Atikah Anindyarini
FKIP Universitas Sebelas Maret

Published : 25 Documents
Articles

Found 25 Documents
Search

NOVEL PUDARNYA PESONA CLEOPATRA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY (SEBUAH TINJAUAN STILISTIKA) Ali, Ahmad; J. Waluyo, Herman; Anindyarini, Atikah
BASASTRA Vol 1, No 1 (2012): Jurnal BASASTRA
Publisher : FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.738 KB)

Abstract

Abstract: This research aims of this study was to describe: the use of figure of speech, word selection and use of idioms; imagery, and educational values ​​embodied in the Pudarnya Pesona Cleopatra novel by Habiburrahman  El Shirazy.Metode work used is a  qualitative method. Based on the results of research style that emerged was the most hyperbole. In addition, the authors also take advantage of the choice of words from foreign languages​​, especially Arabic and English. Regional elements also appear in the novel Pudarnya Pesona Cleopatra by Habiburrahman  El Shirazy  work may be an alternative literary appreciation of learning materials in class XI High School Keywords: Pudarnya Pesona Cleopatra novel, stilistic, word selection, imagery, educational values Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kiasan, pilihan kata, dan penggunaan ungkapan, citraan, dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Pudarnya Pesona Cleopatra karya Habiburrahman El Shirazy. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, gaya bahasa yang paling sering muncul adalah hiperbola. Dari aspek piluihan kata,  penulis banyak menggunakan  kata yang sebagian besar berasal dari bahasa asing, terutama bahasa Arab dan Ingris. Elemen regional juga muncul dalam novel Pudarnya Pesona Cleopatra karya Habiburrahman El Shirazy dapat dijadikan sebagai alternatif bahan pembelajaran apresiasi sastra  kelas XI SMA.   Kata kunci: novel Pudarnya Pesona Cleopatra, stilistika, pilihan kata, citraan, nilai pendidikan
METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA SEKOLAH DASAR Aini, Annisa; Andayani, Andayani; Anindyarini, Atikah
BASASTRA Vol 1, No 1 (2012): Jurnal BASASTRA
Publisher : FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.766 KB)

Abstract

Abstract: This action research aims to increasing: (1) the students’ active in a speaking skill learnin, and (2) increasing the fourth grade students’ speaking skill of Karanganyar 1st State Elementary School in academic year 2011/2012. The result of the research shows that mind mapping method can increase the quality of speaking skill learning, both being active or the result, of fourth grade students of Karanganyar 1st State Elementary School. The increasing of being active is indicated by the acquisition of being active percentage that can be seen by four aspects. There are asking if there is something unknown, answering or giving feedback, caring of teacher’s explanation, and staying on their own chair. The average of their being active from 40 students in the first cycle increases in the second cycle from 54,4 % to 78,1 %. This research also shows that using mind mapping method can increases the result of speaking skill learning in the fourth grade students of Karanganyar 1st State Elementary School. It can be seen by the number of students who can reach the minimum completeness. In the first cycle, the number of students who get a school grade more than 68 are 25 students or 62,5 % from the total number of students (40 students). In the second cycle, the number of students who get a school grade more than 68 are 34 students or 85 % from the total number of students. Keywords:mind mapping method, the students’ active, speaking skill Abstrak: Penelitian tindakan bertujuan untuk meningkatkan: (1) keaktifan siswa dalam pembelajaran keterampilan berbicara, dan (2)  keterampilan berbicara siswa kelas IV Sekolah Negeri Karanganyar 1 tahun akademik 2011/2012 melalui penerapan metode mind mapping atau peta pikiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemetaan  pikiran dapat meningkatkan kualitas pembelajaran keterampilan berbicara, baik keaktifan maupun hasilnya. Peningkatan  dari segi keaktifan ditandai dengan  persentase siswa pada  empat aspek, yaitu yang bertanya tentang sesuatu yang belum diketahui, menjawab atau memberikan umpan balik, memahami penjelasan guru, dan tenang dalam pembelajaran. Rata-rata siswa yang aktif dari 40 siswa meningkatkan dari siklus pertama ke siklus kedua, yaitu dari 54,4% menjadi 78,1%. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunakan metode pemetaan pikiran dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan berbicara siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Karanganyar 1. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang dapat mencapai ketuntasan minimal. Pada siklus pertama, jumlah siswa yang mendapatkan nilai tuntas lebih dari nilai 68 ada 25 siswa atau 62,5% dari jumlah total siswa (40 siswa). Pada siklus kedua, jumlah siswa yang mendapatkan nilai lebih dari nilai 68 adalah 34 siswa atau 85% dari jumlah total siswa.   Kata kunci:  metode mind mapping (peta pikiran),  keaktifan siswa, keterampilan berbicara
GAYA BAHASA DALAM NOVEL TERJEMAHAN SANG PENGEJAR LAYANG-LAYANG (THE KITE RUNNER) KARYA KHALED HOSSEINI Maya Setia Ekawati, Dian; Sumarwati, Sumarwati; Anindyarini, Atikah
BASASTRA Vol 1, No 1 (2012): Jurnal BASASTRA
Publisher : FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.183 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this research is : (1) to describes the dominant language of style is use by Khaled Hosseini in the translation novel The Kite Runner, and (2) perception readers againt the used language of style in novel. The sampling technique used was purposive sampling. Data collection techniques used were in-depth interviews and document analysis. Data analysis technique used is the interactive analytical model that includes four components, namely data collection, data reduction, data presentation, and verification. The conclusions of this study are as follows. Those figurative languages are:  figurative languages based on the sentence structure used are: (a) antithesis and (b) repetition which includes anaphora, anadiplosis, symploche, epizeuksis, epistrofa, tautotes, epanelepsis, and messodiplosis. The figurative languages based on delivering meaning are rhetoric language and figurative language. The rhetoric languages are: (a) hyperbola, (b) asyndeton, and polycideton while for the figurative languages are: (a) personification (b) simile (c) metaphor, (d) metonymies, and (e) sarcasm. Reader perception related to the using of repetition figurative language, hyperbola, personification, simile, metaphor are the most used dominant in the translated novel Sang Pengejar Layang-layang (The Kite Runner), each figurative language has different meaning and function in supporting the success of the works. The benefit of those figurative languages are vary, such as ability in creating esthetic effect in a sentence, giving clear effect on the important part of story, giving the characteristic and following certain trend on a writing, giving strong point in the content of story, concrete things which is abstract, clearing purpose, creating the real image by exaggerating story, and also helping readers’ imaginations. Keywords: translation novel, The Kite Runner novel, language style, perception readers Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) gaya bahasa yang dominan oleh Khaled Hosseini dalam dalam novel terjemahan Sang Pengejar Layang-layang dan  (2) persepsi pembaca terhadap pemakaian gaya bahasa tersebut.. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang meliputi empat komponen, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Simpulan penelitian ini adalah sebagai berikut. Gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat yang digunakan yaitu: (a) antitesis, dan (b) repetisi yang meliputi anafora, anadiplosis, simploke, epizeukis, epistrofa, tautotes, epanelepsis, dan messodiplosis. Gaya bahasa berdasarkan penyampaian makna terdiri atas bahasa retoris dan bahasa kiasan. Bahasa retoris antara lain: (a) hiperbola, (b) asindeton, dan (c) polisindeton sedangkan bahasa kiasan antara lain: (a) personifikasi, (b) simile, (c) metafora, (d) metonimia, (e) sarkasme. Persepsi pembaca terkait dengan pemanfaatan gaya bahasa repetisi, hiperbola, personifikasi, simile, dan metafora sebagai gaya yang dominan dalam novel terjemahan Sang Pengejar Layang-layang (The Kite Runner) adalah setiap gaya bahasa memiliki makna dan fungsi berbeda dalam mendukung keberhasilan suatu karya. Manfaat gaya bahasa tersebut beragam antara lain mampu menciptakan efek estetis dalam sebuah kalimat, memberikan efek penegasan pada bagian cerita yang dianggap penting, memberikan kekhasan atau mengikuti trend tertentu pada sebuah tulisan, memberikan penguatan pada isi cerita, mengkonkretkan hal-hal yang bersifat abstrak, memperjelas maksud, menciptakan citraan yang nyata dengan melebih-lebihkan cerita, serta membantu daya imajinasi pembaca   Kata kunci:  novel terjemahan, novel Sang Pengejar Layang-layang, gaya bahasa, persepsi pembaca
PENERAPAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Kusmintayu, Norma; Suwandi, Sarwiji; Anindyarini, Atikah
BASASTRA Vol 1, No 1 (2012): Jurnal BASASTRA
Publisher : FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.605 KB)

Abstract

Abstract: The aims of this research is to improve students speaking skills. The object of this research is the speaking learning of the seven grade A of SMP Negeri 5 Surakarta. The application of Mind Mapping method are to improve the quality of learning process and result of speaking learning. This research shaped Classroom Action Research. Techniques of data collection is done by observation, interviews, tests and document analysis. The research process is performed in three cycles. Every cycle consists of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The subject of this research was the A class of seven grade students of SMP Negeri 5 Surakarta, the total students is 32 and teachers as collaborators. Data collection technique are observation, interview, questionnaire, test and document analysis. The validity of the data used triangulation techniques and review the informant. Data analysis used comparative analysis techniques and technical descriptions of critical analysis. The research concludes that there is improvement of the students speaking skills by application of Mind Mapping method. The improvement of the students liveliness and motivated in speaking learning process indicates that there is improvement of learning process quality. The improvement is also shown by the increasing percentage of students speaking skills. Keywords: speaking skills, mind mapping, process quality, result quality Abstrak: Tujuan  penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara  siswa. Objek penelitian ini adalah pembelajaran berbicara siswa kelas V-A SMP Negeri 5 Surakarta dengan penerapan metode mind mapping untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran berbicara. Penelitian ini berbentuk penelitian penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, tes, dan analisis dokumen. Proses penelitian dilakukan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V-A SMP Negeri 5 Surakarta, total siswa adalah 32 dan guru sebagai kolaborator. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, tes, dan analisis dokumen. Validitas data menggunakan teknik triangulasi dan review informan. Analisis data menggunakan teknik analisis komparatif dan deskriptif dengan analisis kritis. Simpulan penelitian ini adalah terdapat peningkatan keterampilan berbicara pada siswa dengan penerapan metode mind mapping. Selain itu, juga terdapat peningkatan kualitas dan proses pembelajaran berbicara siswa yang ditunjukkan dengan meningkatnya keaktifan dan motivasi siswa. Peningkatan juga ditunjukkan oleh peningkatan persentase keteampilan berbicara siswa.   Kata kunci:  keterampilan berbicara, mind mapping, kualitas proses, kualitas hasil pembelajaran
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL NEGERI 5 MENARA KARYA AHMAD FUADI Rohmani, Siti; Fuady, Amir; Anindyarini, Atikah
BASASTRA Vol 2, No 1 (2013): Jurnal BASASTRA
Publisher : FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.993 KB)

Abstract

Abstract: The aims of this  research are to describe: (1) describing the form of code switching and code mixing, (2) the factors causing code switching and code mixing, and (3) the functions of code switching and code mixing in Negeri 5 Menara novel by Ahmad Fuadi. This analysis was a descriptive qualitative research with the conversation utterances in Negeri 5 Menara Novel by Ahmad Fuadi as the sample. The sampling technique used was purposive sampling. Technique of collecting data used was document analysis. Technique of analyzing data used was flow model of analysis.The research the researchers found: Firstly,the code switching phenomena are established in the faour formation. The code mixing phenomena are established in the seven formation. Secondly, the factors supporting code switching are related to speaker and speaker personality, speech partner, speech function and objective, and speech situation. The factors supporting code switching includes extralinguistic and intralinguistic. Extralinguistic factor relates to the characteristics of speaker such as social background, religiosity feeling, education level, and locality feeling. Intralinguistics factor relates to the absence of words in language that can accommodate the concept of meaning intended in the linguistic element inserted.Thirdly, the functions of code switching and code mix in Negeri 5 Menara novel by Ahmad Fuadi are to explain, to command, to pray, to ask question, and to confirm the intention. Keywords: code switching, code mixing, function, factors supporting Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk alih kode dan campur kode, (2) faktor penyebab alih kode dan campur kode, dan (3) fungsi alih kode dan campur kode novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel percakapan pada novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis mengalir. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, gejala alih kode terjalin dalam empat formasi. Gejala campur kode terjalin dalam tujuh formasi. Kedua, faktor pendorong alih kode berkaitan dengan pembicara dan pribadi pembicara, mitra tutur, fungsi dan tujuan pembicaraan, dan situasi pembicaraan Faktor pendukung meliputi alih kode extralinguistic dan intralinguistik. Faktor extralinguistic berkaitan dengan karakteristik speaker seperti latar belakang sosial, religiusitas perasaan, tingkat pendidikan, dan lokalitas perasaan. Faktor Intralinguistics berkaitan dengan adanya kata-kata dalam bahasa yang dapat menampung konsep makna yang dimaksudkan dalam elemen linguistik dimasukkan. Ketiga, fungsi alih kode dan campur kode novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi adalah untuk menjelaskan, memerintah, berdoa, bertanya, dan menegaskan maksud. Kata Kunci: alih kode, campur kode, fungsi, faktor pendorong
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL NEGERI 5 MENARA KARYA AHMAD FUADI Rohmani, Siti; Fuady, Amir; Anindyarini, Atikah
BASASTRA Vol 1, No 2 (2013): Jurnal BASASTRA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.993 KB)

Abstract

Abstract: The aims of this  research are to describe: (1) describing the form of code switching and code mixing, (2) the factors causing code switching and code mixing, and (3) the functions of code switching and code mixing in Negeri 5 Menara novel by Ahmad Fuadi. This analysis was a descriptive qualitative research with the conversation utterances in Negeri 5 Menara Novel by Ahmad Fuadi as the sample. The sampling technique used was purposive sampling. Technique of collecting data used was document analysis. Technique of analyzing data used was flow model of analysis.The research the researchers found: Firstly,the code switching phenomena are established in the faour formation. The code mixing phenomena are established in the seven formation. Secondly, the factors supporting code switching are related to speaker and speaker personality, speech partner, speech function and objective, and speech situation. The factors supporting code switching includes extralinguistic and intralinguistic. Extralinguistic factor relates to the characteristics of speaker such as social background, religiosity feeling, education level, and locality feeling. Intralinguistics factor relates to the absence of words in language that can accommodate the concept of meaning intended in the linguistic element inserted.Thirdly, the functions of code switching and code mix in Negeri 5 Menara novel by Ahmad Fuadi are to explain, to command, to pray, to ask question, and to confirm the intention. Keywords: code switching, code mixing, function, factors supporting Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk alih kode dan campur kode, (2) faktor penyebab alih kode dan campur kode, dan (3) fungsi alih kode dan campur kode novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel percakapan pada novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis mengalir. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, gejala alih kode terjalin dalam empat formasi. Gejala campur kode terjalin dalam tujuh formasi. Kedua, faktor pendorong alih kode berkaitan dengan pembicara dan pribadi pembicara, mitra tutur, fungsi dan tujuan pembicaraan, dan situasi pembicaraan Faktor pendukung meliputi alih kode extralinguistic dan intralinguistik. Faktor extralinguistic berkaitan dengan karakteristik speaker seperti latar belakang sosial, religiusitas perasaan, tingkat pendidikan, dan lokalitas perasaan. Faktor Intralinguistics berkaitan dengan adanya kata-kata dalam bahasa yang dapat menampung konsep makna yang dimaksudkan dalam elemen linguistik dimasukkan. Ketiga, fungsi alih kode dan campur kode novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi adalah untuk menjelaskan, memerintah, berdoa, bertanya, dan menegaskan maksud. Kata Kunci: alih kode, campur kode, fungsi, faktor pendorong
PEMBELAJARAN KAIDAH BAHASA INDONESIA DAN KETERAMPILAN BERBAHASA SECARA TERPADU DENGAN PENDEKATAN FOCUS ON FORM PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Sumarwati, Sumarwati; Anindyarini, Atikah; Fuady, Amir
LITERA Vol 13, No 1: LITERA APRIL 2014
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21831/ltr.v13i1.1906

Abstract

This study aims to: (1) map the students’ needs to enhance their understanding of grammar (2) map the teachers’ needs to overcome students’ low understanding of grammar, and (3) design a grammar teaching model. This was a research and development study. The research subjects were Grade VIII students of twelve junior high schools. Theresults indicate that (1) the majority of students say that it is necessary to have more intensive teaching and learning of Indonesian grammar; (2) they state that it is necessary to learn all the components of grammar more intensively; (3) all teachers do not deliver the knowledge about grammar beyond the competency standard; (4) the main problemsthat teachers experience in teaching grammar through an integration of all language skills are materials preparation, strategy selection, and assessment; and (5) the teaching model to implement “focus on form” includes instructional process, interactive feedback, text comprehension enhancement, task-based instruction, collaborative tasks, and discoursebased approach.
NOVEL JOKOWI SI TUKANG KAYU KARYA GATOTKOCO SUROSO SEBAGAI MATERI AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA DAN NILAI KARAKTER Handarini, Inung; Saddhono, Kundharu; Anindyarini, Atikah
BASASTRA Vol 6, No 1 (2018): Jurnal BASASTRA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.548 KB)

Abstract

Abstract:The purpose of this research is to describe and explain: (1) the characterization of the figures in the novel Jokowi Si Tukang Kayu by Gatotkoco Suroso, (2) the inner conflict experienced by the main figure, (3) the values of character education in the novel Jokowi Si Tukang Kayu by Gatotkoco Suroso, (4) the relevance of the values of character education as teaching materials of literature appreciation in senior high school. This research is a descriptive qualitative research which used pscychology literature. The technique of data analysis used was interactive analysis technique. The result of this research showed that the characterization of the figures in the novel Jokowi Si Tukang Kayu by Gatotkoco Suroso are described through three dimensions, dimension of psysiological, psychological, and sociological. Novel Jokowi Si Tukang Kayu also contained 18 values of character education, that are religious, honest, tolerance, discipline, hardwork, creative, independent, democratic, curiosity, spirit of nationality, love the motherland, appreciating achievement, friendly/ communicative, love and peace, loving to read, care for the environtment, social care, and responsibility. Novel Jokowi Si Tukang Kayu is relevant to be used as teaching materials of literature appreciation in senior high school at class XII.Keywords: psychological literature, figure, innerconflict, Jokowi Si Tukang Kayu Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan: (1) perwatakan tokoh dalam novel Jokowi Si Tukang Kayu karya Gatotkoco Suroso, (2) konflik batin yang dialami tokoh utama, (3) nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Jokowi Si Tukang Kayu, dan (4) relevansi novel Jokowi Si Tukang Kayu sebagai materi ajar apresiasi sastra di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil peneitian ini menunjukkan bahwa perwatakan tokoh dalam novel Jokowi Si Tukang Kayu digambarkan melalui tiga dimensi, yaitu dimensi fisiologis, psikologis, dan sosiologis. Novel Jokowi Si Tukang Kayu juga mengandung 18 nilai pendidikan karakter, yakni nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/ komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Novel Jokowi Si Tukang Kayu relevan untuk dijadikan sebagai materi ajar apresiasi sastra di SMA kelas XII.Kata Kunci: psikologi sastra, watak, konflik batin, nilai pendidikan karakter.
PENERAPAN METODE PEMODELANUNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS XI IPA 3 SMA NEGERI KEBAKKRAMAT Kirana, Candra; Suwandi, Sarwiji; Anindyarini, Atikah
BASASTRA Vol 3, No 2 (2015): Jurnal BASASTRA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.733 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan menulis naskah drama siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri Kebakkramat dengan metode pemodelan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pemodelan dapat meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan menulis menulis naskah drama siswa kelas XI IPA 3 SMA Negara Kebakkramat dari pratindakan ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Hal itu ditunjukkan dengan adanya peningkatan: (1) motivasi siswa dari siklus I ke siklus II yang cukup signifikan; (2) rata-rata nilai karya siswa pada siklus I 75,14 pada pratindakan 64,86 dan 79,03 pada siklus II.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI KOMPLEKS MELALUI METODE KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE PADA SISWA SMK Sari, Anggun Melati; Suwandi, Sarwiji; Anindyarini, Atikah
BASASTRA Vol 3, No 3 (2015): Jurnal BASASTRA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.186 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan  motivasi belajar dan keterampilan menulis teks eksplanasi kompleks pada siswa kelas XI AK 1 SMK N 6 Surakarta dengan menerapkan metode kooperatif tipe picture and picture. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI AK 1 SMK N 6 Surakarta yang berjumlah 33 siswa. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi data, triangulasi metode, dan riview informan. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif. Prosedur penelitian adalah model spiral yang saling berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode kooperatif tipe picture and picture dapat meningkatkan motivasi  dan keterampilan menulis teks eksplanasi kompleks pada siswa kelas XI AK 1 SMK N 6 Surakarta dari pratindakan ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Hal itu ditunjukkan dengan adanya peningkatan: (1) motivasi siswa dari siklus I ke siklus II yang cukup signifikan; (2)  rata-rata nilai keterampilan menulis siswa, yaitu dari 49,09 pada pratindakan menjadi 72,07 pada siklus I, dan 82,07 pada siklus II.