Articles
46
Documents
RELATIONSHIP BETWEEN DRINKING WATER WITH BLOOD ARSENIC LEVEL AND SKIN LESIONS OCCURRENCE IN BUYAT VILLAGE NORTH SULAWESI INDONESIA

Bumi Lestari Journal of Environment Vol 12, No 1
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontaminasi Arsenik pada air tanah merupakan krisis kesehatan masyarakat di daerah Buyat, dimana penduduk yang terkontaminasi arsenik melalui air minum dari sumur gali yang digunakan untuk minum dapat menimbulkan berbagai lesi kulit. Studi kasus control dimaksudkan untuk meneliti faktor risiko air minum dengan konsentrasi arsenik dalam darah dan lesi kulit. Jumlah sampel sebanyak 54 kasus yang menderita lesi kulit dan sebanyak 54 kontrol dengan tidak ada lesi kulit. Kemudian dilakukan analisis risiko dengan menggunakan Odd Rasio (OR). Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi arsenik dalam air minum pada sumur gali sekitar 0,01-0,104 mg/L (rata-rata 0,056 mg/L). Analisis risiko antara konsentrasi arsenik dalam air minum dengan konsentrasi arsenic dalam darah didapatkan nilai OR = 19,45 95% CI: 6,52-58,00), kemudian kadar arsenik dalam darah dengan kejadian lesi kulit (keratosis dan hiperkeratosis) didapatkan nilai OR = 15,63, CI 95%: 4,94-49,40). Penelitian Ini menyimpulkan bahwa tingginya kadar arsenik dalam air minum dan darah merupakan faktor risiko terjadinya lesi kulit pada penduduk di daerah Buyat Sulawesi Utara Indonesia.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHITUNG LUAS BANGUN RUANG MELALUI BENDA KONKRET SEKITAR SISWA KELAS VI SDN TALABIU TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.392 KB)

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan menghitung luas bangun ruang pada mata pelajaran Matematika melalui benda konkret di sekitar siswa kelas VI SDN Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima tahun pelajaran 2011/2012. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SDN Talabiu tahun pelajaran 2011/2012  yang berjumlah 17 anak. Jumlah tersebut terdiri atas 13 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan. Jenis penelitin ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam tiga siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Data aktivitas belajar siswa diperoleh dengan cara observasi sedangkan data hasil menghitung luas bangun  ruang siswa diperoleh dari pemberian tes pada tiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan evaluasi tahap pra siklus diketahui bahwa dalam menghitung luas permukaan kubus dan balok perolehan nilai siswa yang memperoleh nilai  di atas 70 sebanyak 9 siswa 52,9 %, sedangkan yang memperoleh  nilai kurang dari 70 sebanyak 8 siswa 47,1 %. Kemudian pPada evaluasi Siklus I meningkat menjadi  70,6 % atau 12 siswa yang mendapatkan nilai diatas 70  sedangkan yang kurang dari 70 sebanyak 5 siswa atau 29,4 %. Selanjutnya pada evaluasi Siklus II perolehan nilai diatas 70 sebanyak 14 siswa sebesar 82,4 % dan 3 siswa mendapat nilai kurang dari 70 sebesar 17,6 % dan pada siklus III Hasil kemampuan hitung yang memperoleh nilai diatas 70 sebanyak 17 siswa sebesar 100 %.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan benda konkret disekitar siswa telah berhasil terlaksana dalam upaya meningkatkan kemampuan menghitung luas bangun ruang pada mata pelajaran Matematika siswa kelas VI SDN Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima tahun pelajaran 2011/2012

IMPLIKASI KEPALA DAERAH DARI CALON PERSEORANGAN TERHADAP EFEKTIFITAS HUBUNGAN KERJA KEPALA DAERAH DENGAN DPRD

Jurnal Konstitusi Vol 1, No 1: November 2012
Publisher : Jurnal Konstitusi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The decision made by the Constitution Court in a case decision No. 5/PUU-V/2007 abbrogated the Article 56 and 59 of the 2004 Law No. 32 as a basis for allowing an individual candidate to participate in an election of  local heads. From the result of this research, it is found out that the existence of an individual candidates in a election of a local head is in line with the spirit of the 1945 Constitution namely giving an equal opportunity to every citizen to run the government since the condition of political parties that have not yet become conducive instruments to prepare candidates of leaders at all levels of state organization. If a local head is from an individual candidate, no substantial implication is on the effectiveness of the working relationship between  the local head and the Local Parliament in terms of making local regulation, deterining  local budget and  of the function of control of the local parliament. It is also the case of the head and vice head of Garut coming from individual candidates, there is no substantial implication on the effectiveness of working relationship  between the local head and the local parliament of Garut.

PROBLEMATIKA MEWUJUDKAN KEADILAN SUBSTANTIF DALAM PENEGAKKAN HUKUM DI INDONESIA

Jurnal Konstitusi Vol 3, No 1: Juni 2010
Publisher : Jurnal Konstitusi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Theoretically, the problems deal with the attitude of the law enforcers, especially the judges, to take sides in considering the procedural  or substantive justices. The 1945 Constitution or the  legislation on the justice power and on Constitutional Court of Law actually oblige the judges to realize  the substantial justice in law enforcement. The judges  are not the sounders  of the laws, since human beings are never able to make perfect legislation. It is the judges who should interpret the legislations in order to realize the substantial justice.

IMPLIKASI PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG TERHADAP MEKANISME HUBUNGAN KERJA BARU KEPALA DAERAH DAN DPRD

Jurnal Konstitusi Vol 3, No 2: November 2010
Publisher : Jurnal Konstitusi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is intended to understand and analyze the implications of the direct local head election on the work relation between the new local head and the local parliament in establishing local regulations and local budget, and the  monitoring on  the local government in general and, especially the mayor of Malang made by the local parliament. Therefore, the approach employed was a normative approach which was supported by sociological approach. Based pm the results and analyses made, it is known that the relation between the local parliament and the local head merely gives grammatical implication in establishing local regulations, and in making the local budget, the role of the local head is more dominant, while in terms of monitoring made by the local parliament, it is not as strong as before or when the local head was elected through the mechanism of local parliament in accordance with the law no. 22. in the year of 1999.

IMPROVING STUDENTS’ LISTENING COMPREHENSION OF SMA NEGERI 2 LUWUK THROUGH ADAPTING DICTOGLOSS

BAHASANTODEA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.83 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengkaji tingkat pemahaman siswa dalam menyimak melalui adaptasi Dictogloss dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berlangsung selama 2 siklus dengan melibatkan 31 orang siswa SMA sebagai subjek penelitian. Di setiap pertemuan, proses pembelajaran terdiri dari 4 tahap yaitu: preparation, dictation, discussion, dan analysis and correction. Data kualitatif diperoleh dari lembar observasi, catatan lapangan dan kuesioner, dan data kuanitatif diperoleh dari evaluasi 1 dan evaluasi 2. Setelah implementasi teknik Dictogloss, diperoleh data dari siklus 1, skor rata-rata 78,06, mencapai KKM, namun persentase keberhasilan siswa tidak mencukupi, 58,06%. Setelah melakukan refleksi kegiatan, peneliti merevisi perencanaan pembelajaran berdasarkan pada tiga aspek yaitu persiapan, alokasi waktu, dan tindakan. Pada siklus 2 diperoleh skor rata-rata 89,68, dan persentasi keberhasilan siswa 96,77%. Kedua perolehan tersebut telah memenuhi prasyarat kesuksesan dari penelitian ini. Berdasarkan penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa teknik Dictogloss efektif dalam meningkatkan tingkat pemahaman menyimak siswa, kosakata, pengucapan, dan juga minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Kata kunci: Meningkatkan, Kemampuan Menyimak, Teknik Dictogloss

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN PADA MATERI PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERSAMA MELALUI METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) SDN. 2 MAKMUR KABUPATEN BIREUEN

Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted based on the lack of civic education learning outcomes matter Joint Decision 2 Elementary School in Prosper, as a result of the use of learning methods are still lacking to arouse student interest. This study aims to improve learning outcomes Civics Material Rewarding joint decision on the Student Grade 5 Elementary School 2 Makmur by applying the method of playing a role (Role Playing). This study was conducted with the design of classroom action research (CAR) with a model of the teacher as researcher. The results showed that the application of the method of playing a role in the learning material Civics Appreciating the joint decision to improve learning outcomes Civics in Elementary School fifth grade students 2 Makmur. Improved learning outcomes Civics joint decision Appreciate material is characterized by an increase in the value achieved in the evaluation of learning outcomes in each cycle.  

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dan Inkuiri Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pada Konsep Dampak Pencemaran Lingkungan Terhadap Kesehatan

Biotik Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Biotik
Publisher : UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Inkuiri pada konsep dampak pencemaran lingkungan terhadap kesehatan, menggunakan metode eksperimen dengan rancangan Statistic group pretes-postes design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhamadiyah Aceh. Kelas pertama dibelajarkan dengan model pembelajaran PBL dan kelas kedua dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri. Analisis data tentang model pembelajaran PBL dan Inkuiri terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Data penelitian diuji dengan t-test, menggunakan program statistik software komputer. Hasil penelitian menunjukkan nilai kemampuan berpikir kritis pada model pembelajaran PBL dan Inkuiri dengan t-hitung > t-tabel (3,20 > 2,00), dengan nilai postest mean PBL = 72,25 dan mean Inkuiri = 81,00. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada model PBL dan Inkuiri. Kata Kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning, Inkuiri, Kemampuan Berpikir Kritis, dan Pencemaran Lingkungan This study aims to determine the improvement of students critical thinking skills through the application of the Problem Based Learning (PBL) and Inquiry on the concept of the impact of environmental pollution on health, using experimental methods to design pretest-posttest Statistic group design. The population in this study were students of the Faculty of Public Health, University of Muhammadiyah in Aceh. First class learned with PBL learning model and the second class learned with inquiry learning model. Analysis of data on PBL and inquiry learning model to increase students critical thinking skills. Data were tested by t-test, using a statistical software program computer. The results show the value of critical thinking skills in the PBL and inquiry learning model with t count> t-table (3.20> 2.00), with a mean post-test score and the mean PBL = 72.25 and mean Inquiry = 81.00. It can be concluded that there is an increase in students critical thinking skills and inquiry PBL model. Keyword: Learning Model of Problem Based Learning, Inquiry, Critical Thinking Skills, and Environmental Pollution

TATA PERDAGANGAN PERIKANAN INDONESIA MELALUI INTRODUKSI STANDAR INTERNASIONAL SEAFOOD ECOLABELING

Program Kreativitas Mahasiswa - Gagasan Tertulis PKM-GT-2014
Publisher : Ditlitabmas, Ditjen DIKTI, Kemdikbud RI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.824 KB)

Abstract

Ecolabel is certification products give information to consumers that product life cycle in environmental effect negative a relatively small. World trade of fishery has shaded various provisions and regulation to keep the environmental sustainability (UNCLOS, CITES, act fishery). The arrangement trade fishery in Indonesia through a system of national logistics fish require useful aspect on this. Ecolabeling as one of the application of preserve the living environment more practical and interesting. Implementation seafood ecolabeling on trade fish in Indonesia can practiced on system logistics fish national which includes the application on fishing vessel, fish auction center, fish culture, fish processing and fish market. The application of ecolabelling manifested by sharing form model label the inspired, interesting and raises of awareness on the environment.Keywords: commercial fisheries, logistics environment, ecolabelling

Penggunaan Sensor FIGARO TGS 2600 Berbasis Mikrokontroller AT89S51 Sebagai Pendeteksi Kebocoran Gas Elpiji

JITROKOM Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : JITROKOM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract - Design of LPG leak detector using figaro sensor TGS 2600-based microcontroller AT89S51 is used to detect leaks in the LPG cylinder. By making this tool writer wanted to know the ability of the sensor to detect leakage of LPG gas which is controlled by the microcontroller AT89S51 and marked with an indicator light and sound buzzer. The results manufacture of tools and has attempted to use the gas in the lighter, the sensor can detect gas leaks and will be sent by the ADC to microcontroller to be processed if the gas in a safe condition, the standby state or dangerous conditions. Data collected via literature methods, methods of design and test method. Microcontroller usage as a means to interact with todays equipment is controlled mostly developed. This is because the design is relatively easy and low prices. Microcontroller is a control equipment that is already widely used in industrial applications electronics, industrial machinery, and others. Microcontroller can be implemented in various types of industries and has many variants or types so that it becomes a control equipment that ought to be considered. The authors conclude that the gas leak gas detector is the right choice for use in security purposes. Keywords: Leaks, Gas LPG, Sensor, Microcontroller Intisari - Perancangan alat pendeteksi kebocoran gas elpiji dengan menggunakan sensor figaro TGS 2600 berbasis mikrokontroler AT89S51 ini berfungsi untuk mendeteksi kebocoran pada tabung gas elpiji. Dengan pembuatan alat ini penulis ingin mengetahui kemampuan sensor mendeteksi kebocoran gas elpiji yang dikendalikan oleh mikrokontroler AT89S51 dan ditandai dengan lampu indikator dan bunyi buzzer.Dari hasil pembuatan alat dan telah dicoba menggunakan gas pada mancis, sensor dapat mendeteksi kebocoran gas dan akan dikirim oleh ADC ke mikrokontroler untuk diproses apakah gas dalam kondisi aman, kondisi siaga ataupun kondisi berbahaya. Data – data dikumpulkan melalui metode literature, metode rancang bangun dan metode uji coba. Penggunaan Mikrokontroler sebagai sarana untuk berinteraksi dengan peralatan yang dikendalikan dewasa ini banyak dikembangkan. Hal ini disebabkan karena perancangannya  yang relatif  mudah dan  harga yang murah. Mikrokontroler merupakan sebuah peralatan kendali yang sudah banyak digunakan pada aplikasi industri elektronik, industri mesin, dan lain-lain. Mikrokontroler dapat di implementasikan pada berbagai jenis industri dan memiliki banyak varian atau jenis sehingga menjadi sebuah peralatan kendali yang patut untuk dipertimbangkan. Penulis menyimpulkan bahwa alat pendeteksi gas kebocoran gas ini merupakan pilihan yang tepat untuk digunakan dalam tujuan keamanan. Kata-kata Kunci : Kebocoran, Gas Elpiji, Sensor, Mikrokontroller