Pocut Nurul Alam
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

The Effect of Filler Content on Mechanical Properties of Polypropylene/Clay Nanocomposites Rihayat, Teuku; Alam, Pocut Nurul
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.983 KB)

Abstract

This study investigated the effect of filler content on mechanical properties of polypropylene. There are synthesis clay and un-synthesis clay used as filler content. Different ratio of clay in polypropylene to study which ratio has a better mechanical property. The tensile test was carried out using INSTRON5565 and the maximum stress, strain, and modulus of elasticity observed. The experimental results showed that polypropylene/clay nanocomposite has a higher maximum stress compare to pure polypropylene and un-synthesis clay. Besides that modulus of elasticity of specimen calculated and finds that it increased with increment filler content and strain did not affect by filler. The synthesis clay filled into polypropylene will have a better mechanical property.  Keywords: nanocomposite, polypropylene, synthesis clay
Sintesa dan Karakteristik Sifat Mekanik Karet Nanokomposit Alam, Pocut Nurul; Rihayat, Teuku
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 6, No 1 (2007): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.855 KB)

Abstract

Peningkatan sifat mekanik karet alam dengan penambahan tanah liat nanokomposit pada kosentrasi berbeda yaitu 1, 3 dan 5 % berat sudah berhasil diteliti. Pada percobaan ini pengujian dilakukan dengan X-Ray Difraction (X-RD) untuk analisa morphologi dan Instron untuk analisa uji tarik. Penambahan tanah liat nanokomposit kedalam matrik polimer adalah untuk meningkatkan sifat mekanik dari material asli dan juga untuk menghasilkan suatu produk polimer yang lebih murah. Hasil yang diperoleh adalah terjadinya peningkatan yang drastis terhadap basal spacing dari matrik polimer dan menunjukkan intercalasi diantara polimer dengan pengisinya. Uji tarik juga menununjukkan peningkatan yang sangat signifikan yaitu 14.983 MPa pada karet alam menjadi 40.178 MPa pada karet alam-tanah liat nanokomposit 5% berat.Kata kunci: karet alam, sifat mekanik, tanah liat nanokomposit
Aplikasi Proses Pengkelatan untuk Peningkatan Mutu Minyak Nilam Aceh Alam, Pocut Nurul
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 6, No 2 (2007): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.897 KB)

Abstract

Industri kecil minyak nilam di Nanggroe Aceh Darussalam tersebar di beberapa kabupaten yaitu Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Jaya, dan beberapa daerah lainnya. Namun perolehan dan mutu minyak nilam yang dihasilkan masih tergolong rendah karena warna minyak coklat kehitaman. Untuk meningkatkan kualitas dan nilai jualnya, bisa dilakukan dengan beberapa proses pemurnian baik secara fisika maupun secara kimia. Untuk peningkatan kualitas tersebut dapat dilakukan antara lain dengan menurunkan kandungan Fe yang membuat warna minyak menjadi gelap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemurnian dengan menggunakan senyawa pengkelat Na-EDTA sebagai senyawa pengkelat dalam pemurnian minyak nilam dapat menurunkan kandungan Fe (besi) secara signifikan sebesar 60% untuk minyak nilam yang diperoleh dari hasil penyulingan petani di daerah Aceh Barat dan Aceh Selatan. Selain itu, minyak yang dihasilkan berwarna lebih cerah dan karakteristiknya memenuhi persyaratan mutu standar.Kata kunci: minyak nilam, pemurnian, pengkelat
Fourrier Transform Infrared and Gel Permeation Chromatography Evaluation to Prepared Polyurethane Paint from Polyol Palm Oil Based Rihayat, Teuku; Suryani, .; Alam, Pocut Nurul
Proceedings of The Annual International Conference, Syiah Kuala University - Life Sciences & Engineering Chapter Vol 2, No 2 (2012): Engineering
Publisher : Syiah Kuala University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.147 KB)

Abstract

New emulsion type paint was prepared by utilizing polyol for the production of polyurethane by reaction with an isocyanate was obtained by the synthesis of palm oil-based oleic acid with glycerol. Dodecylbenzene sulfonic acid (DBSA) was used as catalyst and emulsifier. The various methods for preparing Polyurethane /clay Nano composites, but in this research the author choice by a pre-polymer method and were evaluated by Fourier Transform Infrared (FTIR) spectra to determine micro-domain structures of segmented PU. The molecular weight (MW) of polyol was obtained by using gel permeation chromatography (GPC) and the result was about 950. The micro domain structures of the segmented PU were analysed by FTIR by following the work of Seymour et al. to estimate the degree of phase separation in segmented PU. The formation of hydrogen bonding by –C=O group can be determined by examining the peak position at 1709 cm-1 for hydrogen bonded –C=O and at 1731 cm-1 for free –C=O. The molecular weight (MW) of PU based on palm oil was about 3.266. The performance characteristics of materials indicate to be comparable with the corresponding industrial standard
Evaluasi Teknis Sistem Penyaliran Tambang, Studi Kasus: PT. Bara Energi Lestari Kabupaten Nagan Raya, Aceh siahaan, Rahmadi; Alam, Pocut Nurul; Mutia, Febi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Kebumian Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Kebumian
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Kebumian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.57 KB)

Abstract

 Tambang Pit IV PT. Bara Energi Lestari berada di Nagan Raya, Provinsi Aceh. Sistem penambangan terbuka dengan menggunakan metode strip mine diterapkan pada Pit IV PT. Bara Energi Lestari. Kegiatan penambangan bergantung terhadap keadaan cuaca pada lokasi tambang, antara lain hujan. Keberadaan air hujan  akan mengganggu kegiatan penambangan sehingga air yang berada di sump harus dikeluarkan. Evaluasi pada Pit IV curah hujan yang direncanakan 113,38 mm/hari dan intensitas hujan selama 4 jam sebesar 15,60 mm/jam menghasilkan debit limpasan 16.040 m3/jam. Volume air yang akan masuk ke Pit IV sebesar 17.613 m3. Untuk mengatasi air yang akan masuk ke Pit IV adalah dengan mengalirkan air melalui saluran terbuka dan ditampung pada sump. Sistem pemompaan ini menggunakan 1 unit pompa Sykess 150 HH yang diletakkan di sump Pit IV. Pompa memiliki nilai julang total sebesar 25,04 m, debit aktual pompa 3.123 m3/hari, nilai efisiensi pompa 95% dengan jam operasi pompa 22 jam. Untuk mengatasi volume total air 17.556,5 m3/hari yang masuk ke sump, direkomendasi dimensi sump dengan ukuran baru 85 m x 70 m x 3 m.
Adsorption of Pb (II) Heavy Metals from Wastewater Using Modified Rice Husk as Adsorbent Mulana, Farid; Muslim, Abrar; Alam, Pocut Nurul; Mariana, .
Proceedings of The Annual International Conference, Syiah Kuala University - Life Sciences & Engineering Chapter Vol 5, No 1 (2015): Engineering
Publisher : Syiah Kuala University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.578 KB)

Abstract

Pb (II) heavy metal from wastewater as by-product of industrial activity often causes problem to environment. In order to minimize the amount of Pb (II), wastewater was treated in various ways, including adsorption process using adsorbent. Rice husks that containing lignin, cellulose, and hemicellulose are one of potential candidates to be utilized as adsorbent. The purpose of this research is to modify rice husk by using sodium hydroxide and citric acid and to know adsorption capacity and adsorption efficiency of modified rice husk adsorbent on Pb (II) metal uptake from wastewater. To identify substituted groups, analysis samples by using Fourier Transform Infrared was performed and to determine adsorbed amount of Pb (II) into adsorbent an Atomic Adsorption Spectroscopy Method was conducted. The result showed that optimum adsorption capacity and adsorption efficiency was 5.08 mg/g and 84.52%, respectively. These results were obtained on 60 ppm of Pb (II) adsorbate concentration and 0.8 M citric acid concentration for 150 minutes of contact time
Transesterifikasi Minyak Biji Buta-Buta menjadi Biodiesel pada Katalis Heterogen Kalsium Oksida (CaO) Zaki, Muhammad; Husin, M.T., Husni; Alam, Pocut Nurul; Darmadi, Darmadi; Rosnelly, Cut Meurah; Nurhazanah, Nurhazanah
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.816 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan katalis padat CaO untuk reaksi transesterifikasi minyak biji buta-buta menjadi biodiesel. Minyak biji buta-buta diekstraksi menggunakan alat press. Katalis CaO disiapkan dari cangkang kerang dengan cara dipijar pada suhu 850 oC. Sampel katalis dikarakterisasi dengan metode scanning electron microscopy (SEM) dan x-ray diffractometer (XRD). Katalis cangkang kerang memiliki ukuran partikel antara 200-2000 nm. Hal ini karena pemanasan cangkang pada 850 oC menyebabkan terjadi aglomerasi. Dari rekaman XRD teridentifikasi bahwa katalis didominasi oleh senyawa CaO dan terdapat sedikit CaCO3. Reaksi transesterifikasi dilangsungkan dalam reaktor batch dengan variasi suhu (55 oC, 60 oC, 65oC, dan 70oC), rasio metanol terhadap minyak: 3:1, 6:1, 9:1, 12:1, dan 15:1. Reaksi dilangsungkan selama 3 jam dan katalis didispersi 6 % berat dari minyak. Perolehan metil ester maksimum dicapai 96,7% pada kondisi reaksi, yaitu: molar metanol:minyak 12:1 dan suhu reaksi 65 oC. Karakteristik biodiesel hasil penelitian ini memenuhi sifat-sifat bahan bakar berkualitas tinggi sesuai dengan standar SNI dan ASTM. Proses transesterifikasi minyak biji buta-buta dan metanol menggunakan CaO sebagai katalis basa heterogen layak diaplikasikan secara komersial untuk produksi biodiesel dalam skala industri.