar 2.191,52 bfpd dan persamaan Wiggins sebesar 2.805,18 bfpd. Penggunaan ukuran tubing 2 7/8 inch (OD) tidak tepat karena tidak mampu mencapai target produksi optimal dari sumur A-28. Karena itu, perlu dilakukan penggantian tubing untuk sumur A-28 agar target produksi optimalnya tercapai. Penelitian ini menggunakan data uji sonolog serta data teknis sumur dalam menghitung nilai indeks produktvitas sumur dan mengevaluasi ukuran diameter yang tepat. Untuk menentukan ukuran diameter tubing yang tepat dapat dievaluasi menggunakan kurva IPR (Inflow Performance Relationship), kurva tubing intake (TPR) serta analisis nodal. Analisis sistem nodal dilakukan dengan mengkombinasikan atau menggabungkan antara kurva IPR dengan kurva TPR. Perpotongan antara kurva IPR dan kurva TPR adalah nilai produksi optimal yang dapat dicapai oleh masing-masing diameter tubing. Hasil dari evaluasi ini diperoleh bahwa tubing dengan diameter 4 1/2 inch (OD) adalah ukuran tubing yang mendekati nilai target laju produksi optimal sumur A-28 yaitu sebesar 2.150 bfpd berdasarkan persamaan Vogel dan 2.350 bfpd berdasarkan persamaan Wiggins
ANALISA BOND INDEX DALAM PENILAIAN HASIL PENYEMENAN (CEMENTING) PRODUCTION ZONE PADA SUMUR RNT-X LAPANGAN RANTAU PT PERTAMINA EP FIELD RANTAU, ACEH Safriza, Insyirah; Amin, M.; Anwar, Ubaidillah
Jurnal Ilmu Teknik Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Ilmu Teknik
Publisher : Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa Bond Index merupakan salah satu metode yang dipakai untuk penilaian hasil penyemenan pada production zone yang berfungsi untuk mengevaluasi nilai bond index pada proses penyemanan. Analisa ini sangat penting sebab apabila didapatkan nilai bond index yang buruk akan mengakibatkan terakumulasinya sejumlah air dalam proses produksi migas di PT Pertamina EP Field Rantau. Tahapan dalam analisa ini meliputi ; menentukan nilai CBL, menentukan nilai attenuation rate, mencari nilai bond index tiap kedalaman, dan menganalisa hasil nilai bond index. Penulis membuat beberapa klasifikasi yang mempengaruhi keberhasilan analisa bond index. Dari klasifikasi ini didapatkan nilai bond index yang baik terdapat pada kedalaman 736 – 738, 713 – 715 , dan 700 – 702 meter, terbentuknya seal hydraulic serta terdapatnya zona isolasi pada bagian top dan bottom zona yang akan diperforasi pada kedalaman 736 – 738, 713 – 715 . Sehingga berdasarkan hasil ini, penilaian analisa Bond Index pada production zone dinilai sudah cukup baik untuk menahan sejumlah air yang akan terakumulasi pada proses produksi migas dan tidak perlu dilakukan cementing ulang.Kata kunci: bond index, seal hydraulic, zona isolasi, cementing ulang