Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Pemberian C/N Rasio Berbeda Terhadap Pembentukan Bioflok Dan Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Wijaya, Muhamad; Rostika, Rita; Andriani, Yuli
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan sistem bioflok dengan rasio C/N berbeda terhadap rasio konversi pakan, pertumbuhan dan kelangsungan hidup lele, menentukan jenis rasio C/N yang menghasilkan rasio konversi pakan dan pertumbuhan lele terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah penambahan karbon molase dalam media bioflok dengan rasio A C/N 12 (molase), B C/N 18 (molase), C C/N 24(molase) dan D C/N 30 (molase). Benih lele dengan bobot rata-rata individu sebesar 5,98 ± 6,64 g. Lele dipelihara pada aquarium dengan volume 25 L selama 30 hari dan pemberian pakan 5% dari berat biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh rasio C/N berbeda terhadap rasio konversi pakan dan pertumbuhan benih lele (Clarias sp.) namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap rasio konversi pakan (Clarias sp.) dalam media bioflok. Rasio C/N yang terbaik menghasilkan pertumbuhan dan rasio konversi pakan yaitu C/N 12. Laju pertumbuhan spesifik yang dicapai pada perlakuan A, B, D dan C berturut-turut adalah 4,40; 4,07; 4,04, dan 3,88%. Nilai FCR yang dicapai adalah 0,89; 0,92; 0,98 dan 1,02. Nilai kelangsungan hidup lele berkisar antara 45-90%. Penelitian ini membuktikan bahwa pengaruh rasio C/N berbeda dalam media bioflok dapat meningkatkan biomassa sel bakteri yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan tambahan bernutrisi. Penelitian ini membuktikan bahwa rasio C/N yang berbeda tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap rasio konversi pakan dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan lele dalam media bioflok.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI MIKROBA SELULOLITIK SEBAGAI BIODEGRADATOR SERAT KASAR DALAM BAHAN PAKAN DARI LIMBAH PERTANIAN Andriani, Yuli; Sastrawibawa, Sukaya; Safitri, Ratu; Abun, Abun
Indonesian Journal of Applied Sciences Vol 2, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Upaya peningkatan kualitas gizi bahan pakan, terutama yang berkaitan dengan serat kasar yang tinggi dan terdapatnya zatantinutrisi seperti asam sianida (HCN) dalam kulit singkong dapat dilakukan dengan melakukan proses degradasi mengguna-kan agen biologis (biodegradasi). Agen biologis yang mampu bersifat selulolitik dan sekaligus mampu meningkatkan kualitas nilai gizi bahan pakan, salah satunya adalah mikroorganisme dalam cairan rumen sapi. Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu: 1) Tahap isolasi dan pemilihan bakteri yang memiliki indeks selulolitik terbaik dan 2)Tahap pengujian kemampuan degradasi pada kulitumbi singkong. Penelitian tahap 1 dilakukan menggunakan metode pengenceran berseri dan cawan tuang, selanjutnya data dianalisis secara deskriptif, sedangkan tahap 2 dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial dengan 3 (tiga) perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Analisis data dilakukan dengan ANAVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan bila terjadi pengaruh perlakuan. Parameter yang diamati pada tahap 1 adalah indeks selulolitik terbesar pada isolat bakteri, sementara pada tahap 2 adalah kandungan serat kasar, pada produk biodegradasi menggunakan bakteri. Hasil penelitian tahap 1 diperoleh 13 isolat bakteri selulolitik. Bakteri cairan rumen sapi aerob yang memiliki kemampuan selulolitik tertinggi adalah Bacillus megaterium, Bacillus mycoides. Berdasarkan uji iodium didapatkan dua kandidat yang memiliki kemampuan selulolitik terbesar, yaitu CM2 dan CM5, dengan indeks selulolitik masing-masing 3 dan 3,5. Hasil penelitian tahap 2 menunjukkan terjadi penurunan serat kasar setelah proses fermentasi. Perlakuan B. megaterium dosis 1% menghasilkanpenurunan kandungan serat kasar kulit umbi singkong tertinggi yaitu sebesar 30,14%, dimana nilai kandungan serat kasar pada produknya adalah sebesar 9,11% .
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI PENYEDIA PROTEIN HEWANI MELALUI BUDIDAYA LELE KOLAM TERPAL DI DESA CIPACING, JATINANGOR, SUMEDANG, JAWA BARAT Zidni, Irfan; Andriani, Yuli; Hasan, Zahidah; BSN, Setiawan
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.20010

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat dengan mengaplikasikan kegiatan perikanan bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah warga sebagai upaya penyediaan protein hewani melalui budidaya ikan pada kolam terpal. Program ini dilaksanakan selama 3 bulan sejak September hingga November 2018 bertempat di Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Metode yang dilakukan pada program ini meliputi : survei dan observasi lapangan, sosialisasi, penyuluhan, pembuatan instalasi kolam terpal, dan pedampingan. Jenis ikan air tawar yang dibudidayakan pada kolam terpal yaitu benih ikan lele ukuran 5-7 cm sebanyak 100 ekor/kolam terpal dengan jumlah total kolam terpal di Desa Cipacing sebanyak 15 buaH. Hasil survei dan observasi lapangan menunjukkan bahwa Desa Cipacing memiliki potensi lahan pekarangan yang luas yang dapat dioptimalisasikan untuk kegiatan perikanan serta memiliki sumber daya manusia yang baik untuk melakukan kegiatan perikanan. Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran adalah para pengurus karang taruna dan pengurus RW di Desa Cipacing. Tahap pertama masyarakat diberikan penyuluhan mengenai teknik budidaya ikan lele dan pemasangan kolam terpal. Selanjutnya dilakukan pendampingan proses pemeliharaan ikan termasuk kegiatan pemberikan pakan, serta pengelolaan kualitas air secara baik dan berkelanjutan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat Desa Cipacing dapat memproduksi ikan lele skala berkelanjutan dalam rangka pemenuhan kebutuhan protein hewani untuk skala rumah tangga.
Menentukan Nilai Eigen Tak Dominan Suatu Matriks Definit Negatif Menggunakan Metode Kuasa Invers dengan Shift Andriani, Yuli
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.764 KB)

Abstract

Metode Kuasa dengan shift adalah metode iteratif untuk menentukan nilai eigen tak dominan suatu matriks definit negatif. Jika vektor eigen tak dominan perkiraan diketahui, Kuesien Rayleigh memberikan nilai eigen tak dominan perkiraan. Penelitian ini menunjukkan bagaimana menentukan nilai eigen tak dominan suatu matriks definit negatif dengan metode Kuasa Invers dengan shift. Hasilnya menunjukkan bahwa iterasi berhenti ketika nilai galat mendekati nilai eigen tak dominan.
Model Tingkat Kelancaran Pembayaran Kredit Bank Menggunakan Model Regresi Logistik Ordinal (Studi Kasus: Bank Rakyat Indonesia Tbk Unit Pasar Bintuhan) Andriani, Yuli
GRADIEN Vol 8, No 2 (2012): (Juli 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengantisipasi penyelesaian kredit macet pada PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk unit Pasar Bintuhan perlu dicari faktor-faktor yang dijadikan indikator untuk analisis kelayakan pemberian kredit menggunakan model Regresi Logistik Ordinal. Model penduga tingkat kelancaran pembayaran kredit modal usaha yaitu: Lj (x) = konst_j - 2,695* [kelamin=1] -0,060 *Umur -0,789*Jml_tanggungan + 5,340E-7*Pinjaman -7,484E-8*Agunan; dimana tingkat kelancaran lancar Konst_j nya adalah 0,902, sedangkan untuk tingkat kelancaran dalam pengawasan khusus Konst_j nya adalah 6,614. Peluang seorang debitur tersebut untuk masuk kategori lancar adalah 0,6013276, kategori dalam pengawasan khusus adalah sebesar 0,396486, dan kategori macet adalah sebesar 0,002186. Maka dapat disimpulkan bahwa pinjaman seorang debitur tersebut berpeluang besar untuk menjadi kategori lancar.
Metode Konvolusi Dalam Menghitung Peluang Kebangkrutan Suatu Perusahaan Asuransi Andriani, Yuli
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 2 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3007.645 KB)

Abstract

Calculating ruin probability is required by Insurer in designing portofolio for knowing risk values in portofolio. Convolution method in calculating ruin probability focused in surplus process that is Un. Un only depands on Un-1 state. Then convolution method is expanded by evaluating ruin probability of finite time discrete horizon. While it was capability using this method, all random variables of distribution must be used discrate.
Simulation Ruin Probability on Mixture Exponential Distribution Alwine Z, Des; Andriani, Yuli
Jurnal Penelitian Sains No 19 (2006)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5417.89 KB)

Abstract

Dalam menghitung peluang ruin sangat tergantung pada klain, salam kasus ini klaimnya berdistribusi eksponensial. Pertama, gunakan Lemma fungsi . Lalu gunakan fungsi padat peluang dari kombinasi eksponensial dan cari fungsi distribusinya. Substitusikan ke suku kedua dari persamaan (*). Ganti u menjadi u+ct-x dan diferensilkan fungsi distribusi kombinasi eksponensial lalu substitusikan ke (*). Bandingkan koefisien dalam dua persamaan sehingga diperoleh akar-akar persamaan r1, r2, ...rn dan . Persamaan peluang ruin diperolehdengan syarat r1, r2 ....rn dan C1, C2, ..., Cn memenuhi persamaan (**). Hasil perhitungan ruinnya yaitu Y(u) = 0,62500 e-u -0,04167.e-5u. Yang nilainya sangat tergantung dengan u (cadangan awal).
Analisis Penyelesaian Integrasi Perkalian dalam Membentuk Model Peluang Kebangkrutan Suatu Perusahaan Asuransi Andriani, Yuli
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.439 KB)

Abstract

Traditional techniques used to compute the probability of ultimate ruin converge slowly to desired probabilities. Product integration can be used in such situations to yield fast and accurate estimates of ruin probabilities. Since product integration uses quadrature weights suited to the underlying distribution. Especially when claims risk model are from a heavy-tailed distribution, such as Weibull distribution.
Perhitungan Dana Pensiun untuk Pensiun Normal Berdasarkan Metode Constant Dollar ; Studi Kasus: PT. Taspen Palembang Andriani, Yuli; Alwine Z, Des; Munarsih, Ensiwi
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.122 KB)

Abstract

Metode Constant Dollar digunakan untuk menghitung dana pensiun dengan asumsi gaji tidak diperhatikan. Data pada penelitian ini diambil dari PT. Taspen Palembang. Perhitungan dana pensiun digunakan untuk mendapatkan manfaat pensiun dan iuran pensiun. Perhitungan program dana pensiun menunjukkan bahwa usia masuk kerja dan masuk program dana pensiun mempengaruhi manfaat dan iuran pensiun. Untuk peserta program dana pensiun dengan usia masuk kerja yang sama, semakin besar usia seseorang masuk program dana pensiun maka iuran yang harus dibayarkan tiap tahun juga semakin besar.
Pengaruh Perbedaan Warna Cahaya Lampu Terhadap Hasil Tangkapan Cumi-Cumi (Loligo spp) Pada Bagan Apung Di Perairan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Jawa Barat -, Mulyawan; -, Masjamsir; Andriani, Yuli
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 6, No 2(1) (2015): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini  dilakukan dari  tanggal 10  Mei  sampai 27  Mei  2015  di  perairan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh perbedaan warna cahaya lampu terhadap hasil tangkapan cumi-cumi pada bagan apung di Perairan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode Survei atau non eksperimental yaitu mengumpulkan data yang ada dilapangan.penelitian ini menggunakan 2 perlakuan dan 16 kali ulangan. Perlakuan yang digunakanadalah A (Perlakuan warna cahaya lampu putih malam pukul 20.00-05.00 WIB) B (Perlakuan warna cahaya lampu kuning malam pukul20.00-05.00 WIB). Data yang diamati dalam penelitian ini meliputi data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan mengikuti trip nelayan bagan apung. Data yang diperoleh meliputi bobot total hasil tangkapan cumi-cumi, jumlah individu dan hasil tangkapan sampingan (bycatch).Data sekunder berupa studi pustaka dengan membandingkan literatur atau hasil-hasil laporan penelitian yang sesuai dengan tema. Hasil bobot dan jumlah individu cumi-cumi dianalisis menggunakan uji t- student, sedangkan oseanografi yang meliputi suhu,kecerahan, salinitas, dan kedalaman di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, hasil tangkapan cumi-cumi lebih banyak menggunakan lampu warnaputih dibandingkan dengan lampu warna kuning jika ditinjau dari bobot dan jumlah individu cumi-cumi. Bobot totalcumi-cumi selama penelitian adalah 88,386Kg. Bobot total dengan menggunakan lampu warna putih adalah 56.418 Kg dan lampu warna kuning adalah 31.968 Kg. Jumlah total individu selama penelitian adalah 21,299 ekor. Jumlah total individu yang tertangkap dengan menggunakan lampu warna putih sebanyak 13,332 ekor dan jumlah individu hasil tangkapan dengan menggunakan lampu warna kuning sebanyak 7.967ekor. Jenis hasil tangkapan sampingan (Bycatch) meliputi ikan teri (Stolephorus sp) sebanyak 103,610 Kg, ikan layur (Trichiurussp) sebanyak 16,454 Kg dan ikan tembang (Sardinella sp) sebanyak 10,87 Kg. Kata Kunci :Cumi-cumi, Bagan Apung,warna lampu