6.214
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL JURNAL PANGAN DAN GIZI Jurnal Analis Kesehatan Fish Scientiae JURNAL LITBANG Majalah Farmaseutik EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Jurnal Ikatan Alumni Fisika Universitas Negeri Medan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Buletin Ekonomi Perikanan INKLUSI KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology EnviroScienteae Jurnal Transportasi Jurnal Geografi e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Jurnal Pendidikan Fisika Jurnal Paradigma Ekonomika Traditional Medicine Journal Jurnal Kebidanan Malahayati Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan DIMENSI PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA MEDIA MEDIKA MUDA Jurnal Agritech Jurnal Sistem Informasi Musirawas (JUSIM) Jurnal Ilmiah Manuntung Jurnal Media Ekonomi dan Manajemen Arabi : Journal of Arabic Studies INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Primary : Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Dasar Masyarakat, Kebudayaan dan Politik UNIVERSUM Biosfer: Jurnal Tadris Biologi J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Arabi : Journal of Arabic Studies Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan JURNAL TEKNIK SIPIL Jurnal Gizi Jendela Olahraga Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat MIMBAR PENDIDIKAN Jurnal Teladan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Universa Medicina INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling KUMARA CENDEKIA Jurnal Elemen Privat Law Jurnal An-Nahdhah Jurnal Entropi THUFULA International Journal of Integrated Health Sciences INOVTEK Polbeng - Seri Informatika VALUE ADDED | MAJALAH EKONOMI DAN BISNIS JFIOnline Singuda ENSIKOM Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika AGROEKOTEKNOLOGI Jurnal Gemaedu Dinamika Maritim Jurnal Administrasi Pendidikan : Program Pascasarjana Unsyiah Wacana Hukum Jurnal Hutan Lestari Journal of Biology Education PAUD Teratai MEDIA BINA ILMIAH Jurnal Sosiologi Agama Journal of Health Jurnal Kesehatan Lingua Cultura Jurnal Humaniora JURNAL ILMIAH CITRA DELIMA Jurnal Beraja Niti e-Jurnal Perdagangan Industri dan Moneter Jurnal Matematika & Sains Jurnal Sagu Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Para Pemikir
Articles
136
Documents
KADAR VITAMIN C, MUTU FISIK, pH DAN MUTU ORGANOLEPTIK SIRUP ROSELLA (Hibiscus Sabdariffa, L) BERDASARKAN CARA EKSTRAKSI

JURNAL PANGAN DAN GIZI Vol 1, No 1 (2010): Kajian Pangan dan Gizi
Publisher : JURNAL PANGAN DAN GIZI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.113 KB)

Abstract

Rosella flower contains vitamin C that is 260-280 mg in 100 grams. Rosella can be processed into syrup, extracts of roselle can be done by heating or without heating. The purpose of this study was to determine the effect of extraction of the vitamin C content, physical quality, pH and organoleptic quality of roselle syrup. This research using completely randomized design with 2 treatment by extraction and 13 replicates. Analysis of vitamin C oksidimetri method, measurement of total dissolved solids using handrefraktometer, measurement of viscosity using viskosimeter, measurement of pH using a pH indicator. Results showed that vitamin C in fresh rosella flowers as much as 144 mg/100 grams, moisture content and pH of 73.415% fresh roselle 2. Extraction effect on vitamin C content rosella syrup because, but did not affect the physical quality of rosella syrup. Panelists favored from the extraction of roselle syrup by heating. Key words: roselle syrup, extract, vitamin C.

ANALISIS AKRILAMIDA PADA KRIPIK DAN KUDAPAN GORENG DARI UMBI-UMBIAN

PROSIDING SEMINAR NASIONAL Vol 2, No 1 (2010): Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.64 KB)

Abstract

Potential high acrylamide formation in food starch source prepared with pan frying. This study aims to: measuring and describing levels of acrylamide in snacks and chips from tubers. Diskriptif research designed to test 2 times. Materials used include: “talas”, potato, cassava and sweet potatoes, cooking oil, the standard acrylamide and other reagents. Tubers made snacks and chips, each performed with a frying pan and processing pengovenan. Acrylamide analysis performed by the method of High Performance Liquid Chromatography (HPLC) (Simanjuntak et al., 2004,). Diskriptif analyzed data with the help of SPSS version 15 and presented diskriptif. The results of analysis on acrylamide levels in the “timus” snack highest good sweet potato fries or oven, respectively 65, 244 mcg / g ± 2, 192; 65.425 mcg / g ± 2, 268, lowest in both fried potato croquettes or oven, each of each was 42.590 mcg / g ± 0.000; 43, 012 mcg / g ± 0, 074. Similarly, the highest in the chips are potato chips, fried and oven whether each for 111, 391 mcg / g and 0000 ± 99, 895 mcg / g ± 4702, whereas the lowest levels are in fried potato chips as many as 13,023 mcg / g ± 0000. To do further research about the effects of long storage of materials tubers after harvest and non enzimatis Browning reactions during the processing of acrylamide formation and the influence of early treatment on the tubers before processing to minimize the formation of acrylamide.

PRAKTEK PENGGORENGAN DAN MUTU MINYAK GORENG SISA PADA RUMAH TANGGA DI RT V RW III KEDUNGMUNDU TEMBALANG SEMARANG

PROSIDING SEMINAR NASIONAL Vol 2, No 1 (2010): Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.244 KB)

Abstract

Praktek penggorengan akan mempengaruhi kualitas minyak dan makanan yang digoreng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktek penggorengan dan mutu minyak sisa pada rumah tangga. Rancangan penelitian ini adalah diskriptif analitik, informasi praktek penggorengan diperoleh dengan wawancara, mutu minyak goreng sisa diketahui dengan analisis Free Fatty Acid (FFA) dan bilangan peroksida. Sampel 20 orang dari 59 populasi, sampel minyak goreng sisa diperoleh dari responden. Analisis FFA menggunakan prosedur Sudarmadji, et al (1997) sedang bilangan peroksida dengan metode AOCS Cd 8-53 dalam Nielsen  (1996). Hasil wawancara menunjukkan sebanyak 75 % responden menggunakan minyak goreng curah. Dalam penggorengan digunakan minyak goreng sisa yang ditambahkan minyak segar, minyak goreng yang sama digunakan untuk menggoreng beberapa macam makanan. Tidak ada perlakukan untuk merawat/menyimpan minyak goreng sisa yang masih akan digunakan lagi. Kadar FFA dan peroksida secara keseluruhan lebih tinggi dari ketentuan SNI untuk minyak segar. Kadar FFA tertinggi sebanyak 8,335 %, terendah 0,479 %, bilangan peroksida tertinggi 93,394 meq peroksid/kg fat, terendah 0,990 meq peroksid/kg fat. Penyuluhan tentang praktek penggorengan dan perawatan /penyimpanan minyak diperlukan untuk mempertahankan mutu minyak dan makanan goreng.

STATUS ANEMIA, PERILAKU DAN PENGETAHUAN GIZI SERTA KESEHATAN REPRODUKSI BURUH PEREMPUAN : GAMBARAN KERENTANAN KESEHATAN REPRODUKSI BURUH PEREMPUAN DI PABRIK BITRATEX KECAMATAN PEDURUNGAN KOTA SEMARANG

PROSIDING SEMINAR NASIONAL Vol 1, No 1 (2008): CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Pen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.922 KB)

Abstract

Status anemia, perilaku dan pengetahuan gizi serta kesehatanreproduksi merupakan mata rantai yang saling berhubungan erat. Anemiasering dialami pada perempuan yang berada pada kondisi miskin. Pada kondisi demikian kaum perempuan memutuskan untuk bekerja meskipun dengan penghasilan yang rendah dan waktu kerja panjang. Desakan ekonomi juga mendorong perempuan menempatkan pilihan menu seimbang dan beragam untuk konsumsi sehari-hari pada urutan terakhir. Hal tersebut akan memperburuk kondisi kesehatan, khususnya anemia.Buruh perempuan di pabrik merupakan salah satu komunitas yangcukup rentan terhadap permasalahan kesehatan khususnya anemia danreproduksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 49 orang 55,7 % dari 88 sampel buruh perempuan berstatus anemia, sedang perilaku gizi dalam kategori baik sebanyak 47 Orang (53,4 % ) kategori kurang baik 41 orang ( 46,6 %). Pengetahuan gizi kategori sedang dan kurang 52 orang ( 59,1 %), katagori baik 36 orang ( 40,9 %). Perilaku kesehatan reproduksi dalam kategori baik 51 orang (58 %) dan kurang baik 37 orang (42 %). Pengetahuan kesehatan reproduksi kategori sedang dan kurang 45 orang (48, 9 %) berpengetahuan baik ada 43 orang (46,7 %).Data tersebut menunjukkan bahwa buruh perempuan cukup rentanterhadap permasalahan kesehatan. Status anemia yang berkelanjutan tentunya akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja dan kesehatan reproduksi.Kata kunci: status anemia., pengetahuan dan perilaku gizi, kesehatanreproduksi

IDENTIFIKASI TELUR CACING USUS PADA LALAPAN DAUN KUBIS YANG DIJUAL PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN SIMPANG LIMA KOTA SEMARANG

PROSIDING SEMINAR NASIONAL Vol 1, No 1 (2008): CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Pen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.132 KB)

Abstract

Prevalensi infeksi cacing usus di beberapa tempat di Indonesia mencapai80 % yang umumnya ditularkan melalui makanan/minuman atau melalui kulit. Jenis makanan yang memungkinkan terjadinya penularan adalah jenis sayuran seperti kubis karena kubis seringkali dikonsumsi dalam bentuk mentah atau lalapan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan cara pencucian kubis dan mengidentifikasi telur cacing usus pada lalapan kubis yang dijual pedagang kaki lima di kawasan Simpang Lima Kota Semarang.Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan jenis penelitian yangdilakukan adalah “Explanatory Research” dan rancangan penelitian adalahcross sectional. Populasi adalah seluruh pedagang kaki lima yang menjuallalapan dari kubis yang berlokasi di sekitar Simpang Lima. Sampel diambil secara “Simple Random Sampling” dan besar sampel 15 pedagang. Data dikumpulkan dengan cara wawancara terhadap pedagang. Data jenis telur cacing usus dan jumlah telur cacing usus diukur dengan menggunakan metode modifikasi pengapungan NaCl jenuh. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif.Hasil penelitian, pedagang lalapan kubis di kawasan Simpang Lima KotaSemarang yang mencuci kubisnya sebesar 86,7%. Sebanyak 76,9% pedagang mencuci kubisnya dengan air yang tidak mengalir, hanya sebesar 23,1% yang mencuci dengan air mengalir. Pencucian dilakukan dalam keadaan kubis masih utuh (bulatan) dan pada saat akan disajikan bagian terluar dibuang lebih dahulu. Hasil pemeriksaan laboratorium ternyata masih ada 4 sampel kubis (13,3%) yang masih mengandung telur cacing usus yaitu jenis Ascaris lumbriocoides (cacing gelang). Jumlah telur yang ditemukan pada masing-masing sampel hanya 1 telur cacing.Kata kunci : telur cacing usus, lalapan, daun kubis.

CHIPS TEMPE SEBAGAI MAKANAN RINGAN ALTERNATIF PENGGANTI JUNKFOOD

PROSIDING SEMINAR NASIONAL Vol 1, No 1 (2008): CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Pen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.56 KB)

Abstract

Kehadiran makanan ringan terutama yang diolah dengan teknologiekstrusi berkembang sangat pesat segmen pasarnya adalah anak –anak. Dilihat dari bahan dasarnya yang kebanyakan adalah dari serealia, dapat dipastikan makanan ringan jenis ini mempunyai kandungan protein yang kecil, sehingga sering disebut sebagai Junk Chips tempe merupakan alternatif makanan pengganti tersebut. Untuk mendapatkan cita rasa yang dapat diterima, maka dipelajari penambahan berbagai macam tepung dengan proporsi yang bervariasi.Penelitian menunjukkan bahwa hasil penggunaan jenis bahan penguatmenunjukan ada pengaruh yang signifikan terhadap kadar air chip tempe tetapi konsentrasi tepung tidak berpengaruh terhadap kadar air chips tempe ( 5 %, p : 0,002 < 0,05). Demikian juga terhadap protein , baik dari jenis maupun konsentrsi tepung. Analisis terhadap lemak menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara jenis tepung dan konsentrasi terhadap kadar lemak chips tempe ( 5 %, p : 0,000 < 0,05)Hasil uji organoleptik secara umum menunjukkan bahwa: tidak adakecenderungan tertentu dari penambahan bahan penguat maupun konsentrasi yang digunakan. Meskipun demikian terlihat penambahan tepung tapioka dan maezena mempunyai skor citarasa lebih tinggi dibanding perlakuan yang lainUntuk dapat mengoptimalkan produk dari aspek cita rasa: warna, aroma, kerenyahan dan rasa, maka perlu dicoba penambahan bahan bahan lain yang sudah mempunyai dasar warna dan cita rasa yang spesifik seperti jagung manis, sehingga dapat meminimalkan aftertaste tempe pada chips yang kurang disukai.Kata kunci: Chips tempe, junk food, bahan penguat, jenis tepung, konsentrasi

PENGARUH PENYIMPANAN PADA SUHU RENDAH TERHADAP UMUR SIMPAN DAN TOTAL BAKTERI AIR SUSU IBU ( ASI )

PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6814.649 KB)

Abstract

Mothers milk is a fat emulsion in protein, lactose and organic salts which is secreted by both mother bosom gland, as  especialis food to baby.  Giving of mothers milk until 4 month of the babys age ( exclusive ASI)  have fulfilled requirement of food to  baby. To mothers work, giving of exclusive ASI (mothers milk) is unworkable  properly.One of the alternative to be able to give ASI fully by  conducting  of storage ASI at low tentperoture. Results of research  indicated  that  there  was  change  which striking  at colour, flronta, acidity (pH) and  consistency up to the fourth days of storage. Change of cotrsistency  and aroma happened at the fifth days of storage, this matter showed that the  duration  of storage of ASI at the low temperature is 4 day. Analysis to  total of bacteria indicated  that the duration of storage do not have an effect on total of bacteria of ASI kept.

ANALISIS ZAT GIZI TEMPE FORTIFIKASI ZAT BESI BERDASARKAN PEMASAKAN

PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.886 KB)

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah gizi paling umum pada negara berkembang, termasukIndonesia. Diantara berbagai solusi perbaikan gizi, fortifikasi makanan merupakan salah satuupaya yang dapat dilakukan. Tempe yang berbahan dasar kedele memungkinkan sebagai alternatifmakanan untuk difortifikasi dengan besi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis zat gizi padatempe fortifikasi zat besi, mentah dan masak. Penelitian yang dilakukan adalah pembuatan tempefortifikasi zat besi, dimana terdapat 5 kelompok perlakuan dengan 3 ulangan. Rancanganpenelitian yang digunakan adalah percobaan satu faktor dengan dasar Rancangan Acak Lengkap(RAL). Analisis statistik yang digunakan adalah uji t indipendent dan uji Mann Whitney sertaAnova dan uji Kruskal Wallis. Analisis zat gizi dilakukan pada tempe mentah dan masak(dibacem). Hasil analisis menunjukkan terdapat penurunan yang bermakna zat gizi (protein,lemak, dan zat besi) pada tempe fortifikasi yang telah dimasak. Namun pada kadar abu dankarbohidrat mengalami kenaikan yang bermakna setelah dilakukan pemasakan (dibacem). Tempeyang difortifikasi zat besi, makin tinggi kadar zat besi yang ditambahkan pada fortifikan makakadar zat besi tempe makin meningkat (pada tempe fortifikasi mentah) dan ada perbedaan yangbermakna. Pada tempe fortifikasi masak juga ada pengaruh perlakuan terhadap kadar zat besi,namun antar perlakuan kadar zat besinya bervariasi. Pengaruh pemasakan dengan dibacemmenurunkan kadar zat besi secara bermakna (p=0,00), dimana rata-rata kadar zat besi tempefortifikasi mentah 3,36 mg menjadi 2,67 mg

KARAKTERISTIK KIMIA TEPUNG KECAMBAH SEREALIA DAN KACANG-KACANGAN DENGAN VARIASI BLANCHING

PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.152 KB)

Abstract

Pengecambahan serealia dan kacang-kacangan diketahui dapat meningkatkan mutu gizi. Kecambahdalam bentuk tepung mempunyai daya guna yang lebih luas. Perlakuan pemanasan awal (blanching)pada pembuatan tepung kecambah diperlukan untuk meningkatkan kualitas tepung kecambah. Tujuanpenelitian ini untuk mendiskripsikan karakteristik kimia tepung kecambah serealia dan kacangkacangandengan perlakuan variasi cara blanching.Karakteristik kimia tepung kecambah serealia dan kacang kacangan dengan variasi blanching antarbahan cukup bervariati. Tepung kecambah kedelai mempunyai kandungan kadar protein, lemak,vitamin E, serat dan total phenol tertinggi.

PENGETAHUAN KEAMANAN PANGAN PENJUAL MAKANAN JAJANAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH KELURAHAN WONODRI KECAMATAN SEMARANG SELATAN KOTA SEMARANG Knowledge of Food Security of The Street Food Eat Sellers in School Country Side of Wonodri Subdistrict of South Semarang

JURNAL LITBANG Vol 4, No 3 (2006): Sain dan Teknologi
Publisher : JURNAL LITBANG

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Case of Food poisoned progressively mount as long as 2004, one of factor is less awake of food security. Research in general aim to lvtow lcnowledge about food security all seller of environmental food street food of school This research [conducted] at school which reside in region of village of Wonodri. Grand total of Obyek there is 7, The total of 17 selles streed fool are selected as samples. Used by appliance is Queisioner about security offood and practice of hygiene and sanitasi Result Of Research indicate that in general sample have htowledge offood security with good category as much: 17,65 gratuity medium 52,94 gratuity and less 29,41 gratuity Keyword : lmowledge, food security and street food

Co-Authors Abdi Fithria Achmad Fudholi Aditya Hanafi, Aditya Agustin Syamsianah Ahmadi Ahmadi Amalia, Ridha AMALIYAH - Ananda, Fitriya Aprilliyanti, Titi Arief Suryono Astin Lukum Astri Hanjarwati, Astri Athori, Agus Bayu, Bima Budi Astuti Budi Santoso Daulay, Ari Kurniawan Derlina . Desnky, Reyandi Dewi Kartika Turbawaty Dewi Puspa Sari, Dewi Puspa Eko Suprapto, Eko Ekowatiningsih, Ninik Eliwarti, Eliwarti Ellen Sophie Wulan Tangkudung Emilia Emilia Emmy Sri Mahreda Eny Winaryati Evi Setiyowati, Evi Evy Wardenaar fahmi fauzi Dzulqarnaen, fahmi Fakhri Ras Fatmawati, Zeni Fifi Puspita Fitrianingsih, Sri Peni Fonny Rianawati Gunawan Wibisono Hamidi, Didi Ali Haryono Haryono Hastari Wuryastuty Herdi Herdi Hikmah ., Hikmah Ibrahim, Muhammad Maruf Indah Putriana Iriansyah Iriansyah, Iriansyah Ishak Isa Jamil Suprihatiningrum, Jamil Joko Teguh Isworo K Baderan Kamba, Ismail Kartika Chrysti Suryandari La Ola, La Onu Lawelle, Sjamsu Alam Lestari, Fetri Luthfi A Mahmud Siregar Mansur Mansur Mariaty Ibrahim Misbahul Huda mufarika, mufarika Muflihati, . Muhammad Yusuf Muhammad Zainuddin Lubis Muji Rahayu Murniati AR, Murniati Nana Kariada Tri Martuti, Nana Kariada Tri Nani Oktaviani Nani Suryani Nasir Usman Nikmah, Sholikatun Ningsih, Yela Cristia Ninung Rose Normanita, Ria Nur Hidayah Nur Hidayat Nur Lailatul Rahmah nur widiatmi, nur Nurhidajah - Nurjanah, Rahma Nurjanah, Rahma Nusratini, Nusratini Palandi, Jozua Ferjanus Parmadi Parmadi Pradian, Galuh Pudyastuti, Zusana Eko Purwantini, Ika Puspita, Desi Rachma Fitriati Radita, Nira Rahayu Astuti Rahmad Fauzi Ratih Handayani Ratna Tanjung Rianti, Emy Rina Budi Satiyarti, Rina Budi Rita Susanti Robiana Modjo Rofiah, Rofiah Romdoni, Muhammad Rosmayati Rosmayati Ruli Hafidah Rusmilyansari Rusmilyansari Saptya Fajar Pertiwi Saputri, Dhea Ayu Setia Iriyanto Setyo Iriyanto SISWANTO SISWANTO Siti Fatimah Siti Kamsiyati Sri Hetty Susetyorini Sri Naruki Sri Ngabekti Sri Suprapti Sufiati Bintanah Sugianli, Adhi Kristianto Sugiyatno Sugiyatno Suparmo Suparmo, Suparmo suwaldi suwaldi SUWIJIYO PRAMONO Syaparuddin Syaparuddin Taranindya Zulhi Amalia Tina Dewi Rosahdi, Tina Dewi Tri Saptuti Susiani, Tri Saptuti Umar Hafidz Asy’ari Hasbullah, Umar Ummu Mukaromah Wahyono Wahyono Wahyuni Ilham Wahyuni, Septiya Wijaya, Tommy Tanu Wikanastri Hersoelistyorini Yastri Indah Kusumastuti Yekti Asmoro Kanthi Yetti Elfina Yuspriyati, Devi Zabid, Muhammad Anand Pratama Zahirman, Zahirman Zulafa Noor, Zulafa