Basri Amin
Jl. Jend. Sudirman No. 6 Kota Gorontalo

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

STUDENT POLITICS IN URBAN TERNATE, NORTH MALUKU Amin, Basri
KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Vol 6, No 1 (2014): Lokalitas, Relasi Kuasa dan Transformasi Sosial
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.654 KB)

Abstract

This article examines student politics articulated by university students in contemporary Ternate, North Maluku. The involvement of students in the political arena in the region is mostly organized through regional (ethnic) organizations.The larger context of such political process is decentralisation, which make religional resource  resources dominated by the state. At the same time competition among local elites and ethnic groups flourish. This is the main background of a new formation of group interests in local level –-including local university students-- to gain group advantages. The case of Ternate, North Maluku, is an example of how groups of students organize their practical interests in the arena of politics by exploiting youth associations and ethnic organizations. Artikel ini mengkaji tentang politik yang diartikulasikan oleh kalangan mahasiswa dalam percaturan politik lokal di Ternate, Maluku Utara. Keterlibatan mahasiswa dalam arena kekuasaan di kawasan ini lebih banyak dilakukan melalui instrumen organisasi kedaerahan (etnis). Konteks besar yang menjadi landasan dari proses sosial ini adalah desentralisasi yang menempatkan sedemikian rupa sumberdaya pembangunan lebih banyak didominasi oleh negara, tapi pada saat yang sama perkembangan politik etnis terus menyertai persaingan kelompok dan elit lokal. Kasus Maluku Utara adalah sebuah contoh bagaimana kaum muda memainkan kepentingannya sendiri dalam percaturan kekuasaan dan dalam hal memanfaatkan kesempatan-kesempatan praktis untuk mereka.
Moment of Citizenship: Association and Aspiration of Minahasan, North Sulawesi Amin, Basri
KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Vol 9, No 2 (2017): Komunitas, September 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article is about Minahasa, an ethnic group in North Sulawesi, Indonesia. This article analyzes the dynamics of Minahasan collective actions in early 2000 in responding to the sectarian debates throughout the Indonesian archipelago where the issues of religion and ethnicity are flourishing. I draw on case studies from Kongres Minahasa Raya (the Great Congress of Minahasan) as entry point to explore the ways Minahasans have been peacefully demanding serious attention to and clarification on constitutionally-based provisions of citizenship in Indonesia. It is my hope that this article will show how such collective strategies are created and maintained by Minahasans. This is an example of an ongoing feature of how citizens arenas and rights are contested in contemporary Indonesia.
Pemuda, Ojek dan Ruang Urban di Ternate* Amin, Basri
Jurnal Studi Pemuda Vol 1, No 2 (2012): Ragam Transisi Pemuda : Pengalaman Bertumbuh di Indonesia
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menelaah pengalaman orang-orang muda dalam moda transportasi yang belakangan dipergunakan, ojek (taksi sepeda motor), di sebuah kota pulau. Tulisan ini mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana dinamika sosial dan spasial pengojek, yang terkait dengan jenis-jenis berbeda pangkalan ojek, dibentuk oleh, tetapi juga mempengaruhi, urusan-urusan lokal dan bisnis sistem transportasi alternatif. Dinamika sosial dan spasial adalah faktor kunci yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari pengojek. Dunia ojek aktif memperantarai makna ruang publik bagi anak-anak muda yang mengecap kebebasan tertentu itu, dan mampu membangun solidaritas, tetapi pada saat yang sama menjadi instrumen politik.
Kampung Youth and Governmentality in Ternate Town, North Maluku Amin, Basri
Jurnal Studi Pemuda Vol 1, No 1 (2012): Pemuda, Agensi dan Reformasi
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini menunjukkan bahwa kaum muda terlibat dalam budaya pengaturan yangsangat dinamis di Indonesia, yang berlangsung terutama melalui organisasi kepemudaan. Dalam praktiknya, kekuasaan negara di tingkat lokal disalurkan melalui organisasi pemuda dan tidak melalui suatu relasi kuasa yang bercorak langsung. Kasus pemuda kampung di Ternate merupakan sebuah contoh bagaimana agensi kaum muda diwujudkan melalui negosiasi terus-menerus, yang hasilnya lebih banyak berupa perebutan wacana dan kepentingan teritori.
STUDENT POLITICS IN URBAN TERNATE, NORTH MALUKU Amin, Basri
KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Vol 6, No 1 (2014): Lokalitas, Relasi Kuasa dan Transformasi Sosial
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines student politics articulated by university students in contemporary Ternate, North Maluku. The involvement of students in the political arena in the region is mostly organized through regional (ethnic) organizations.The larger context of such political process is decentralisation, which make religional resource resources dominated by the state. At the same time competition among local elites and ethnic groups flourish. This is the main background of a new formation of group interests in local level -including local university students-- to gain group advantages. The case of Ternate, North Maluku, is an example of how groups of students organize their practical interests in the arena of politics by exploiting youth associations and ethnic organizations.Artikel ini mengkaji tentang politik yang diartikulasikan oleh kalangan mahasiswa dalam percaturan politik lokal di Ternate, Maluku Utara. Keterlibatan mahasiswa dalam arena kekuasaan di kawasan ini lebih banyak dilakukan melalui instrumen organisasi kedaerahan (etnis). Konteks besar yang menjadi landasan dari proses sosial ini adalah desentralisasi yang menempatkan sedemikian rupa sumberdaya pembangunan lebih banyak didominasi oleh negara, tapi pada saat yang sama perkembangan politik etnis terus menyertai persaingan kelompok dan elit lokal. Kasus Maluku Utara adalah sebuah contoh bagaimana kaum muda memainkan kepentingannya sendiri dalam percaturan kekuasaan dan dalam hal memanfaatkan kesempatan-kesempatan praktis untuk mereka.
MEMPERTAHANKAN RUANG HIDUP KONSERVASI DAN BUDAYA DI TELUK TOMINI Amin, Basri
Jurnal Masyarakat dan Budaya Vol 16, No 1 (2014)
Publisher : P2KK LIPI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.345 KB)

Abstract

The coastal area of Pohuwato, Tomini Bay, degrades, in which the mangrove forests has been converted into fishpond. During the last ten years, the mangrove forest has widely converted into fishfond. The expansion of fishpond area is widely due to the presence of migrants fom South Sulawesi. The process is not simple, in which the locals formerly rent it to the migrants and eventually sell it to them. Uniquely, the migrants’ economic ethos in fishfond activities is well-recognized by the locals. The empowerment of coastal community, therefore, should consider the diversity of their jobs, culture, and livelihood. This paper examines the development of migrants’ economic expansion in the coastal area of Tanjung Panjang, Pohuwato. Keywords: migrant, fishpond, Tanjung Panjang, economic culture, Pohuwato, Tomini Bay