Articles

Found 17 Documents
Search

Konsep Perencanaan Pengelolaan Das Terpadu Amri, Syaiful
REKAYASA SIPIL Vol 4, No 2 (2008)
Publisher : REKAYASA SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan suatu ekosistem, yang kondisinya dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu tanah (kelerengan tanah dan kepekaan tanah terhadap erosi), vegetasi (khususnya kondisi penutupanya), dan air (terutama curah hujan). Ketiga faktor tersebut saling terkait dan saling mempengaruhi. Perubahan salah satu faktor tersebut akan mempengaruhi kondisi faktor yang lain. Dalam kondisi keseimbangan ekosistem, bencana alam seperti banjir dan tanah longsor tidak akan terjadi, kecuali dalam kondisi ekstrim tertentu, misalnya, peningkatan curah hujan yang jauh di atas rata-rata normal. Dalam kondisi normal, erosi tanah berada pada tingkat yang rendah atau pada tingkat yang normal di mana jumlah tanah yang tererosi kurang lebih adalah sama dengan jumlah pembentukkan tanah yang baru. Curah hujan yang jatuh di wilayah DAS tidak akan menimbulkan banjir karena daya resap lahan terhadap air hujan cukup baik sehingga limpahan air hujan yang masuk ke sungai terkendali. Dalam kondisi keseimbangan ekosistem terganggu, misalnya luas penutupan vegetasi yang rendah, potensi terjadinya bencana alam tersebut cukup besar. Erosi dan banjir mudah terjadi pada wilayah DAS bervegetasi terbatas, dan pada wilayah dengan curah hujan tinggi, serta pada lahan dengan kelerengan tinggi dengan jenis tanah yang peka terhadap erosi.
Identifikasi Warna pada Robot Soccer dengan Color Filtering, k-NN dan Naive Bayes Amri, Syaiful; Suyono, Hadi; Setyawati, Onny
Jurnal EECCIS Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.351 KB)

Abstract

Tingkat akurasi dan waktu komputasi untuk mengidentifikasi warna objek merupakan dua permasalahan yang penting dalam mendesain vision robot Soccer. Untuk mengetahui permasalahan tersebut, maka pada penelitian ini digunakan beberapa metode klasifikasi diantaranya Color Filtering (CF), Naive Bayes (NB) dan kNearest Neighbor (k-NN) untuk melakukan segmentasi citra berdasarkan warna yang kemudian dilanjutkan deteksi objek, mencari titik pusat koordinat dan pengukuran jarak objek dengan aksi scaning dan tracking. Hasil dari penelitian ini didapatkan rata-rata error estimasi jarak yang terkecil dengan rentang pengukuran 10 cm sampai dengan 360 cm adalah pada metode klasifikasi Naive Bayes dengan rata-rata error 3,6%. Sedangkan waktu komputasi tercepat yang dibutuhkan untuk identifikasi warna objek adalah pada metode Color Filtering dengan waktu 0,097 detik. Dilihat dari estimasi error jarak dan waktu komputasi, metode k-NN berada diantara kedua metode lainnya yaitu rata-rata error estimasi jarak 7,19% dan dengan waktu komputasi 0,27 detik.Kata Kunci—Robot Soccer, Klasifikasi Naive Bayes, kNearest Neighbor (k-NN), Color Filtering.
Perbandingan Metode CF dan k-NN untuk Identifikasi Warna pada Robot Soccer Amri, Syaiful; Suyono, Hadi; Setyawati, Onny
Jurnal EECCIS Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.758 KB)

Abstract

Robot soccer adalah salah satu divisi dari Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI). Tugas robot ini adalah bermain bola berdasarkan rule standar internasional yang telah ditetapkan organisasi RoboCup. Sesuai dengan rule pertandingan robot soccer, bahwa warna setiap objek yang berada dalam lapangan pertandingan memiliki warna tertentu. Objek-objek yang dimaksud adalah bola, gawang, garis-garis putih, dan warna lapangan itu sendiri. Pada penelitian ini objek yang diteliti adalah bola (orange) dan gawang (kuning). Tingkat akurasi dan waktu yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi menjadi pertimbangan dalam mendisain fungsi vision robot soccer. Penelitian ini digunakan dua metode untuk mengidentifikasi warna objek pada robot soccer yaitu Color Filtering (CF) dan k-Nearest Neighbor (k-NN) untuk mengklasifikasi warna per-pixel dalam citra, kemudian dilanjutkan deteksi objek, mencari titik pusat koordinat dan pengukuran jarak objek dengan aksi scanning dan tracking. Dari hasil penelitian ini didapatkan waktu komputasi dengan CF adalah 0,097 detik dan k-NN adalah 0,27 detik, sedangkan rerata error estimasi jarak bola dengan rentang pengukuran 10 cm sampai dengan 360 cm menggunakan CF adalah 6,02% dan k-NN 7,19%.Kata Kunci—Robot Soccer, k-Nearest Neighbor (k-NN), Color Filtering.
KEANEKARAGAMAN JENIS REPTIL ORDO SQUAMATA DIKAWASAN HUTAN LINDUNG GUNUNG SEMAHUNG DESA SEBATIH KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK Amri, Syaiful; Nurdjali, Bachrun; Siahaan, Sarma
Jurnal Hutan Lestari Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Hutan Lestari
Publisher : Jurnal Hutan Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.457 KB)

Abstract

ABSTRACT Reptiles are one species of fauna mostly found in West Kalimantan. This research aims to investigate kinds of squamates living in the area of Semahung mountain protected forest in Sebatih village in Sengah Temila sub-district in Landak district. Thhe research took place from February 14th to March 1st 2014 using visual encounter survey (VES). The status squamates found based on the red list of IUCN (International Unio for Conservation of Nature and Natural Resources) comprises ten least concern squamates, two near threatened squamates and two not evaluated squamates. There are forteen species of squamates from five families. Based on Percent Similary value evaluation, the highest abundance is from Scincidae family that is  Eutropis rudis of 37%. The highest diversity value is on aquatic habitat of e’=0,8019. Of two habitats (aquatict and terrestrial) of squamates, the similary index of two habitats is 0,4, meaning that there are 40% of those species living in those habitats are similar species and 60% of those are different. It is because the two habitats have the similar altitude. Eutropis rudis have the highest meeting probability of 0,486 individual/hour. They are mostly seen in terrestrial habitat. Keywords: Squamates, species diversity, Semahung Mountain
Rancang Bangun Alat Penetralisir Asap Akibat Kebakaran Hutan Menggunakan Metode Corona Discharge Faizi, M. Nur; Amri, Syaiful
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2016: SNTIKI 8
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The forest area in Bengkalis district has an area of around 463 441 ha, with a variety of natural resources that can be generated from the forest. But in recent years frequently burned forest bengkalis induced land clearing by companies or individuals who have a bad impact to masyaarakat, so that the smoke caused by forest fires have been a disaster for the community in terms of both economy and health. The worst impacts experienced is the disruption of the respiratory system, because in the smoke contained various types of hazardous and toxic gases. For that it is developing an instrument capable of neutralizing the smoke generator using ozone generated by corona discharge process. Ozone will ionize toxic gases into oxygen and cleanse the air of the process, so that this method can be said to be effective for the sterilization of air. There are several stages in this study, first: the system design. Second: the manufacture box. Third: the manufacture of power supply. Fourth: manufacture ozone generator, and the final testing of the tool to see the system working tool is functioning properly and can be used by the public, especially people Bengkalis district. Keywords: Bengkalis district, corona discharge, ionization, ozone(O3), smoke
Conflict Reality of the Implementation of Ngabul Village Market Relocation Policy Amri, Syaiful; Soesilowati, Etty; Arsal, Thriwaty
Journal of Educational Social Studies Vol 8 No 1 (2019): June 2019
Publisher : Postgraduate Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.189 KB)

Abstract

The Ngabul market relocation in the process of implementation caused social problems, the majority of market traders who were members of the Ngabul market traders association rejected the policy. This study aims to analyze the occurrence of conflict in the process of implementing the market relocation policy of the Annual District of Ngabul in Jepara Regency. This study uses a qualitative approach. The technique of collecting data through in-depth interview, observation and document study. The data analysis in this study used Spradley model analysis techniques, including domain analysis, taxonomic analysis, compound analysis, and analysis of cultural themes. The results showed that the conflict in the implementation process of Ngabul market relocation policy was caused by differences of opinion between related parties, communication problems, and differences in the disposition of policy implementers with market traders, village authorities continued to develop new markets, after the market was inaugurated, the majority of market traders long time they maintain their attitude not to occupy new markets and they prefer to sell in the emerging market that is built with self-financing on land owned by residents. The findings of this study are the reality of the causes of conflict in the implementation of Ngabul village market relocation policy can be categorized into Ralf Dahrendorf's conflict theory. The reality of the conflict cannot be separated from the theory of Edward III's policy implementation. The benefits of the findings of this study can be used as a reference for the preparation of strategic steps in solving the problem of market relocation.
The Consumption Understanding of IAIN Students on Shariah Perspective Amri, Syaiful; Haryono, Agung; Wahjoedi, Wahjoedi
Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) Vol 3, No 3: September 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jph.v3i3.5848

Abstract

Makna Konsumsi Bagi Mahasiswa IAIN Dalam Perspektif SyariahAbstract: This study aims to understand the meaning and fulfillment consumption consumption by students in the Faculty of Sharia perspective Tarbiyah and Teaching Education Department of Eco-nomic IPS IAIN Mataram. The approach used is qualitative phenomenology. Analysis of data through three stages, data reduction, data display and conclusions and verification. The results of this study indicate that students interpret sharia consumption into perspective is to use the goods or services of an individual or group to meet its needs with the goal of not only find satisfaction but at the same time by taking into account the advice of worship or prohibition in Islamic Sharia to meet the con-sumption needs of students do it taking into account the needs, budget, not excessive, and halal.Key Words: student consumption, shariaAbstrak: Penelitian ini bertujuan memahami makna konsumsi dan pemenuhan konsumsi oleh mahasis-wa dalam perspektif syariah pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan IPS Eko-nomi IAIN Mataram. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi. Analisis data melalui tiga tahapan, reduksi data, display data dan mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai konsumsi dalam perspektif syariah adalah menggunakan barang atau jasa oleh individu ataupun kelompok untuk memenuhi kebutuhannya dengan tujuan ti-dak hanya mencari kepuasan, akan tetapi sekaligus ibadah dengan memperhatikan anjuran atau la-rangan dalam Syariat Islam dalam memenuhi kebutuhan konsumsi. Mahasiswa melakukanya dengan mempertimbangkan kebutuhan, anggaran, tidak berlebihan, dan kehalalannya.Kata kunci: konsumsi mahasiswa, syariah
Kecepatan Runtuh Balok Beton Bertulang oleh Temperature Tinggi dalam Variasi Mutu Beton B.Army, B.Army; Amri, Syaiful; Atmaja, Jajang
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 14 No 1 (2017): Edisi April 2017
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.278 KB) | DOI: 10.30630/jirs.14.1.108

Abstract

Kombinasi beban statik dan temperatur tinggi  mempercepat terjadinya keruntuhan struktur beton yang sedang terbakar, kecepatan runtuh ditentukan oleh  besarnya beban yang bekerja,  temperatur  dan durasi kebakaran serta  mutu beton             Specimen adalah balok beton bertulang  dimensi  100x150 x1000 mm. jumlahnya 8 balok. Masing-masing balok diberi satu tulangan tarik D=12mm,  tulangan tarik tersebut dibubut dibagian tengahnya sepanjang 10 cm  hingga diameter 8 mm, tujuan agar memberikan konsentrasi tegangan.  Pengujian specimen dibagi 2 yaitu: 2 balok diuji pada temperatur ruang untuk mendapatkan Pcr sebagai beban bagi  6 balok yang diuji pada temperatur tinggi. Untuk melihat kecepatan runtuh balok pada pengujian temperatur tinggi, digunakan tiga variasi pembebanan yaitu: 100% Pcr, 80% Pcr dan 60% Pcr, sedangkan selimut beton (concrete cover) (d’): d’=20 mm  Pelaksanaan pengujian balok pada temperatur tinggi, balok dibakar dalam furnace untuk mutu 20 MPa sambil dibebani: 100%Pcr, 80%Pcr, dan 60%Pcr langsung direkam datalogger data-data lama pembebanan, perubahan suhu,  defleksi Demikian juga untuk mutu beton fc=45 MPa.              Hasil pengujian balok pada temperatur tinggi menunjukan bahwa: semakin besar beban Pcr yang bekerja maka kecepatan runtuh balok beton bertulang semakin tinggi. Semakin tinggi mutu beton maka kecepatan runtuhnya juga semakin tinggi.   Sebanyak 2 balok beton bertulang diuji pada suhu ruang memberikan Pcr masing masing sebagai berikut: untuk mutu beton fc=20 MPa dan dengan cover beton 20cm maka Pcr= 824 kg kondisi crack, dan Pcr’=2870 MPa kondisi ultimate, Untuk mutu beton fc’=45 MPa dan dengan cover beton 20mm maka Pcr=1394 MPa kondisi crack, dan Pcr=3164 MPa kondisi ultimate
PENGOLAHAN AIR TANAH ARTESIS MENJADI AIR LAYAK MINUM DI DESA BURUK BAKUL Amri, Hikmatul; Amri, Syaiful
Prosiding Seminar Nasional Darmajaya Vol 1 (2017): SEMNAS IIB DARMAJAYA
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Darmajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakankebutuhanpokokbagikehidupanmanusia. Pemenuhankebutuhan air bersihsudahmenjadimasalah yang sangatumumdanbelumteratasi di sebagianbesarwilayahnegara Indonesia padaumumnyaterutama di daerahpedesaandanterpencil. Air bersih yang sehatharussesuaidenganpersyaratankesehatan yang telahditetapkanmelaluiperaturanmenterikesehatan No. 416/MENKES/PER/IX/1990 tentangsyarat-syaratdanpengawasankualitas air. SelamainimasyarakatdesaBurukBakuldalammemenuhikebutuhan air memilikikebiasaanmenampung air hujanpadasaatmusinhujandanmenggunakan air sumurbor (air tanahdalam/artesis) padasaatmusimkemarau. Air sumurbor di desaBurukBakulpadaumumnyaberwarnaagakkekuningandanada di beberapatitiksumur yang airnyasudahjernihtapi air sumurbortidaklayakuntukdikonsumsi. Metoda yang dilaksanakanadalahpengolahan air sumurbormelaluiteknologiultrafiltrasidan reverse osmosis. Tahapan yang dilaksanakandalampengolahan air sumurbormenjadi air bersihadalahkoagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dekolorisasi, netralisasidandesinfektasi. Dari pengabdian yang sudahdilakukanpengujiankualitas air padamasukan air sumurborkadar TDS 796 dankadar pH 7,21 dankeluaranmesin RO kadar TDS 332 dankadar pH 6,81. Dari hasil yang didapatkan maka air proses mesin RO layak konsumsi karena kadar pH masih di bawah 500 sesuai dengan standar nasional air minum. Kata kunci :Air Bersih, Artesis, Ultrafiltrasi, Reverse Osmosis 
RANCANGAN PEMBUATAN ALAT STAND PROPELLER HARTZELL PT-6A UNTUK MENUNJANG PEMBELAJARAN PRAKTEK TARUNA DI HANGGAR POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Amri, Syaiful; Wijanning Putra, Afy Setia
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan) Vol 2 No 1 (2018): SNITP 2018 Vol. 2 No.1
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Engine PT-6A merupakan salah satu dari sekian banyak Engine yang digunakan sebagai sarana dalam pembelajaran praktek taruna di Hangar Politeknik Penerbangan Surabaya, dimana dalam proses pembelajaran tersebut yaitu proses Overhaul Engine atau bongkar pasang Engine yaitu salah satunya adalah melepas Propeller beserta Central Hub dari Engine PT-6A. setelah dilepas maka akan diletakkan di tempat atau alat yang akan dibuat nantinya yaitu Propeller Stand.   Rancangan Propeller Stand ini dibuat untuk memudahkan taruna dalam proses pembelajaran praktek Overhaul Engine pada pembelajaran praktek taruna. Ide pembuatan Propeller Stand sendiri muncul setelah melihat secara langsung kondisi di Hangar Politeknik Penerbangan Surabaya, dimana saat Overhaul Engine PT-6A saat sesudah melepas bagian Propeller beserta Central Hubnya hanya diletakkan pada sebuah ban bekas pesawat yang sudah tidak terpakai/ban bekas.   Dalam proses pembuatanya sendiri akan mempertimbangkan dengan berat Propeller beserta Central Hubnya dan dengan mengukur kepresisian untuk tempat atau lubang pengunci untuk masuknya bold Propeller ke Propeller Stand yang akan dibuat nantinya agar tidak goyah dan dapat berfungsi secara maksimal untuk tempat peletakan atau penyimpanan Propeller beserta Central Hubnya yang dilepas saat proses pembelajaran praktek Overhaul Engine PT-6A di Hangar Politeknik Penerbangan Surabaya.