Articles

Found 26 Documents
Search

IMPROVING STUDENTS’ SPEAKING ABILITY THROUGH PMI (PLUS, MINUS, AND INTERESTING) STRATEGY AT JUNIOR HIGH SCHOOL Mirawati, Mirawati; Amri, Zul
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PMI strategi diharapkan dapat membantu siswa untuk lebih aktif dan mengerti  materi yang diajarkan oleh guru. Strategi ini mengajarkan siswa untuk mengenali dan mengerti tentang sebuah masalah atau objek dari sudut pandang yang berbeda, yaitu siswa dapat mengetahui plus (keuntungan atau positif) dari suatu objek, minus (negatif atau kekurangan) dari suatu objek serta hal yang menarik dan dapat membuat siswa menjadi aktif dan menyampaikan pendapat secara bebas, sehingga akan tercipta kelas berbicara yang interaktif dan menarik bagi siswa.   Kata kunci: PMI (plus, minus, and interesting), teaching speaking, junior high school students.
IMPROVING THE STUDENTS’ SPEAKING ABILITY BY USING TIC-TAC-TOE GAME TO BE MEDIA AT JUNIOR HIGH SCHOOL Agustia, Wela; Amri, Zul
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Salah satu media untuk meningkatkan kemampuan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam speaking (berbicara) adalah Tic-Tac-Toe Game. Dalam permainan Tic-Tac-Toe Game, siswa dibagi menjadi dua kelompok dan setiap anggota dari kelompok ditutut aktif untuk berbicara sesuai dengan materi yang telah mereka pelajari. Mereka juga harus memiliki strategi yang baik, dan sama-sama berpartisipasi mengemukakan ide sehingga terjadi kerja sama dengan kelompok. Di sinilah siswa diajarkan untuk mempraktekkan speaking karena setiap kelompok bertanggung jawab memberikan pendapat agar dapat memenangkan permainan. Siswa juga diharuskan untuk berfikir kritis. Cara ini dapat memotivasi mereka dalam berbicara dalam kelas.  Kata kunci: Tic-tac-toe game, teaching speaking, teaching junior high school students.
USING FLY SWATTER GAME TO IMPROVE STUDENTS’ VOCABULARY OF GRADE 5 OF ELEMENTARY SCHOOL Rezkiah, Helena; Amri, Zul
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Fly swatter game adalah kegiatan yang menarik bagi siswa karena mereka dapat belajar sambil bermain. Dalam permainan ini, siswa merasa tertantang untuk mencari atau menemukan kata-kata yang telah tersedia. Dalam permainan ini, siswa akan dibagi menjadi dua kelompok dan setiap kelompok mendapatkan sebuah pemukul lalat. Sebelum permainan dimulai, guru menuliskan beberapa kata di papan tulis. Setelah itu, guru memperlihatkan beberapa gambar kemudian mengucapkan kata dalam Bahasa Inggris, serta memperdengarkan suara berdasarkan kata-kata yang tersedia. Tugas siswa adalah menemukan kata-kata yang ada di papan tulis berdasarkan instruksi guru. Jika siswa menemukan kata yang dimaksud, siswa harus memukul kata tersebut dengan alat pemukul yang telah diberikan, mengucapkannya dalam Bahasa Inggris dan mengejanya. Poin akan diberikan kepada kelompok yang cepat dan benar dalam menemukan kata. Jadi, dengan adanya permainan ini kelas akan lebih menyenangkan dan membuat siswa lebih tertarik untuk mengikuti pelajaran Bahasa Inggris di sekolah. Kata kunci: Fly swatter game, vocabulary, elementary school students
SPEAKING BOARD GAME TO TEACH SPEAKING OF DESCRIPTIVE TEXT Susanti, Ervi; Amri, Zul
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie F
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Makalah ini dibuat dengan melakukan tinjauan pustaka. Makalah ini membahas tentang penggunaan sebuah permainan, Speaking Board Game sebagai salah satu media yang dapat digunakan dalam  pengajaran speaking melalui sebuah teks descriptive. Penggunaan Speaking board game dalam pengajaran diharapkan dapat membantu guru dalam mengajarkan speaking dan meningkatkan minat siswa dalam belajar speaking terutama dalam hal mendeskripsikan seseorang atau sebuah benda. Dalam hal ini guru perlu mempersiapkan media yang digunakan yaitu dadu dan foto kopi dari speaking board tersebut. Di awal pembelajaran guru memotivasi siswa untuk belajar serta mengaktifkan kemampuan mereka tentang apa yang akan dipelajari. Kemudian setiap orang dalam masing-masing kelompok akan memiliki kesempatan untuk bermain. Siswa melemparkan dadu lalu berpindah tempat sesuai dengan nomor yang mereka dapatkan dan mendeskripsikan gambar yang ada dalam kotak secara lisan sesuai dengan kata kunci yang diberikan. Guru menyimpulkan pembelajaran serta mengevaluasi proses pembelajaran pada akhir proses pembelajaran. Key Word: speaking board game, teaching speaking, Descriptive text
AN ANALYSIS OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS’ GRAMMATICAL DEVIATIONS IN INDONESIAN – ENGLISH TRANSLATION Dirga Sari, Ika; Amri, Zul; Saun, Saunir
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie G
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan penyimpangan – penyimpangan grammar yang terdapat pada hasil terjemahan bahasa Indonesia kedalam bahasa Inggris mahasiswa tahun keempat yang terdaftar pada kelas translation tahun ajaran 2012/2013 di Jurusan Bahasa dan sastra Inggris UNP, (2) mendeskripsikan bagaimana kemampuan mahasiswa bahasa Inggris dalam menerjemahkan bahasa Indonesia kedalam bahasa Inggris dilihat dari penyimpangan grammar. Data dari penelitian ini adalah hasil terjemahan mahasiswa jurusan bahasa Inggris dari bahasa Indonesia kedalam bahasa Inggris. Sample penelitian ini adalah 27 orang mahasiswa yang terdaftar pada kelas translation di semester 7 tahun ajaran 2012/2013. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes translation yang berjumlah 2 teks tentang pendidikan dan bahasa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat penyimpangan grammar, mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris dalam menerjemahkan teks bahasa Indonesia kedalam bahasa Inggris sebagai berikut 16,96 % pada tipe omission, 5,16 % pada tipe addition, 21,97 % pada tipe misformation dan 55,89 % pada tipe misordering. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan menerjemah mahasiswa dilihat dari penyimpangan grammar berada pada level sedang.   Key words: Deviation, Grammar, Grammatical Deviations, Indonesian – English Translation.
USING OK4R IN IMPROVING SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ READING COMPREHENSION Wulandari, Septia; Amri, Zul
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie G
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Artikel ini bertujuan untuk memaparkan sebuah teknik dalam membaca yaitu OK4R. OK4R merupakan singkatan dari overview, key ideas, read, recite, reflect, dan review. OK4R merupakan sebuah teknik membaca yang menyuruh siswa untuk melakukan enam langkah dalam membaca: melihat sejenak keseluruhan teks, mencari ide kunci setiap paragraph, membaca keseluruhan teks dan mencari ide-ide dan detil pendukung setiap ide kunci yang telah didapatkan sebelumnya, mencatat ide-ide tersebut dan mengaitkannya ke pengetahuan sebelumnya atau ke kehidupan sehari-hari siswa, mengulang kembali untuk menulis kembali atau melafalkan semua ide-ide yang telah ditangkap dari teks tersebut. Teknik ini diterapkan di kelas dua sekolah menengah atas. Teks yang digunakan adalah eksposisi hortatori. Keunggulan teknik ini adalah siswa memiliki gambaran awal dari teks sebelum membaca keseluruhan teks karena siswa diminta untuk mengambil ide kunci dari setiap paragraf.   Key words: OK4R, reading technique, reading comprehension, senior high school
USING THE LOST TWIN GAME TO IMPROVE PRONUNCIATION OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Rahmawati, Sherly; Amri, Zul
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie G
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penulisan artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana cara meningkatkan pelafalan siswa dengan menggunakan the lost twin game untuk siswa sekolah menengah pertama. Pengajaran pelafalan ini bukanlah hal yang mudah karena siswa sangat mudah bosan dalam belajar dan kurangnya motivasi untuk meningkatkan kemampuan berbicara secara tepat dan lancar. Di awal pembelajaran (pre-teaching) guru mengaktifkan latar belakang pengetahuan siswa dengan memperlihatkan sebuah video atau gambar yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Kemudian, (whilst-teaching) guru menerangkan ekspresi pada tindak tutur meminta dan memberi barang, melakukan kegiatan bermain peran, dan menerapkan the lost twin game di dalam kelas. Di akhir pembelajaran, (post-teaching) guru menyimpulkan pelajaran dan melakukan kegiatan yang mebuat siswa rileks belajar. Key words: Lost Twin Game, Improve, Pronunciation, Junior High School Student
THE INTEGRATION OF TEACHING READING AND WRITING BY USING MUDDLE WORDS GAME FOR YOUNG LEARNERS Yanti, Elfa; Amri, Zul
Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam proses belajar mengajar di sekolah dasar, banyak siswa malas saat diminta membaca dan menulis teks bahasa inggris karena kurangnya kreativitas guru dalam menciptakan kegiatan yang menarik. Makalah ini bertujuan untuk memaparkan salah satu strategi pengajaran membaca dan menulis di sekolah dasar melalui sebuah permainan. Permainan ini adalah Muddle Words game. Permainan ini dapat digunakan untuk mengajarkan keahlian membaca dan menulis pada siswa sekolah dasar. Dalam permainan ini, guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok. Lalu guru menempelkan sebuah kartu di papan tulis. Pada kartu tersebut terdapat sebuah gambar benda dan huruf-huruf yang masih diacak. Guru meminta siswa bekerja dalam kelompok untuk menyusun huruf acak tersebut menjadi sebuah kata. Tetapi sebelum siswa menyusunnya dalam kelompok, siswa diminta untuk melafalkan huruf yang masih acak tersebut. Kelompok yang tercepat menyusun akan mendapat poin. Kegiatan ini dilakukan berulang-ulang. Kelompok yang paling banyak mendapat poin akan menjadi pemenangnya. Setelah banyak kartu di papan tulis, semua siswa disuruh membaca nyaring kata di papan tulis tersebut. Dengan begitu, indikator pembelajaran reading dan writing pada siswa kelas IV sekolah dasar akan tercapai.Key words: Muddle words game, reading a word, arrange letters and sound out
ENGLISHSPEAK.COM AS MEDIA FOR TEACHING PRONUNCIATION OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Gusrina, Gusrina; Amri, Zul
Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakArtikel ini berisi tentang media pembelajaran bahasa inggris melalui E-Learning. Media ini merupakan solusi untuk siswa SMP dalam melatih pengucapan bahasa inggris mereka. Englishspeak.com adalah situs baru yang gratis yang dapat membuat belajar bahasa Inggris mudah dan menyenangkan. Situs ini menyediakan ribuan file audio yang berisi frasa-frasa dan dialog-dialog yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Audio dalam rekaman ini berisi tentang rekaman suara penutur asli yang dapat membantu mereka melatih pengucapan bahasa Inggris mereka.Key Words: Pronunciation, Englishspeak.com, Junior High School Students.
USING SKIT STRATEGY IN TEACHING SPEAKING AT SENIOR HIGH SCHOOL Mardian, Lindo; Amri, Zul
Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakArtikel ini menjelaskan tentang bagaimana menggunakan skit strategi dalam pengajaran speaking atau berbicara pada siswa sekolah menengah atas. Melalui metode ini, siswa diharapkan bisa meningkatkan kemampuan berbicara dan rasa percaya diri mereka. Langkah-langkah dalam pengajaran kemampuan berbicara ini adalah Preparation, dimana guru telah menyediakan sebuah teks narasi misalnya sebuah cerita “the frog Prince” setelah itu,guru akan masuk kepada activities I, melalui tahap ini, guru akan membangkitkan pemahaman dasar akan materi yang dipelajari, setelah itu, guru akan masuk kepada activities II, dimana siswa diminta untuk membaca teks tersebut dan mencari berapa banyak tokoh yang ada yang nantinya akan menjadi pedoman kepada siswa untuk membuat naskah drama serta menjadi penentu bagi siswa yang akan duduk di dalam satu kelompok.Guru akan menjelaskan kepada siswa generic structure yang ada dalam sebuah teks tersebut, lalu memberikan penjelasan bagaimana menulis naskah drama atau skit dengan contoh sebuah teks narasi yang telah diberikan sebelumnya. Kemudian, guru akan memberikan beberapa buah teks yang sebelumnya telah dipersiapkan oleh guru dan membentuk beberapa kelompok berdasarkan benyaknya tokoh yang ada didalam sebuah teks. Setelah itu, siswa yang telah diberi kelompok akan menulis naskah drama. Setelah siswa selesai menulis drama, mereka akan langsung menampilkan hasil naskah drama atau skit tadi dengan cara bermain peran.Key words: Speaking, Skit strategy