Articles

FAKTOR-FAKTOR RISIKO TERJADINYA PEMBESARAN PROSTAT JINAK (STUDI KASUS DI RS DR. KARIADI, RSI SULTAN AGUNG, RS ROEMANI SEMARANG)

PROSIDING SEMINAR NASIONAL Vol 2, No 1 (2010): Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.045 KB)

Abstract

Latar Belakang : BPH merupakan penyakit yang biasa terjadi pada laki-laki usia lanjut, ditandai dengan pertumbuhan yang sangat cepat pada epitel prostat dan daerah transisi jaringan fibromuscular pada daerah periurethral yang bisa menghalangi dan mengakibatkan pengeluaran urin yang tertahan. Data prevalensi tentang BPH secara mikroskopi dan anatomi sebesar 40% dan 90 % terjadi pada rentang usia 50-60 tahun dan 80-90 tahun.  Di samping efek yang penting pada kesehatan masyarakat, penyebab BPH masih sedikit mendapatkan perhatian. Identifikasi faktor risiko BPH harus mengetahui etiologi sehingga bisa menentukan intervensi efektif atau mengarahkan strategi. Metode Penelitian : Penelitian menggunakan metode case control study. Diagnosis penderita BPH dilihat dari hasil USG, sedang pada kelompok kontrol juga dilakukan dengan USG tapi tidak terjadi pembesaran Prostat. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat, analisis bivariat dengan chi square test dan analisis multivariat dengan metode regresi logistik berganda. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan faktor risiko yang berpengaruh terhadap BPH adalah umur ≥ 50 tahun (OR = 6,27 ; 95% CI : 1,71-22,99 ; p = 0,006), riwayat keluarga (OR = 5,28 ; 95% CI : 1,78-15,69 ; p = 0,003), kurangnya makan-makanan berserat (OR = 5,35 ; 95% CI : 1,91-14,99 ; p = 0,001) dan kebiasaan merokok (OR = 3,95 ; 95% CI : 1,35-11,56 ; p = 0,012). Sedangkan faktor-faktor risiko yang tidak berpengaruh terhadap BPH adalah riwayat obesitas (OR = 1,784 ; 95% CI : 0,799-3,987 ; p = 0,156), kebiasaan berolahraga (OR = 3,039 ; 95% CI : 1,363-6,775 ; p = 0,006), Riwayat penyakit Diabetes Mellitus (OR = 5,829 ; 95% CI : 1,803-18,838 ; p = 0,001), Kebiasaan minum-minuman beralkohol (OR = 1,973 ; 95% CI : 0,821-4,744 ; p = 0,126). Probabilitas untuk individu untuk terkena BPH dengan semua faktor risiko diatas adalah sebesar 93,27 %. Kesimpulan : Faktor risiko terjadinya pembesaran prostat jinak adalah umur, riwayat keluarga, kurangnya makan-makanan berserat dan kebiasaan merokok.Kata Kunci     : Studi Kasus Kontrol, BPH, Faktor Risiko

PERILAKU MEROKOK DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG (Smoking behaviour among students in UNIMUS)

PROSIDING SEMINAR NASIONAL Vol 2, No 1 (2010): Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.848 KB)

Abstract

Latar Belakang : Perilaku merokok merupakan hal yang biasa bagi kebanyakan masyarakat di Indonesia.  Dalam sepuluh tahun terakhir, konsumsi rokok di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 44,1% dan jumlah perokok mencapai 70% penduduk Indonesia. Begitu pula di kalangan mahasiswa Unimus, dimana perilaku merokok ini sangat mudah dijumpai di setiap Fakultas di Unimus. Tujuan :  mengetahui gambaran perilaku merokok antara mahasiswa Fakultas Kesehatan dan Non Kesehatan di Unimus.Metode : Jenis penelitian ini Kualitatif. Sumber data penelitian ialah mahasiswa Unimus aktif,  memiliki kebiasaan merokok, berjenis kelamin laki-laki yang layak dan bersedia menjadi informan penelitian ini. Data diambil melalui FGD dan wawancara mendalam, serta  literatur, dan sumber-sumber lain  sebagai pendukung penelitian. Hasil : pengetahuan, sikap, keyakinan, motivasi dan praktik merokok di kalangan informan dari Fakultas kesehatan maupun non kesehatan tidak terlalu jauh berbeda, walaupun pada pertanyaan tertentu informan dari Fakultas kesehatan bisa memberi penjelasan sedikit lebih banyak. Temuan menarik dari penelitian ini antara lain bahwa walaupun beberapa informan dari Fakultas Kesehatan menyatakan bahwa merokok adalah hak azasi dan mereka merasa kesulitan untuk berhenti merokok, namun berdasarkan hasil FGD dan wawancara diketahui bahwa mereka sebenarnya mempunyai beban, karena sebagai calon petugas kesehatan mereka seharusnya bisa menjadi contoh, sehingga sebagian besar dari mereka tetap berniat untuk berhenti bila sudah bekerja. Hal tersebut tidak ditemui pada informan dari Fakultas Non Kesehatan. Walaupun sebagian besar yakin bahwa merokok itu berbahaya., namun mereka tidak yakin mampu berhenti dan hanya berniat mengurangi saja. Mereka tidak memiliki beban yang sama dengan informan dari Fakultas Kesehatan, karena mereka bukan calon petugas kesehatanKata Kunci: Perilaku merokok,  Fakultas Kesehatan, Fakultas non Kesehatan

HUBUNGAN KEBIASAAN MINUM SUSU DAN OLAHRAGA DENGAN KEPADATAN TULANG REMAJA (Studi di SMAN 3 Semarang)

PROSIDING SEMINAR NASIONAL Vol 2, No 1 (2010): Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.475 KB)

Abstract

Latar Belakang : Pada masa remaja terjadi puncak pertumbuhan massa tulang (peak bone mass/PBM) yang menyebabkan kebutuhan gizi pada masa ini lebih tinggidaripada fase kehidupan lainnya. Pertumbuhan tulang terjadi secara cepat pada saat remaja karena 40-50% dari total skeleton dibentuk. Apabila tidak dilakukan upaya pencegahan dari pola makan dan kebiasaan hidup seperti olahraga maka kepadatan tulang tidak tercapai secara maksimal. Tujuan :Menjelaskan perbedaan kepadatan tulang menurut jenis kelamin dan hubungan antara kebiasaan minum susu dan olahraga dengan kepadatan tulang remaja. Metode : Metode penelitian ini adalah survey dengan pendekatan cross sectional.pengambilan subyek dilakukan dengan teknik simple random sampling sebanyak 80 siswa. Data yang diteliti meliputi jenis kelamin, kebiasaan minum susu dan olahraga dengan kepadatan  tulang. Hasil : Sebagian besar (66,2%) subjek adalah perempuan, dengan usia berkisar antara 15-17 tahun. Sebagian besar (65%) subjek kurang berolahraga. Sebanyak 81,3% subjek mempunyai kepadatan tulang normal. Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan minum susu dengan kepadatan tulang, namun tidak ada hubungan antara kebiasaan olahraga dengankepadatan tulang. Saran: Perlu peningkatan asupan susu dan makanan lain sumber kalsium dan olahraga diluar jam sekolah.Kata kunci: Remaja,kepadatan tulang

Proposed Marketing Strategy to Increase The Number of Students of Study Programs For Yarsi University

The Indonesian Journal of Business Administration Vol 2, No 8 (2013)
Publisher : The Indonesian Journal of Business Administration

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.193 KB)

Abstract

Since the establishment of  School of Medicine in 1967 YARSI which consists of only one medicine faculty until they changed the status to YARSI University in 1989 until now, with five faculties,  many achievements have been reached and can be proud of. Among them are the best private medical college in Jakarta, and even nationally recognized. However, these conditions are not followed outside medicine faculty where less students when compared to medicine faculty. To find the root problems that facing by YARSI university and its solutions, a preliminary step is collecting data on both primary and  secondary  data. Secondary data used to analyze the macro environment, the porters five force analysis, competitors analysis, segmenting, targeting and positioning, and marketing mix. Primary data used to consumer analysis with distributing questionnaire to and YARSI University  student. The result analysis are YARSI university does not have a strong marketing strategies and less optimal promotions so that could cause low awareness. Therefore, the proposed marketing strategy in accordance with current conditions as well as marketing communications strategy to increase the number of students who enroll in all YARSI  university courses. Keywords: higher education, YARSI, marketing strategy

RANCANG BANGUN SISTEM KLASIFIKASI STATUS GIZI BALITA MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR (KNN)

Online Journal of Natural Science FMIPA Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Number 2 (August 2013)
Publisher : Online Journal of Natural Science FMIPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children under five age is a group that susceptible to health problems such as lack of energy and protein nutrition, so this age group should get special attentions. One of the problems that should get an attention is problems nutritional status of children. Nutritional status of children is one of the indicators the level of social welfare. The classification of children’s nutritional status was conducted by nutritionist, but the problem is the scattering of nutritionist in Palu is very limited, especially in areas which far away from the city center. This case of study will be taken from Pantoloan Boya village. The limited of nutritionist was being the problems in detecting the indication of malnutrition. Through this research will be made an implementation based of computer system that has a same understanding as a nutritionist who is able to determine the nutritional status of children. One method that can be used in solving the classification of the nutritional status of children is K-Nearest Neighbor (KNN) method. K-Nearest Neighbor (KNN) is one method that use the learning algorithm where the result from the new testing sample is classified based on the majority of KNN’s category. In this research, the system classified the children according to their nutritional status based on data that obtained from the place of research. These results using k = 1 as the number of nearest neighbors which labels the majority of the k nearest neighbors are used to predict the unknown nutritional status of new data. This is because for k = 1 has better accuracy results than other values ​​of k is equal to 81.67%.

ANALISIS KESIAPAN PETANI DAN KOPERASI DALAM PROGRAM PEREMAJAAN PERKEBUNAN RAKYAT KELAPA SAWIT (Studi Kasus Petani Lingkup Ophir, Kab. Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat)

Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Vol 25 No 3 (2017): Indonesian Journal of Oil Palm Research
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.169 KB)

Abstract

Kegiatan penelitian analisis model replanting perkebunan rakyat kelapa sawit fokus kepada studi penilaian kesiapan petani dan koperasi untuk mengikuti program peremajaan dan program pengembangan usaha. Objek penelitian adalah empat Koperasi Perkebunan Sawit (KPS) di Lingkup Ophir, Pasaman Barat, yaitu: KPS Perintis, KPS Indah, KPS Maju dan KPS Makmur. Kesiapan petani dalam mengikuti program peremajaan dan pengembangan usaha koperasi dinilai melalui tiga kriteria, yaitu analisis kemampuan petani dalam melunasi hutang (ability to repay of debt), analisis iktikad baik petani dalam berorganisasi (good faith to join community), dan analisis penilaian kapasitas koperasi (cooperative capacity). Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani KPS lingkup Ophir pada dasarnya siap dan layak dalam memperoleh pembiayaan maupun mengikuti program peremajaan perkebunan rakyat kelapa sawit, namun akses terhadap pembiayaan dan regulasi yang mengharuskan adanya avalis menjadi kendala dalam kegiatan replanting kebun petani.

THE EFFECT OF VARIATIONS IN THE COLOUR OF LIGHT EQUIPMENT ADHESIVE FLIES TO THE NUMBER OF HOUSE FLIES (Musca domestica) TRAPPED A

Balaba Vol 11, No 1 JUN (2015)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lalat mempunyai peran penting dalam kesehatan masyarakat, terutama dalam permasalahan sampah. Spesies lalat yangmampu berkembangbiak dengan cepat adalah lalat rumah Musca domestica. Lalat mempunyai sistem penglihatan yangsangat baik, dapat mengenal dan membedakan jenis warna. Letak tempat pemotongan ayam Sayap Mekar berdekatandengan pemukiman penduduk, kondisinya terbuka dan kurang bersih. Kepadatan lalat di tempat tersebut tinggi. Tujuanpenelitian mengetahui pengaruh variasi warna lampu pada alat perekat lalat terhadap jumlah lalat rumah yang terperangkap,dan warna lampu yang paling efektif untuk memerangkap lalat rumah. Penelitian eksperimen semu dengan desain post testonly with control group. Lokasi penelitian di tempat pemotongan ayam Desa Margoagung, Kecamatan Seyegan, KabupatenSleman. Variabel bebas adalah variasi warna lampu pada alat perekat lalat, variabel terikatnya jumlah lalat yangterperangkap. Analisis data secara deskriptif dan analitik menggunakan uji Kolmogorov Smirnov dan one-way ANOVAdengan taraf signifikan 0,05 dilanjutkan uji Post Hoc Test. Jumlah lalat terperangkap lebih banyak pada perangkap denganpenambahan lampu warna biru rata-rata sebanyak 30 ekor. Hasil analisis menunjukkan ada pengaruh variasi warna lampubiru, ungu dan hijau pada alat perekat lalat terhadap jumlah lalat yang terperangkap (p= 0,000). Kesimpulan hasil penelitianini yaitu alat perekat lalat dengan lampu biru paling efektif untuk memerangkap lalat.Kata kunci: warna lampu, alat perekat lalat, lalat rumah

PENGARUH PENGENAAN SANKSI ADMINISTRASI DAN KESADARAN WAJIB PAJAK TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (Studi pada Kantor Samsat Kabupaten Bengkalis Riau)

Jurnal Administrasi Bisnis Vol 31, No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.143 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of imposition of administrative sanctions and taxpayer awareness of the Taxpayer Compliance Level of Motor Vehicles (Study in Samsat Office Bengkalis Riau). This type of research used in this research is quantitative descriptive quantitative approach. Secondary data used in this study using data collection techniques of documentation, analysis in this study used multiple linear regression analysis. Results of thes study stated that simultaneous variabel administrative sanctions and consciousness Taxpayer significantly affect Taxpayer Compliance. Their influence of a positive relationship which means that if the sub variable administrative sanctions and awareness taxpayer simultaneously ride will be followed by a rise Taxpayer Compliance. Keywords: Motor Vehicle Tax, Imposition of Administrative Sanctions, Consciousness Taxpayer and Taxpayer Compliance ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengenaan Sanksi Administrasi dan Kesadaran Wajib Pajak terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor (Studi di Kantor Samsat Kabupaten Bengkalis Riau). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data sekunder digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa secara simultan variabel Sanksi Administrasi dan Kesadaran Wajib Pajak berpengaruh secara nyata terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Adanya Pengaruh hubungan yang positif yang berarti apabila sub variabel Sanksi Administrasi dan Kesadaran Wajib Pajak secara simultan naik maka akan diikuti oleh kenaikan Kepatuhan Wajib Pajak. Kata kunci : Pajak Kendaraan Bermotor, Pengenaan Sanksi Administrasi, Kesadaran Wajib Pajak, dan Kepatuhan Wajib Pajak

UPAYA WILAYATULHISBAH(WH) KOTABANDA ACEH DALAMMENINGKATKANKESADARAN BERSYARIAT ISLAMBAGIREMAJA DIKOTABANDA ACEH

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.426 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Upaya Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh dalam Meningkatkan Kesadaran Bersyariat Islam bagi Remaja di Kota Banda Aceh”. Rumusan masalahnya adalah: (1) Bagaimana kesadaran remaja dalam bersyariat Islam; (2) Bagaimanakah upaya Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh dalam meningkatkan kesadaran bersyariat Islam bagi remaja di Kota Banda Aceh;(3) Bagaimanakah hambatan Wilayatul Hisbah dalam meningkatkan kesadaran bersyariat Islam bagi remaja di Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian adalah: (1) Untuk mengetahui kesadaran remaja dalam bersyariat Islam; (2) Untuk mengetahui upaya Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh dalam meningkatkan kesadaran bersyariat Islam bagi remaja Kota Banda Aceh; (3) Untuk mengetahui hambatan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh dalam meningkatkan kesadaran bersyariat di Kota Banda Aceh. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 8 orang anggota Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran remaja dalam bersyariat Islam meningkat dan pelanggaran syariat Islam sudah berkurang. Upaya yang dilakukan yaitu dengan sosialisasi diberikan kepada remaja yang ada di setiap gampong yang ada di Kota Banda Aceh, pengawasan juga dilakukan oleh anggota Wilayatul Hisbah dengan patroli untuk mencegah terjadi pelanggaran syariat Islam, pembinaan kepada remaja yang tertangkap oleh Wilayatul Hisbah kemudian pembinaan dilakukan selama 3 kali seminggu, dan pelaksaan hukum diberikan kepada remaja yang melanggar syariat Islam dan di hukum di depan umum seperti di halaman masjid, dengan tujuan agar para pelaku tersebut jera melakukan pelanggaran syariat Islam tersebut. Hambatan yang dialami oleh Wilayatul Hisbah saat ini adalah sarana dan prasarana yang kurang mendukung, SDM yang minim serta anggaran yang sangat tewrbatas yang menyebabkan Wilayatul Hisbah mengalami kendala. Kesimpulan dari skripsi ini adalah Wilayatul Hisbah selalu memberikan sosialisasi danpenyuluhan kepada remaja, Wilayatul Hisbah selalu melakukan pembinaan serta patroli rutin untuk mencegah terjadinya pelanggaran syariat Islam. Saran dalam penelitian ini adalah diharapkan Wilayatul Hisbah selalu meningkatkan patroli rutin, pimpinan harus mendukung baik sarana dan prasarana dalam meningkatkan syariat Islam di Kota Banda Aceh.Kata kunci: Wilayatul Hisbah, Meningkatkan, Syariat Islam

Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Self-Esteem Siswa

JURNAL FOKUS KONSELING Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : STKIP Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.186 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to test the effectiveness of group guidance in improving students self-esteem SMAN 1 Cariu Bogor. The research method used is quantitative method with quasi-experiment approach. The study population was 148 students of class X. Samples taken by using sample quota samples were 16 students, divided into two groups; experimental groups and control groups. Self-esteem instruments are used to find out the students self-esteem level by 20 items. Data analysis techniques using percentage of questionnaire results. The conclusion of this research is the effective group counseling service in improving students self-esteem.Keywords: guidance group, self-esteem.