Articles

Found 7 Documents
Search

Deteksi Perubahan Padang Lamun Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh Dan Kaitannya Dengan Kemampuan Menyimpan Karbon Di Perairan Teluk Banten Setiawan, Firman -; Harahap, Syawaludin A.; Andriani, Yuli -; Hutahaean, Andreas A.
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Perikanan Kelautan
Publisher : Jurnal Perikanan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Ekosistem laut di Indonesia mempunyai potensi besar untuk menyerap CO2 sebagai gas utama penyebab pemanasan global yang berimplikasi pada terjadinya perubahan iklim salah satunya padang lamun. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perubahan luasan dan klasifikasi lamun menggunakan teknologi penginderaan jauh serta mengkaitkannya dengan kemampuan menyimpan karbonnya di Perairan Teluk Banten. Pada penelitian ini dilakukan analisis perubahan lamun menggunakan data citra ALOS AVNIR-2 selama dua tahun (2008 dan 2010) dengan perbandingan ­post-classification. Algoritma yang digunakan pada pengolahan data adalah algoritma lyzenga sebagai koreksi kolom air. Berdasarkan hasil penelitian, luas ekosistem lamun pada peta hasil pengolahan data citra dengan nilai overall accuracy 57,69% untuk tahun 2008 mencapai 59,5 ha dan 46,8 ha untuk tahun 2010. Kondisi tutupan padang lamun di Perairan Teluk Banten untuk lokasi Pulau Panjang dan Tanjung Kepu masuk ke dalam kelompok status lamun “kurang rapat” sedangkan lokasi Pulau Kubur, Pamujan Besar, Pamujan Kecil dan Dermaga Bojonegara masuk ke dalam kelompok status lamun “jarang”. Untuk perubahannya mengalami penurunan luas area sekitar 2,9% atau 1,4 ha dimana tahun 2008 memiliki  area seluas 45,2 ha menjadi 43,8 ha pada tahun 2010. Keterkaitan simpanan karbon dengan luas area perubahan menunjukan bahwa adanya penurunan  potensi penyerapan dimana potensi penyerapan sebesar 0,0004 tonCha-1tahun-1 dari 0,0114 tonCha-1tahun-1 pada tahun 2008 menjadi 0,0110 pada tahun 2010.   Kata kunci : Lamun, Penginderaan Jauh, Karbon, Teluk Banten
Pengaruh Penggunaan Daun Apu-Apu (Pistia stratiotes) Fermentasi Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Harian dan Rasio Konversi Pakan Benih Ikan Nilem Yudhitstira, Sagita -; -, Iskandar -; Andriani, Yuli -
Jurnal Akuatika Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuatika Vol. VI. No. 2/September 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian pakan diarahkan pada penciptaan pakan alternatif salah satunya tumbuhan air apu-apu fermentasi yang mampu memberikan pertumbuhan yang baik pada ikan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui persentase terbaik penggunaan daun apu-apu fermentasi Aspergillus niger dalam pakan buatan terhadap laju pertumbuhan harian dan rasio konversi pakan benih ikan nilem. Ikan yang diuji adalah benih nilem berukuran 3,62 g ± 0,5 g. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Pakan diformulasikan pada persentase penggunaan 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%. Parameter utama yang diamati yaitu laju pertumbuhan harian dan rasio konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun apu-apu fermentasi berpengaruh nyata(P<0,05) terhadap pertumbuhan dan rasio konversi pakan. Pada penggunaan 30% daun apu-apu fermentasi memberikan laju pertumbuhan harian dan rasio konversi pakan terbaik 1,22% dan 4,51%. Kata kunci: Apu-apu, Benih Nilem, Fermentasi, Konversi Pakan, Pertumbuhan
KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN LARVA RAJUNGAN (Portunus pelagicus) MELALUI PEMBERIAN NAUPLIUS Artemia YANG DIPERKAYA DENGAN MINYAK IKAN DAN MINYAK JAGUNG Prastyanti, Katisya Abrina; Andriani, Yuli -; Yustiati, Ayi; Sunarto, Sunarto
Indonesian Journal of Applied Sciences Vol 7, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.24198/ijas.v7i3.15725

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva rajungan (P. pelagicus) melalui pemberian nauplius Artemia yang diperkaya dengan minyak ikan dan minyak jagung. Penelitian ini dilakukan di Panti Pembenihan Family Portunidae, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Jawa Tengah. Larva yang baru menetas (zoea 1) dipelihara dalam wadah plastik 20 L yang diisi 15 L air laut dengan kepadatan larva 50 ind/L. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dengan tiga kali ulangan, yaitu : A (tanpa pengayaan), B (100% minyak ikan + 0% minyak jagung), C (75% minyak ikan + 25% minyak jagung), D (50% minyak ikan + 50% minyak jagung), E (25% minyak ikan + 75% minyak jagung), F (0% minyak ikan + 100% minyak jagung). Parameter utama yang diamati adalah kelangsungan hidup dan pertumbuhan panjang mutlak. Analisis statistik dilakukan dengan analisis ragam (ANOVA) dan uji jarak berganda Duncan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva P. pelagicus. Pemberian nauplius Artemia yang dipperkaya 75% minyak ikan dan 25% minyak jagung mempunyai kelangsungan hidup terbaik sebesar 12,89% dengan pertumbuhan panjang mutlak sebesar 2,12 mm.
PENGGUNAAN Lemna sp SEBAGAI PAKAN DALAM BUDIDAYA IKAN GURAME (Osphronemus gourami Lac.) DI KABUPATEN PANGANDARAN Andriani, Yuli -; -, Iskandar; zidni, Irfan
Dharmakarya Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1119.424 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i1.14656

Abstract

Ikan gurame (Osphronemus gouramy Lac.) merupakan jenis ikan unggulan Jawa Barat yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Salah satu kelompok yang melakukan pembudidayaan ikan gurame adalah Kelompok pembudidaya ikan gurame Kawungsari di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Selain sebagai mata pencaharian melalui budidaya ikan secara umum, kelompok ini bermaksud mengembangkan ikan gurame sebagai komoditas unggulan daerah. Salah satu alternatif penyediaan pakan hijauan untuk ikan gurame adalah Lemna sp. Lemna sp adalah tanaman air yang berukuran kecil yang mengapung di atas air dan berpotensi sebagai pakan segar ataupun bahan pakan karena memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Kandungan protein berkisar 10–45 %, serat 7-14%, karbohidrat 35%, lemak 3-7%, dan kandungan vitamin dan mineral yang cukup tinggi. Tanaman air ini memiliki produktivitas yang tinggi. Dalam kondisi optimal jenis tumbuhan ini dapat menggandakan biomassanya hanya dalam waktu dua hari.  Produksi Lemna sp. dapat mencapai hingga 30 ton berat kering/ha. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilam para petani ikan tentang cara membudidayakan Lemna sp sebagai sumber pakan hijauan sehingga diharapkan dan meningkatkan produksi ikan gurame di Kelompok pembudidaya ikan gurame Kawungsari di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran.
Penambahan Hidrolisat Protein Lele Dumbo Terhadap Tingkat Kesukaan Opak Singkong Handayani, Rosa -; Liviawaty, Evi -; Andriani, Yuli -; -, Junianto -
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui persentase penambahan  hidrolisat protein lele dumbo pada opak singkong terhadap tingkat kesukaan. Penelitian di laksanakan di Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjajaran, Laboratorium Pusat Institut Teknologi Bandung dan Laboratorium Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Industri Pangan Universitas Pasundan pada Bulan Mei 2017. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan 6 perlakuan penambahan hidrolisat protein lele dumbo yaitu 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10% dan 12,5% dengan 20 orang panelis semi terlatih sebagai ulangan. Variabel yang diamati terdiri atas rendemen hidrolisat protein lele dumbo, tingkat kesukaan panelis terhadap kenampakan, aroma, tekstur, serta rasa opak singkong, dan uji proksimat terhadap kadar air, kadar abu, protein, lemak dan karbohidrat. Tingkat kesukaan dihitung dengan uji Friedman kemudian dilanjutkan dengan uji Bayes untuk mengetahui opak singkong dengan penambahan hidrolisat protein lele dumbo yang terbaik. Hasil penelitian menunjukkan semua perlakuan masih termasuk disukai namun opak singkong dengan penambahan hidrolisat protein lele dumbo sebesar 2,5% lebih disukai dari perlakuan lainnya. Nilai median uji kesukaan opak singkong terhadap kenampakan, tekstur dan rasa adalah 7 yaitu disukai, serta aroma adalah 6 yaitu netral, dengan kadar air 2,5%, kadar abu 1,46%, protein 5%, lemak 17,3% dan karbohidrat 72,69%
Efektivitas Penambahan Spirullina platensis sebagai Sumber Immunostimulan Dalam Pakan Ikan Koi (Cyprinus carpio) Viernanda, Rocella -; Andriani, Yuli -; -, Rosidah -; Subhan, Ujang -
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 /Desember 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan April hingga Juli 2017 di Hatchery Ciparanje Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi Spirullina platensis dalam pakan yang efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh ikan koi (Cyprinus carpio). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri atas 5 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu penambahan Spirullina platensis sebanyak 0%, 2 %, 4%, 6%, 8% kedalam pakan. Penelitian ini dilakukan selama 40 hari pemeliharaan dan dilanjutkan dengan uji viabilitas menggunakan stres salinitas sebesar 15 ppt. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah jumlah leukosit, jumlah eritrosit, pertumbuhan, uji salinitas dan kualitas air. Hasil pengamatan jumlah leukosit, jumlah eritrosit, uji viabilitas dan kualitas air dianalisis secara deskriptif sedangkan pertumbuhan dianalisis menggunakan uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan Spirullina platensis 4% kedalam pakan menampakkan hasil terbaik dengan jumlah eritrosit dan jumlah leukosit yang paling tinggi yaitu 3.936.667 sel/mm3 dan 426.400 sel/ml dengan lama kematian 73 menit.
PENGGUNAAN Lemna sp SEBAGAI PAKAN DALAM BUDIDAYA IKAN GURAME (Osphronemus gourami Lac.) DI KABUPATEN PANGANDARAN Andriani, Yuli -; -, Iskandar; zidni, Irfan
Dharmakarya Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i1.14656

Abstract

Ikan gurame (Osphronemus gouramy Lac.) merupakan jenis ikan unggulan Jawa Barat yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Salah satu kelompok yang melakukan pembudidayaan ikan gurame adalah Kelompok pembudidaya ikan gurame Kawungsari di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Selain sebagai mata pencaharian melalui budidaya ikan secara umum, kelompok ini bermaksud mengembangkan ikan gurame sebagai komoditas unggulan daerah. Salah satu alternatif penyediaan pakan hijauan untuk ikan gurame adalah Lemna sp. Lemna sp adalah tanaman air yang berukuran kecil yang mengapung di atas air dan berpotensi sebagai pakan segar ataupun bahan pakan karena memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Kandungan protein berkisar 10–45 %, serat 7-14%, karbohidrat 35%, lemak 3-7%, dan kandungan vitamin dan mineral yang cukup tinggi. Tanaman air ini memiliki produktivitas yang tinggi. Dalam kondisi optimal jenis tumbuhan ini dapat menggandakan biomassanya hanya dalam waktu dua hari.  Produksi Lemna sp. dapat mencapai hingga 30 ton berat kering/ha. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilam para petani ikan tentang cara membudidayakan Lemna sp sebagai sumber pakan hijauan sehingga diharapkan dan meningkatkan produksi ikan gurame di Kelompok pembudidaya ikan gurame Kawungsari di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran.