Articles

Found 35 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Dua Angka Menggunakan Alat Peraga di Kelas I SD GKST Hanggira

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 11 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.908 KB)

Abstract

Masalah yang paling mendasar dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran yang berpusat pada guru sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka Peneliti menggunakan media alat peraga dalam pembelajaran. Penggunaan alat peraga ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SD GKST Hanggira pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka. Desain penelitian adalah peneltian tindakan kelas yang dikemukakan oleh Arikunto yang terdiri atas empat komponen yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, (4) refleksi. Subyek penelitian ini adalah para siswa kelas I SD GKST Hanggira dan dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil observasi siklus I materi penjumlahan bilangan dua angka menunjukkan bahwa partisipasi siswa masih digolongkan pada kategori kurang sedangkan aktivitas guru telah berada pada kategori baik. Dari hasil tes akhir pada siklus I diperoleh hasil tuntas belajar klasikal 60%. Pada observasi siklus II materi pengurangan bilangan dua angka terlihat bahwa partisipasi siswa telah digolongkan pada kategori baik sedangkan aktivitas guru telah berada pada kategori sangat baik. Hasil tes akhir siklus II diperoleh tuntas belajar klasikal 93,33%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SD GKST Hanggira pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka. Kata Kunci: Alat Peraga, Hasil Belajar Siswa, Penjumlahan dan Pengurangan, Bilangan Dua Angka.

PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN USAHA PADA PT. TETY KUSUMA KENCANA FARM

Agora Vol 1, No 1 (2013): Agora, Jurnal Mahasiswa Manajemen Bisnis
Publisher : Agora

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan fungsi manajemen, situasi lingkungan internal dan eksternal usaha pada PT.Tety Kusuma Kencana Farm. Setelah itu digunakan analisa matriks SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan usaha PT. Tety Kusuma Kencana Farm. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif studi kasus. Penetapan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan memilih lima informan kunci yang benar-benar mengetahui kondisi perusahaan secara detail. Kemudian data diuji keabsahannya dengan menggunakan metode triangulasi sumber. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan perusahaan yang terdiri atas fungsi Planning, Organizing, Actuating, Controlling sudah berjalan dengan baik. Dari analisis lingkungan internal pada empat aspek, yaitu SDM, Keuangan dan dan Produksi dan Pemasaran diketahui bahwa terdapat permasalahan pada aspek Sumber Daya Manusia. Sedangkan untuk menganalisis lingkungan eksternal digunakan Porter’s Five Forces. Hasil dari analisis lingkungan internal dan eksternal tersebut diolah ke dalam analisis SWOT. Dari hasil analisis, dapat disarankan bagi PT. Tety Kusuma Kencana Farm untuk menerapkan strategi cost leadership.

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Menghitung Luas Bangun Datar Melalui Metode Penemuan Terbimbing di Kelas IV SD Negeri 3 Marowo

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.064 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada materi menghitung luas bangun datar siswa kelas IV di SDN 3 Marowo. Masalah utama adalah rendahnya hasil belajar siswa dalam menghitung luas bangun datar khususnya persegi panjang dan segitiga. Jenis Penelitian ini Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan memperoleh deskripsi penggunaan metode penemuan terbimbing pada langkah orientasi siswa pada pembelajaran, mengorganisasikan siswa, membimbing penemuan, dan mempresentasikan hasil. Rancangan penelitian dilakukan dalam dua siklus, mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 3 Marowo berjumlah 25 orang tahun ajaran 2013/2014. Persentase ketuntasan belajar klasikal siklus I 60% dan siklus II 100%. Persentase observasi aktivitas siswa  siklus I 58,75% (sangat kurang) dan siklus II 82,14% (baik), sedangkan observasi aktivitas guru siklus I 76,25% (cukup) dan siklus II 95,24% (sangat baik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 3 Marowo pada materi menghitung bangun datar. Kata Kunci: hasil belajar,  penemuan terbimbing, luas bangun datar

PENGARUH LATAR BELAKANG PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS DI KELAS X SMK SWASTA TANGERANG SELATAN

Wanastra: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2019): Vol 11 No. 1 (2019) : Maret 2019
Publisher : ABA BSI Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract—The purpose of this research is to know the influence of parents' educational background on the English language skills of vocational students in South Tangerang. The research method used is survey method. Samples of 72 students were randomly selected with a simple random technique. Data collection was done by documentation technique and questionnaire distribution. Data analysis using descriptive analysis and multiple regression analysis. Statistical test using t test and F test. The results showed: (1) there is a significant influence between the parent's student education background simultaneously from English Class X. This is evidenced by the value Fo = 28,204 and Sig. 0,000 <0.05. Contributions provided with parents' parent background variables contribute 45% to the English proficiency variable. (2) There is a significant influence on the ability of the students of the class X grade in SMK in South Tangerang. This is evidenced by the value of t arithmetic = 2.48 and Sig. 0.016 <0.05. Variable of parental education background in improving English ability equal to 13,056%. (3) There is a significant influence on English proficiency. Student class X SMK in South Tangerang. This is evidenced by the value of t arithmetic = 4.881 and Sig. 0,000 <0.05. Keywords: parents’educationalbackground, English. Knowledge. Abstrak—Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latar belakang pendidikan orang tua terhadap kemampuan bahasa Inggris siswa SMK di Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sampel dari 72 siswa dipilih secara acak dengan teknik acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan penyebaran kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Uji statistik menggunakan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara latar belakang pendidikan orang tua siswa secara simultan dari Bahasa Inggris Kelas X. Hal ini dibuktikan dengan nilai Fo = 28,204 dan Sig. 0,000 <0,05. Kontribusi yang diberikan bersama variabel latar belakang pendidikan orang tua siswa memberikan kontribusi 45% terhadap variabel kemampuan mata pelajaran bahasa Inggris. (2) Ada pengaruh signifikan orang tua terhadap kemampuan siswa kelas bahasa Inggris kelas X SMK Swasta di Tangerang Selatan. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung = 2,48 dan Sig. 0,016 <0,05. Variabel latar belakang pendidikan orang tua dalam meningkatkan kemampuan mata pelajaran bahasa Inggris sebesar 13,056%. (3) Ada pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mata pelajaran bahasa Inggris. Siswa kelas X SMK Swasta di Tangerang Selatan. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung = 4,881 dan Sig. 0,000 <0,05.Kata Kunci: Latar belakang pendidikan orang tua, Mata Pelajaran bahasa inggris. Pengetahuan.

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG GIZI IBU MENYUSUI DI BPS MULYATI, Amd.Keb NATAR LAMPUNG SELATAN TAHUN 2014

Jurnal Kebidanan Malahayati Vol 1, No 2 (2015): Volume 1 Nomor 2
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Gizi pada ibu menyusui sangat erat kaitannya dengan produksi air susu, yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Kekurangan gizi pada ibu menyusui selain menimbulkan gangguan kesehatan pada ibunya juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada bayinya. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2010 yang menunjukkan 12,6% proses pertumbuhan dan perkembangan anak terganggu, bayi mudah sakit dan mudah terkena infeksi ini terjadi akibat kekurangan gizi berulang dalam waktu lama, kurangnya pemberian ASI. Diketahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang gizi ibu menyusui di BPS Mulyati, Amd.Keb Natar Lampung Selatan Tahun 2014Metode penelitian: Jenis penelitian kuantitatif rancangan deskriptif dengan pendekatan Cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang menyusui yang berkunjung ke BPS Mulyati, Amd.Keb. Natar Lampung Selatan sejumlah 32 ibu nifas yang menyususi pada tanggal 16 Mei 2014 sampai dengan 11 Juni 2014. Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental sampling.Kesimpulan: Bahwa sebanyak 18 ibu (56,2%) memiliki pengetahuan tentang gizi ibu menyusui dalam kategori kurang baik, 17 ibu (53,1%) memiliki pengetahuan tentang gizi ibu menyusui berupa manfaat gizi pada ibu menyusui dalam kategori kurang baik, 18 ibu (56.2%) memiliki pengetahuan tentang gizi ibu menyusui berupa sumber gizi pada ibu menyusui dalam kategori kurang baik, 16 ibu (50%) memiliki pengetahuan tentang gizi ibu menyusui berupa dampak kekurangan gizi pada ibu menyusui dalam kategori kurang baik.Saran: Ibu nifas agar lebih meningkatkan kesadaran terhadap perlunya pengetahuan tentang gizi ibu menyusui sehingga mereka dapat mengetahui dan mengenali apa manfaat dan dampak kekurangan gizi pada ibu menyusui dengan demikian diharapkangangguan/komplikasi dalam masa nifas dapat dideteksi secara dini. Kata Kunci : Pengetahuan, Gizi, Ibu Menyusui

PENGARUH PENYULUHAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG IUD DENGAN SIKAP AKSEPTOR KB DALAM MEMILIH ALAT KONTRASEPSI IUD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAJABASA INDAH KELURAHAN RABAJASA RAYA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2018

Jurnal Kebidanan Malahayati Vol 4, No 4 (2018)
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola penggunaan alat kontrasepsi akseptor baru di Provinsi Lampung tahun 2010-2015, penggunaan alat kontasepsi IUD masih terbilang rendah jika dibandingkan dengan penggunaan alat kontasepsi berupa suntik, implant, dan pil. Pengguna alat kontasepsi IUD pada tahun 2012 sebesar 5.64%, sedangkan suntik 41.62%, implant 8.69%, dan pil 33.39%,namun pada tahun 2014 pengguna IUD mengalami peningkatan yang sangat signifikan yaitu mencapai 34.89%, sedangkan tahun 2015 pengguna IUD anjlok menjadi 6.55% (Profil Kesehatan Provinsi Lampung, Tahun 2015). Tujuan penelitian ini adalah diketahui pengaruh penyuluhan pendidikan kesehatan tentang IUD dengan sikap akseptor KB dalam menggunakan alat kontrasepsi IUD di Wilayah Kerja Puskesmas Rajabasa Indah Kelurahan Rajabasa Raya Bandar Lampung Tahun 2018. Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian pree eksperimental dengan pendekatan one group pretest – posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah akseptor KB yang tidak menggunakan IUD, dan sampel sebanyak 39 orang, teknik sampel accidental sampling. Analisa Data menggunakan uji t-tes. Hasil analisa pada penelitian yang telah dilakukan pada 39 responden dapat diketahui bahwa rata-rata sikap ibu dengan Mean 42.77 Std. Dev 7.017  S. Eror 1.124. Hasil penelitian yang dilakukan pada 39 responden menunjukan bahwa rata-rata sikap ibu dengan Mean 62.92 Std. Dev 6.643  S. Eror 1.064. Hasil uji statistik t-tes didapat nilai p-value 0.000 (<0.05) yang artinya terdapat Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Dengan Sikap Ibu Dalam Menggunakan Alat Kontrasepsi IUD Di Wilayah Kerja Puskesmas Rajabasa Indah Kelurahan Rajabasa Raya Bandar Lampung Tahun 2018. Saran hasil penelitian ini diharapkan bagi puskesmas untuk lebih giat dalam kegiatan promosi tentang IUD dalam program keluarga berencana seperti penyuluhan dengan macam pilihan media yang menarik dan informative, sehingga masyarakat lebih mengenal dan dapat memilih IUD sebagai alat kontrasepesi pilihan. Kata kunci : Pendidikan Kesehatan, Sikap, Intra Uteri Device

TA’TSÎR ISTIKHDÂM WASÎLAH AL-HIKÂYAH AL-MUSALSILAH ‘ALÂ MAHÂRAH AL-TALÂMÎDZ FÎ TAKALLUM BI AL-LUGHAH AL-‘ARABIYYAH BIL-MADRASAH AL-TSÂNAWIYYAH AL-AHLIYYAH 1 PALEMBANG

Taqdir Vol 4 No 1 (2018): TAQDIR
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.05 KB)

Abstract

Media adalah alat dalam pembelajaran, seorang guru menggunakannya untuk memudahkan siswa dalam proses pembelajaran. Adapun salah satu dari media pembelajaran yang bisa digunakan oleh seorang guru adalah media trip story. Karenanya Peneliti tertarik untuk menerapkan media ini dalam materi bahasa arab.   Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan uji T sebagai analisis akhirnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media trip story memiliki pengaruh pada kemampuan siswa dalam berbicara. Hal ini terlihat dari nilai siswa yang berbeda dengan nilai sebelumnya yang menggunakan kertas teks muhadatsah.

Improving Students’ Speaking Skill Through CLT An Action Research

Wanastra: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : ABA BSI Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.434 KB)

Abstract

This is an action research study that aimed to improve students’ speaking skill through communicative language teaching technique. It discusses how  communicative language teaching technique can improve students’ speaking skill. Private language schools, on other hand, tend to be better equipped than some goverment schools(thought his not always the case), at English training course students’ speaking skill is still low especially in basic level.The students of english training course find the diffilculties in speaking skill; the students have felt boring with the old techinque. Especially in improving their speaking skill.In the class room action research the writer uses  the picture reconstruction, and students have to discuss and tell in their group, each group contain of 4 until 5 students, the writer made three cycles, and the writer gives the score each cycle according to the speaking measurement.Based on the result research and concluded that the students can improve their speaking skill through communicative language teaching technique. In the first cycle the average students’ score is 60, in the second is 70 point, and in the last cycle is 80 point, and writer has made a graphic of each cycle.Keys word: Improving, speaking, communicative language teaching technique .

Motivasi Siswa Terhadap Kegiatan Pengembangan Diri Seni Tari di SMP Negeri 28 Kecamatan Kuranji Padang

SENDRATASIK UNP Vol 4, No 1 (2015): SERI A
Publisher : FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.038 KB)

Abstract

Abstract This article aims to explain the students motivation in participating in the activities of self-development of dance in Junior High School 28 Kecamatan Kuranji Padang. This type of research is qualitative and descriptive method. The object of this research is in the seventh grade students of SMPN 28 Kecamatan Kuranji Padang. Which followed the self-development activities amounted to 40 students. The data collection techniques, observation, interviews and documentation. Data analysis was performed with a qualitative approach model of Miles and Huberman. The results showed that from forty 40 students who participated in the self-development of dance, and 30 students who are not motivated, due to the lack of student motivation in training he bersunguh- not really, and a lot of joking in training only 10 righteous - properly motivated towards self-development activities of the art of dance. It can be concluded that the students have the motivation to dance. Most of the students who follow the development of the art of dance expressed themselves motivated to dance. Keywords: motivation, self-development, the art of dance.

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL DI KELAS VII SMP NEGERI 2 PALU

AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.164 KB)

Abstract

 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dalam  menyelesaikan soal cerita persamaan linear satu variabel di kelas VII SMP Negeri 2 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian diambil tiga siswa dari 36 siswa di kelas VII, yang terdiri dari satu siswa berkemampuan  tinggi, satu siswa berkemampuan sedang dan satu siswa berkemampuan rendah. Hasil penelitian ini adalah (1) jenis kesalahan yang di-lakukan oleh siswa berkemampuan tinggi berupa kesalahan fakta yaitu siswa tidak menuliskan satuan dalam  penyelesaian atau jawaban akhir pekerjaannya, kesalahan konsep yaitu salah dalam memahami soal, kesalahan prinsip yaitu tidak dapat mengubah soal cerita ke dalam model matematika, kesalahan keterampilan berupa salah dalam operasi pembagian bilangan bulat dan prosedur pekerjaan tidak lengkap. (2) jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa ber-kemampuan sedang berupa kesalahan fakta yaitu siswa tidak menuliskan satuan dalam  penyelesaian atau jawaban akhir pekerjaannya dan salah dalam menggunakan satuan luas, kesalahan konsep yaitu salah dalam memahami soal, kesalahan prinsip yaitu tidak dapat meng-ubah soal cerita ke dalam model matematika dan kesalahan keterampilan yaitu prosedur pekerjaan tidak lengkap. (3) jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa berkemampuan rendah berupa kesalahan konsep yaitu salah dalam memahami soal, kesalahan prinsip yaitu tidak dapat mengubah soal cerita ke dalam model matematika dan kesalahan keterampilan yaitu prosedur pekerjaan tidak lengkap. Kata kunci: analisis kesalahan, persamaan linear satu variabel.