Sri Anitah
Sebelas Maret University

Published : 12 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGURUTKAN POLA WARNA MELALUI METODE BERMAIN KOOPERATIF PADA ANAK KELOMPOK A2 TK TAMAN PUTERA MANGKUNAGARAN SURAKARTA TAHUN AJARAN 2013/ 2014

KUMARA CENDEKIA Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi PG-PAUD FKIP UNS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.951 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengurutkan pola warna melalui metode bermain kooperatif pada anak kelompok A2 TK Taman Putera Mangkunagaran  Surakarta tahun ajaran 2013/ 2014. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok A2 TK Taman Putera Mangkunagaran Surakarta tahun ajaran 2013/ 2014 yang berjumlah 11 anak (6 laki-laki dan 5 perempuan). Pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode bermain kooperatif dapat meningkatkan kemampuan mengurutkan pola warna. Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan anak pada setiap siklus. Ketuntasan pada pratindakan sebesar 36,36 %, siklus I 54,54% , dan siklus II 72,72%.Kata kunci: mengurutkan pola warna, metode bermain kooperatifABSTRACT: The aim of this classroom action research is to improve the skill of the colour patterning by using cooperative game method in group A2 children of Taman Putera Mangkunagaran Kindergarten Surakarta in academic year 2013/ 2014. This research performed in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection. The subject is group A2 children of Taman Putera Mangkunagaran Kindergarten Surakarta in academic year 2013/ 2014 which consist of 11 children (6 boys and 5 girls). Data are collected by using interview, observation, test, and documentation. The data validities use source triangulation, technique triangulation, and member check. Data analysis of the research uses an interactive model consisting of data reduction, data presentation, and conclusion or verification. The results shows that learning by using cooperative game method can improve the colour patterning skill in group A2 children of Taman Putera Mangkunagaran kindergarten Surakarta. It was proofed by improvement of children skill in every cycle. Capability of the tasks in precycle is 36,36%, in the first cycle is 54,54%, then in the second cycle is 72,72%.Keywords: colour patterning, cooperative game method

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGAMBAR MELALUI PEMBELAJARAN QUANTUM ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH BAKI SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2013/2014

KUMARA CENDEKIA Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi PG-PAUD FKIP UNS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.299 KB)

Abstract

Abstract:The objective of this research is to improve the drawing ability through the Quantum learning of the students in Group B of Aisyiyah Kindergarten of Baki, Sukoharjo in Academic Year 2013/2014. This research used the classroom action research wes concluded two cycles. Each cycle consisted of two meetings, and each meeting comprised planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the research were the students as many as 17 in Group B of of Aisyiyah Kindergarten of Baki, Sukoharjo in Academic Year 2013/2014. They were 9 females and 8 males. The data of the research were gathered through in-depth interview, observation, paper and pencil-based test, and documentation. The data were validated by using triangulation technique. They were then analyzed by using the interactive model of analysis comprising three components, namely: data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The result of the research shows that the Quantum learning can improve the drawing ability of the students in Group B of Aisyiyah Kindergarten of Baki, Sukoharjo in Academic Year 2013/2014. Prior to the treatment, the number of students who fulfill the minimal learning completeness criteria is only 5 (30%) are able to fulfill the minimal completeness criteria, meaning that the students’ average score in the drawing ability is classified into the low category.  Following the treatment, the number of students who fulfill the minimal learning completeness criteria becomes 11 (73%) in Cycle I and 14 (82%) in Cycle II respectively. Thus, a conclusion is drawn that the Quantum learning can improve the drawing ability of the students in Group B of Aisyiyah Kindergarten of Baki, Sukoharjo in Academic Year 2013/2014.      Keywords: Drawing ability and Quantum learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menggambar melalui pembelajaran Quantum pada anak kelompok B TK Aisyiyah Baki Sukoharjo Tahun Aajaran 2013/2014.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) berlangsung selama dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari kegiatan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah  anak kelompok B TK Aisyiyah Baki Sukoharjo, yang berjumlah 17 anak yang terdiri dari 9 anak perempuan dan 8 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, tes paper dan pencil, serta dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif yang terdiri dari tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran Quantum dapat neningkatkan kemampuan menggambar anak. Kemampuan menggambar sebelum tindakan ada 5 anak (30%) mencapai nilai tuntas (•). Pada kondisi awal ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuan menggambar anak dalam kategori rendah. Pada siklus I meningkat menjadi 11 anak (73%) mencapai nilai tuntas (•). Pada siklus II meningkat dengan 14 anak (82%) yang mencapai nilai tuntas (•).Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa melalui pembelajaran Quantum dapat meningkatkan kemampuan menggambar pada anak kelompok B TK Aisyiyah Baki Sukoharjo Tahun Aajaran 2013/2014.Kata kunci : Kemampuan Menggambar, Pembelajaran Quantum.Abstract:The objective of this research is to improve the drawing ability through the Quantum learning of the students in Group B of Aisyiyah Kindergarten of Baki, Sukoharjo in Academic Year 2013/2014. This research used the classroom action research wes concluded two cycles. Each cycle consisted of two meetings, and each meeting comprised planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the research were the students as many as 17 in Group B of of Aisyiyah Kindergarten of Baki, Sukoharjo in Academic Year 2013/2014. They were 9 females and 8 males. The data of the research were gathered through in-depth interview, observation, paper and pencil-based test, and documentation. The data were validated by using triangulation technique. They were then analyzed by using the interactive model of analysis comprising three components, namely: data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The result of the research shows that the Quantum learning can improve the drawing ability of the students in Group B of Aisyiyah Kindergarten of Baki, Sukoharjo in Academic Year 2013/2014. Prior to the treatment, the number of students who fulfill the minimal learning completeness criteria is only 5 (30%) are able to fulfill the minimal completeness criteria, meaning that the students’ average score in the drawing ability is classified into the low category.  Following the treatment, the number of students who fulfill the minimal learning completeness criteria becomes 11 (73%) in Cycle I and 14 (82%) in Cycle II respectively. Thus, a conclusion is drawn that the Quantum learning can improve the drawing ability of the students in Group B of Aisyiyah Kindergarten of Baki, Sukoharjo in Academic Year 2013/2014.      Keywords: Drawing ability and Quantum learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menggambar melalui pembelajaran Quantum pada anak kelompok B TK Aisyiyah Baki Sukoharjo Tahun Aajaran 2013/2014.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) berlangsung selama dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari kegiatan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah  anak kelompok B TK Aisyiyah Baki Sukoharjo, yang berjumlah 17 anak yang terdiri dari 9 anak perempuan dan 8 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, tes paper dan pencil, serta dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif yang terdiri dari tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran Quantum dapat neningkatkan kemampuan menggambar anak. Kemampuan menggambar sebelum tindakan ada 5 anak (30%) mencapai nilai tuntas (•). Pada kondisi awal ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuan menggambar anak dalam kategori rendah. Pada siklus I meningkat menjadi 11 anak (73%) mencapai nilai tuntas (•). Pada siklus II meningkat dengan 14 anak (82%) yang mencapai nilai tuntas (•).Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa melalui pembelajaran Quantum dapat meningkatkan kemampuan menggambar pada anak kelompok B TK Aisyiyah Baki Sukoharjo Tahun Aajaran 2013/2014.Kata kunci : Kemampuan Menggambar, Pembelajaran Quantum.

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP BERAT RINGAN DENGAN METODE EKSPERIMEN PADA ANAK KELOMPOK B 1 TK PERTIWI PULOSARI KEBAKKRAMAT KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2013/2014

KUMARA CENDEKIA Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi PG-PAUD FKIP UNS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.223 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep berat ringan dengan metode eksperimen pada anak kelompok B 1 TK Pertiwi Pulosari Kebakkramat Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan dengan empat tahap, yaitu  perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B 1 TK Pertiwi Pulosari Kebakkramat Karanganyar yang berjumlah 21 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, pemberian tugas, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunaan metode eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep berat ringan pada anak kelompok B 1 TK Pertiwi Pulosari Kebakkramat Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014.Kata kunci: Pemahaman konsep berat ringan, Metode eksperimenAbstract: The objective of this research is to improve the conceptual understanding on weight “Heavy and Light” to the children group B1 of Pertiwi Kindergarten Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar in Academic Year 2013/2014. This research used the classroom action research with two cycles. Each cycle lasted for two meetings and consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the research were the children as many as 21 in group B1 of Pertiwi Kindergarten of Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar. The data of the research were gathered through observation, task-assigning, in-depth interview, documentation. They were validated by using the data source triangulation and the data gathering technique triangulation. The data were then analyzed by using the interactive model of analysis consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The result of the research shows that the experiment method can improve the conceptual understanding on weight: “Heavy and Light”.to the children group B 1 of Pertiwi Kindergarten Pulosari Kebakkramat Karanganyar in academic year 2013/2014.Keywords: Conceptual understanding on weight: “Heavy and Light”, experiment method

PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) DAN JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA TAHUN AJARAN 2012/2013. (Studi Eksperimen Pada Kelas X SMAN 1 Keruak Lombok Timur)

Jurnal Pendidikan Insan Mandiri Vol 1, No 1 (2014): Pendidikan Ekonomi
Publisher : Jurnal Pendidikan Insan Mandiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is aimed at finding out (1)  the effect of STAD and Jigsaw cooperatives learning toward economics learning achievement; (2) the effect of high and low motivations toward economics learning achievement; (3) the interaction between motivation and teaching learning, STAD and Jigsaw types toward economics learning achievement.              This study was quantitative research by using experiment method. The population of the study was all students of tenth grade of SMA Negeri 1 Keruak Lombok Timur, in the academic year 2012/2013, the sample was determined by using cluster random sampling and got 2 classes. The teaching learning model in the first experimental class used STAD of XB consisting of 36 students while in the second experimental class used Jigsaw of XF consisting of 35 students.             The techniques of collecting data were test for economics achievement, questionnaires for students’ motivation, and documentation. To analyze the hypothesis, the researcher used two-way analysis of variance with a 2x2 factorial design and the significant level was 5%.  The prerequisite test of normality and homogeneity were analyzed by using SPSS 17 software.               From the analysis, it can be concluded that: (1) there is effect of STAD and Jigsaw cooperatives learning toward economics learning achievement; (2) there is effect of high and low motivations toward economics learning achievement; (3) there is no interaction between motivation and teaching learning types STAD and Jigsaw toward economics learning achievement.Keywords: Cooperative Learning, Student Teams Achievement Divisions, Jigsaw, Motivation, Economics Achievement.

SIKAP KEWIRAUSAHAAN DITINJAU DARI PENDIDKAN ORANG TUA DAN PRESTASI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK NEGERI I KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Jurnal Pendidikan Insan Mandiri Vol 1, No 1 (2014): Pendidikan Ekonomi
Publisher : Jurnal Pendidikan Insan Mandiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Pengaruh pendidikan orang tua terhadap sikap kewirausahaan siswa (2) pengaruh prestasi belajar kewirausahaan terhadap sikap kewirausahaan siswa dan (3) pengaruh pendidikanorang tua dan prestasi belajar secara barsama sama terhadap sikap kewirausahaan. Penelitian  kuantitatif dengan mendekatan  survey. Populasi penelitian adalah siswa SMK Negeri I Kebumen semua  siswa kelas II untuk semua program studi akuntansi, perkantoran, pemasaran, rekayasa perangkat lunak dan  multimedia sejumlah 425 siswa dan sampel sebesar 64 siswa ditentukan secara proportionate stratified  random sampling. Analisis data  menggunakan  regresi.      Hasil pengujian hipotesis menunjukkan: terdapat pengaruh pendidikan orang tua dan prestasi belajar secara bersama-sama terhadap sikap kewirausahaan dengan koefisien korelasi sebesar 0,822 pada taraf signifikansi 5%. Sedangkan kontribusi secara bersama-sama variabel X1  dan X2 terhadap Y = R2 x 100 % atau 0,82242 x 100%  = 67.60 %  Sumbangan efektif X1 sebesar 13,21 % dan X2 sebesar 54,39 % ,sedangkan sisanya sebesar 32,40 % ditentukan faktor lain. Kemudian mengenai besar kecilnya kualitas sikap kewirausahaan siswa dapat diprediksi melalui presamaan regresi  Ŷ = 90,877 +3,481 X1 +0,899 X2. Hasil penelitian ini dapat ditunjukkan dalam beberapa sub kesimpulan: Besarnya pengaruh pendidikan orang tua terhadap sikap kewirausahaan dengan koefisien korelasi sebesar 0,470 pada taraf signifikansi 5% sedangkan kontribusi variabel X1 terhadap Y sebesar 22,10 percent sedangkan sisanya sebesar 77,90 percent ditentukan faktor lain. (2) Besarnya pengaruh prestasi belajar kewirausahaan terhadap sikap kewirausahaan dengan koefisien korelasi sebesar 0,777 pada taraf signifikansi 5% sedangkan kontribusi variabel X2 terhadap Y sebesar 60,30 %  sisanya sebesar 39,70 % ditentukan oleh faktor lain. (3) Besarnya hubungan pendidikan orang tua dengan prestasi belajar kewirausahaan  dengan koefisien korelasi sebesar 0,270 % pada taraf signifikansi 5% sedangkan kontribusi variabel X1 dengan X2 sebesar 7,29 % sedangkan sisanya 92,71 % ditentukan oleh faktor lain.  Dari hasil penelitian disarankan untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap positip kewirausahaan melalui upaya-upaya peningkatan proses  pembelajaran (1) Bagi guru terkait dengan model metode dan media pembelajaran.(2) Bagi siswa terkait dengan kemaandirian, kedisiplinan, tanggungjawab, percaya diri, (3)Bagi sekolah terkait dengan penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran, dan (4) Bagi orang tua siswa terkait dengan perhatian dan pengontrolan aktifitas dirumah yang mengarah pada aktifitas kemandirian anak.                                                        Kata kunci: Sikap kewirausahaan, pendidikan orang tua, prestasi belajar siswa

PENGARUH PEMBELAJARAN EKONOMI DENGAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DAN THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMA N 2 SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Jurnal Pendidikan Insan Mandiri Vol 1, No 2 (2014): Pendidikan Ekonomi
Publisher : Jurnal Pendidikan Insan Mandiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.556 KB)

Abstract

Liana Vivin Wihartanti. S991108009. The Effect of Economics Learning by Cooperative Learning of Think Pair Share (TPS) and Think Talk Write (TTW) Types on The Students’ Learning Performance Viewed from the Learning Motivation of the Eleventh Grade Students of Public Senior High School 2 Sragen Year 2012/ 2013. Thesis. First Consultant: Prof. Dr. Sri Anitah W., M.Pd, second Consultant: Dr. Asri Laksmi Riani, M.Si. Economics Educational Study Program, Postgraduated Program of Sebelas Maret University Surakarta. 2013.This study is aimed at finding out (1) To analyze the effect of Think Talk Write (TTW) and Think Pair Share (TPS) learning methods on the students’ economic learning performance, (2) To analyze the effect of high level of learning motivation, medium level of motivation, and low level of learning motivation on the students’ economics learning performance, (3) To analyze the interaction of effect between learning methods and learning motivation level on the students’ economics learning performance.This study was quantitative research quasi experimental method. The population in this study included the entire eleventh grade IS students of Public Senior High School 2 Sragen of academic year 2012/ 2013, which consisted of three classes. Those three classes were XI IS 1, XI IS 2, XI IS 3, where the amount of whole population in this study was 98 students. The sampling used cluster random sampling technique. The sample in this study were XI IS 2 class, which consisted of 32 students as the experiment I class, and XI IS 3, which consisted of 33 students as the experiment II class.The data techniques of collecting data were test for economics achievement, questionnaires for students’ motivation and documentation. To analyze the the hypothesis, the researcher used two-way analysis of varience with a 2x2 factorial design and the significant level was 5% . The prerequirement test in this study used normality test by Kolmogorov-Smirnov Z test and Homogeneity test with F-test.From the analysis, it can be concluded that: (1) There is effect of  Think Pair Share (TPS) and Think Talk Write (TTW) toward economics learning achievement, (2) there is effect of high and low motivations toward economics learning achievement, (3)  there is interaction between motivation and teaching learing types Think Pair Share (TPS) and Think Talk Write (TTW) toward economics learning achievement.Keywords: Learning motivation, learning performance, Think Pair Share, Think Talk Write.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI KEGIATAN MERONCE UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B TK DHARMA WANITA 8 BLULUKAN COLOMADU TAHUN AJARAN 2012/2013

KUMARA CENDEKIA Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi PG-PAUD FKIP UNS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.969 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan meronce anak melalui penerapan model pembelajaran kontekstual pada anak kelompok B TK Dharma Wanita 8 colomadu karanganyar tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK).Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus,dengan tipa siklus terdiri atas perencanaan,pelaksanaan,tindakan,observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak didik dan guru kelompok B TK Dharma wanita 8 colomadu,semester genap,tahun ajaran 2012/2013 dengan jumlah 18 anak didik.yang terdiri 6 lakilaki dan 12 perempuan serta 2 orang guru. Sumber data berasal dari informan, tempat dan peristiwa berlangsungnya pembelajaran,dan dokumen. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Validitas data menggunakan triangulasi sumber.Analisis data menggunakan analisis interaktif.Prosedur Penelitian penelitian berbasis kelas kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan pada pratindakan nilai ketuntasan mencapai 11,11%, kemudian dilakukan tinadakan pada siklus I terjadi peningkatan dengan nilai ketuntasan 22,22%,dan pada siklus II menjadi 88,99%. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan motorik halus anak dalam kegiatan meronce anak kelompok B TK Dharma wanita 8 colomadu karanganyar tahun ajaran 2012/2013Kata kunci : Model Pembelajaran kontekstual, motorik halus Kegiatan meronce.ABSTRACT The purpose of this action research is to improve fine motor skills of children through child meronce activities through the application of contextual learning model to children in group B TK Dharma Wanita 8 Blulukan Colomadu academic year 2012/2013. This research is a class action (Action Rasearch ). The research was conducted in two cycles , consist of planning, action, observation, and reflection. The subjects were students and teachers of kindergarten group B Dharma Wanita 8 Blulukan Colomadu, even semester, academic year 2012/2013, consist of 18 student, they are 6 boys and 12 girls with 2 teachers. Source of data derived from the informant, places and events of learning takes place, and documents. Data collection techniques are observation, interviews, and documentary. Validity using triangulation of data sources. Analysis of the data using interactive analysis.Procedure collaborative classroom -based research studies. The results show the value of pre-action completeness reached 11.11 % , and then carried out the action on the first cycle an increase in the value of completeness 22.22 % , and the second cycle to 88.99 % . The conclusions of this research is the application of contextual learning model can improve fine motor meronce activities kindergarten children in group B Dharma Wanita 8 Colomadu Karanganyar academic year 2012/2013Keywords : Contextual Learning Model , Fine Motor Meronce Activity

Pengembangan Media Pembelajaran Virtual dan Interaktif untuk Mensimulasikan Instalasi Jaringan Listrik di SMK 2 Surakarta

978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.308 KB)

Abstract

AbstrakPembelajaran instalasi listrik di SMK sering menjadi masalah karena harus tersedianya peralatan yang harus selalu membeli perangkat nyata namun setelah itu perangkat yang digunakan untuk pembelajaran tidak digunakan kembali dan juga yang penting adalah ternyata cara pembelajaran seperti ini kurang efektif karena biasanya dilakukan secara berkelompok. Pada saat pembelajaran dilakukan secara berkelompok maka ada siswa yang hanya mengandalkan hasil kerja rekan-rekannya dan ada yang tidak memperhatikan terhadap pelajaran yang diberikan akhirnya tidak menerima manfaat dari pembelajaran tersebut. Untuk itu dikembangkan sebuah media interaktif yang ditujukan untuk mensimulasikan rangkaian listrik sederhana sehingga bisa dicoba secara langsung oleh masing-masing siswa secara menarik dan interaktif sehingga setiap siswa akan menjadi senang belajar instalasi listrik dan mendapat manfaat serta bisa menyerap materi yang diinginkan. Kata kunci: media pembelajaran; media virtual interaktif; instalasi listrik sederhana

Pengembangan Media Pembelajaran Matematika pada Materi Luas Segiempat di Kelas VII SMP Baitul Quran Kabupaten Sragen

978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.987 KB)

Abstract

AbstrakPembelajaran matematika adalah siswa mampu memahami materi secara menyeluruh dan konstruktivis, bukan hanya memahami rumus namun mengetahui dari melakukan percobaan-percobaan sederhana, sehingga matematika menjadi pembelajaran bermakna. Untuk melakukan percobaan tersebut dapat menggunakan media sebagai penunjang pembelajaran. Selain itu media pembelajaran sangat penting dikembangkan guru guna menarik motivasi dan kreativitas siswa, media yang dikembangkan guru seharusnya mengacu pada karakter dan lingkungan sekitar agar pembelajaran yang berlangsung bermakna. Dalam penelitian bertujuan untukmendeskripsikan media pembelajaran yang ada disekolah, mengetahui prosedur pengembangan media, serta bagaimana menyusun media pembelajaran matematika pada materi luas segi empat yang tepat. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D. Populasi dalam penelitian ini adalah 360 siswa sedangkan metode pengambilan sampel adalah purpose sampling. Hasil pengembangan berupa media pembelajaran matematika pada materiluas segi empat, maka diperoleh hasil penelitian berupa respons siswa terhadap media yang dipakai dalam pembelajaran.  Kata kunci: matematika; media pembelajaran; segi empat 

Model Pembelajaran Terpadu Modifikasi Wolfinger di Sekolah Dasar

978-602-7561-566
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.872 KB)

Abstract

AbstrakModel pembelajaran terpadu modifikasi Wolfinger adalah model pembelajaran terpadu (integrated learning) yang berkaitan dengan kurikulum terpadu (integrated curriculum). Kurikulum terpadu menggabungkan sejumlah disiplin ilmu melalui pemaduan isi, ketrampilan dan sikap. Model pembelajaran terpadu modifikasi Wolfinger di sekolah dasar menjadi strategi pembelajaran bahasa asing yang memusatkan keterpaduan ketrampilan berbahasa. Penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa sekolah dasar masih rendah, khususnya pemahaman siswa pada bahasa Inggris. Guru perlu menciptakan model pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan model pembelajaran terpadu modifikasi Wolfinger pada mata pelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar. Responden terdiri dari delapan siswa kelas IV Sekolah Alam Bengawan Solo Kabupaten Klaten. Model pembelajaran terpadu modifikasi Wolfinger sebagai suatu konsep dapat diartikan sebagai pendekatan pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Siswa mampu memahami konsep yang dipelajari melalui pengalaman langsung lalu menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah dipahami. Melalui langkah-langkah model pembelajaran terpadu modifkasi Wolfinger, siswa dirangsang untuk mengembangkan kemampuan berbahasa disertai dengan tindakan pada mata pelajaran bahasa Inggris di lingkungan sekolahnya. Siswa yang memiliki banyak penguasaan kosakata lebih mudah menguasai keterampilan berbahasa lain. Guru sekolah dasar dapat memadukan keterampilan bahasa Inggris dengan pelajaran lain.  Kata kunci: Model pembelajaran; modifikasi wolfinger; bahasa inggris