Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISA BOND INDEX DALAM PENILAIAN HASIL PENYEMENAN (CEMENTING) PRODUCTION ZONE PADA SUMUR RNT-X LAPANGAN RANTAU PT PERTAMINA EP FIELD RANTAU, ACEH Safriza, Insyirah; Amin, M.; Anwar, Ubaidillah
Jurnal Ilmu Teknik Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Ilmu Teknik
Publisher : Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.894 KB)

Abstract

Analisa Bond Index merupakan salah satu metode yang dipakai untuk penilaian hasil penyemenan pada production zone yang berfungsi untuk mengevaluasi nilai bond index pada proses penyemanan. Analisa ini sangat penting sebab apabila didapatkan nilai bond index yang buruk akan mengakibatkan terakumulasinya sejumlah air dalam proses produksi migas di PT Pertamina EP Field Rantau. Tahapan dalam analisa ini meliputi ; menentukan nilai CBL, menentukan nilai attenuation rate, mencari nilai bond index tiap kedalaman, dan menganalisa hasil nilai bond index. Penulis membuat beberapa klasifikasi yang mempengaruhi keberhasilan analisa bond index. Dari klasifikasi ini didapatkan nilai bond index yang baik terdapat pada kedalaman 736 – 738, 713 – 715 , dan 700 – 702 meter, terbentuknya seal hydraulic serta terdapatnya zona isolasi pada bagian top dan bottom zona yang akan diperforasi pada kedalaman 736 – 738, 713 – 715 . Sehingga berdasarkan hasil ini, penilaian analisa Bond Index pada production zone dinilai sudah cukup baik untuk menahan sejumlah air yang akan terakumulasi pada proses produksi migas dan tidak perlu dilakukan cementing ulang.Kata kunci: bond index, seal hydraulic, zona isolasi, cementing ulang
IPTEKS BAGI KELOMPOK USAHA TEPUNG MOCAF DI KELURAHAN KANDRI KECAMATAN GUNUNGPATI SEMARANG Sukesti, Fatmasari; Triyono, Triyono; Amin, M.
Jurnal Abdimas Vol 18, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari IbM ini adalah meningkatkan value added atau nilai tambah dari singkong atau ketela pohon dengan memberikan pelatihan, penyuluhan dan pendampingan untuk meningkatkan hasil budidaya tanaman singkong sebagai bahan baku pembuatan tepung mocaf serta pengembangan dan pengolahan tepung mocaf menjadi aneka makanan olahan. Metode yang dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan dan praktek pembuatan makanan, praktek pengemasan, dan pemasaran melalui pembuatan website, serta pendampingan kegiatan. Hasil dari IbM adalah meningkatnya kualitas hasil panen singkong dan produk makanan olahan berbahan baku tepung mocaf serta pemasaran hasil produksi melalui web di internet.
Strategy to Increase Quality of Health Education in Boarding School Malang as Solution to Prevent Scabies Setyaningrum, Yahmi Ira; Suarsini, Endang; Hastuti, Utami Sri; Amin, M.
Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education Vol 1, No 1 (2016): Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education
Publisher : Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.742 KB)

Abstract

Scabies is itch human skin disease caused by the mite Sarcoptes scabiei var. Hominis. The prevalence ofscabies in boarding school was relative high. That condition must be solves, because is frequentlyassociated with considerable morbidity, difficulties in concentration can lead to poor performance inschool. Therefore, health education is necessary to increase knowledge student, introduce scabies, andmotivated student behavior healthy that prevent spread and control of scabies in boarding school. The aimof this research: 1) describe prevalence scabies in boarding school Malang Raya,2) describe the student knowledge about scabies, 3) describe health education was done in boardingschool. The type of study is survey epidemiologic scabies. Total population is 4233 students with asample of the study were 410 students. The sampling technique on this research was random samplingmethod. The data were collected using interviews, observation and instrument test. The result of thisresearch: 1) the prevalence scabies in boarding school Malang Raya was 37.32%,2) the student knowledge were low, with average 57.73±16.84. The score minimal is 0, and the scoremaximal is 100. 3) Health education in boarding school not variation, and monotone. There was rulesrelated personal hygiene in boarding school. Counseling to promote knowledge students was done bylecture method, answer and question method. Quality of health education must be increased by somestrategy. There was variation method, using media which interest attention student.
The Effectiveness of Scientific Approach Using Encyclopedia as Learning Materials in Improving Students’ Science Process Skills in Science Hernawati, D.; Amin, M.; Irawati, M. H.; Indriwati, S. E.; Omar, N.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 7, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.732 KB) | DOI: 10.15294/jpii.v7i3.14459

Abstract

A scientific approach for biology students in the Vertebrate course is needed in order to improve the skills and enrich the experience for new spirit of learning. The research was a quantitative research aiming to explain the influence of the encyclopedia as learning materials used in the scientific approach to improving the students’ science process skills. Meanwhile, to reveal the influence of each indicator in each predictor, a qualitative descriptive analysis was employed. The encyclopedia was found to be able to provide visualization to represent an explanation. The respondents in this study were biology students who attended the Vertebrate course. Thirty respondents were selected through a cluster random sampling technique. A test of science process skills was the instrument of this research. Furthermore, the ANOVA was utilized in testing the hypothesis. The analysis results showed that there was a different effect of the learning approach on the basic science process skills. Moreover, there was also a significant influence of the scientific approach to basic science processing skills at a significance level of 0.001 (on corrected model) with F value equal to 7.411. Meanwhile, the significance level for basic science process skills was 0.024 with the p-value <0.05 and F value of 5.357. For the integrated science, there was a significant effect of the learning approach to the integrated science process skills at the significance level of 0.000 with the F value of 12.537. The significance value for the integrated science process skills was 0.044 with p-value <0.05 and F value of 4.224.
PENGARUH TEMPERATUR DAN JENIS REDUKTOR PADA PEMBUATAN SPONGE IRON MENGGUNAKAN TEKNOLOGI DIRECT REDUCED IRON DALAM ROTARY KILN SUHARTO, SUHARTO; SUPRIYATNA, YAYAT I.; AMIN, M.; LUTFI, MUHAMAD
Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara Edisi Januari 2014
Publisher : Puslitbang tekMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.29 KB) | DOI: 10.30556/jtmb.Vol10.No1.2014.747

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengaruh temperatur dan jenis reduktor pada pembuatan sponge iron dengan teknologi Direct Reduced Iron (DRI) dalam rotary kiln. Perbandingan komposisi bahan baku yang digunakan adalah bijih besi halus : reduktor (batubara dan arang kayu) : bentonit = 77:20:3, dengan variabel temperatur reduksi 900, 1050, dan 1200°C, sedangkan variabel jenis reduktor adalah batu bara subbituminus dan arang kayu. Dilakukan analisis kimia terhadap bahan dan produk yang dihasilkan untuk mengetahui keberhasilan proses dan kualitas produk. Hasil yang didapat, reduktor arang kayu sedikit lebih baik dibanding batu bara. Hal ini ditunjukan pada temperatur 1200°C, dengan reduktor arang kayu dan waktu reduksi 2 jam menghasilkan sponge iron dengan persen metalisasi sebesar 97,43% lebih tinggi dibanding sponge iron dengan reduktor batu bara sebesar 96,7%. Semakin tinggi temperatur maka semakin tinggi pula persentase metalisasi yang didapat pada hasil reduksi dengan penggunaan reduktor yang sama. Metalisasi tertinggi didapat pada temperatur 1200°C menggunakan reduktor arang kayu, yaitu sebesar 97,43%. Dalam mendukung teknologi ramah lingkung-an, pemanfaatan produk samping perkebunan dapat menggunakan reduktor seperti arang cangkang sawit dan juga dapat dilakukan penggantian bijih halus menggunakan pasir besi sebagai sumber besi.
Pengaruh Penggunaan Metode Diskusi Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Mata Elajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VII Semester II Di SMP Ad-Damanhuri Doroagung Kompol Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan Amin, M.; Sunardjo, Sunardjo; Sahid, M.
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol 1 No 1 (2018): SPECIAL ISSUE : Pendidikan Kewarganegaraan di Madura
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/cc.v1i1.666

Abstract

Penerapan metode diskusi diharapkan mempengaruhi peningkatan prestasi belajar siswa. Prestasi belajar siswa merupakan faktor penentu dalam mewujudkan Outcomes suatu lembaga pendidikan, oleh sebab itu perlu dikaji secara mendalam mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhu motivasi&nbsp; belajar siswa. Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka dapat dikemukakan rumusan masalahnya sebagai berikut : Apakah ada pengaruh penggunaan metode diskusi terhadap peningkatan prestasi belajar siswa mata pelajaran PKn Kelas VII Semester II di SMP Ad-Damanhuri Doroagung Kompol Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan Tahun Pelajaran 2017/2018?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode diskusi terhadap peningkatan prestasi belajar siswa mata pelajaran PKn Kelas VII Semester II di SMP Ad-Damanhuri Doroagung Kompol Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode yang dipakai dalam penelitian ini ada tiga yaitu, dokumentasi, observasi, dan metode test. Dokumenter adalah salah satu metode pengumpulan data dengan cara mencatat dokumen-dokumen atau arsip-arsip yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti pada obyek penelitian. Metode observasi adalah sebagai teknik pengumpulan data mempunyai&nbsp; ciri yang spesifik bila dibandingkan dengan teknik yang lain, observasi tidak terbatas pada orang, tetapi obyek-obyek yang lain. Metode test adalah suatu metode yang digunakan&nbsp; untuk mengetahui pengetahuan yang dimiliki seseorang dengan menggunakan soal-soal isian dengan batasan waktu tertentu. Dalam penelitian ini digunakan test setelah mendapat perlakuan (posttest) untuk mengetahui sejauh mana tingkat ketuntasan siswa terhadap materi yang telah diberikan dan diajarkan oleh gurunya. Berdasarkan analisis yang digunakan dengan menggunakan analisis uji-t, diketahui bahwa nilai Uji-t yang dihasilkan adalah sebesar 3,17 berdasarkan nilai kofisien Uji-t ini diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara metode diskusi terhadap peningkatan prestasi belajar siswa SMP Ad-Damanhuri Doroagung Kompol Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan.
Pendampingan Guru Inklusi Melalui Kegiatan Capacity Building Sebagai Upaya Peningkatan Layanan Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus di Madrasah Ibtidaiyah Badrussalam Surabaya Amin, M.; Syafi’i, Ahmad; FN, Ainna Amalia; Ferawati Ekaningsih, Lely Ana
ENGAGEMENT Vol 2 No 1 (2018): May 2018
Publisher : ASOSIASI DOSEN PENGABDI MASYARAKAT, FKDP KOPERTAIS IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

saa