Articles

MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA SMK MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DAN STRATEGI FORMULATE-SHARE-LISTEN-CREATE (FSLC) Anggraeni, Dian
Infinity Journal Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Number 1, Infinity
Publisher : STKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.102 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v2i1.20

Abstract

Makalah ini melaporkan temuan satu eksperimen dengan disain pretest-postest dengan kelompok kontrol dan menerapkan pendekatan kontekstual dan strategi formulate-share-listen-create (FSLC), untuk menelaah kemampuan pemahaman dan komunikasi matematik siswa SMK. Subyek penelitian ini adalah 80 siswa SMK program keahlian pemasaran di Bandung. Instrumen penelitian terdiri dari tes kemampuan pemahaman dan komunikasi matematik serta disposisi matematik. Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS 16.0 dan Microsoft Excel 2010, penelitian menemukan: Pencapaian dan peningkatan kemampuan pemahaman dan komunikasi matematik siswa yang memperoleh pendekatan kontekstual dan strategi formulate-share-listen-create (FSLC) lebih baik daripada pencapaian dan peningkatan kemampuan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.  Penelitian juga menemukan adanya asosiasi sedang antara kemampuan pemahaman dan komunikasi matematik, dan siswa menunjukkan disposisi matematik yang positif terhadap pendekatan kontekstual dan strategi formulate-share-listen-create (FSLC) Kata Kunci    : pendekatan kontekstual, strategi formulate-share-listen-create, pemahaman dan komunikasi matematik, disposisi matematik  This paper reports the findings from an experimental prettest-posttest control group design conducted by using contextual approach and formulate-share-listen-create (FSLC) strategy to investigate students’ mathematical understanding and communication abilities.The study involved 80 grade-11 students from SMK of marketing field program in Bandung. The instrumens of this study are mathematical undestanding test, mathematical communication test, and mathematical disposistion scale. By using SPSS 16.0 and Microsoft Excel 2010, the study found the contextual approach and formulate-share-listen-create (FSLC) strategy was able to improve students’ mathematical understanding and mathematical communication abilities better than that of conventional approach. Students’ mathematical understanding and communication abilities were classified as mediocore. Furthermore, the study found there was medium association between mathematical understanding and mathematical communication abilities, and students performed positive disposition on contextual approach and formulate-share-listen-create (FSLC) strategy. Key words     :  contextual approach, formulate strategies, share, listen, create, understanding and mathematical communication, mathematical disposition
ANALISIS STRATEGI PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB) DI KOTA SURABAYA TERHADAP PENINGKATAN REALISASI TARGET PENERIMAANNYA DARI TAHUN 2006-2011 ANGGRAENI, DIAN
JURNAL AKUNTANSI UNESA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : JURNAL AKUNTANSI UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran pada hakikatnya dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Keempat istilah tersebut merupakan satu kesatuan dalam pembelajaran. Pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang akan dan/atau sedang digunakan dapat diketahui dari langkah-langkah pembelajaran yang telah tersusun dan/atau sedang terjadi. Pendekatan pembelajaran adalah cara umum dalam memandang pembelajaran. Sedangkan strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat di dalam memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki dan/atau yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode mengajar adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dan teknik pembelajaran adalah ragam khas penerapan suatu metode sesuai dengan latar penerapan tertentu. Teknik pembelajaran mengambarkan langkah-langkah penggunaan metode mengajar yang sifatnya lebih operasional. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan teknik pembelajaran di antaranya adalah kemampuan dan kebiasaan guru, ketersedian sarana dan waktu, serta kesiapan siswa. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih strategi pembelajaran ialah tujuan pembelajaran, jenis dan tingkat kesulitan materi pelajaran, sarana, waktu yang tersedia, siswa, dan guru.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI DALAM MEMILIH WAKTU PANEN JAGUNG (Kasus Pada Petani Jagung di Kabupaten Serang Provinsi Banten) Anggraeni, Dian
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 1, No 1 (2015): Juli 2015
Publisher : Faculty of Agriculture, University of Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.809 KB) | DOI: 10.25157/ma.v1i1.29

Abstract

Jagung merupakan komoditas pangan kedua setelah padi dan sumber kalori atau makanan pengganti beras disamping itu juga sebagai pakan ternak.  Kebutuhan jagung akan terus meningkat dari tahun ke tahun, sejalan dengan peningkatan taraf hidup ekonomi masyarakat dan kemajuan industri pakan ternak.  Kasryno (2006), mengemukakan bahwa jagung dapat dimanfaatkan untuk pangan, pakan dan bahan baku industri. Tingginya permintaan untuk jagung tua (pipilan) di daerah Banten, tidak secara langsung mendorong petani untuk melakukan pemanenan jagung tua (pipilan).  Fenomena menunjukan masih banyak petani yang melakukan pemanenan jagung muda. Dalam memutuskan untuk memilih waktu panen, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan tersebut diantaranya umur, pendidikan, pengalaman usahatani, permodalan, luas lahan yang dimiliki petani, faktor harga, serta berkaitan dengan kemudahan uang tunai yang akan diperoleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam memilih waktu panen jagung.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Metode penentuan sampel menggunakan simplerandom sampling dengan total sampel sebanyak 101 petani jagung. Data dianalisis dengan menggunakan regresi logistik. Hasil dari penelitian ini adalah  secara simultan faktor umur, pendidikan, pengalaman usahatani, luas lahan, modal, harga dan kemudahan mendapatkan uang tunai berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan petani dalam memilih waktu panen jagung. Secara parsial, faktor pengalaman (X3), luas lahan usahatani (X4), modal (X5), harga(X6) dan kemudahan mendapatkan uang tunai(D), berpengaruh nyata terhadap keputusan petani dalam memilih waktu panen jagung, sedangkan faktor umu(X1) dan faktor pendidikan (X2) berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan petani dalam memilih waktu panen jagung.
APLIKASI GENERALIZED SPACE TIME AUTOREGRESSIVE (GSTAR) PADA PEMODELAN VOLUME KENDARAAN MASUK TOL SEMARANG Anggraeni, Dian; Prahutama, Alan; Andari, Shofi
MEDIA STATISTIKA Vol 6, No 2 (2013): Media Statistika
Publisher : Jurusan Statistika FSM Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.794 KB) | DOI: 10.14710/medstat.6.2.61-70

Abstract

Time series data from neighboring separated location often associated both spatially and through time. Generalized space time autoregrresive (GSTAR) model is one of the most common used space-time model to modeling and predicting spatial and time series data. This study applied GSTAR to modeling vehicle volume entering four tollgate (GT) in Semarang City: GT Muktiharjo, GT Gayamsari, GT Tembalang, and GT Manyaran. The data was collected by month from 2003 to 2009. The best model provided by this study is GSTAR (21)-I(1,12) uniformly weighted with the smallest REMSE mean 76834. Key words: GSTAR, Vehicle Volume, Space-Time Model
ANALISIS STRUCTURAL EQUATIONMODELING(SEM) UNTUK SAMPEL KECIL DENGAN PENDEKATAN PARTIAL LEAST SQUARE (PLS) Ulum, Miftahul; Tirta, I Made; Anggraeni, Dian
Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik Vol 1, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional Matematika 2014
Publisher : Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Structural Equation Modeling (SEM) sering diaplikasikan pada permasalahan sosial yang membutuhkan model yang relatif kompleks. Pendugaan parameter pada analisis SEM membutuhkan beberapa asumsi penting seperti ukuran sampel minimal 10 kali banyaknya indikator dan data harus berdistribusi normal. Pada prakteknya tidak mudah untuk memenuhi asumsi tersebut. Dalam perkembangannya terdapat sebuah metode SEM yang tidak membutuhkan asumsi tersebut yang dikenal dengan metode analisis Partial Least Square (PLS).Metode ini merupakan analisis SEM berbasis varian atau dikenal dengan SEM-PLS. Pendugaan parameter pada metode ini tidak membutuhkan ukuran sampel yang besar dan data tidak harus berdistribusi normal. Pada penelitian ini akan ditunjukkan perbandingan analisis data menggunakan metode SEM-PLS dengan metode CB-SEM. Perbandingan analisis data menggunakan data serdos yang berupa 4 variabel laten dan 24 variabel indikator yang sebelumnya sudah dianalisis menggunakan metode analisis CB-SEM dengan data ditransformasi ke z-score untuk memenuhi asumsi. Pada penelitian ini digunakan tiga macam ukuran sampel yaitu 35,55, dan 75yang diambil dari parent sample sebanyak160kemudian dilakukan tahap Bootstrapping sebanyak 50 kali. Tahap tersebut dilakukan padasetiap ukuran sampel untuk mengetahui seberapa minim ukuran sampel pada metode SEM-PLS yang representatif terhadap sample parent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran sampel yang digunakan pada metode analisis SEM-PLS adalah sebanyak 55. Nilai R2 pada ukuran sampel 55 sama baik dengan nilai R2 pada parent sample dengan data tidak ditransformasi ke z-score sebagaimana metode CB-SEM.
RANCANG BANGUN DATA WAREHOUSE DAN R BERBASIS WEB Anggraeni, Dian; Muharom, Lutfi Ali; Hadi, Alfian Futuhul
Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik Vol 1, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional Matematika 2014
Publisher : Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi sudah merupakan kebutuhan yang mendesak untuk melihat informasi dari berbagai sumber didalam pengambilan keputusan. Informasi membutuhkan suatu data yang dikelola dalam bentuk tertentu untuk memberikan arti. Perekaman data merupakan suatu aktifitas atau kejadian yang tersimpan dan membutuhkan suatu pengolahan yang baik. Data warehouseadalah salah satu bentuk pengolahan data yang nantinya digunakan untuk mendukung proses pengambilan keputusan tersebut. Data warehouse ini dimulai dari tahapan pengumpulan data, pemilihan data, perancangan data warehouse dan pemuatan data ke warehouse. Analisa data akan menggunakan program R yang terimplementasi berbasiskan web dan terintegrasi dengan data warehouse. R yang terimplementasi berbasiskan web akan mempermudah pengguna didalam pengoperasiannya. Perkembangan teknologi yang semakin maju, memungkinkan menjalankan R dengan browser. Dengan adanya data warehouse dapat dihasilkan koleksi data yang terstruktur dan integrasi dengan R dapat digunakan sebagai analisa dalam proses pengambilan keputusan.
ImplementasiMetode Penalized Maximum Likelihood Estimation Pada Model RegresiLogistikBiner Sholihin, Miftahus; Hadi, Alfian Futuhul; Anggraeni, Dian
Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik Vol 1, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional Matematika 2014
Publisher : Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model regresi logistik biner merupakan salah satu model regresi logistik yang digunakan untuk menganalisa hubungan antara satu variabel respon bersifat biner dengan beberapa variabel prediktor bersifat kategorik. Parameter dari model regresi logistik biner diduga dengan metode Maximum Likelihood Estimation (MLE) yang selanjutnya diselesaikan dengan metode iteratif Newton-Raphson. Namun, dalam suatu kondisi tertentu metode Maximum Likelihood Estimation (MLE) tidak dapat digunakan karena diperoleh penduga yang tidak konvergen. Untuk menyelesaikan hal tersebut, digunakan pendekatan metode Penalized Maximum Likelihood Estimation (PMLE) yang pertama kali diusulkan oleh Firth (1993). Penalized Maximum Likelihood Estimation (PMLE) merupakan hasil modifikasi fungsi skor likelihood menjadi fungsi skor Penalized likelihood. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder tentang pemberian kredit dari suatu badan usaha kepada peternak ayam potong, yang diperoleh dari Badan Usaha Peternakan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Langkah-langkah dalam penelitian ini yang pertama adalah melakukan pendugaan parameter pada data menggunakan metode MLE dan Iteratif Newton-Raphson dengan bantuan ProgramR. Dari data yang di analisis, ditemukan masalah yaitu penduga parameter tidak konvergen. Kedua, mencari masalah yang mengakibatkan penduga tidak konvergen menggunakan peluang ketepatan alokasi yang dilanjut dengan memeriksa ragam penduga prediktor yang dibakukan. Dari data yang dianalisis mengandung masalah pemisahan kurang sempurna. Langkah terakhir mencari penduga parameter pada data tersebut yang telah teridentifikasi masalah pemisahan kurang sempurna menggunakan Metode PMLE untuk mendapatkan model terbaik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model terbaik dari data pembeikan kredit peternak ayam potong mengandung faktor-fakor yang paling mempengaruhi pemberian kredit tersebut, antara lain: faktor pengalaman, tingkat kebersihan kandang, tingkat kelembaban kandang, dan luas area kandang.
ROBUST STANDARD ERRORS DENGAN SATORRA-BENTLER SCALED TEST STATISTIC UNTUK MENGATASI NONNORMALITAS DALAM ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM) Almira, Andina Ishmah; Tirta, I Made; Anggraeni, Dian
Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik Vol 1, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional Matematika 2014
Publisher : Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nonnormalitas dalam analisis Structural Equation Modeling (SEM) berpotensi menyebabkan hasil yangmenyesatkan. Salah satu metode uji statistik yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah robust standard errors (SErobust) dengan Satorra-Bentler scaled test statistic (TSB). Metode tersebut akan diuji pada beberapaukuran sampel dan distribusi data yang bervariasi. SErobust dan TSB yang dihasilkan akan dibandingkan dengan standard error dan uji statistik Maximum Likelihood (SEML dan TML). Selain itu ukuran Goodness of Fit (GOF) darikedua metode juga akan ditampilkan. Kedua metode bekerja dengan baik pada data normal. Sementara pada datanonnormal, ML menghasilkan SEML yang jauh lebih kecil daripada SErobust. SE yang kecil berarti underestimate dancenderung menolak model yang benar pada data nonnormal. Hal tersebut menyebabkan muncul nilai scaling corrections factor (SCF) yang berdampak pada uji statistik model. SCF untuk data normal bernilai mendekati 1, halini menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan tidak membutuhkan banyak koreksi. Sedangkan SCF untukdata nonnormal bernilai cukup besar, yang membuat TSB lebih kecil dan lebih mendekati nilai χ2 yang diharapkandaripada TML. Hal tersebut baik, karena menunjukkan bahwa robust standard errors dengan Satorra-Bentler scaled test statistic dapat menghasilkan p-value yang lebih besar, yang berarti metode tersebut cenderung menerima model yang benar dan dapat menghindari kesalahan tipe 1. Ukuran sampel data sangat berpengaruh pada hasil penelitian. Hasil penelitian yang baik terjadi pada ukuran sampel yang tidak terlalu kecil.
ANALISIS SURVIVAL DATA KEJADIAN TIES DENGAN EXACT PARTIAL LIKELIHOODPADACOX REGRESSION; STUDI KASUS DATA SISWA PUTUS SEKOLAH TINGKAT MENEGAH PERTAMA Susetyo, Achmad Budi; Hadi, Alfian Futuhul; Anggraeni, Dian
Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik Vol 1, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional Matematika 2014
Publisher : Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Tahun 2011, kasus anak putus sekolah merupakan salah satu kasus yang tergolong kasus berat  dan telah mengakar pada setiap sendi kehidupan dunia pendidikan. Sekitar 2,93% atau 3 juta jiwa anak–anak Indonesia tidak bisa menikmati dunia pendidikan dan harus mengalami putus sekolah. Dari jumlah tersebut, sekitar 30.000 jiwa berada di Jawa Timur dan 400 jiwa berada di KabupatenJember. Untuk mengurangi angka tersebut, maka penelitian ini memodelkan waktu survival anak yang beresiko mengalami putus sekolah dengan faktor-faktor yang diduga mempengaruhinya. Dalam hal ini, kasus difokuskan pada anak usia sekolah menegah pertama dengan tempat penelitian di SMP Negeri 3 SiloKabupatenJember. Metode yang digunakan adalah Cox Regression dengan estimasi koefisien regresi menggunakan Exact Partial Likelihood. Berdasarkan hasil analisis model Cox Regression dengan pendekatan Exact Partial Likelihood memiliki hasil yang lebih baik dibanding dengan model Cox Regression yang menggunakan Efron Partial Likelihood.Ditinjau dari hasil pemodelan Cox Regression, didapat bahwa variabel yang mempengaruhi survival siswa adalah variabel alamat siswa, pekerjaan orang tua, dan pondokan.Hasil analisis survival menunjukkan bahwa semakin tua umur anak yang bersekolah maka daya tahannya semakin menurun.
Fruit Nutrients of Five Species of Wild Raspberries (Rubus spp.) from Indonesian Mountain’s Forests Surya, Muhammad Imam; Suhartati, Siti; Ismaini, Lily; Lusini, Yuyun; Destri, Destri; Anggraeni, Dian; Normasiwi, Suluh; Asni, Nurul; Sidiq, Mirwan Abu Bakar
Journal of Tropical Life Science Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jtls.08.01.13

Abstract

Rubus spp. (wild raspberries) is one of genera belongs to Rosaceae, also distributed in the mountain forest of Indonesia. It has a high potency to be cultivated plant. Although, some of the potential of Rubus has already known, information of about fruit nutrients of species that distribute in the mountain forest of Indonesia are not known yet. This study was aimed to determine the fruit nutrients of five species of wild raspberries that was collected in Cibodas Botanical Garden. The results of our experiments demonstrate that the fruits nutrients contents varied among five species of wild raspberries from Indonesian mountains forests. Rubus fraxinifolius has the highest content of sugar (5.05 g sugar per 100 g fruits) compared to Rubus rosifolius, Rubus chrysophyllus, Rubus lineatus and raspberry. During the ripening and ripe period, there were a different value of vitamin C and iron contents. The highest vitamin C of R. fraxinifolius (83.65 mg/100 gram) on the ripening fruit stage II. On the other hand, the highest vitamin C of R. rosifolius (54.30 mg/100 gram) found on the stage of ripe fruit.