Articles

PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PADA USAHA “KREASI KERTAS SEMEN” DAN “TAS KARUNIA” DI KELURAHAN SEMOLOWARU DAN KELURAHAN MEDOKAN SEMAMPIR KECAMATAN SUKOLILO, KOTA SURABAYA Andayani, Sri; Indartuti, Endang; Maduwinarti, Ayun
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i1.1997

Abstract

Di Kota Surabaya khususnya di Kecamatan Sukolilo terdapat Usaha Mikro yangmemanfaatkan limbah kertas semen menjadi Tas dan dompet, dan Kap lampu,sangat bagus danmempunyai nilai jual. Dan UMK pembuat Tas Kain. Pelakuu Usaha Mikro tersebut adalah ESMCollection dan Tas Karunia. Permasalahan Mitra : 1.Kurangnya Kualitas dan Kuantitas produkKarena peralatan mesin jahit yang digunakan sudah usang, terutama jahitan pinggiran tas,2.Hasil produksinya sering kusut, karena tidak mempunyai tempat untuk menaruh/memajanghasil produksi, selama ini hasilnya diletakkan di kamar tidur ditumpuk di karung sehinggaproduknya tidak tersimpan dengan baik, 3.Masih sangat rendah pengetahuan tentangManajemen Usaha,dan Pemasaran 4.Jangkauan pemasarannya terbatas karena tidak memilikimedia promosi, Brosur dan Banner. Solusi yang ditawarkan dan disepakati bersama:a)Pengadaan 2 buah Mesin Jahit Tas untuk 2 UKM , b). Pengadaan Etalase/lemari kaca tempatmemajang hasil Produksi sebanyak 2 buah unt 2 UKM. c). Pelatihan teknis menggunakan mesinbaru.dan Pelatihan peningkatan Kualitas hasil produksi.d). Pelatihan dan PendampinganPengelolaan Usaha, dan Pembukuan Sederhana, dan Strategi Pemasaran e).Pengadaan MediaPromosi, Brosur & Banner. Target dan Luaran:1. Publikasi di Jurnal ISSN/prosiding,2.peningkatan daya saing(kualitas dan Kuantitas ) melalui a.Pengadaan Mesin Jahit merk Jukidan dapat menjahit bahan tebal/pinggiran tas b.Pengadaan Etalase untuk meletakkan danmemajang hasil produksi 3.Peningkatan IPTEK dan Mekanisasi (Pelatihan dan Pendampinganpeningkatan kemampuan manajemen ,( pengelolaan usaha) 4.Pengadaan media promosi berupaBrosur, dan Baner. Metode Pelaksanaan :1.Pengadaan teknologi tepat guna 2.PelatihanKetrampilan pemakaian alat serta Pelatihan Pembukuan Sederhana&Pendampingan 3.Pembuatan Media Pemasaran: Brosur, Banner. 4.Metode pelatihan dan pendampinganLearning By Doing, dan Metode Partisipatif. Hasil kegiatan: Dengan di introdusir, mesinperalatan hasil produksinya meningkat Pada akhir bulan Mei UKM karunia mendapat pesananTas sebanyak 200 Lembar tas Sementara UKM Kertas semen hasil Produksinya meningkat 3 Xlipat, dengan di fasilitasi Etalase kaca, tempat Hasil Produksi mempermudah para Konsumenuntuk melihat dan memilih tas yang mau dibelinya.Pada Bulan Mei mendapat kunjungan DWdari Palembang. Kualitas Hasil produksi Tas kertas semen, dan Tas Karunia semakin bagus,dengan difasilitasi Brosur dan Banner UKM kertas semen yang sering mengikuti Pameransemakin dikenal masyarakat. Dengan pendampingan Usaha dan Strategi pemasaran, maka usahakedua UKM semakin meningkat.Kata Kunci : Kreasi Kertas Semen, Metode Partisipatip
PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK DAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM GUNA MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DAN ENERGI Hayat, Edy Syafril; Andayani, Sri; Hayati, Rita; Utama, Naiyun ) Untung
Buletin Limbah Vol 16, No 3 (2013): Nopember 2013
Publisher : Buletin Limbah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK DAN POTENSI SUMBER DAYA ALAM GUNA MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DAN ENERGI. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi limbah ternak sebagai sumber pupuk organik dan sebagai sumber energi (biogas) . Metode yang digunakan: studi pustaka, dan survey . Dari data jumlah ternak di Singkawang (sapi, kambing, ayam bebek, dan babi) maka kotoran ternak yang dihasilkan diprediksi dapat menghasilkan Nitrogen, mulai dari tahun 2008 s.d. 2009 berturut-turut adalah: 710,043 ; 627,234; 614,874 dan 357,826 ton. Jika kandungan N yang terdapat dalam kotoran ternak ini disetarakan dengan urea, maka pupuk kandang setara urea yang dihasilkan per tahun berturut-turut adalah 1543,6; 1363,6; 1336,7 dan 777,9 ton. Jumlah P yang dihasilkan dari sejumlah ternak per tahun dari tahun 2008 s.d. 2009 adalah: 794,868; 658,510; 628,911 dan 343,977 ton. Jika kandungan P yang terdapat dalam kotoran ternak ini disetarakan dengan Sp-36, maka jumlah kotoran ternak setara Sp-36 yang dihasilkan per tahun berturut-turut adalah 4967,9; 4115,7; 3930,7 dan 2149,9 ton. Jumlah K yang dihasilkan dari sejumlah ternak per tahun dari tahun 2008 s.d. 2009 berturut-turut adalah: 568,166; 479,785; 878,5 dan 258,346 ton. Selanjutnya untuk meningkatkan hara pada pupuk kandang, maka pupuk kandang dapat diolah menjadi bokasi dengan menambahkannya dengan limbah tananam dan untuk mempercepat pengomposannya ditambahkan decomposer Trichoderma sp. Jika setiap rumah tangga petani dalam sehari rata-rata memerlukan minyak tanah sebanyak 1,23 liter per hari, maka untuk tahun 2008, 2009,2010 dan 2011 biogas setara minyak tanah yang dihasilkan berturut-turut dapat memenuhi sebanyak 5.032, 4457, 4.456 dan 2.621 rumah tangga sepanjang tahun. Kata kunci: Limbah ternak, pupuk organik, Trichoderma sp, ketahanan pangan LIVESTOCK WASTE MANAGEMENT AND NATURAL RESOURCES TO SUPPORT FOOD SECURITY AND ENERGY. This study aims to identify the potential of livestock waste as a source of organic fertilizer and as a source of energy ( biogas ) . Method used : literature review and survey . From the data on the number of livestock in Singkawang ( cows , goats , chickens ducks , and pigs ) , the manure produced is predicted to produce nitrogen , starting from the year 2008 to 2009 respectively were : 710.043 ; 627.234 ; 614.874 and 357.826 tons . If the content of the N contained in manure is synchronized with urea , the urea equivalent manure produced per year in a row is 1543.6 ; 1363.6 ; 1336.7 and 777.9 tons . Number of P resulting from a number of cattle per year from 2008 to 2009 are : 794.868 ; 658.510 ; 628.911 and 343.977 tons . If the P content contained in livestock manure is synchronized with the Sp - 36 , then the amount of manure equivalent Sp - 36 produced per year in a row is 4967.9 ; 4115.7 ; 3930.7 and 2149.9 tons . The number K is generated from a number of cattle per year from 2008 to 2009 respectively were : 568.166 ; 479.785 ; 878.5 and 258.346 tons . Furthermore, to increase the nutrients in the manure , the manure can be processed into bokasi by adding it to the waste and to speed up the composting tananam added decomposer Trichoderma sp . If each household in the average daily need as much as 1.23 liters of kerosene per day , then for 2008 , 2009.2010 and 2011 biogas produced oil equivalent respectively to meet as many as 5032 , 4457 , 4456 and 2621 household throughout the year. Keywords: animal waste, organic fertilizer, Trichoderma sp, food security
Analisis Pengaruh Desentralisasi Fiskal Terhadap Kualitas Pemerintahan dan Kinerja Ekonomi Di Daerah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Andayani, Sri; Prasetya, Ferry
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.508 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal terhadap kualitas pemerintahan dan kinerja ekonomi di daerah Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur tahun 2011, apakah desentralisasi fiskal mampu memperbaiki kualitas pemerintahan dan kinerja ekonomi secara langsung atau tidak secara langsung. Melalui penggunaan metode Partial Least Squares (PLS), penelitian ini menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal mempengaruhi kualitas pemerintahan secara negatif dan signifikan secara langsung sedangkan mempengaruhi kinerja ekonomi secara postif dan signifikan secara langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desentralisasi fiskal belum mampu memperbaiki kualitas pemerintahan akan tetapi telah meningkatkan kinerja ekonomi di daerah kabupaten/kota provinsi Jawa Timur. Kata Kunci : Desentralisasi fiskal, kualitas pemerintahan, kinerja ekonomi dan PLS (Partial Least Squares)
Analisis Efektivitas dan Efisiensi PDAM Kota Mojokerto Rahmiyati, Nekky; Andayani, Sri
JMM17 Vol 1, No 02 (2014)
Publisher : JMM17

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research was done in PDAM Mojokerto city. This PDAM is a company which monopolizes the water supply to public so that it can supply and distribute water according to the public weeds.The problems in this research are : a. How is efficiency the performance rate analysis result of PDAM as one of BUMD in Mojokerto city ?. b. How is the effectivity performance of PDAM as water supplier for public in Mojokerto city? The purpose is to analyze the performance efficiency rate of PDAM as one of BUMD in Mojokerto city, and for knowing the performance effectivity of PDAM Mojokerto city.The research result of ROE (Return on Equity) PDAM always get loss increasingly. Cash ability for paying the short debt is very low.The collection of receivable in the year of 2010 increased 32.325,760, in the 2011 increased 18.337,450, in the year of 2012 increased 73.819,330., this showed that there was receivable abundant and there was no effective collect receivable, while in the year 2013 there was better collect compared to the previous year. The soluability ratio increased in the year 2009 with the amount 3.63% that meant every debt of one unit would be guaranted 3,63 unit asset and in the year 2010 with the amount of 4,20%. In the year 2011 would be 6,16% in the year 2012 with the amount 5,52%, in the year 2013 in 13,06%. Based on the result of performance effectivity PDAM Mojokerto city, it is still not effective. We can see from the ratio of the population with customer, the rate of water loos is about 50% and water quality and water wetae also the were so many complaints, showed that there is still not effective the PDAM performance Mojokerto city. The recommendation of PDAM Mojokerto city must work harder to increase the performance efficiency and effectivity.Keywords: performance efficiency and effectivity.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KASAR KULIT BUAH NAGA (Hylocereus costaricensis) TERHADAP HISTOPATOLOGI HATI IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG TERINFEKSI Aeromonas hydrophila Masfiah, Ifatul; Andayani, Sri; Suprastyani, Heny
JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research Vol 2, No 3 (2018): JFMR VOL 2 NO 3
Publisher : JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.979 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2018.002.03.2

Abstract

Keberadaan penyakit di dalam lingkungan perairan merupakan salah satu kendala di dalam pengembangan subsektor budidaya perikanan. Bakteri A. hydrophila merupakan salah satu bakteri yang menyebabkan penyakit pada ikan. Untuk mengatasi hal tersebut pembudidaya seringkali menggunakan antibiotik. Penggunaan antibiotik secara terus-menerus dapat memberikan dapat negatif salah satunya membuat bakteri resisten dan mencemari lingkungan perairan. Sehingga dibutuhkan alternatif yang ramah lingkungan. Salah satu tanaman obat yang dapat digunakan adalah kulit buah naga (H. costaricensis). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak kasar kulit buah naga (H. costaricensis) terhadap histopatologi hati ikan nila (O. niloticus) yang terinfeksi bakteri A. hydrophila. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pada penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan, 2 kontrol dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah ekstrak kasar kulit buah naga (H. costaricensis) dengan dosis 6 ppm, 26 ppm, 46 ppm dan 66 ppm. Pengambilan jaringan hati dilakukan pada hari ke 5 setelah perlakuan. Analisa data menggunakan skoring. Hasil perlakuan pemberian ekstrak kasar kulit buah naga (H. costaricensis) memberikan pengaruh terhadap jaringan hati ikan nila (O. niloticus). Kelainan jaringan hati yang terjadi pada saat penelitian adalah Kongesti dan Hemoragi. Hasil penelitian menunjukkan kerusakan jaringan hati yang terendah adalah perlakuan D dengan dosis 66 ppm.Keberadaan penyakit di dalam lingkungan perairan merupakan salah satu kendala di dalam pengembangan subsektor budidaya perikanan. Bakteri A. hydrophila merupakan salah satu bakteri yang menyebabkan penyakit pada ikan. Untuk mengatasi hal tersebut pembudidaya seringkali menggunakan antibiotik. Penggunaan antibiotik secara terus-menerus dapat memberikan dapat negatif salah satunya membuat bakteri resisten dan mencemari lingkungan perairan. Sehingga dibutuhkan alternatif yang ramah lingkungan. Salah satu tanaman obat yang dapat digunakan adalah kulit buah naga (H. costaricensis). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak kasar kulit buah naga (H. costaricensis) terhadap histopatologi hati ikan nila (O. niloticus) yang terinfeksi bakteri A. hydrophila. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pada penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan, 2 kontrol dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah ekstrak kasar kulit buah naga (H. costaricensis) dengan dosis 6 ppm, 26 ppm, 46 ppm dan 66 ppm. Pengambilan jaringan hati dilakukan pada hari ke 5 setelah perlakuan. Analisa data menggunakan skoring. Hasil perlakuan pemberian ekstrak kasar kulit buah naga (H. costaricensis) memberikan pengaruh terhadap jaringan hati ikan nila (O. niloticus). Kelainan jaringan hati yang terjadi pada saat penelitian adalah Kongesti dan Hemoragi. Hasil penelitian menunjukkan kerusakan jaringan hati yang terendah adalah perlakuan D dengan dosis 66 ppm.
POTENSI EKONOMI BUDIDAYA TERNAK DI KAWASAN MADURA PASCA SURAMADU Hariyono, M.B; Hartutik, Hartutik; Dzazuli, A; Andayani, Sri
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 11, No 2 (2010): Ternak Tropika
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.695 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilakukan di Pulau Madura. Tujuan penelitian adalah memprediksi peluang potensi budidaya ternak sapi, mengetahui Strategi budidaya sapi Pasca Jembatan Suramadu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif eksploratif. Hasil Penelitian menemukan bahwa usaha ternak sapi di Pulau Madura masih bersifat tradisional dan usaha sambilan. Upaya untuk meningkatkan manfaat ternak sapi adalah mengusahakan secara terpadu dengan tanaman. Keuntungan: a) pupuk kompos dapat meningkatkan kesuburan tanah b) ternak dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan c) limbah jagung bermanfaat sebagai pakan d) lahan diantara pohon kelapa dapat ditanami hijauan. Pengembangan usaha ternak sapi dapat dilakukan dengan memberdayakan sumberdaya lokal. Pengembangan pola integrasi sapi-tanaman memerlukan kerjasama antara peternak-pemerintah. Kebijakan pemerintah untuk mendorong pengembangan sistem integrasi tanaman-ternak dapat berupa strategi agresif dan diversifikatif. Pemerintah perlu memberikan bantuan modal, penyuluhan, pelatihan dan introduksi tanaman hijauan pakan unggul yang dapat ditanam diantara tanaman utama. Pengembangan integrasi ternak tanaman dapat dilakukan melalui pendekatan kelompok. Cara ini dapat memudahkan pemerintah komunikasi diantara anggota kelompok dan pemerintah Kesimpulan Pulau Madura mempunyai potensi dalam budidaya sapi potong. Strategi yang dilakukan adalah campurtangan pemerintah dan investor. Saran yang bisa diberikan adalah bantuan modal, penyuluhan, pelatihan dan introduksi tanaman hijauan pakan unggul yang dapat ditanam diantara tanaman utama.   Kata kunci : potensi, strategi, dan intergasi   ECONOMIC POTENTIAL OF RAISING LIVESTOCK IN AREA POST SURAMADU MADURA ABSTRACT The study was conducted on the island of Madura. The purpose of this research is to Predict the potential opportunity of beef cattle farming. The method used in this study is descriptive exploratory method. Results The study found that the cattle business on the island of Madura is still traditional and sideline business. Efforts to increase the benefits of beef cattle is an integrated effort with the plant. Advantages: a) the manure can improve soil fertility b) the livestock may be used as a source of income c) waste is useful as feed d) land among the palm trees can be planted with forags. Cattle enterprise development can be done by empowering local resources. Government policies to encourage the development of integrated crop-livestock systems can be aggressive strategy and diversifikatif. The government needs to provide capital assistance, counseling, training and introduction of high yielding forage crops can be planted between the main crop. Development of crop livestock integration can be done through a group approach. In this way the government can facilitate communication between group members and government Conclusion Madura Island has the potential in beef cattle farming. The strategy taken is the increasing role of government and investors. Advice can be given is a capital assistance, counseling, training and introduction of high yielding forage crops can be planted between the main crop.   Key World : potential, strategies, and intergasi
Analisis Perilaku Penggunaan Sistem Informasi Menggunakan Model UTAUT Bendi, R. Kristoforus Jawa; Andayani, Sri
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi  merupakan hal yang penting bagi organisasi, karena dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja organisasi. Namun penerapan teknologi informasi tidak selalu berhasil. Salah satu faktor penentu keberhasilan penerapan teknologi informasi adalah sikap  pengguna yang memanfaatkan teknologi tersebut.  UTAUT merupakan kombinasi delapan model user acceptance of technology yang telah dikembangkan sebelumnya. Studi empiris yang mengadopsi model UTAUT telah banyak dilakukan. UTAUT juga digunakan oleh beberapa peneliti untuk melihat niat dan perilaku pengguna teknologi informasi di bidang pendidikan. Karena itu penelitian ini juga dikembangkan dengan mengadopsi model UTAUT untuk melihat niat pengguna SIAk di STT Musi dan STIE Musi. Empat konstruk dari UTAUT digunakan sebagai determinan yang mempengaruhi niat pengguna (behavioral intention), yaitu: performance expectancy, effort expectancy, social influence dan facilitating conditions.  Data didapatkan melalui 300 kuesioner yang disebarkan secara acak kepada mahasiswa STT MUsi dan STIE Musi. Hasil analisis menunjukkan bahwa behavioral intention secara signifikan dipengaruhi oleh performance expectancy, effort expectancy dan facilitating conditions, sedangkan factor social influence ditemukan tidak berpengaruh secara signifikan.
Penentuan Rute Terpendek Pengambilan Sampah di Kota Merauke Menggunakan Algoritma Dijkstra Andayani, Sri; Perwitasari, Endah Wulan
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan proses alam yang berbentuk padat. Setiap sampah pasti menghasilkansampah dalam jumlah yang variatif setiap harinya. Jumlah timbunan sampah semakin meningkat seiring dengan peningkatanpertumbuhan penduduk kota. Peningkatan timbunan sampah merupakan konsekuesni dari peningkatan kualitas danperubahan pola hidup masyarakat.Oleh karena itu, laju timbunan sampah harus diikuti oleh peningkatan kualitaspengelolaan sampah untuk menghindari adanya dampak negatif yang timbul dari keberadaan sampah. Peningkatanpengelolaan sampah dapat dilakukan dengan pendistribusian sampah yang terkoordinasi dengan baik meliputi rutekendaraan, kendaraan sampai dengan minimasi ongkos distribusi dengan armada yang tersedia. Pemilihan rute kendaraanmerupakan hal yang penting untuk menentukan total jarak terpendek perjalanan armada. Untuk dapat menentukan ruteterpendek maka dibangun suatu aplikasi yang menggunakan algoritma Dijkstra. Algoritma Dijkstra memilih sisi denganbobot terkecil yang menghubungkan sebuah simpul yang sudah terpilih dengan simpul yang sudah terpilih dengan simpul lainyang belum terpilih. Algoritma Dijkstra membutuhkan parameter tempat asal dan tempat tujuan sehingga menghasilkan jarakterpendek dari tempat asal ke tempat tujuan beserta rutenya.Kata kunci : Sampah, Djikstra, rute, jarak
ANALYSIS OF COLFFORM BACTERIA IN THE WELL WATER AND ITS POSSIBLE BIOPATHOLOGIC EFFECTS Wuryastuti, Hastari; Wasito, R; Chalimah, Siti; Andayani, Sri; Indraswati, Yuni; Lestariyadi, Leksono; K, Prapti; Amien, Mohammad
Jurnal Sain Veteriner Vol 18, No 1&2 (2000)
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.8246

Abstract

Coliform is a Gram-negative, rod shape bacteria Some strains, especially Escherichia coli can cause diarrhea among animals aad humans. Contamination of water whith pathogenic E. coli has been associated with this disease in animals and humans.In the present study, coliform bacteria were determined with most probable number (MPN) method cultured on lactose broth and brillian green bile broth. Results indicated that the well water samples collected from the areas of Karangmalang, Sungai Code and Deresan had 150 coliform/100 ml, 210 coliform/100 ml and 460 coliform/l00 ml, respectively. Whereas, standard number of coliform organisms in drinking water recommended by World Health Organization (WHO) is 10 coliform/100 ml and is 1 E. coli/100 ml. Therefore, based on the present study, the coliform organisms content in the well water is for above its normal level value as recommended by WHO. Use of the water for daily consumption, especially as drinking water needs to be a great concern
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION ) PADA MATA PELAJARAN PKn KELAS IV SDN GADINGREJO 01 KECAMATAN UMBULSARI KABUPATEN JEMBER Andayani, Sri
Pancaran Pendidikan Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Pancaran Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pendidikan  Kewarganegaraan (PKn) merupakan bagian atau salah satu tujuan Pendidikan IPS, yaitu  bahan  pendidikan  yang  diorganisasikan  secara  terpadu  (integrated)  dari berbagai disiplin ilmu sosial, humaniora, dokumen negara, pancasila, UUD 1945, dan  perundang-undangan  negara,  dengan  tekanan,  bahan  pendidikan   pada hubungan  warga  negara  dengan  negara  dan  bahan  pendidikan  yang  berkenan dengan bela negara.Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang sesuai dengan isi Kurikulum 2006 adalah pendidikan tentang nilai-nilai yang sasarannya bukan semata-mata pengalihan pengetahuan melainkan lebih ditekankan pada pembentukan sikap. Mata pelajaran PKn meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotor, yang lebih menitikberatkan pada ranah afektif. Dari latar belakang tersebut di atas, maka diperlukan suatu model pengajaran yang diharapkan dapat digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan pelajaran PKn siswa secara efektif. Salah satu model pembelajaran yang melibatkan keaktifan siswa adalah model pembelajaran TAI (Team-Assisted-Individualization). Model pembelajaran TAI memungkinkan siswa untuk aktif dalam pembelajaran, mengembangkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan secara mandiri serta terciptanya kondisi pembelajaran yang kondusif bagi siswa untuk belajar. Penerapan model pembelajaran TAI (Team-Assisted-Individualization) diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa SDN Gadingrejo 01 yang masih rendah. Jenis penelitian yang dipilih, yaitu penelitian tindakan, yang berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi).Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran TAI (Team-Assisted-Individualization) dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN Gadingrejo 01 Tahun Pelajaran 2014/2015. Persentase hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 64,52% dan siklus II mencapai 90,32%. Sehingga hasil belajar siswa meningkat 25,80%. Kata kunci: model pembelajaran TAI (Team-Assisted-Individualization), hasil belajar.
Co-Authors A Dzazuli A'yunin, Qurrota Achmad Suhermanto Adi Sutrisno Agista, Dionysius Spironabel Agustin, Ivana Ali Usman, Ali Amini, Rizki Fadila Anjaini, Jefri Asus Maizar Suryanto Hertika, Asus Maizar Suryanto Ating Yuniarti, Ating Ayun Maduwinarti Bayu, Ilham Diana Arfiati Djemari Mardapi Dwirahayu, Yayuk Dwirahayu, Yayuk Edy Syafril Hayat Endah Wulan Perwitasari, Endah Wulan Endang Indartuti, Endang Endang Yuli Herawati Endro Tjahyono, Endro Fadjar, M. Fais, Farida Ferry Prasetya Gde Raka Angga Kartika, Gde Raka Angga Gede Angga Krishna Fariestha, Gede Angga Krishna Happy Nursyam Hartutik Hartutik Hastari Wuryastuti Hayat, Edi Syafril Heny Suprastyani, Heny Indah Murti, Indah Leksono Lestariyadi Linasari, Festi M Maftuch, M M. Farid Rahman M.B Hariyono Maftuch Maftuch Maftuchah, Lukluk Intan Masfiah, Ifatul Mohamad Fadjar, Mohamad Mohammad Amien Mustakim, ' Nailul Izzah Naiyun ) Untung Utama Nasution, Ute Chairus Naviri, Indah Nekky Rahmiyati Niken Ayu Larasati, Niken Ayu Ningsih, Hartati Kartika Pietoyo, Atiek Prapti K, Prapti Putra Nuryadin, Nikon Andalas Putra, Renanda Baghaz Dzulhamdhani Surya Putri, Rika R Wasito R. Kristoforus Jawa Bendi Retantyo Wardoyo Rita Hayati Rohimah, Afifatur Rukmy, Adhitia Ambar Ryansyah, Ady Ryansyah, Ady Sajio ., Sajio Sajiyo Sajiyo, Sajiyo Siti Chalimah Siti Mujanah Soelistyowati Soelistyowati, Soelistyowati Sri Hartati Sri, Dewi Sri, Dewi Sudaryanto, Edy Suleman Suleman Sulistyawati, Maria Fransiska Sri Sulistyawati, Maria Fransiska Sri Sumarah, Noorshanti Suprijanto, Agoes Tri Ratnawati Tseng, Chih-Hsuan Uun Yanuhar Violando, Wiga Alif Wong, Saou-Lien Yoni Astuti, Yoni Yuni Indraswati Yuwanita, Rani