p-Index From 2014 - 2019
14.039
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SIGNIFIKAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Jurnal Pertambangan Jurnal Rekayasa Mesin BAHASANTODEA BALI MEDICAL JOURNAL (BMJ) Jurnal Energi Dan Manufaktur KOMPILASI JURNAL PRESIPITASI Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Proceedings of Annual International Conference Syiah Kuala University - Life Sciences & Engineering Chapter Jurnal Penelitian Inovasi Jurnal Pendidikan Humaniora Jurnal Pendidikan Sains Warta Rimba Spektrum Hukum Jurnal Tomalebbi Al-Hikmah Journal for Religious Studies Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prosiding SNATIF Jurnal Ilmu Teknik EDUKASIA Techno: Jurnal Penelitian Substantia Folia Medica Indonesiana Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 Jurnal Agritech JIA (Jurnal Ilmu Agama) Jurnal Zeolit Indonesia Abjadia : International Journal of Education TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Politik Profetik Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner JURISDICTIE Jurnal Hukum dan Syariah Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Keperawatan Sriwijaya International Journal of Applied Biology PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Penelitian Kesehatan Health Notions Wahana Ilmuwan TADBIR : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Jurnal Keperawatan Padjadjaran ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Kimia Terapan Indonesia Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi At-Tibyan Jurnal Keperawatan Silampari Reviews in Civil Engineering TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman ICETIA Jurnal Kolaboratif Sains AKMEN Jurnal Ilmiah NUANSA AL-FURQAN Jurnal Sosiologi Agama JMM UNRAM - MASTER OF MANAGEMENT JOURNAL Jurnal Kebidanan Malahayati JURTEKSI Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Journal of Health, Education and Literacy Jurnal Literasiologi Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Jurnal Respirologi Indonesia Metalurgi Nizham Journal of Islamic Studies Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI), Indonesian Journal of Animal Science and Technology Jurnal Respirasi Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Jurnal Gema Ngabdi Technologia: Jurnal Ilmiah Journal of Civil Engineering Research Agrotek Lestari
Articles

KOHESI DAN KOHERENSI DALAM ARTIKEL ILMIAH POPULER RADAR SULTENG Amin, Muhammad; Syamsudin, Syamsudin; Zulianto, Sugit
BAHASANTODEA Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : BAHASANTODEA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kohesi dan koherensi dalam Artikel Ilmiah Populer Radar Sulteng (AIPRS). Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis Wacana kritis (AWK) Fairclough dalam menganalisis wacana dalam tiga dimensi, yaitu (1) data linguistik, (2) praktik-praktik diskursif, dan (3) praktik-praktik sosial, melalui tiga tahapan, yaitu: deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Data dalam penelitian ini berupa data tertulis dalam bentuk dokumen AIPRS. Data diperoleh melalui tiga tahapan, yaitu: orientasi/deskripsi, reduksi/ fokus, dan seleksi. Kemudian, data dianalisis menggunakan model AWK Fairclough, yaitu data linguistik dianalisis melalui kajian bentuk dan makna, dinterpretasikan, dan dieksplanasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa dalam AIPRS ditemukan bentuk kohesi dan koherensi. Bentuk kohesi terdiri atas, kohesi gramatikal dan leksikal. Penanda kohesi gramatikal, meliputi: referen/pengacuan, substitusi/penyulihan, elipsis/pelesapan, konjungsi/penghubung, dan inversi. Kemudian kohesi leksikal terdiri atas: repetisi/pengulangan, sinonim/kesamaan makna, antonimi/lawan makna, kolokasi/sanding kata, ekuivalensi/kesejajaran. Selain itu, terdapat  penanda koherensi dalam AIPRS yang mencakup: hubungan sebab akibat, hubungan akibat sebab, hubungan sarana hasil, hubungan alasan tindakan, hubungan latar simpulan, hubungan kelonggaran hasil, hubungan perbandingan, hubungan hubungan parafrastis, hubungan adiftif, hubungan identifikasi, hubungan generik-spesifik, hubungan spesifik-generik, hubungan ibarat, dan hubungan argumentatif.
Pengaruh Bukaan Terhadap Kenyamanan Thermal pada Bangunan Publik di Daerah Tropis ( Studi kasus : Masjid Raya Al-Mashun Medan ) Amin, Muhammad; Danusputra, Hernowo; Prianto, Eddy
PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan yang baik adalah hangunan yang dapat mewadahi semua aktifitas penggunanya. Masjid sebagai salah satu bangunan ibadah bagi agama islam, yang mewadahi segala kegiatan ritual ibadah. Sebagai salah satu contoh kegiatan ibadah yang dilaksanakan di dalam masjid adalah shalat. Dimana dalam pelaksanakan ibadah shalat terkait di dalamnya bahwa pengguna berada dalam kenyamanan fisik maupun psikologis dimana akan tercapainya maksud dari ibadah tersebut yaitu untuk mendekatkan diri kepadaNyaDisini yang dapat diukur adalah kenyamanan thermal para pengguna bangunan Masiid dan memperbandingkannya dengan program kenyamanan yang telah dipublikasikan oleh DR. Riciard de Dear. Akan dilihat sejauh mana pengaruh bukaan terhadap kenyamanan thermalpada saat pengukuran langsung di lapangan dengan sensasi thermal yang dirasakan oleh para pengguna bangunan. Disini akan dibahas Masjid Raya Al-Mashun Medan sebagai studi kasus dari penulisan ini
Be Bold with GOLD Update 2011-Where do the Staging and Handling go from here? Amin, Muhammad
KOMPILASI Muhammad Amin
Publisher : KOMPILASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) represent a substantial public health burden, and remains a major public health problem in the world. COPD is projected to rank fifth worldwide in burden disease, according to a study published by the World Bank/World Health Organisation. Although COPD has received increasing attention from the medical community in recent years, it is still relatively unknown or ignored by the public as well as public health and government official. In 1998, in an effort to bring more attention to COPD, its management, and its prevention, a committed group of scientists encouraged the US Naional Heart, Lung, and Blood Institute and the World Heath Organisation to form Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD). Among the important objectives of GOLD are to increase awareness of COPD and to help the millions of people who suffer from this disease and die prematurely from it or its complication. In 2001 , the GOLD program released a concensus report, Global Strategy for Diagnosis, management, and Prevention of COPD. This document was revised in 2006. This 2011 revision follows the same format as the 2001 and 2006 reports, but reflects the many publications on COPD that have appeared since 2006. The major revision builds on the strengths from original recommendations and incorporates new knowledge. One of the strengths was the treatment objectives that are directed towards relieving the impact of symptoms, and that reduce the risk of adverse health events (exacerbation). A second strength was the system for classifying COPD severity. This was based upon the FEV1. The new management approach can be used in any clinical setting anywhere in the world and moves COPD treatment towards individualised medicine-matching the patient’s therapy more closely to his or her needs.Majalah Kedokteran Respirasi Vol. 3, Supl, Juli 2012
LABACS Provide a simple Convenient and Effective COPD Therapy Amin, Muhammad
KOMPILASI Muhammad Amin
Publisher : KOMPILASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic obstructive Pulmonary disease (COPD) is a slowly progressive, non reversible pulmonary disease which is characterised by persistent airflow limitation.The mainstay of current treatment are long acting β2 agonist (LABACs) combined with inhaled corticosteroid (ICS). The role of ICS in COPD is more controversial. Corticosteroid do not appear to affect the rate of decline of FEV1. However, ICS increased postbronchodilator FEV1 in two studies and reduced severity and frequency of exacerbation when this end point could be reliably assessed.  Combining a long acting β2 agonist and an ICS as maintenance therapy has been very successful in managing bronchial asthma, but less is known about this treatment strategy in COPD. Lung function (prebronchodilator FEV1) is improved when these drugs are combine, compared with monotherapy, and recent studies have found that combining therapies is also associated with fewer exacerbations and improved HRQL, compared with placebo treatment. A large prospective clinical trial failed to demonstrate a statistically significant effect of combination therapy on mortality, but a subsequent meta-analysis found that combination therapy may reduce mortality with a number needed to treat (NNT) of 36. Combination therapy is associated with an increased risk of pneumonia, but no other significant side effect. The addition of a long acting β2 agonist/inhaled corticosteroid combination to titropium improves lung function and quality of life and may further reduce exacerbation , but more studies of triple therapy are needed.Majalah Kedokteran Respirasi Vol. 3, Supl, Juli 2012
KORELASI SATURASI OKSIGEN PERKUTAN DENGAN PARAMETER DERAJAT KEPARAHAN (SEVERITY) PADA ASMA EKSASERBASI BERDASARKAN KRITERIA GLOBAL INITIATIVE OF ASTHMA 2008 Marhana, Isning Anang; Amin, Muhammad
KOMPILASI Muhammad Amin
Publisher : KOMPILASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor penting dalam pengelolaan asma adalah penilaian berat serangan. Global Inisiative of Asthma (GINA) 2008 membagi derajat keparahan asma eksaserbasi dengan salah satu variabelnya adalah kadar saturasi oksigen. Pemeriksaan saturasi oksigen perkutan adalah tehnik yang murah, non invasif yang dapat mengukur derajat oksigenasi. Korelasi saturasi oksigen perkutan dan variabel lainnya dari GINA sampai sekarang belum ditentukan secara adekuat. Studi analisis observasional ini mengkorelasikan saturasi oksigen perkutan dan variabel lain dari GINA 2008. Studi dilakukan pada pasien asma eksaserbasi di ruang gawat darurat RSUD Dr. Soetomo antara April-Oktober 2009. Subyek dilakukan anamnesa, diagnosa fisik, analisa gas darah dan pengukuran saturasi oksigen. Total 43 subyek diperiksa, sebagian besar perempuan (25 orang). Rata-rata umur 36 tahun. Derajat eksaserbasi ringan 39,5%, sedang 44,2%, berat 11,6% dan ancaman gagal napas 4,7%. Didapatkan korelasi yang bagus antara saturasi oksigen perkutan dengan derajat keparahan (r=0,871, p<0,0001). Korelasi sangat kuat didapatkan pada respiratory rate (r=772, p<0,0001) dan PaO2 (r=0,764, p<0,0001). Korelasi kuat pada sesak napas(r=0,605; p<0,0001), PEFR setelah terapi bronkodilator (r=0,704; p<0,0001) dan pCO2 (r=0,732; p<0,0001), korelasi sedang pada kemampuan berbicara(r=0,531; p<0,0001) dan kesadaran (r=0,517; p<0,0001), korelasi lemah pada penggunaan otot napas tambahan dan retraksi suprasternal (r=0,492; p<0,001) dan wheezing (r=0,448; p<0,002), korelasi sangat lemah pada nadi per menit (r=0,210; p<0,172) dan pulsus paradoksus (r=0,129; p<0,405).Kesimpulan: Saturasi oksigen perkutan mempunyai korelasi yang sangat kuat dengan derajat keparahan, respiratory rate dan PaO2, serta dapat mencerminkan derajat keparahan dari asthma eksaserbasi pada kondisi tertentu.Kata kunci : asma eksaserbasi, saturasi oksigen perkutanMajalah Kedokteran Respirasi Vol. 1. No. 3 Oktober 2010
Pengaruh Pengobatan Tiotropium Bromide pada penderita serangan asma derajat sedang-berat Sundari, Titi; Amin, Muhammad
KOMPILASI Muhammad Amin
Publisher : KOMPILASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma bronkial merupakan inflamasi kronis yang melibatkan banyak sel inflamasi, mediator-mediator yang dihasilkan, serta sel dan jaringan di saluran pernapasan. Interaksi ini menghasilkan berkurangnya aliran udara akibat bronkokonstriksi, pembengkakan dinding saluran pernapasan, peningkatan sekresi mukosa dan remodeling saluran napas. Selain itu inflamasi ini akan menyebabkan hipereaktiviti saluran pernapasan (Gina, 2002). Prinsip pengobatan asma tidak saja mengobati dan menghilangkan gejala segera setelah pengobatan dihentikan akan tetapi merupakan pengobatan jangka lama. Walaupun pemberian inhalasi glukokortikoid sangat efektif untuk mengontrol inflamasi yang terjadi pada asma, akan tetapi pada keadaan tertentu pemberian glukokortikoid tidak efektif (Amin, 2003).Peran saraf parasimpatis pada pengaturan tonus bronkial telah banyak diketahui khususnya pada dekade akhir-akhir ini. Akan tetapi pengetahuan tersebut tidak diimbangi dengan kemajuan penelitian obat antikolinergik yang aman, efektif dan mempunyai efek bronkodilatasi yang jelas. Akibatnya ketertarikan untuk menggunakan obat antikolinergik sebagai pengobatan standar asma bronkial masih belum banyak, apalagi berdasarkan pedoman penatalaksanaan asma yang sekarang dikeluarkan oleh banyak lembaga yang merekomendasikan bahwa agonis β2 adalah obat yang paling superior di samping glukokortikoid (Amin, 2003). Meta analisis penelitian menunjukkan ipratropium bromide mempunyai efek meningkatkan bronkodilatasi agonis β2 kerja singkat pada serangan asma, memperbaiki faal paru dan menurunkan risiko perawatan rumah sakit secara bermakna. Oleh karena itu disarankan menggunakan kombinasi inhalasi antikolinergik dan agonis β2 kerja singkat sebagai bronkodilator pada terapi awal serangan asma berat atau pada serangan asma yang kurang respon terhadap agonis β2 saja sehingga efek bronkodilatasi maksimal (Gross, 1999; Rodrigo, 2002; Siwik, 2002; PDPI, 2004).Majalah Kedokteran Respirasi Vol. 2. No. 1, 2009
TRANSLATION RESEARCH: FROM BASIC TO CLINICAL PRACTICE Amin, Muhammad
KOMPILASI Muhammad Amin
Publisher : KOMPILASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Medical science typically beginning at the bench of basic science laboratory with an observation at a molecular or cellular level, and gradually progressing through different levels and obstacles until used in the clinical setting of the bedside, or vice-versa. Although improved health is the common objective of basic science and biomedical research, this goal has not been achieved as often as desired or needed. The National Institute of Health (NIH) funded nearly $15 billion of basic science research in 2009, but the rate of translation of this work into clinical practice will be low and slow. During the past few decades, growing barriers between clinical and basic research, the size of the aquired scientific data and the ever increasing complexities of conduccting clinical research according to government regulations and financial constraints, have made its translation even more problematic. The advancement of scientific knowledge from bench to bedside occurs throuhg a process called translation. This term, translation describe the transformation of knowledge through successive fields of research from basic science discovery to public health impact.Translation of the achievements of basic science into everyday clinical practice remains a major issue in contempory medicine, and is addressed through new discipline, translatiojn research. Translation research has emerged as a scientific discipline in order to bridge the gap between basic and clinical research. It is very useful to understand research as a continuum between basic and clinical research through the intermediary of translation research. The field of translation research requires extensive interaction between academic researcher, clinical researcher , translation researcher and industrial developers are needed to help the the research direction that can be addressed only by a multidisplinary, multi intitutional approach.Majalah Kedokteran Respirasi Vol. 3, Supl, Juli 2012
PENGARUH UMUR RENCANA JALAN TERHADAP BEBAN LEBIH DENGAN METODE AASHTO (Jalan Magelang -Pringsurat Link 014 K2 N) Amin, Muhammad
Jurnal Penelitian Inovasi Vol.26, No.2, 15 September 2006
Publisher : Jurnal Penelitian Inovasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The road have important role for a cartain  state  or government  as means of transportation. The road existance will give impact at several  scope like field of Economic, Politic, Social,  Cultural  and Securit.  With.the result that road network sistem was expecting surjjient and extend the safety  or smooth traffic. The phenomenansi  happe  ning  now, the traffic  developments has causes vehicle with cauntain power that straight rice, so, there are many road I the road force that experience damage early. At the road internode Magelang- Pringsurat (Link 014 K2 N). The research at the road internode Magelang - Pringsurat with observe the traffic condition, the truck than calculate the large Equivalent Presented from Equivalent LHR. The Equivalent calculation, executed ASSHTO´. The consideration result, LHR.  the  truck neither obidient nor unobidient MST certain, then obtain the differ  equifalent perCef!ted. This matter dependents from the traffic desinty  condition  in every the link. From the plan Equivalent result application equivalent  if connected. The plan age road force, than it will sun decrease of that existance the plant age. This maller one causes is tge overload from the p lanning that operate at the road internode. Keywords : Equivalent, overload, internode
HUBUNGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN DENGAN KINERJA GURU Amin, Muhammad; ,, Aunurrahman; Thamrin, M.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to reveal the relationship  pedagogical competence and personal competence with teacher performance either partially or simultaneously. This study uses a quantitative approach with a correlational design. The study population 55 Islamic Education Teachers in Elementary School District Kubu Raya Sungai Raya district with characteristics of a civil servant, passed the certification and ever received a Master Professional Allowance. Data were obtained through questionnaires spread. The results showed that 1) teachers pedagogical competence tegolong enough with the frequency distribution of 47.30%. 2) Competence teachers personality is good with the frequency distribution of 34.55% 3) instructional performance of teachers is enough with the frequency distribution of 43.64% 4). Partially relationship pedagogical competence and personal competence with significant teacher performance. Simultaneously obtained figures> or 18.339> 3.17 means jointly relationship pedagogical competence and personal competence with significant teacher performance  and  the  two  independent  variables  contributing  influence  on  the dependent variable of 39.1% Keywords: Pedagogic Competence, Competence Personality, Teacher Performance   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan kompetensi pedagogik dan kompetensi kepribadian dengan kinerja guru baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi  penelitian  55  orang  Guru  Pendidikan  Agama  Islam  di  SDN  Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dengan karakteristik berstatus PNS, lulus sertifikasi dan pernah menerima Tunjangan Profesi Guru. Data diperoleh melalui penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kompetensi pedagogik guru tegolong ‘cukup’ dengan distribusi frekuensi 47,30%. 2) Kompetensi kepribadian guru tergolong ‘baik’ dengan distribusi frekuensi 34,55% 3) Kinerja pembelajaran guru  tergolong    ‘cukup’  dengan  distribusi  frekuensi  43,64%  4).  Secara  parsial hubungan kompetensi pedagogik dan kompetensi  kepribadian dengan kinerja guru signifikan. Secara simultan diperoleh angka  >  atau 18,339 > 3,17 artinya secara bersama-sama hubungan kompetensi pedagogik dan kompetensi kepribadian dengan  kinerja  guru  signifikan  dan  kedua  variabel  bebas  memberi  sumbangan pengaruh terhadap variabel terikat sebesar 39,1% Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kinerja Guru
TEKNONOLOGI NANO KOMPOSIT LILIN LEBAH/MWCNT UNTUK MENGETAHUI KESTABILAN TERMAL PHASE CHANGE MATERIAL YANG DAPAT DIAPLIKASIKAN PADA DINDING BANGUNAN Amin, Muhammad; Putra, Nandy; awi, Stephanie; Erwin, Fadel Prawira; A. Kosasih, Engkos; Kusriny, Eny
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 2 (2018): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinding suatu bangunan perlu diberikan material yang dapat menyerap energi panas sehingga suhu ruangan tetap dalam keadaan stabil. Teknologi nano komposit berbasis multi-walled carbon nano tube (MWCNT) dikombinasakan dengan lilin lebah menjadi pilihan yang baik untuk dapat digunakan sebagai material pada dinding bangunan. Pada saat diaplikasikan sebagai penyerap panas, sangat penting untuk diketahui kestabilan termal material tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kestabilan termal dari material nano komposit berbasis multi-walled carbon nano tube dikombinasikan dengan lilin lebah. Dalam penelitian ini 5 wt% MWCNT ditambahkan ke dalam lilin lebah untuk dijadikan nanokomposit lilin lebah/MWCNT. Sebuah alat uji siklus termal digunakan dengan memvariasikan siklus pengujian dari 0, 150, dan 300 siklus. Selanjutnya sifat termal dari material nano komposit lilin lebah/MWCNT diukur menggunakan Differensial scanning calorimetry (DSC). Hasil penelitian diperoleh bahwa setelah diuji siklus termal terjadi penurunan kapasitas penyimpan lilin lebah murni dan nanokomposit lilin lebah/MWCNT. Besarnya penurunan penyimpan kalor lilin lebah murni pada 300 siklus yaitu, 20,11% dari 153,21 kJ/kg menjadi 122,39 kJ/kg. Sedangkan penurunan penyimpan kalor nanokomposit lilin lebah/MWCNT pada siklus ke 300 sebesar 15,24% dari 115,54 kJ/kg menjadi 97,93 kJ/kg. Berdasarkan data terebut teknologi nano komposit lilin lebah/MWCNT masih berpotensi sebagai penyerap kalor yang baik untuk material dinding bangunan.
Co-Authors A, Arrizka Yanuar A. Kosasih, Engkos Abdur Rahman As’ari, Abdur Rahman Adi Winarta, Adi Adil Jamali, Adil Agus Haryanto Ahmad Mashadi Ananda, Ricki Ananda, Ricki Andari, Fatsiwi Nunik Andie, Andie Anis Rakhmawati Aprimal Aprimal, Aprimal Aunurrahman , awi, Stephanie Ayaz Ali Khan, Ayaz Ali Bambang Surendro Bintang Y.M. Sinaga, Bintang Y.M. Birawidha, David Candra Birawidha, David Candra Devi Permata Sari Didik Setiawan Dina Maulina Diswandi Nurba, Diswandi Eddy Prianto Erwin Prawiro, Erwin Erwin, Fadel Prawira Eska, Juna Fatkhurrohim, Fatkhurrohim Gatot Soegiarto Ghulam Nabi, Ghulam Ginting, Ardika Nataledi hary maiky sudaryadi, hary maiky Hendronursito, Yusuf Hernowo Danusputra Herrialfian, Herrialfian Herullah, Herullah Hj. Astina, MP, Ir Ibrohim Ibrohim Ifa Muhimmatin, Ifa Imran Rachman Irwan Fathurrochman, Irwan Isning Anang Marhana Isnugroho, Kusno Isnugroho, Kusno Jalil, Muhammad Karo Karo, Pulung Kusmiyati Kusmiyati Kusriny, Eny Kusumawati, Eko Laitupa, Afrita Amalia Laksmi Wulandari, Laksmi Larasati, Sandya Suci Lee Wah Lim Lestiawati, Ida M. Thamrin M.Akib Abro, M.Akib Mahyuni Mahyuni Malikon, Teuku Raja Mareli Telaumbanua Marwan Ramli Maryati Maryati Matompo, Osgar S. Maulani, Jauhari Maulidiyah, Novita Mufakhir, Fiqa Rofiq muhammad akib abro, muhammad akib Muhammad Anif Afandi, Muhammad Anif Muhammad Basirruddin Muhammad Danial Sentosa, Muhammad Danial Muhammad Iqbal Muhammad Riyan Muhammad Subri Muliadi, Jefri Mulkan Azhary Mulyadi Mulyadi Mulyani, Yessi MUSTARI, . Muttaqqi, Muhammad Al NA, Zuhrawaty Nandy Putra Neni Mulyani Ni Made Mertaniasih Oscar Yanuarianto, Oscar Padila Padila, Padila Prilitasari, Nurbaiti Marsas Priyono, Sujud Puspitasari, Faridha Putera, Lalu Jaswadi Rahmat Hidayat realita christi kinasih, realita christi Rizki Rizki Rizky Prima, Rizky Rumiyanti, Leni Sahbudin Sahbudin sapri sapri Saputro, Cahyo Indro Sarbino, MP, Ir Sitanggang, Yohana Agustina Sitepu, Alamsyah Sitti Ramlah soedarto soedarto, soedarto Soedjajadi Keman Soetjipto Soetjipto Sofyan Damrah Hasan, Sofyan Damrah Sori M Sarumpaet, Sori M Sri Rahayu Lestari Subandar, Irvan Subarjo, Mulyadi Sugeng Triyono Sugiatno Sugiatno Sukartini, Tintin Sunnati Sunnati Supomo Supomo Supriyatna, Yayat Iman Sutiman B Sumitro Suwarno Suwarno Syamsudin Syamsudin Syamsul Komar Thohir, Lalu Titi Sundari Toto Nusantara Tulus Tulus Ubaidillah Anwar Prabu Uswatun Hasanah Vioneery, Deoni Weny Herlina Widi Astuti Yahwardiah Siregar Yanti, Budi Yesi Purnamasari, Yesi Yuliana Sari Yulianti, Titin Yusup Hendronursito, Yusup Yuwana, Dwi Sat Agus Zamzam, Ahmad Zulianto, Sugit