Articles

POTENSI GENISTEIN PADA SISTEM REPRODUKSI MENCIT JANTAN (Mus musculus) Primiani, Cicilia Novi; Lestari, Umie; Amin, Mohamad
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Usaha untuk mendapatkan sarana kontrasepsi pria sebenarnya telah banyak dilakukan dengan memanfaatkan bahan alami yang berasal dari tanaman. Salah satunya adalah tanaman famili Leguminoceae yang mengandung senyawa genistein. Genistein sebagai salah satu senyawa derivat isoflavon mempuyai struktur kimia mirip dengan 17β-estradiol yang bersifat seperti hormon steroid estrogen, yang mampu menyebabkan kerusakan pada sistem reproduksi jantan sebagai salah satu indikator digunakannya genistein sebagai senyawa antifertilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh genistein terhadap sistem reproduksi mencit jantan (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental, yang rancangannya mengikuti Rancangan Acak Kelompok. Variabel bebas adalah dosis genistein 0 mg/g, 0,0035 mg/g, 0,0042 mg/g, dan 0,0049 mg/g. Variabel terikatnya adalah sel-sel germinal dalam tubulus seminiferus testis, morfologi spermatozoa, viabilitas spermatozoa, dan kadar hormon testosteron. Data sel-sel germinal dalam tubulus seminiferus testis kadar hormon testosteron dianalisis menggunakan Analisis Varians Satu Jalan (One Way ANOVA) dengan tingkat signifikansi 5%. Selanjutnya dilakukan uji Post Hoc dengan Least Significant Difference (LSD) 5%. Data morfologi dan viabilitas spermatozoa dinyatakan dalam prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh genistein pada sistem reproduksi mencit jantan (Mus musculus). Genistein yang diberikan dengan dosis 0,0035 mg/g; 0,0042 mg/g; dan 0,0049 mg/g berpengaruh terhadap jumlah sel germinal, morfologi dan viabilitas spermatozoa. Kadar hormon testosteron berbeda nyata pada dosis 0,0049 mg/g. Kata kunci : genistein, sistem reproduksi jantan
PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK PENGUJIAN KARTU ADC PCI-1713 DAN DAC PCI-1720 SECARA SIMUL T AN BERBASIS DELPHI 7 PADA PLATFORM WINDOWS XP 2003 Amin, Mohamad
Jurnal Perangkat Nuklir Vol 2, No 01 (2013): Mei 2008
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1541.305 KB)

Abstract

It has been design a software for evaluation of both electronic card ADC PCI-1713 simultaneously. The software design ed consist of a flow chart, a class diagram, asezuential diagram, a state chart diagram, an implementation of the design is a specification set of the software which is designed to be implemented using Borland Delphi V7 Programming Codes  Telah dibuat rancangan perangkat lunak untuk pengujian kartu ADC PCI-1713 dan DAC PCI-1720 secara simultan. Rancangan perangkat lunak ini terdiri dari diagram elir, diagram kelas, diagram sekuensial, diagram statecharts, diagram implementasi, dan form user interface. Hasil dari rancangan ini merupakan spesifikasi rancangan perangkat lunak yang akan diimplementasikan ke dalam bahasa pemrograman Borland Delphi versi 7.
PENGARUH Paparan Berulang Ikan Berformalin TERHADAP GANGGUAN FUNGSIONAL HEPAR MENCIT Maramis, Alfonds Andrew; Amin, Mohamad; Sumarno, Sumarno; Corebima, Aloysius Duran
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.482 KB)

Abstract

ABSTRAK   Formalin masih sering ditemukan terkandung dalam bahan makanan, sekalipun senyawa kimia ini telah dilarang penggunaannya sebagai bahan tambahan pangan. Paparan berulang dari bahan makanan berformalin diduga dapat menyebabkan peningkatan kerusakan struktur maupun gangguan fungsional hepar. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh paparan berulang ikan berformalin terhadap kadar SGOT dan SGPT hewan coba mencit (Mus musculus). Kadar SGOT dan SGPT dalam serum mencit ditentukan dengan alat Cobas Mira® Automatic Analyzer. Data SGOT dan SGPT dianalisis menggunakan ANOVA dua arah dengan variabel bebas yaitu faktor perlakuan dan faktor waktu. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perlakuan formaldehida baik dalam bentuk senyawa tunggal maupun campuran dengan daging ikan dapat meningkatkan kadar SGOT dan SGPT. Berdasarkan faktor waktu, kadar SGOT dan SGPT sudah mengalami peningkatan bahkan pada hari ke-2 setelah pemaparan berulang.   Kata Kunci: Ikan berformalin, paparan berulang, SGOT, SGPT, dan hepar mencit.
IMPLEMENTASI HASIL-HASIL PENELITIAN BIDANG BIOLOGI DALAM PEMBELAJARAN Amin, Mohamad
Prosiding Seminar Biologi Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.279 KB)

Abstract

PENDAHULUAN Upaya untuk membangun manusia seutuhnya sudah menjadi tekad pemerintah sejak Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) I Tahun 1969-1974, namun selama ini pembangunan pendidikan nasional belum mencapai hasil sesuai yang diharapkan. Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) selaku penanggung jawab sistem pendidikan nasional bertekad mewujudkan cita-cita luhur tersebut, diawali dengan menyusun Rencana Strategis (Renstra) Pembangunan Pendidikan Nasional yang merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Renstra Depdiknas menjadi pedoman bagi semua tingkatan pengelola pendidikan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan masyarakat dalam merencanakan dan melaksanakan program pembangunan pendidikan nasional serta mengevaluasi hasilnya.
POTENSI GENISTEIN PADA SISTEM REPRODUKSI MENCIT JANTAN (Mus musculus) Primiani, Cicilia Novi; Lestari, Umie; Amin, Mohamad
Prosiding Seminar Biologi Vol 8, No 1 (2011): Seminar Nasional VIII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.028 KB)

Abstract

ABSTRAK Usaha untuk mendapatkan sarana kontrasepsi pria sebenarnya telah banyak dilakukan dengan memanfaatkan bahan alami yang berasal dari tanaman. Salah satunya adalah tanaman famili Leguminoceae yang mengandung senyawa genistein. Genistein sebagai salah satu senyawa derivat isoflavon mempuyai struktur kimia mirip dengan 17β-estradiol yang bersifat seperti hormon steroid estrogen, yang mampu menyebabkan kerusakan pada sistem reproduksi jantan sebagai salah satu indikator digunakannya genistein sebagai senyawa antifertilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh genistein terhadap sistem reproduksi mencit jantan (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental, yang rancangannya mengikuti Rancangan Acak Kelompok. Variabel bebas adalah dosis genistein 0 mg/g, 0,0035 mg/g, 0,0042 mg/g, dan 0,0049 mg/g. Variabel terikatnya adalah sel-sel germinal dalam tubulus seminiferus testis, morfologi spermatozoa, viabilitas spermatozoa, dan kadar hormon testosteron. Data sel-sel germinal dalam tubulus seminiferus testis kadar hormon testosteron dianalisis menggunakan Analisis Varians Satu Jalan (One Way ANOVA) dengan tingkat signifikansi 5%. Selanjutnya dilakukan uji Post Hoc dengan Least Significant Difference (LSD) 5%. Data morfologi dan viabilitas spermatozoa dinyatakan dalam prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh genistein pada sistem reproduksi mencit jantan (Mus musculus). Genistein yang diberikan dengan dosis 0,0035 mg/g; 0,0042 mg/g; dan 0,0049 mg/g berpengaruh terhadap jumlah sel germinal, morfologi dan viabilitas spermatozoa. Kadar hormon testosteron berbeda nyata pada dosis 0,0049 mg/g. Kata kunci : genistein, sistem reproduksi jantan
IDENTIFIKASI KERAGAMAN GENETIK KERBAU LOKAL POPULASI JAWA TIMUR DAN NUSA TENGGARA BARAT BERBASIS MIKROSATELIT SEBAGAI MODEL PENGEMBANGAN KONSERVASI KERBAU SECARA EX SITU Amin, Mohamad
Prosiding Seminar Biologi Vol 11, No 1 (2014): Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.277 KB)

Abstract

In Indonesia, local buffalo (Bubalus bubalis) is one type of germplasm that a major contribution in the national meat supply of animal protein. However, this germplasm will be reduced of its number.  If this condition continues we will loss the germplasm . One effort to this is conservatuin based on  a molecular marker mikrosatellite . Selected marker locus are HEL09 , INRA23 and ISLTS05 . Sampling area of it research in East Java and West Nusa Tenggara . The results showed that in both are and all loci is polymorphic, allele frequencies ranging from 0.125 to 0.875 and heterozygosity values in the range 35-65 % . These results illustrate that the two populations have genetic diversity that is still quite varied genotype . Key Words: alele frequency, heterozigosity, local buffalo, microsatellite
Morpho-Anatomical Analysis of Cosmostigma racemosum (Asclepiadoideae) Flowers Widodo, Widodo; Amin, Mohamad; Al-Muhdar, Mimien Henie Irawati; Luthfi, Muhammad Ja’far
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1600.439 KB) | DOI: 10.14421/biomedich.2014.31.35-46

Abstract

Cosmostigma racemosum is a plant species belonging to the family Apocynaceae, the subfamily Asclepiadoideae. Cosmostigma racemosum is found in Nglanggeran Mountain Gunungkidul, Yogyakarta. The local name and its original distribution are not known. Information or study of Cosmostigma racemosum in Indonesia is not available. Comprehensive characterization of this species is important for authentication and addition of data base. Characterization was conducted by analyzing the morphology and anatomy of flower. The objectives of this study were to describe and analyze the morphology and anatomy of C. racemosum flowers.  The method of research was based on observation method and exploration of plant systematics evidence or taxonomy evidence, including analyses and description of morphology and anatomy of flower structure and its development.  The results showed that the characteristics of flower morphology are in accordance with the existing description in literatures. Characteristics of pollinia are specific characters of morphological aspect of flower. Data of anatomy of flower and its parts development are the new ones which confirm the position of C.racemosum as a member of the tribe Marsdenieae. The data of anatomy also show new information of the ontogeny of the important parts of flower: pollinia formation, pollinia corpusculum, anther wall, anther sac, stigma, stamen, staminal tube, stigmatic chamber, and structure of ovary in Asclepiadoideae
Substitution and Haplotype Diversity Analysis on The Partial Sequence of The Mitochondrial DNA Cyt b of Indonesian Swamp Buffalo (Bubalus bubalis) Sukri, Akhmad; Amin, Mohamad; Winaya, Aris; Gofur, Abdul
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1514.606 KB) | DOI: 10.14421/biomedich.2014.32.59-63

Abstract

This research aims to investigate the substitution pattern of nucleotide base and haplotype diversity of Indonesian swamp buffalo (Bubalus bubalis) based on the mitochondrial DNA cyt b partial gene sequence. 17 samples were chosen from 7 different regions with each uniquely represents Indonesian biogeography which comprise Aceh, Riau, Madiun, Blitar, Lombok, South Borneo and Tana Toraja. The result of cyt b gene sequence alignment showed the presence of transition and transversion substitutions and the absence of insertion and deletion. The amount of transitions was found to be higher than that of transversions and the amount of substitution in pyrimidine was also higher than that in purine. The highest amount of transitions happened in base TàC which is a silent substitution. The result of median joining network analysis showed that Indonesian haplotype Bubalus bubalis could be classified into 16 haplotypes which form different haplogroups unique to their geographical region. The result of median joining network analysis also indicated that the genetic relationships of swamp buffaloes (Bubalus bubalis) in Indonesia are highly influenced by their geographical locations.
EFEK PERLAKUAN LOGAM BERAT KADMIUM TERHADAP APOPTOSIS MELALUI AKTIVASI CASPASE-3 BULU BABI Deadema setosum: APLIKASI BIOMONITORING PENCEMARAN DI PERAIRAN LAUT Rumahlatu, Dominggus; Corebima, Aloysius Duran; Amin, Mohamad; Rohman, Fatchur
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 21, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Kadmium yang terakumulasi pada hewan dapat menyebabkan karsinogenik, mutagenik, dan teratogenik. Pada penelitian ini, dilakukan secara eksperimen nonfaktorial dalam RAL 6 level dengan 7 ulangan selama 4 minggu, untuk mengkaji efek perlakuan logam berat Cd terhadap apoptosis melalui aktivasi protein caspase-3 bulu babi Deadema setosum. Penelitian dilakukan di laboratorium Balai LIPI Ambon dalam 6 bak aquarium berukuran 100 x 60 x 70 cm3.Tiap bak perlakuan diisi 200 L air laut yang diganti satu kali setiap minggu. Konsentrasi perlakuan adalah 0, 1, 3, 6, 9, dan 12 µg/L Cd terlarut. Pada tiap bak diterapkan satu level perlakuan konsentrasi Cd, dan tiap bak itu dihuni oleh 7 individu D. setosum sebagai ulangan. Usia hewan uji sekitar 8 bulan berbobot 90 g dengan lingkar tubuh 15 cm. Hewan uji diberi pakan lamun. Pengukuran konsentrasi protein caspase-3 dilakukan pada organ hepar dengan metode Caspase Colorimetric Assay Kit, sedangkan pemeriksaan apoptosis dilakukan dengan teknik pengecatan Hematoxilen-Eosin (HE). Data penelitian terkait konsentrasi protein caspase-3 dianalisis dengan One Way Anova dan uji lanjut dihitung dengan Duncan 0,05. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan Cd sangat signifikan meningkatkan kadar protein caspase-3; semakin tinggi kadar Cd, kadar protein caspase-3 juga makin tinggi. Konsentrasi protein caspase-3 pada konsentrasi perlakuan 12 µg/L Cd adalah yang paling tinggi dibanding kontrol. Gambaran histologi hepar D. setosum yang mengalami apoptosis atas dasar pengecatan HE sangat sesuai dengan tiap konsentrasi protein caspase-3 yang terekam. Hasil ini menunjukkan bahwa protein caspase-3 memiliki potensi sebagai satu alternatif biomonitoring pencemaran Cd pada tingkat seluler D. setosum di perairan laut. 
Potensi Strategi Problem-based Learning (PBL) Terintegrasi Reading Questioning And Answering (RQA) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa Berkemampuan Akademik Berbeda Bahri, Arsad; Corebima, Aloysius Duran; Amin, Mohamad; Zubaidah, Siti
Jurnal Pendidikan Sains Vol 4, No 2: Juni 2016
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.345 KB) | DOI: 10.17977/jps.v4i2.8182

Abstract

Abstract: The aim of this research was to determine the effect of PBL, RQA, PBLRQA, and conventional learning on cognitive learning outcome of students with different academic level in Basic Biology classroom. This research was a quasy experiment with pretest-posttest control group design. Cognitive learning outcome was measured by essay test. Data were analysed with descriptive and inferential statistics with ANCOVA. The result of research showed that: 1) learning strategy and academic level effected on cognitive learning outcome. PBLRQA had the potency to improve cognitive learning outcome greater than others strategy, 2) cognitive learning outcome of students with higher academic level was higher than lower academic level, 3) interaction between learning strategy and academic level did not effect on cognitive learning outcome. PBLRQA could use as basic of development of Biology learning strategy and others subject.Key Words: Problem-based learning, reading questioning answering, cognitive learning outcome, academic level, basic biologyAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh PBL, RQA, PBLRQA, dan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar kognitif mahasiswa berkemampuan akademik berbeda pada perkuliahan Biologi Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group design. Hasil belajar kognitif diukur menggunakan tes essay. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan anakova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) strategi pembelajaran dan kemampuan akademik berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif. PBLRQA berpotensi meningkatkan hasil belajar kognitif dibandingkan strategi lainnya, 2) hasil belajar kognitif mahasiswa berkemampuan akademik atas lebih tinggi daripada kemampuan akademik bawah, 3) interaksi antara strategi dengan kemampuan akademik tidak berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif. PBLRQA dapat digunakan sebagai dasar pengembangan strategi pembelajaran Biologi dan pembelajaran lainnya.Kata kunci: Problem-based learning, reading questioning answering, hasil belajar kognitif, kemampuan akademik, biologi dasar
Co-Authors ., Yespus Abdul Gofur Ade Dwi Sasanti Agung Pambudiono, Agung Agung Pratama Agus Muji Santoso Akbar, Muh. Nur Akhmad Sukri, Akhmad Al-Djabri, M. Alfonds Andrew Maramis Aloysius Duran Corebima Amalina, Novia Sigma Amin, Ahya Zhilalikbar Amin, Ihya Fakhrurizal Ardini Pangastuti, Ardini Aris Winaya Arsad Bahri Atok Miftachul Hudha, Atok Miftachul Ayu Saputri, Danesta Bagyo Yanuwiyadi, Bagyo Betty Lukiati Binangkit, Bayu Guruh Bustomi Rosadi Cicilia Novi Primiani Dade Jubaedah Demon Handoyo Dianing Eka Pupitasari, Dianing Eka Dina Maulina Dodi Setiawan Dominggus Rumahlatu Earlia, Nanda Endang Suarsini Fadli, Rahman Fatchur Rohman Fathul Zannah, Fathul Fauziah Fauziah Fitri Suryaningsih Hadi Suwono Haqqi Anajili Setyanto, Haqqi Anajili Hasanul Muttaqin, Muh. Zaini Hernawati, Diana Hernawati, Diana IAM, Mimien IAM, Mimien Henie Ida Bagus Dharmawan, Ida Bagus IDA RAHMAWATI Ilmawati, Riza Rahayu Juliari, Ratna Dwi Utami Juwanda, Muhammad Kadir, M Zen Kartika Juliana, Kartika Khikmawati, Nanda Hilda khusnul khotimah Kodama, Yayoi Kristiana, Evi Lili Suryati Marini Wijayanti, Marini Mashur, Mochammad Ali Mimien Henie Irawati Al Muhdhar Mimien Henie Irawati Al-Muhdar, Mimien Henie Irawati Mimien Henie Irawati, Mimien Henie Mochamad Syaifudin, Mochamad Muhamad Khoirul Anwar, Muhamad Khoirul Muhammad Ja’far Luthfi, Muhammad Ja’far Muhana Gipayana, Muhana Mumun Nurmilawati Ningrum, Dian Eka A. F. Novianti, Vivi Noviyani, Mahmuda Nugrahaningsih Nugrahaningsih Pangaribuan, Enromauli Poppy Rahmatika Primandiri Pratama, M. Indra Wahyu Pratama, Martin Artiyono Purnama Sari, Alvina Putri Putra, Kurniawan Setia Putri Agustina Putri Purnama Sari, Alvina Rahmawati D Reni Istiningrum, Reni Restu Megadiana Sukoco, Restu Megadiana Ridwan Ridwan Riskha Mirandha Hamid, Riskha Mirandha Ritia Rahmawati, Ritia Rizhal Hendi Ristanto Rizka Elan Fadilah, Rizka Elan Rizky Rizky, Rizky Sandi Asmara Sentot Kusairi Setiyo Prajoko Sihombing, Devi Craselly Simorangkir, Haposan Maditua Siti Masreah Bernas Siti Suharyatun, Siti Siti Zubaidah Sri Endah Indriwati, Sri Endah Sri Indah Indriwati, Sri Indah Sri Waluyo Sugiantoro Sugiantoro Sulistiono, S Sumarno Sumarno Suryani, Siti Darwa Sutiman Bambang SUTIMAN BAMBANG SUMITRO Taihuttu, Monalisa PJ Ulin Nuha, Ulin Umie Lestari Vratama, Carli Junicef Vratama, Carli Junicef Wibawa, Yudha Galih Widodo Widodo Wulandari, Tabitha Wulandari, Tabitha Sri Hartati Yanal Hadid, Yanal Yulianingsih, Beny Yulisman ., Yulisman Yusuf, Muhammad Mustofa Zunaidah, Farida Nurlaila